cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6281917456446
Journal Mail Official
jksmcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM)
ISSN : 29876648     EISSN : 29876656     DOI : https://doi.org/10.61116/jksm.v1i4.243
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan kepengawasan supervisi dan manajerial.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
PENGARUH PELAKSANAAN SUPERVISI TERHADAP PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN NAHRUL HAYAT
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 2 No. 4 (2024): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v2i4.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelaksanaan supervisi terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Supervisi pendidikan merupakan salah satu elemen penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kompetensi guru dan mutu pembelajaran. Dalam konteks ini, supervisi bukan hanya bertujuan untuk melakukan pengawasan, tetapi juga untuk memberikan bimbingan, dukungan, dan pengembangan profesional bagi para guru. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai penelitian terdahulu terkait dengan peran supervisi dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi yang efektif, melalui pendekatan yang kolaboratif dan berbasis pada kebutuhan guru, memiliki dampak positif terhadap peningkatan keterampilan mengajar guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan produktif. Supervisi yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan dapat memperbaiki kualitas pengajaran, meningkatkan interaksi antara guru dan siswa, serta mendorong inovasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi supervisi yang efektif dan memberikan rekomendasi bagi pengelola pendidikan untuk mengoptimalkan pelaksanaan supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran secara menyeluruh.
EFEKTIVITAS PERENCANAAN STRATEGIS DALAM MANAJEMEN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BAIQ RILA FITRIANA MUSTIKA
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 2 No. 4 (2024): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v2i4.448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas perencanaan strategis dalam manajemen Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengelolaan sumber daya. Perencanaan strategis merupakan proses penting dalam manajemen sekolah yang melibatkan identifikasi tujuan jangka panjang, penetapan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, serta evaluasi dan penyesuaian yang berkelanjutan. Dalam konteks SMP, perencanaan strategis diharapkan dapat memperbaiki pengelolaan kurikulum, meningkatkan kinerja guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan mengkaji berbagai penelitian terdahulu tentang perencanaan strategis dalam pendidikan, terutama di tingkat SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategis yang terstruktur dan dilaksanakan dengan baik dapat membantu kepala sekolah dalam merumuskan kebijakan yang tepat, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta meningkatkan partisipasi aktif seluruh stakeholder pendidikan. Namun, efektivitas perencanaan strategis juga dipengaruhi oleh tantangan internal seperti keterbatasan dana, dukungan dari guru dan staf, serta keterbatasan dalam pelaksanaan evaluasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan strategis yang efektif memerlukan peran aktif dari semua pihak yang terlibat, serta penerapan proses evaluasi yang berkelanjutan agar tujuan pendidikan dapat tercapai dengan maksimal.
PERAN MANAJEMEN KONFLIK DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG KONDUSIF LAILA MAGFIRAH
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 2 No. 4 (2024): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v2i4.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran manajemen konflik dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif. Lingkungan sekolah yang kondusif sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif, di mana guru, siswa, dan staf sekolah dapat bekerja sama dengan harmonis dan produktif. Konflik di lingkungan sekolah, baik yang melibatkan siswa, guru, maupun antar staf, sering kali menjadi hambatan dalam terciptanya atmosfer yang positif dan mendukung kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, manajemen konflik yang baik menjadi salah satu kunci untuk menjaga keharmonisan dan efektivitas di sekolah. Dalam penelitian ini, penulis menganalisis berbagai teori dan pendekatan dalam manajemen konflik, serta bagaimana implementasinya di lingkungan sekolah dapat membantu meredakan ketegangan dan meningkatkan hubungan antar individu. Studi ini juga membahas peran kepala sekolah dan pendidik dalam mengelola konflik, serta strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen konflik yang tepat dapat mengurangi ketegangan, meningkatkan komunikasi, dan menciptakan iklim yang mendukung perkembangan sosial dan akademik siswa. Dengan demikian, manajemen konflik yang efektif berkontribusi signifikan terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang kondusif untuk pembelajaran.
Transformasi Struktur Organisasi Sekolah dalam Menghadapi Era 4.0 Hari Juwono; Frensa Hasdian; Muhammad Askuri Hasibuan
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i1.610

Abstract

Era Pendidikan 4.0 menuntut adaptasi signifikan dalam sistem pendidikan, termasuk transformasi struktur organisasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transformasi struktur organisasi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai, dalam menghadapi tantangan dan peluang Pendidikan 4.0. Metode studi kasus kualitatif digunakan untuk menggali data mendalam melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru, staf administrasi, serta observasi partisipatif dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMKN 1 Bintang Bayu telah melakukan berbagai upaya restrukturisasi, termasuk pembentukan tim-tim kolaboratif lintas fungsi, pendelegasian wewenang yang lebih terdesentralisasi, dan penguatan peran unit teknologi informasi. Transformasi ini didorong oleh kebutuhan untuk meningkatkan fleksibilitas, efisiensi, dan responsivitas terhadap perubahan kurikulum berbasis industri 4.0 serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Tantangan utama yang dihadapi meliputi resistensi terhadap perubahan dari sebagian staf, keterbatasan anggaran untuk pelatihan dan infrastruktur, serta perlunya peningkatan kompetensi digital guru dan karyawan. Meskipun demikian, keberhasilan implementasi transformasi ini menunjukkan potensi peningkatan kualitas pendidikan kejuruan dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan kebijakan berkelanjutan, pengembangan profesional guru dan staf, serta optimalisasi teknologi untuk mencapai transformasi organisasi yang lebih komprehensif.
Kontribusi Coaching dan Mentoring terhadap Kinerja Guru dalam Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Interaktif Muchlis Hamonangan
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i1.611

