cover
Contact Name
Muhammad Aprian Jailani
Contact Email
aprianjaelani@gmail.com
Phone
+6287752431493
Journal Mail Official
jurnalpengabdianpublik@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, Kel. Pegesangan, Kec Mataram, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JP-Publik
JP-Publik (Jurnal Pengabdian Publik) merupakan jurnal yang didedikasikan untuk mempublikasi hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. JP-AP Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Mataram, menerbitkan jurnal pengabdian masyarakat yang asli dan tidak di publish di jurnal pengabdian lainnya. Jurnal pengabdian masyarakat memiliki ruang lingkup kegiatan pada masalah dan tantangan dalam pelayanan public, birokrasi pemerintahan, Good Governance, tantangan E-Government dan ilmu sosial lainnya yang relevan, serta kegiatan melingkupi yang ada di lingkungan masyarakat.
Articles 35 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN STANDAR PELAYANAN PUBLIK DI DESA DASAN BARU KECAMATAN KOPANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH M. Taufik Rachman; Rahmad Hidayat; Mintasrihardi mintasrihardi; Muhammad Ariy Dermawan
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 1, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v1i2.6873

Abstract

Pemerintahan desa Dasan Baru adalah merupakan sub sistem dari sistem penyelenggaraan pemerintahan nasional yang langsung berada di bawah pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah memberikan berbagai perubahan kearah peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat melalui pelayanan yang baik, serta kinerja yang maksimal secara langsung dan transparan. Dengan adanya otonomi daerah ini pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan daerah terpencil dalam rangka pemerataan pembangunan. Peningkatan kesejahteraan di daerah secara langsung dilakukan dengan cara pemerataan pembangunan seperti dibidang pendidikan dan pertanian, khususnya di Desa yang tepat sasaran akan menumbuhkan tingkat partisipasi masyarakat. Dalam hal ini mitra desa hanya menyediakan agen-agen independent sebagai pengawas pemerintahan desa dan pelayanan public yang ada di desa. Meskipun di desa sudah terdapat BPD (Badan Pemusyawaratan Desa).
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DALAM MENGEMBANGKAN KREATIFITAS MASYARAKAT (STUDI KASUS DI DESA LEMBAH SARI KECAMTAN BATU LAYAR KABUPATEN LOMBOK BARAP) Hadi, Lalu Ramdan; Firdaus, Maulidiyan; Prasetyo, Widya Adi; Dermawan, Muhammad Ariy; Hidayat, Rahmad
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3, Nomor 2 (2023) DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v3i2.20703

Abstract

                     Abstak :Saat ini sampah pada umumnya, termasuk plastik telah menjadi salah satu masalah pencemaran lingkungan terbesar dan merupakan masalah pencemaran yang paling mendesak di Nusa Tenggara Barat. Masalah sampah sudah dirasakan sampai tingkat desa. Oleh karena itu, tim kami perlu memberikan edukasi terkait masalah tersebut ketika melakukan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Kegiatan pengabdian ini  diawali dengan melakukan survei lapangan di desa Lembah Sari. Setelah itu dilakukan kegiatan inti, yaitu edukasi dan sosialisasi strategi pengelolaan sampah dan pemanfaatan sampah plastik secara kreatif. Dalam penanganan sampah ini, kami memberikan edukasi dan pelatihan terkait berinovasi membuat ecobric dari sampah yang dihasilkan masyarakat. Ecobric juga dapat digunakan sebagai pengganti batu bata, sebagai pot bunga, meja, kursi dan lain sebagainya. Respon Masyarakat terkait hal ini, yaitu mereka menjadi tahu cara mengelola sampah di masing-masing rumah tangga. KESIMPULANDari pembahsan diatas terdapat beberapa kesimpulan :Pendekatan menggunakan sosialisasi dan inovasiStrategi teknologi tepat guna (TTG) yang di rancang bagi suatu masyarakat tertentu agar dapat disesuaikan dengan aspek-aspek lingkungan, sosial dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan. TTG program yang dibuat disesuaikan dengan permasalahan yang ada di desa lembah sari. Permasalahan yang di temukan di desa setempat,salah satunya yaitu sampah.Dalam penanganan sampah ini berinovasi membuat ecobric. Ecobric bisa juga digunakan sebagai pengganti batu bata, sebagai pot bunga, meja, korsi dan lain sebagainya.                      
PENGOLAHAN LIMBAH TAHU TEMPE GUNA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KECAMATAN SANDUBAYA Abdul Hafiz
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 2, No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v2i2.12910

