cover
Contact Name
Pringati Singarimbun
Contact Email
031262646@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6289617699764
Journal Mail Official
ldpbjournal@gmail.com
Editorial Address
Cluster Gajah Mada Kapling 2 Gunung Pangilun Padang Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29886813     DOI : https://doi.org/10.61292/cognoscere
"Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan"! Kami adalah jurnal akademik yang fokus pada kajian interdisplin dalam bidang komunikasi, media, dan pendidikan. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk berbagi pengetahuan, gagasan, dan temuan terkini dalam bidang ini.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "2025: Cognoscere Volume 3 Issue 1 Year 2025 (In Progress Issue)" : 4 Documents clear
Strategi Pembinaan Adab Siswa Kelas IX Oleh Guru Akidah Akhlak di MTS Al-Hidayah Patumbak Narpila, Suci Dahlya; Asmoro, Windu; Embriana, Bagus Irvan; Ramadhan, Nugraha Pratama
Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan 2025: Cognoscere Volume 3 Issue 1 Year 2025 (In Progress Issue)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/cognoscere.249

Abstract

The aim of writing this article is to (1) Identify the moral condition of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak, (2) Analyze the supporting and inhibiting factors for developing the morals of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak, and (3) Describe the strategies of aqidah teachers morals in developing the manners of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak. The type of research method used is qualitative research, with descriptive analysis techniques proposed by Miles and Huberman which include interviews, observation and documentation. The subjects of this research are (1) Madrasah Head Teacher, (2) Aqidah Akhlak Teacher, and (3) Counseling Guidance (BK) Teacher at MTS Al-Hidayah Patumbak located on Jl. Pelita No.75, Patumbak Village, Medan, North Sumatra. The results of this research indicate that the current moral condition of class IX MTS Al-Hidayah Patumbak students requires efforts to ensure maximum moral development of students. Supporting and inhibiting factors for developing the morals of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak, include: Supporting Factors: (1) Increasing religious values, social values and exemplary, (2) The role of the madrasa head, (3) A good school environment, ( 4) Collaboration from all parties in the school, and (5) school policies to develop student morals. Inhibiting Factors: (1) Limited time to improve students' morals, (2) Living environment, (3) Low awareness of students regarding the importance of developing manners in schools, and (4) advances in the times such as the emergence of advanced technologies such as cellphones and so on. others that influence students' moral development. And the moral aqidah teacher's strategy in developing the manners of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak, namely: (1) Implementing an example, (2) Giving warnings, (3) Giving punishment, and (4) Class conditioning. Abstrak Penulisan artikel ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi bagaimana kondisi akhlak siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak, (2) Menganalisis faktor pendukung dan penghambat pembinaan akhlak siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak, dan (3) Mendeskripsikan strategi guru akidah akhlak dalam membina adab siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak. Jenis metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif, dengan teknik analisis deskriptif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian ini adalah (1) Guru Kepala Madrasah, (2) Guru Akidah Akhlak, dan (3) Guru Bimbingan Konseling (BK) MTS Al-Hidayah Patumbak yang berlokasi di Jl. Pelita No.75, Patumbak Kampung, Medan, Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi akhlak siswa kelas IX MTS Al-Hidayah Patumbak saat ini memerlukan  perlu adanya upaya untuk menjamin pembinaan akhlak peserta didik secara maksimal. Faktor pendukung dan penghambat pembinaan akhlak siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak, meliputi: Faktor Pendukung: (1) Meningkatkan nilai keagamaan, nilai sosial, dan keteladanan, (2) Peran kepala madrasah, (3) Lingkungan sekolah yang baik, (4) Kolaborasi dari semua pihak di sekolah, dan (5) kebijakan sekolah untuk mengembangkan moral siswa. Faktor Penghambat: (1) Terbatasnya waktu untuk meningkatkan akhlak siswa, (2) Lingkungan tempat tinggal, (3) Rendahnya kesadran siswa akan pentingnya pembinaan adab di sekolah, dan (4)kemajuan zaman seperti munculnya teknologi-teknologi canggih seperti handphone dan lain-lain yang memengaruhi perkembangan moral siswa. Dan strategi guru akidah akhlak dalam membina adab siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak, yaitu: (1) Penerapan keteladanan, (2) Pemberian teguran, (3) Pemberian hukuman, dan (4) Pengkondisian kelas. Kata kunci: Strategi Guru, Pembinaan Adab, Akidah Akhlak
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Siswa SMA Sederajat Menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Kecerdasan Buatan Ali, Muttaqin Kholis; Ali, Al Muhtadibillah; Ali, Fitri Furqoni; Ali, Rahmi Imanda
Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan 2025: Cognoscere Volume 3 Issue 1 Year 2025 (In Progress Issue)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/cognoscere.252

