cover
Contact Name
Anastasia Putu Martha Anggarani
Contact Email
anastasiamartha88@gmail.com
Phone
+6281548544432
Journal Mail Official
jpkstikvinc@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya Jl. Jambi 12 - 18 Surabaya 60241 Tlp. 031- 5663894
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan
ISSN : 20886764     EISSN : 27236374     DOI : https://doi.org/10.54040/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Kesehatan (JPK) merupakan jurnal berkala yang memuat hasil penelitian di bidang kesehatan khususnya Keperawatan, Kebidanan, Fisioterapi, Kedokteran dan bidang kesehatan yang lain. JPK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, dengan dua nomor dalam satu kali terbit.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2024): Juni" : 6 Documents clear
PENGARUH GADGET TERHADAP POSTUR TUBUH ANAK: LITERATURE REVIEW Marcello, Steven Aldo
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v14i1.248

Abstract

Penggunaan gadget hasil dari perkembangan teknologi tidak dapat kita hindari, terutama pada dunia pendidikan. Pengaruh gadget ini dapat positif maupun negatif, sehingga melalui studi literatur ini dapat dilihat pengaruh negatif akibat bermain gadget terutama pada postur tubuh anak. Pengumpulan data berupa artikel dilakukan melalui database PubMed, ScienceDirect dan Google Scholar dengan kata kunci dalam bahasa inggris “Gadget”, “Body Posture” dan “Children”. Ditemukan sebanyak 3 artikel setelah dilakukan analisis data sesuai kriteria inklusi dengan rentang waktu publikasi 2019-2023. Studi literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan gadget terhadap postur tubuh anak. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menjadi salah satu faktor postur tubuh yang kurang baik, sehingga peranan orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak dan intervensi untuk postur tubuh anak akibat penggunaan gadget yang berlebihan sangat dibutuhkan.
PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Manungkalit, Maria; Nia Novita, Sari; Natalia Andi Puput, Novita
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v14i1.249

Abstract

Salah satu perubahan fungsi yang dialami lanjut usia (lansia) adalah menurunnya kelenturan/elastisitas pembuluh darah sehingga memicu potensi kejadian peningkatan tekanan darah (hipertensi). Kondisi ini juga erat kaitannya dengan kurangnya kegiatan lansia dalam melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang sederhana yang bisa dilakukan di rumah seperti berjalan, bersepeda, jogging, ataupun aerobik ringan. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan pengaruh aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Desain penelitian cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 200 orang. Besar sampel penelitian ini sebanyak 30 orang dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Variabel independen adalah aktivitas fisik sedangan variabel dependen yaitu tekanan darah. Hasil uji hipotesis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan hasil p value=0.013 (<0.05) yang berarti ada pengaruh aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Aktivitas fisik mempengaruhi perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi karena dengan melakukan aktivitas tersebut maka terjadi vasodilatasi dan relaksiasi pada pembuluh darah sehingga terjadi perbaikan penurunan pada tekanan darah.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI DAERAH OPERASI RUANG RAWAT INAP DI CHARITAS HOSPITAL BELITANG Novitasari, Rini; Estri, Arimbi Karunia; Suparmi, Lucila
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v14i1.255

Abstract

Pengetahuan adalah banyak gejala yang ditemui dan diperoleh orang melalui pengamatan akal. Agar pelayanan keperawatan berkualitas, maka perawat diharapkan dapat menerapkan asuhan keperawatan dengan benar, sesuai dengan SPO yang berlaku khususnya terkait Pencegahan Infeksi daerah Operasi. Di Inggris, jumlah kejadian IDO sebesar 15,9. Di RS Mohammad Hoesin Sumatera Selatan, angka IDO pada 2019 adalah 0,01, tetapi naik menjadi 0,04 pada 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan tindakan pencegahan infeksi daerah operasi dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan korelasi.Penelitian dilakukan di ruang rawat inap bedah Charitas Hospital Belitang dengan jumlah responden 30 orang perawat dengan tehnik pengumpulan data perposive sampling, dalam penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner dan observasi yang di sesuaikan standar prosedur operasional di Charitas Hospital Belitang dan telah lulus uji validitas. Hasil penelitian dengan Analisa Bivariat adalah P-value 0.034 dengan artian bahwa terdapat hubungan positif dan kuat antara tingkat pengetahuan perawat dengan tindakan pencegahan infeksi daerah operasi rawat inap bedah di Charitas Hospital Belitang. Mayoritas pengetahuan perawat cukup dan tingkat kepatuhan perawat dalam melaksanakan tindakan dalam pencegahan infeksi daerah operasi khususnya pada pre operasi masih kurang, dalam tingkat pengetahuan yang perlu di tindak lanjuti adalah terkait pengetahuan teori jenis-jenis infeksi, faktor penyebab infeksi yang meliputi long of stay dan tindakan kurang pada edukasi persiapan pasien operasi serta pengkajian tanda tanda infeksi secara holistik.Saran dari peneliti adalah agar pihak manajemen mengadakan pelatihan dan sosialisasi terkait tindakan pencegahan infeksi daerah operasi, meningkatkan supervisi dan pendampingan bagi staf dalam implementasi asuhan pre operasi. Melaksanakan pelatihan dengan metode simulasi . Menjadikan lembar kuesioner dan lembar observasi sebagai tool untuk mengevaluasi staff terkait kepatuhan menjalankan regulasi ( SPO ) serta menilai tingkat pengetahuan perawat tentang pencegahan infeksi daerah operasi di ruang rawat inap bedah Charitas Hospital Belitang.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU BALITA Nia Novita Sari; Yesiana Dwi Wahyu, Werdani
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v14i1.256