Abstract

Sentra industri tahu tempe Kota Mataram tercatat diperindag dan memiliki izin sebanyak 327 tersebar di wilayah Kecamatan seperti sandubaya 107 unit usaha. Lurah Abiantubuh baru terdiri dari 8 lingkungan yang persentasi sebagian masyarakat penduduk mendapatkan penghasilan melalui jasa perdagangan, salah satunya adalah tahu/tempe. Industri olahan pangan tahu tempe memiliki kontribusi terhadap sektor ekonomi, namun memiliki dampak terhadap lingkungan. Namun berdampak pada pencemaran lingkungan, Hasil produksi menghasilkan limbah padat dan cair yang sebagian besar di buang ke alam terbuka dan badan air, masalah yang lain muncul adalah hasil pembakaran berupa arang dan sisa pembakaran dibuang ke sungai yang menyebabkan terjadinya sidimentasi yang berdampak terjadinya degradasi lingkungan.
MONITORING DAN EVALUASI PENYUSUNAN PERATURAN DESA TENTANG BALE MEDIASI DI DESA SUWELE LOMBOK TIMUR Hilman Syahrial Haq
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 2, No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v2i1.8739

Abstract

Keberadaan lembaga penyelesaian sengketa di tingkat desa merupakan hal yang penting dalam upaya menyelesaikan berbagai sengketa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, selain sebagai sarana guna meminimalisir dampak sosial yang timbul pasca terjadinya sengketa. Dibutuhkan berbagai regulasi di antaranya berupa peraturan desa agar eksistensi lembaga penyelesaian sengketa terutama dari segi kelembagaan dan minat atau tingkat kepercayaan masyarakat terpelihara dengan baik di masa mendatang. Pengabdian ini dilakukan dengan cara mendeskripsi berbagai aspek tentang topik monitoring dan evalusai yang kemudian diakhiri dengan sesi diskusi. Diperoleh hasil bahwa draft peraturan Desa Suwele tentang Bale Mediasi telah berhasil disusun meskipun masih dibutuhkan berbagai penyempurnaan terutama dari sisi kepengurusan bale mediasi yang menghendaki adanya keterwakilan kaum perempuan dan mediator bersertifikat.
PENGUATAN KONSEP UNTUK WISATA DESA SANGIANG DI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA Nurhayu Nurhayu; Rahmad Hidayat; Mintasrihardi Mintasrihardi; Muhammad Aprian Jailani
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3, Nomor 2 (2023) DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v3i2.21131