Abstract

The advancement of artificial intelligence (AI) technology has significantly transformed the education sector, particularly in enhancing the quality of learning at the senior high school level. This study aims to analyze the effectiveness of AI-based learning media in improving students' conceptual understanding, learning motivation, and classroom engagement. A quantitative research approach with a quasi-experimental design was employed, dividing students into an experimental group using AI-based media and a control group employing conventional learning methods. Data were collected through concept comprehension tests, learning motivation questionnaires, and classroom engagement observations. The findings indicate that students utilizing AI-based learning media exhibited a significant improvement in conceptual understanding compared to the control group. Additionally, AI enhanced learning motivation by offering a more interactive and personalized learning experience. In terms of engagement, students in the experimental group participated more actively and explored learning materials more deeply than those using traditional methods. However, the implementation of AI technology in education still faces several challenges, such as school infrastructure readiness, teachers' digital literacy, and accessibility limitations in certain regions. This study recommends the development of educational policies that support the gradual integration of AI into the school curriculum, accompanied by teacher training programs and infrastructure improvements. Abstrak Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis AI dalam meningkatkan pemahaman materi, motivasi belajar, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment), di mana siswa dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menggunakan media berbasis AI dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman materi, kuesioner motivasi belajar, serta observasi keterlibatan siswa di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan media berbasis AI mengalami peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, AI mampu meningkatkan motivasi belajar dengan memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan personal. Dari segi keterlibatan, siswa dalam kelompok eksperimen lebih aktif dalam berpartisipasi dan mengeksplorasi materi dibandingkan dengan metode konvensional. Meskipun demikian, implementasi teknologi AI dalam pembelajaran masih menghadapi tantangan, seperti kesiapan infrastruktur sekolah, literasi digital guru, serta keterbatasan akses di daerah tertentu. Penelitian ini merekomendasikan adanya kebijakan pendidikan yang mendukung integrasi AI dalam kurikulum sekolah secara bertahap, disertai dengan pelatihan bagi tenaga pengajar dan peningkatan fasilitas infrastruktur pendidikan. Kata Kunci: Kecerdasan Buatan, Media Pembelajaran, Motivasi Belajar, Pemahaman Konsep
Hubungan Pola Asuh Demokratis dengan Kemandirian Anak Usia Dini di RA Roihanul Jannah Annisa, Nur; Mukhlis, Mukhlis; Nur, Kholidah
Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan 2025: Cognoscere Volume 3 Issue 1 Year 2025 (In Progress Issue)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/cognoscere.256

Abstract

This study aims to determine whether there is a relationship between democratic parenting and early childhood independence in RA Roihanul Jannah Pasar Maga. The type of research used is quantitative research, quantitative methods can be interpreted as research methods based on the philosophy of positivism, used to examine certain populations or samples, data collection using research instruments, quantitative data analysis with the aim of testing predetermined hypotheses. The subjects in this study were parents of students from RA Roihanul Jannah Pasar Maga. The research techniques used were observation, questionnaire, and documentation. The results of the study can be concluded that the results of this study using a normality test with a significance result of 0.200> 0.05, it can be concluded that the data is normally distributed. Reliability test with the results of Democratic Parenting (X) data of 0.929 and Independence (Y) data of 0.877. Linearity test with a significance value of 0.144> 0.05. The correlation test of the relationship between democratic parenting and early childhood independence with a significance value of 0.001 <0.05 so that the decision is to accept the hypothesis which states that there is a significant relationship between democratic parenting and independence. The conclusion of this study is that there is a relationship between democratic parenting and early childhood independence with a significance level of 0.001 <0.05 so the decision is to accept the hypothesis which states that there is a significant relationship between democratic parenting and independence. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pola asuh demokratis dengan kemandirian anak usia dini di RA Roihanul Jannah Pasar Maga. Jenis penelitisn yang diginakan adalah penelitian kuantitatif, metode kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua siswa dari RA Roihanul Jannah Pasar Maga. Teknik penelitian yang digunakan adalah Observasi,Angket, dan Dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Hasil penelitian ini menggunakan uji normalitas dengan hasil signifikansi sebesar 0,200 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi secara normal. Uji realibilitas dengan hasil data Pola Asuh Demokratis ( X) sebesar 0,929 dan data Kemandirian ( Y) sebesar 0,877. Uji linearitas dengan nilai signifikansi sebesar 0,144 > 0,05. Uji Kolerasi hubungan antara pola asuh demokratis dengan kemandirian anak usia dini dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 sehingga keputusannya adalah menerima hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikansi antara pola asuh demokratis dengan kemandirian. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan pola asuh demokratis dengan kemandirian anak usia dini dengan taraf signifikansi sebesar 0,001< 0,05 sehingga keputusannya adalah menerima hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikansi antara pola asuh demokratis dengan kemandirian. Kata Kunci: Pola Asuh Demokratis, Kemandirian Anak Usia Dini.
Membangun Kompetensi Berpikir Tinggi dan Keterampilan Kerja: Analisis Perbandingan Taksonomi Bloom Revisi dan Taksonomi Simpson/Harrow dalam Konteks Pendidikan SMA dan SMK Ali, Muttaqin Kholis; Ali, Al Muhtadibillah; Ali, Fitri Furqoni; Ali, Rahmi Imanda; Arrahmil Hasanah
Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan 2025: Cognoscere Volume 3 Issue 1 Year 2025 (In Progress Issue)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/cognoscere.260