Abstract

Era digital menuntut guru untuk mengintegrasikan teknologi pembelajaran interaktif demi meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, transisi ini seringkali terhambat oleh kurangnya keterampilan dan kepercayaan diri guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program coaching dan mentoring terhadap kinerja guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran interaktif di SMK Negeri 1 Mazo, Nias Selatan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen, penelitian ini melibatkan dua kelompok guru: kelompok eksperimen yang menerima coaching dan mentoring, serta kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi kinerja guru di kelas (penggunaan software interaktif, platform e-learning, aplikasi kolaborasi), survei self-efficacy guru, dan wawancara singkat untuk triangulasi data. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kinerja guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran interaktif pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol (p\<0.05). Coaching dan mentoring terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis, kepercayaan diri guru (self-efficacy), dan motivasi untuk berinovasi dalam pembelajaran. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan durasi program yang optimal perlu menjadi perhatian. Penelitian ini merekomendasikan implementasi program coaching dan mentoring berkelanjutan sebagai strategi pengembangan profesional guru, didukung oleh penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai dan dukungan kepemimpinan sekolah.
Strategi Decision-Making Kepala Sekolah terhadap Stabilitas Lingkungan Belajar Siti Hajar
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i1.612

Abstract

Kepala sekolah memegang peran sentral dalam menjaga stabilitas lingkungan belajar, terutama saat menghadapi krisis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengambilan keputusan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, dalam situasi krisis serta dampaknya terhadap stabilitas lingkungan belajar. Menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, staf, perwakilan komite sekolah, dan peserta didik, serta observasi partisipatif dan analisis dokumen internal sekolah terkait penanganan krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengambilan keputusan yang diterapkan meliputi identifikasi masalah cepat, komunikasi transparan dan empatik, mobilisasi sumber daya internal dan eksternal, serta fokus pada kesejahteraan psikologis warga sekolah. Krisis yang diteliti bervariasi dari isu kedisiplinan massal siswa hingga tantangan infrastruktur mendesak. Dampak dari strategi ini adalah terpeliharanya iklim akademik yang kondusif, terjaganya kepercayaan antar warga sekolah, dan minimalnya disrupsi terhadap proses belajar-mengajar. Meskipun demikian, tantangan seperti tekanan waktu, keterbatasan informasi awal, dan resistensi dari pihak tertentu menjadi kendala. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan manajemen krisis bagi kepala sekolah, penyusunan protokol penanganan krisis yang jelas, dan penguatan sistem dukungan psikososial di sekolah untuk meningkatkan kapasitas sekolah dalam menghadapi krisis di masa depan.
Pengembangan Budaya Organisasi Sekolah Berbasis Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter Siswa Elvida Nasution
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i1.613

Abstract

Pengembangan karakter peserta didik menjadi prioritas utama dalam sistem pendidikan nasional, sejalan dengan tujuan membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing. Salah satu pendekatan efektif adalah melalui penguatan budaya organisasi sekolah yang berbasis nilai-nilai lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan budaya organisasi sekolah berbasis nilai-nilai lokal di SMA Negeri 1 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, serta dampaknya terhadap peningkatan karakter peserta didik. Menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, staf, perwakilan komite sekolah, dan peserta didik, serta observasi partisipatif dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 1 Rantau Selatan telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai lokal seperti gotong royong, musyawarah, religiusitas, dan kepedulian lingkungan ke dalam budaya organisasi sekolah melalui program-program ekstrakurikuler, kegiatan keagamaan, proyek berbasis masyarakat, dan kebijakan internal. Implementasi nilai-nilai ini terlihat dalam kebiasaan sehari-hari, interaksi sosial, dan etos kerja di sekolah. Dampak positif yang teramati adalah peningkatan karakter religius, nasionalisme, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial pada peserta didik. Tantangan yang dihadapi meliputi konsistensi internalisasi nilai dan pengukuran dampak yang lebih kuantitatif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan program berkelanjutan, pelibatan aktif seluruh warga sekolah, dan evaluasi dampak yang lebih sistematis untuk memastikan keberlanjutan pengembangan karakter melalui budaya organisasi berbasis nilai lokal.
Peran Komite Sekolah dalam Peningkatan Akuntabilitas Pengelolaan Dana BOS Aminurasid; Andry Handoko
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i1.614