Abstract

Pariwisata adalah salah satu yang menjadi prioritas untuk dikembangkan olehpemerintah. Potensi itu tentu bisa menjadikan daerah tersebut sebagai destinasiwisata baru. Seharusnya pariwisata menjadi sektor penting dalam memberikan pemasukan serta sumber pendapat bagi pembangunan disuatu daerah. Titiksentral antara pariwisata dengan pembangunan berkelanjutan adalah ekowisata.Salah satu daerah yang memiliki potensi adalah desa sangiang yang ada dikabupaten Bima. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pengumpulan data, analisisdata serta pendeskripsian data. Terdapat empat aspek potensi pariwisata yangdidapati seperti Atraksi yang meliputi gunung berapi sangiang, karombo wera (gua peninggalan sejarah), penenun tradisional, festival perahu, makanan khas,dan lain sebagainya. Aksesbilitas seperti akses jalan yang sudah cukup baiksampai ke lokasi. Amenitas seperti adanya pedagang dan toko/kios yang menjualkebutuhan minimal wisatawan. Anciliriatas yaitu adanya kelompok sadar wisata(Pokdarwis). Peran masyarakat ditunjukan seperti menerima dengan baikkedatangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Alternatif konsep yangbisa dikembangkan lagi seperti (1) Pengemasan Potensi Wisata, (2) Peningkatkansarana dan prasarana, (3) Peningkatan tatakelola manajemen pariwsata, (4)Peningkatan promosi
SOSIALISASI PENTINGNYA MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DAN MENGGUNAKAN MASKER PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI TAMAN KOTA DOMPU Burhan, Muhammad Rahmatul; Mardiah, Mardiah; Rachman, Muhammad Taufik
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 1, No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v1i1.4662

Abstract

Periode bulan September 2020, Kabupaten Dompu merupakan lokasi penyebaran Covid-19 terbanyak di NTB. Hal itu disebabkan oleh masyrakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan juga masih sangat rendah. Di Taman Kota Dompu yang merupakan pusat berkumpulnya masyarakat, kebersihannya mengkhawatirkan, banyak sampah plastik dan bekas makanan atau minuman berserakan. Pengunjung bahkan penjual tidak menggunakan masker. Oleh karena itu kami turun ke lapangan untuk memberikan sosialisasi pentingnya menggunakan masker kepada pengunjung dan penjual di sana sekaligus membagikan masker kepada mereka. Setelah itu kami melakukan pembersihan Taman Kota Dompu dari sampah yang berserakan. Kegiatan kami didukung oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu dengan menambah tempat sampah di lokasi, karena tempat sampah yang ada masih kurang dan tidak terlihat oleh pengunjung. Hasilnya, pengunjung dan penjual sangat kooperatif mendukung kegiatan kami. Pengunjung bersedia untuk tetap menggunakan masker dan membuang sampah pada tempatnya. Begitu juga dengan para penjual sangat kooperatif menerima sosialisasi dari kami dan bersedia menggunakan masker yang kami berikan
Rencana Pengembangan Objek Wisata Gua Batu Cermin Di Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat Sari, Havisa Anjang; Gunawan, Azhar; mintasrihardi, mintasrihardi; Dermawan, muhammad Ariy; Akbar Jafar, Muhammad Ulfatul; Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v3i1.17164

Abstract

Pembangunan dunia pariwisata dapat dijadikan sebagai prioritasutama dalam menunjang pembangunan suatu daerah. Pengembanganpariwisata dilakukan bukan hanya untuk kepentingan wisatawanmancanegara saja, namun juga untuk mengakomodir kepentinganwisatawan dalam negeri. Cara yang dilakukan untuk berkembangnyapariwisata tergantung pada produksi industri pariwisata yang meliputidaya tarik wisata, kemudahan perjalanan, sarana dan fasilitas sertapromosi. Tujuan dari penulisan ini yaitu memberikan ide pemikiranterkait pengembangan wisata di daerah tersebut. Hasil dari pemikiranrencana ini yaitu meningkatkan dan mengembangkan sarana/fasilitas diobyek wisata Gua Batu Cermin, mengembangkan seni tradiosonal,meningkatkan partisipasi masyarakat dan pengusaha jasa pariwisata,memperbaiki jalan yang menuju obyek Gua Batu Cermin danmeningkatkan koordinasi dengan dinas/instansi dalam penyelenggaraanpembangunan di obyek wisata Gua Batu Cermin.
MENUMBUHKAN PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DI KELURAHAN MONJOK KOTA MATARAM Asfarony Hendra Nazwin; Muhammad Aprian Jailani; Muhammad Ali
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 2, No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v2i2.11192

