cover
Contact Name
M. Abi Mahrus Ubaidillah
Contact Email
mahrusabi@gmail.com
Phone
+6285731650471
Journal Mail Official
jurnalabnauna@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. A. Wahab Hasbulloh Gg. II No. 120 A Tambakberas Jombang Jawa Timur 61451, Indonesia.
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Abnauna
Core Subject : Education,
Abnauna Journal of Child Education Science is a journal dedicated to the exchange of high quality research results in all aspects of child education science. The journal publishes articles and papers in fundamental theory, experiments and simulations, as well as applications, with systematically proposed methods, adequate reviews of previous works, extended discussions and concise conclusions. As our commitment to the advancement of science and technology, the Abnauna Journal follows an open access policy and will be published periodically, namely every January and July. Abnauna: Journal of Childrens Education focuses on the following research areas Education and child development science, Development of childrens moral and religious values, Learning design at the elementary level, Learning strategies and innovation at the elementary level, Use of learning media at the elementary level, Use of learning technology at the elementary level, Evaluation of learning at the elementary level, and Development of learning curriculum at elementary level
Articles 104 Documents
Implementasi Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Anak Kelas II di MI Al-Hidayah Ngantang Fitrotin Hasanah; Intan Nadiroh; Imelda Fatma Monika
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2026): Juli
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v5i02.4770

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris sangat krusial bagi siswa sekolah dasar dalam menghadapi tantangan global, namun banyak siswa mengalami kesulitan belajar akibat rendahnya motivasi dan partisipasi aktif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan prestasi serta keterlibatan siswa, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, dan menganalisis perkembangan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan pendekatan kontekstual. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam beberapa siklus, mencakup empat tahapan utama: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode CTL secara signifikan mampu meningkatkan keterlibatan aktif dan prestasi belajar bahasa Inggris siswa, yang dibuktikan dengan kenaikan nilai rata-rata kelas serta persentase ketuntasan belajar dari prasiklus hingga siklus terakhir yaitu dari 55% menjadi 85%. Selain itu, siswa merespons positif proses pembelajaran karena materi dihubungkan langsung dengan kehidupan nyata mereka. Dengan demikian, metode CTL terbukti efektif sebagai solusi perbaikan pembelajaran bahasa Inggris yang berkelanjutan di sekolah dasar.
Integrasi Tarbiyatul Aulad dan Tahap Moral Kohlberg dalam Rancangan Bimbingan Konseling Anak Syafaat Akbar Nugraha; Fitri Amalia Majid
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2026): Juli
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v5i02.4837

Abstract

Perkembangan teknologi dan perubahan sosial menghadirkan tantangan serius dalam pembinaan moral anak, ditandai maraknya penyimpangan perilaku serta kecenderungan pendekatan bimbingan konvensional yang sebatas normatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis komparasi konseptual antara Tarbiyatul Aulad karya Abdullah Nashih Ulwan dan teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg, sekaligus merumuskan model bimbingan konseling yang integratif. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kepustakaan (library research), analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi, komparasi konseptual, serta sintesis teoretis pada berbagai literatur primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua teori saling melengkapi; Tarbiyatul Aulad menyajikan landasan normatif-religius dan pembiasaan karakter, sedangkan teori Kohlberg memberikan kerangka perkembangan kognitif-moral secara sistematis. Sintesis keduanya menghasilkan Model Bimbingan Konseling Moral Integratif yang dioperasionalkan melalui asesmen tahap perkembangan moral anak dan tiga komponen intervensi berkelanjutan: internalisasi nilai religius melalui keteladanan dan nasihat, stimulasi penalaran moral melalui diskusi dilema moral, serta pembiasaan perilaku moral melalui penguatan positif. Model integratif ini berimplikasi pada terciptanya kerangka pembinaan moral anak yang lebih holistik, rasional, reflektif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Peran Guru Taman Pendidikan Al-Quran Mambaus Sholach dalam Pembinaan Pendidikan Agama Islam Anak Putri Davrina Rianda Zubaida; Mat Syaifi
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2026): Juli
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v5i02.4937

Abstract

Pendidikan Agama Islam memainkan peran krusial dalam membangun akidah, ibadah, dan akhlak anak sejak usia dini. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) sebagai lembaga pendidikan nonformal menjadi salah satu wadah untuk melengkapi pendidikan agama yang diterima anak di lingkungan keluarga maupun sekolah formal. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru TPQ Mambaus Sholach dalam pembinaan Pendidikan Agama Islam bagi anak, memahami pelaksanaan pembinaan yang dilakukan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kepala TPQ, ustaz/ustazah, wali santri, dan santri, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru TPQ Mambaus Sholach berperan sebagai pendidik, pembimbing, motivator, fasilitator, dan teladan dalam pembinaan Pendidikan Agama Islam anak. Pembinaan dilaksanakan melalui pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan metode Tartila, hafalan surat pendek dan doa harian, praktik ibadah, pembiasaan akhlak mulia, serta nasihat keagamaan. Faktor pendukung meliputi dukungan orang tua dan masyarakat serta dedikasi guru, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas, waktu belajar, dan variasi kemampuan santri. Secara umum, guru TPQ Mambaus Sholach berkontribusi positif dalam membentuk karakter religius anak di Dusun Getah Kidul.
Implementasi Nilai-Nilai Adab Pencari Ilmu dalam Pembelajaran Kitab Ta'limul Muta'alim di Pondok Pesantren Assholach Kejeron Ana Atika; Mat Syaifi
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2026): Juli
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v5i02.4959

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri melalui penanaman nilai-nilai adab dalam proses pembelajaran. Salah satu kitab yang menjadi rujukan utama dalam pembentukan adab pencari ilmu adalah Ta'lim al-Muta'allim karya Syekh Burhanuddin Az-Zarnuji. Namun, perkembangan teknologi, pergaulan, dan perubahan karakter peserta didik menjadi tantangan dalam menginternalisasikan nilai-nilai adab tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai adab pencari ilmu dalam pembelajaran Kitab Ta'lim al-Muta'allim, proses pembelajaran dalam menanamkan nilai-nilai tersebut, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya di Pondok Pesantren Assholach Kejeron. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai adab pencari ilmu diwujudkan melalui pembiasaan niat yang ikhlas, penghormatan kepada guru dan ilmu, pemilihan guru dan teman yang baik, keteguhan dalam belajar, serta pemanfaatan waktu secara disiplin. Proses pembelajaran diawali dengan pembacaan Shalawat Ya Sayyidi, pembacaan nadham Ala La Tanalul 'Ilma, penyampaian materi kitab, pencatatan rangkuman, dan evaluasi pembelajaran. Implementasi nilai-nilai tersebut didukung oleh keteladanan ustaz, lingkungan pesantren yang kondusif, tata tertib pondok, dan peran aktif pengurus, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakter santri, pengaruh lingkungan luar, serta rendahnya kesadaran sebagian santri dalam mengamalkan adab. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Kitab Ta'lim al-Muta'allim berkontribusi dalam membentuk karakter santri yang beradab melalui proses pembiasaan, keteladanan, dan budaya pesantren yang berlangsung secara berkelanjutan.

Page 11 of 11 | Total Record : 104