Abstract

Pendahuluan: Salah satu penyebab dari kejadian stunting adalah karena kurang adanya dukungan sosial untuk pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi adakah hubungan antara dukugan sosial dengan pencegahan stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen adalah dukungan sosial dan variabel dependen adalah pencegahan stunting. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate random sampling. Instrumen penelitian untuk variabel independen menggunakan kuesioner dukungan sosial dan variabel dependen menggunakan kuesioner pencegahan stunting. Uji hipotesis pada penelitian ini iji statistik Rank Spearman test. Hasil: Sebagian besar responden berada dalam kelompok dewasa awal yaitu di usia 26-35 tahun (40%), pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (46,7%), pendidikan terakhir adalah SMP (40%). Sebagian besar juga responden tinggal dengan keluarga inti (60%) dan usia anak sebagian besar 2-3 tahun yang tergolong batita (40%). hasil pengukuran terhadap dukungan sosial pada Ibu Balita adalah pada kategori tinggi (83,3%) dan pencegahan stunting pada ibu balita adalah sudah baik (80%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki hubungan terhadap pencegahan stunting pada Ibu balita (p=0,000). Kesimpulan: dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dengan pencegahan stunting.
FAKTOR DOMINAN DALAM KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM TIMBANG TERIMA: MOTIVASI DAN KEPEMIMPINAN Kristianingsih, Yustina; Astuti, Martha Sri; Setyawati, Emiliana Indah Eko; Adriana, Fransiska
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v14i1.257

Abstract

Communication in health services must be easy to understand because it is related to the nature and behavior of different health workers involved in nursing care, so that staff, nurses and doctors must understand how communication can be applied in all situations. The phenomenon at the research site as a result of interviews found that communication is still lacking effective both among nurses and other health teams. This research aims to analyze the factors that influence effective communication regarding SBAR consideration. The research design used descriptive analysis with a population of executive nurses in inpatient rooms at private hospitals in Surabaya who fulfil the inclusion criteria. Sample collection used simple random sampling with a sample size of 41 respondents. Data were collected using the SBAR communication effectiveness and acceptance questionnaire which is valid and reliable. After the data was collected, a simple regression test was carried out and the results obtained were that the majority (85%) of respondents carried out effective communication and acceptance. The factors related to effective communication regarding SBAR acceptance in this research are motivation and leadership. Effective communication in SBAR consideration is very important to continue to be improved so that the nursing department of the private hospital at the research site can continue to motivate the implementing nurse and manager of unit to support each other in the application of effective communication in SBAR consideration.
KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Luhat, Birgita Juliani Tukau; Djoar, Raditya Kurniawan; Prastyawati, Irine Yunila
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v14i1.260

Abstract

Kualitas hidup seseorang dapat berubah seiring bertambahnya usia serta adanya penyakit, salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi mengakibatkan berkurangnya vaskularisasi pada area otak yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Fenomena lansia dengan hipertensi sering ditemukan bahwa lansia tidak mampu berkonsentrasi, kelemahan dan keterbatasan aktivitas. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi gambaran kualitas hidup lansia dengan hipertensi di UPTD Griya Werdha Jambangan Surabaya. Desain penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Variable penelitian menggunakan kualitas hidup. Responden penelitian 80 lansia di UPTD Griya Werdha Jambangan Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi dan diambil dengan teknik sample total sampimg. Instrumen dalam penelitian adalah kuesioner World Health Organization Quality Of Life-BREF (WHOQOL-BREF) yang dimodifikasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan Analisis Statistik Deskriptif Proporsi Prosentase. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar 85% responden lansia yang menderita hipertensi memiliki kualitas hidup rendah. Hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan pada UPTD Griya Werdha Jambangan, salah satu landasan upaya memberikan motivasi dan dukungan emosional, serta mendukung kesejahteraan lansia upaya meningkatkan kualitas hidup mereka.

Page 1 of 1 | Total Record : 6