Abstract

This research aims to provide a comprehensive analysis of the effectiveness of two prominent educational taxonomies Revised Bloom’s Taxonomy and Simpson/Harrow’s Taxonomy—in fostering higher-order thinking skills and employability competencies among secondary school students, particularly at the high school (SMA) and vocational school (SMK) levels. In response to the demands of the Fourth Industrial Revolution and the evolving labor market, which increasingly values adaptable, creative, and skillful individuals, this study addresses the urgent need for pedagogical frameworks that simultaneously promote complex cognitive processes and practical psychomotor abilities. Using a descriptive-qualitative methodology with a comparative analytical approach, the study draws upon primary and secondary literature encompassing theoretical and empirical studies of both taxonomies. Findings indicate that the Revised Bloom’s Taxonomy emphasizes cognitive dimensions, including remembering, understanding, applying, analyzing, evaluating, and creating. Conversely, Simpson/Harrow’s Taxonomy centers on psychomotor development ranging from perception and readiness to guided response, mechanism, complex overt response, adaptation, and origination. These complementary emphases provide a compelling rationale for integrating the two frameworks into a unified pedagogical model. The integration of these taxonomies offers a robust structural foundation for instructional planning, teaching strategy implementation, and comprehensive learning assessment. Practically, this integrated approach fosters a learning experience that not only cultivates critical and creative thinking but also equips students with hands-on skills essential in real-world job contexts. This study recommends the formulation of curriculum policies that incorporate both cognitive and psychomotor dimensions across all educational levels. Furthermore, it encourages the development of interactive learning modules based on an Integrated Taxonomy approach as a pathway for future research and instructional innovation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam efektivitas dua taksonomi pendidikan Taksonomi Bloom Revisi dan Taksonomi Simpson/Harrow—dalam membangun kompetensi berpikir tingkat tinggi dan keterampilan kerja peserta didik pada jenjang pendidikan menengah, khususnya di SMA dan SMK. Didorong oleh tuntutan Revolusi Industri 4.0 dan kebutuhan dunia kerja akan tenaga kerja yang adaptif, kreatif, dan terampil, riset ini merespons urgensi desain pembelajaran yang mampu mengembangkan kecakapan berpikir kompleks sekaligus keterampilan motorik halus dan kasar secara simultan. Metodologi penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif dengan pendekatan analisis komparatif. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap literatur utama dan sekunder yang memuat kajian teoritik dan empiris tentang dua taksonomi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa Taksonomi Bloom Revisi menitikberatkan pada dimensi kognitif yang meliputi kemampuan mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Sementara itu, Taksonomi Simpson/Harrow berfokus pada perkembangan keterampilan psikomotorik mulai dari persepsi, kesiapan, respon terbimbing, mekanisme, respons kompleks, adaptasi, hingga orisinalitas. Perbedaan pendekatan ini membuka peluang untuk integrasi pedagogis yang lebih luas dalam rangka menciptakan model pembelajaran yang holistik dan kontekstual. Integrasi kedua taksonomi menawarkan kerangka kerja yang solid dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan strategi pengajaran, serta evaluasi capaian belajar yang lebih utuh. Implikasi praktis dari integrasi ini adalah terbentuknya pengalaman belajar yang tidak hanya mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan kerja nyata yang dibutuhkan di lapangan. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup pentingnya pengembangan kebijakan kurikulum yang menggabungkan dimensi kognitif dan psikomotorik dalam setiap jenjang pendidikan, serta pengembangan modul pembelajaran interaktif berbasis Taksonomi Terintegrasi sebagai langkah lanjutan riset. Kata Kunci: Keterampilan kerja, Pendidikan menengah, Taksonomi Bloom Revisi, Taksonomi Simpson/Harrow

Page 1 of 1 | Total Record : 4