cover
Contact Name
Nur Hamzah
Contact Email
jurnalalbanna@gmail.com
Phone
+6281346478898
Journal Mail Official
jurnalalbanna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjend. Soeprapto No.19, Pontianak-Kalimantan Barat, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30249449     DOI : -
Core Subject : Education,
ALBANNA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini aims to provide a platform for scholars to disseminate and discuss the results of research on the theme of early childhood Islamic education. Scope of ALBANNA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini accepts unpublished, original manuscript in Indonesia or English or Arabic, based on research many methodologu related with early childhood education include: Early childhood in Islamic perspective Early childhood development Early childhood and parenting Early childhood teaching and learning Early childhood with special needs Early childhood community
Articles 52 Documents
The Effect of Educational Block Media on the Problem-Solving Skills of Children Aged 5-6 Years at RA Perwanida 4 Palembang Vera Juwita; Indah Dwi Sartika; Izza Fitri
AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2026): Albanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/6x101a25

Abstract

This study was motivated by the fact that some children aged 5-6 years at RA Perwanida 4 Palembang still experienced difficulties with problem-solving skills. Consequently, there was a need for learning media capable of stimulating these skills; educational building blocks were selected as one such medium. This study aimed to assess children's problem-solving skills before and after using educational building blocks and to determine the impact of this medium on the problem-solving abilities of children aged 5-6 years at RA Perwanida 4 Palembang. A quantitative approach was employed using a pre-experimental design-specifically, a one-group pretest-posttest design. The study subjects consisted of 22 children from Group B (aged 5-6 years) at RA Perwanida 4 Palembang. Data were collected through observation using an instrument comprising eight observational items. Analysis involved descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing via a Paired Samples T-Test using SPSS version 26. The results showed that, prior to the intervention, the children achieved a total problem-solving score of 383, with a mean score of 17.41. Following the intervention using educational building blocks, the total score rose to 633, with a mean score of 28.77. Hypothesis testing yielded a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 (p < 0.05); thus, the null hypothesis (H₀) was rejected, and the alternative hypothesis (Hₐ) was accepted. It can therefore be concluded that educational building blocks have a significant effect on the problem-solving skills of children aged 5-6 years at RA Perwanida 4 Palembang. [Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya anak usia 5-6 tahun di RA Perwanida 4 Palembang yang mengalami kesulitan dalam kemampuan problem solving. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan tersebut, salah satunya melalui Media Balok Edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan problem solving anak sebelum dan sesudah menggunakan Media Balok Edukatif, serta mengetahui pengaruh Media Balok Edukatif terhadap kemampuan problem solving anak usia 5-6 tahun di RA Perwanida 4 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 22 anak kelompok B usia 5-6 tahun di RA Perwanida 4 Palembang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan instrumen berupa lembar observasi yang terdiri atas 8 butir amatan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Paired Samples T-Test dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan problem solving anak sebelum diberikan perlakuan memperoleh jumlah skor sebesar 383 dengan nilai rata-rata 17,41. Setelah diberikan perlakuan menggunakan Media Balok Edukatif, jumlah skor meningkat menjadi 633 dengan nilai rata-rata 28,77. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Media Balok Edukatif berpengaruh signifikan terhadap kemampuan problem solving anak usia 5-6 tahun di RA Perwanida 4 Palembang.]
Implementation of Unplugged Activity Coding Learning Media Based on Computational Thinking Learning Strategy for Early Childhood Dhita Paranita Ningtyas; Choirudin; Agung Cahya Karyadi
AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2026): Albanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/07xm9s75

Abstract

This research is motivated by the importance of developing Computational Thinking (CT) skills from early childhood as part of 21st-century skills in the digital era. However, the implementation of coding learning in early childhood still faces obstacles due to limited media and learning strategies that are appropriate for children's developmental characteristics. This study aims to determine the implementation and effectiveness of Unplugged Activity Coding learning media based on Computational Thinking strategies on the computational thinking abilities of early childhood children aged 5-6 years. The research method used is quantitative with a quasi-experimental approach using a One Group Pre-test-Post-test Design. The research subjects were 25 children aged 5-6 years at TK Insan Mulia Jakarta Selatan. The instrument used was an observation sheet for computational thinking abilities covering pattern recognition, algorithmic thinking, decomposition, and abstraction. Data analysis used paired t-test. The results showed a significant improvement in children's computational thinking abilities after implementing the media (pre-test=44.00; post-test=78.80; p=0.000). All aspects of computational thinking improved with an average of 79.09%. This research concludes that the Unplugged Activity Coding learning media based on Computational Thinking strategies is effective in improving early childhood computational thinking abilities and can be an innovative learning alternative in early childhood education. [Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan keterampilan Berpikir Komputasional (Computational Thinking atau CT) sejak usia dini sebagai bagian dari keterampilan abad ke-21 di era digital. Namun, penerapan pembelajaran coding pada anak usia dini masih menghadapi kendala akibat keterbatasan media dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan efektivitas media pembelajaran coding berbasis aktivitas tanpa perangkat (unplugged activity) yang mengacu pada strategi Berpikir Komputasional terhadap kemampuan berpikir komputasional anak usia dini (5-6 tahun). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kuasi-eksperimen menggunakan desain One Group Pre-test-Post-test. Subjek penelitian terdiri dari 25 anak berusia 5-6 tahun di TK Insan Mulia, Jakarta Selatan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kemampuan berpikir komputasional yang mencakup aspek pengenalan pola, berpikir algoritmik, dekomposisi, dan abstraksi. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t berpasangan (paired t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir komputasional anak setelah penerapan media tersebut (skor pre-test = 44,00; post-test = 78,80; p = 0,000). Seluruh aspek berpikir komputasional mengalami peningkatan dengan rata-rata capaian sebesar 79,09%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran coding berbasis aktivitas tanpa perangkat (unplugged) dengan strategi Berpikir Komputasional terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasional anak usia dini dan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif dalam pendidikan anak usia dini.]