Abstract

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan instrumen krusial pemerintah dalam memastikan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun, efektivitas dan akuntabilitas pengelolaannya kerap menjadi sorotan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Komite Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Permata Hati Kota Tebing Tinggi dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana BOS. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, bendahara BOS, anggota komite sekolah, serta observasi partisipatif dan analisis dokumen keuangan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komite SD IT Permata Hati Kota Tebing Tinggi berkontribusi signifikan dalam beberapa aspek: perencanaan anggaran melalui masukan dan persetujuan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS); pengawasan pelaksanaan anggaran dengan memantau realisasi program dan penggunaan dana; serta pelaporan melalui evaluasi laporan pertanggungjawaban dana BOS. Kontribusi ini terwujud dalam bentuk transparansi informasi, partisipasi aktif dalam musyawarah, dan fungsi kontrol yang konstruktif. Keberadaan komite yang aktif dan independen terbukti mampu meminimalkan potensi penyalahgunaan dana dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sekolah. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman anggota komite tentang regulasi BOS yang kompleks, serta upaya menjaga independensi komite dari intervensi internal sekolah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas anggota komite melalui pelatihan berkelanjutan dan penguatan mekanisme komunikasi yang transparan antara sekolah dan komite untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan dana BOS yang optimal.
Dampak Program Pembinaan Kepala Sekolah terhadap Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan Ayu Nazila; Muhammad Ilyas
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i2.666

Abstract

Kompetensi kewirausahaan kepala sekolah merupakan elemen kunci dalam manajemen sekolah modern, terutama untuk pengelolaan sumber daya dan inovasi di era otonomi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program pembinaan pengawas sekolah terhadap peningkatan kompetensi kewirausahaan kepala sekolah di kluster SD Negeri 067255 Medan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment (pre-test dan post-test one-group design), penelitian melibatkan 15 kepala sekolah dasar dalam kluster yang menerima program pembinaan intensif selama tiga bulan oleh pengawas sekolah. Program pembinaan difokuskan pada tiga indikator kewirausahaan: inovasi pembelajaran, pengelolaan sumber daya non-budgeter, dan kemampuan networking. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert (pre-test dan post-test) yang mengukur tingkat kompetensi kewirausahaan kepala sekolah, didukung oleh wawancara mendalam dengan pengawas dan beberapa kepala sekolah. Hasil uji statistik dependent menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata kompetensi kewirausahaan kepala sekolah setelah menerima program pembinaan (t = 6.78; p < 0.01). Peningkatan paling menonjol terjadi pada dimensi kemampuan networking dan inovasi pembelajaran. Wawancara kualitatif menegaskan bahwa program pembinaan berhasil karena relevansi materi, pendekatan coaching yang personal, dan komitmen pengawas dalam memfasilitasi praktik nyata. Penelitian ini merekomendasikan standarisasi program pembinaan kewirausahaan bagi kepala sekolah yang melibatkan pengawas sebagai coach dan mentor, serta integrasi indikator kewirausahaan ke dalam penilaian kinerja kepala sekolah untuk memperkuat budaya inovasi dan kemandirian sekolah dasar.
Kontribusi Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru dan Mutu Lulusan Firiandri Arief Wirawan; Saniah, Saniah; Harry Prasetya; Habibah, Habibah
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i2.667

Abstract

Era disrupsi digital menuntut adaptasi signifikan dalam tata kelola pendidikan, bahkan di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan pengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah di era digital terhadap kinerja guru dan mutu lulusan di SD Negeri 064011 Medan. Kompetensi digital manajerial di sini berfokus pada pemanfaatan Learning Management System (LMS) dan platform administrasi digital. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan dukungan kualitatif melalui wawancara (desain explanatory sequential), data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 35 guru (kinerja guru dan persepsi kompetensi manajerial kepala sekolah) dan analisis dokumen (nilai ujian sekolah dan data pelacakan lulusan untuk mutu lulusan). Hasil uji regresi menunjukkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah di era digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (b = 0.58; p < 0.01). Peningkatan kinerja guru yang signifikan terlihat pada aspek pengadministrasian nilai, komunikasi dengan wali murid melalui platform digital, dan pelaporan. Meskipun demikian, pengaruhnya terhadap mutu lulusan (diukur dari rata-rata nilai ujian dan transisi ke jenjang selanjutnya) menunjukkan korelasi positif namun tidak signifikan secara statistik (b = 0.15; p > 0.05). Wawancara kualitatif menegaskan bahwa kompetensi digital manajerial kepala sekolah sangat efektif dalam meningkatkan efisiensi administrasi dan memfasilitasi komunikasi, yang secara tidak langsung memberikan guru lebih banyak waktu untuk fokus pada pedagogi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan kompetensi digital manajerial yang berkelanjutan bagi kepala sekolah SD, dengan penekanan pada integrasi platform digital untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data guna meningkatkan mutu lulusan secara langsung.