cover
Contact Name
Laila Ngindana Zulfa
Contact Email
progress@unwahas.ac.id
Phone
+62248505680
Journal Mail Official
progress@unwahas.ac.id
Editorial Address
PKPI2 FAI Universitas Wahid Hasyim JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia Handphone: +626281327592589 Email: pkpi2@unwahas.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas
ISSN : 23386878     EISSN : 26203243     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/pgrs
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas — if translated into English: Progress Journal: A Medium for Creativity and Intellectuality — published by the Center for the Study and Development of Islamic Sciences or called “Pusat Kajian dan Pengembangan Ilmu-ilmu Keislaman” (PKPI2) of Islamic Faculty, Wahid Hasyim University Semarang as a medium for the development of Islamic education sciences, include: teacher training and contemporary thoughts on Islamic education, also moderate and multicultural Islamic education.
Articles 126 Documents
PEMANFAATAN DIGITALISASI DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI MASA PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) Rochmad .
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v9i1.4514

Abstract

Masyarakat indonesia sekarang ini siap atau tidak siap harus bisa melewati masa dimana setiap tahunnya selalu mengalami perubahan yang luar biasa baik di dalam dunia pendidikan sosial serta budaya yang ada peasti mengalami perubahan untuk kemajuan masyarakat yang ada pada saat ini. Terutama di era digitalisasi membawa dampak yang begitu besar bagi kehidupan umat manusia. Sehingga banyak sekali sektor kehidupan yang mengalami perubahan dan kemajuan berkat teknologi yang dihadirkan di era milenial pada saat ini. Begitu juga dalam dunia pendidikan pada umumnya termasuk yang terkena dampaknya Pendidikan Islam dimana para pengajarnya dituntut untuk mampu beradaptasi dan bersosialisasi agar tidak tertinggal jauh dari pendidikan model lainnya. Tidak terasa zaman telah merubah semuannya perkembangan yang pesat pada era revolusi industri 4.0 mengakibatkan banyak bermunculan inovasi media pembelajaran, seperti media komunikasi elektronik berupa handphone, televisi, radio, baik itu media elektronik yang lainnya atau media cetak dan lain sebagainya yang berhasil menembus batas geografis, sosial, dan politis secara intensif. Kecanggihan alat-alat teknologi merupakan karakteristik era revolusi industri 4.0. yang sangat luar biasa sehingga membawa perubahan yang positiv serta negatif tergantung bagaimana manusia tersebut memaknainnya dan memanfaatkannya untuk kebaikan ataupun keburukan.
Upaya Guru Akidah Akhlaq dalam Menumbuhkan Kecerdasan Spiritual Siswa MA Nurul Hidayah Al Amin Indraloka Jaya Tubaba Ghufron, Hammam Mustofa; Ali, Mahrus; Abrori, M. Sayyidul; Irhamudin, Irhamudin
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v11i1.8460

Abstract

The problem that often occurs in the era of globalization education in Indonesia is the lack of religious knowledge, one of the factors is the neglect of Islamic religious values in the learning process and the lack of student morals. The research is qualitative research. While the type of research is descriptive in nature. This research is classified as field research when viewed from the place where the research was carried out. The subjects in this study were school principals, Islamic Religious Education teachers, and students of ma nurul hidayah al-amin indraloka jaya. While the object is coaching in growing students' spiritual intelligence. The data comes from observation interviews and documentation. In this case the researcher acts as a full participant, where the researcher is a planner, implementer, data collector, analyzer and becomes a reporter on research results. The results of the study show that the efforts of the akhlaq aqidah teacher in cultivating the spiritual intelligence of students at MA Nurul Hidayah Al Amin Indraloka Jaya lead to the formation of morals through religious activities, habituation and learning in the classroom. Religious activities at MA Nurul Hidayah Al Amin Indraloka Jaya are considered very effective, because the activities carried out at school are habits that are intended as provisions to deepen faith, broaden knowledge about Islam and form Muslim and Muslim women who are able to filter out negative influences from their environment and become a young generation who good morals in everyday life.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN BUDAYA ISLAMI BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP ISLAM SULTAN AGUNG (ISSA) 1 SEROJA SEMARANG Suwanto Suwanto
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v4i1.1726

Abstract

Kenakalan anak usia sekolah menjadi sebuah permasalahan yang perlu dicari solusinya. Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi lembaga pendidikan Islam untuk berperan dalam mengatasi permasalahan tersebut. SMP Islam Sultan Agung 1 menerapkan Budaya Sekolah Islami (BUSI) berbasis pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran kepala sekolah dalam perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi Manajemen BUSI berbasis pendidikan karakter di SMP Islam Sultan Agung 1 Seroja Semarang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data mengacu pada Miles dan Huberman, yaitu Reduksi, display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut 1) Peran Kepala Sekolah dalam perencanaan BUSI berbasis pendidikan karakter di SMP Islam  Sultan Agung 1 Seroja Semarang tidak sesuai dengan Banghart & Trull. 2) Peran Kepala Sekolah dalam pelaksanaan BUSI berbasis pendidikan karakter di SMP Islam  Sultan Agung 1 Seroja Semarang masih belum maksimal karena belum mampu mengkoordinir dengan baik dalam pengawasan pelaksanaan program 3) Peran Kepala Sekolah dalam pelaksanaan BUSI berbasis pendidikan karakter di SMP Islam  Sultan Agung 1 Seroja Semarang tidak sesuai dengan Nanang Fattah karena hanya melakukan evaluasi pada populasi sasaran, sistem penyampaiannya, efek yang mengacaukan, hasil netto dan skokastik. Sedangkan evaluasi  secara komperehansif, cost benefit analisys, perencanaan belum dilakukan.Kata  Kunci : Peran Kepala Sekolah, Manajemen Budaya Sekolah Islami.
TAMAN PENDIDIKAN AL QURAN SEBAGAI SARANA PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI DESA SEMAWOT Putri Liana; Sahri Sahri
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v8i2.3956