Abstract

Mitigasi bencana adalah upaya untuk menekan risiko bencana, baik timbulnya korban dan kerusakan fisik. Bencana Gempa Lombok pada tahun 2018 mengakibatkan adanya korban jiwa dengan angka yang relatif tinggi, mayoritas disebabkan oleh kerusakan fisik permukiman. Tujuan dari pengabdian ini adalah  menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya mitigasi bencana dalam segala aspek kehidupan demi menekan risiko bencana yang ditimbulkan. Peserta dari kegiatan ini meliputi masyarakat di Kelurahan Monjok dengan kriteria kepadatan penduduk dan tingginya risiko kerusakan fisik berdasarkan data per lingkungan. Masyarakat pada lingkungan Kamasan dan Monjok Culik adalah sebagai peserta berdasarkan kriteria. Metode kegiatan ini adalah pemaparan materi, diskusi, aksi dan simulasi sederhana mitigasi bencana gempa. Hasil kegiatan ini adalah tumbuhnya pemahaman masyarakat tentang mitigasi bencana dengan representasi output meliputi pemetaan wilayah dengan risiko bencana yang tinggi dan penentuan jalur evakuasi
PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN USAHA PERJALANAN WISATA SEBAGAI PENDUKUNG PARIWISATA LOMBOK M. Rahmatul Burhan
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 1, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v1i2.6903

Abstract

Sejak pandemi Covid-19, pariwisata di Lombok mengalami macet total. Usaha-usaha di bidang pariwisata beberapa sampai bangkrut. Hal tersebut berimbas pada pemutusan hubungan kerja para karyawan. Namun angin segar menghampiri pariwisata Lombok semenjak diumumkannya penyelenggaraan World Superbike yang akan dilaksanakan oleh Pertamina Mandalika International Circuit. Hal ini menjadi inspirasi dari beberapa pemuda lokal untuk membentuk usaha perjalanan wisata Tour & Travel sebagai pendukung pariwisata Lombok. Beberapa identifikasi masalah ditemukan dalam pendirian usaha ini, belum mengerti bagaimana mendirikan usaha perjalanan wisata, belum mengerti pentingnya pembuatan akta ijin usaha, belum mengerti manajemen pemasaran usaha perjalanan wisata. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pembekalan tatap muka langsung dan online, pendampingan intensif sampai usaha memiliki akta ijin yang resmi. Hasil kegiatan ini, melahirkan satu usaha perjalanan wisata bernama Lombok Bay Tour & Travel. Pendampingan intensif sampai usaha ini berhasil mendapatkan konsumen pertama. Diharapkan usaha ini mampu membawa citra positif tentang pariwisata Lombok, sehingga pariwisata Lombok kembali bangkit dan juga meningkatkan omset usaha pariwisata seperti sedia kala.
PENATAAN KAWASAN WISATA TAMAN PECATU SEBAGAI DESA WISATA Diaz Erlangga Andisyahputro; Lalu Indra Adi Saputra; Nadia Sabrina; Nabila Alfauziah; Yuyun Nurul Halika; Siti Atika Rahmi
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3, Nomor 2 (2023) DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v3i2.20874

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor penggerak perekonomian yang perlu diberi perhatian lebih agar dapat berkembang dengan baik. Desa wisata adalah sebuah kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Di Desa Teniga Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara dengan potensi memiliki keunikan, keaslian, sifat khas, letaknya di dataran tinggi dapat melihat keindahan alam yang luar biasa dan juga berkaitan dengan kelompok atau masyarakat berbudaya yang secara hakiki menarik minat pengunjung. Selain itu, memiliki peluang untuk berkembang baik dari sisi prasarana dasar, maupun sarana lainnya. Taman Pecatu sebagai Desa Wisata di Desa Teniga yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan pendapatan pemerintahan Desa Teniga. Hal ini penting untuk di kembangkan dan di jaga oleh pemerintahan Desa Teniga dan masyarakat.Kata Kunci : Pariwisata, Desa Wisata, Perekonomian, Taman Pecatu

Page 1 of 4 | Total Record : 35