Abstract

Abstract The Al-Quran Education Park (TPQ) is a means to educate and build children's character, because through the Al-Quran Education Park (TPQ) children are trained from an early age to recognize, understand, learn, and apply Islamic education as a guide to life in themselves and children's character. in the future, because in this modern era the application of Islamic education is very much needed as a character shaping Islamic and religious spirit. Semawot village is one of the villages in the Sukosewu sub-district that establishes and implements Islamic education through the Al-Quran Education Park. In an effort to be able to build children's character with Islamic character and personality from an early age, the village of Semawot continues to develop and implement Islamic education, namely through the Al-Quran Education Park (TPQ) Al Mustahal. Through TPQ Al Mustahal education in Semawot village, it is hoped that it will be able to foster children's character from an early age who uphold Islamic religious values. Basically, the Al-Quran education park (TPQ) plays an important role in improving the quality of the level of Islamic education in the community. So that they are able to develop a young generation who have good morals and have an Islamic spirit in this modern era. Keyword: The Al-Quran Education Park (TPQ), Islamic education, character, early age Abstrak Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) merupakan sarana untuk mendidik dan membangun karakter anak, karena melalui Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) anak dilatih sejak dini untuk mengenal, memahami, mempelajari, dan menerapkan pendidikan Islam sebagai pedoman hidup dalam diri dan karakter anak dimasa depan, karena dizaman modern ini penerapan pendidikan islam sangat diperlukan sebagai pembentuk karakter yang berjiwa islami dan reliji. Desa semawot merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan sukosewu yang mendirikan dan melaksanakan pendidikan Islam melalui Taman Pendidikan Al- Quran. Dalam upaya untuk dapat membangun karakter anak yang berakhlak dan kepribadian islami sejak usia dini desa semawot terus mengembangkan dan menerapkan pendidikan islam yaitu melalui Taman pendidikan Al-Quran (TPQ) Al Mustahal. Melalui pendidikan TPQ Al Mustahal di desa semawot diharapkan mampu menumbuhkan karakter anak sejak dini yang memegang teguh nilai-nilai agama Islam. Pada dasarnya Taman pendidikan Al-Quran (TPQ) berperan penting dalam meningkatkan kualitas taraf pendidikan islam dimasyarakat. Sehingga mampu membanggun generasi muda yang berakhlakul karimah dan berjiwa islamiyah dizaman modern ini. Kata Kunci : TPQ, pendidikan islam, karakter, usia dini
POLA ASUH ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI DESA DUREN DAN SRUWEN Solihin Solihin; Khoiruddin Nasution; Ma'mun Efendi Nur
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v10i2.7649

Abstract

The aims of this study are: 1) To analyze parenting patterns in the formation of children's character in Duren Village and Sruwen Village; 2) To analyze the influence of parenting style on the character formation of children in Duren Village and Sruwen Village; 3) To analyze the similarities and differences in parenting styles in shaping the character of children in Duren Village and Sruwen Village; 4) To analyze the construction of parenting patterns in shaping the character of today's millennial children. The type of research carried out by the author is field research. The researcher uses a mixed/combined research methodology. The results of the research are: 1) Parenting patterns in Duren Village are authoritative parenting patterns, namely parents who apply democratic parenting patterns have clear rules and expectations and parenting patterns in Sruwen Village are authoritarian parenting patterns where parents are central, namely central. all words/words as well as the will of parents are used as standards that must be obeyed by children; 2) The parenting pattern of Duren Village's parents has a positive and significant effect on the character building of Duren Village children, because Duren Village's parenting style prioritizes an important role in determining the character formation of Duren Village children. The parenting pattern of Sruwen Village parents has a positive and significant effect on the character formation of Sruwen Village children, this is due to parents who do not apply the rules/norms in the family/household and also there is a good relationship atmosphere between children and their parents so that children become disaffected. comfortable in interacting with family and parents who tend to educate their children in an authoritarian way.; 3) Parents in Duren Village in shaping children's character through behaviors that are very effective in directing children. While the parenting pattern in Sruwen Village in raising their children is more concerned with the wishes of the parents, the children are monitored quite closely, the attitude of parents always keeps their distance from their children rather than considering the wishes of their children; 4) The construction of parenting patterns in shaping the character of children in Duren Village and Sruwen Village and its relevance in dealing with today's millennials are as follows: exemplary parenting, advice parenting, parenting with attention or supervision through communication as a transaction that consists of: knowing the purpose, knowing the opponent / partner talking, respect and empathy.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi Masa Penjajahan Belanda dan Jepang dengan Menggunakan Metode Questions Flag pada Siswa Kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang Tahun Pelajaran 2012/2013 Rustantiningsih .
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v1i1.1425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar IPS materi “masa penjajahan Belanda dan Jepang” dengan menggunakan media Questions Flag pada siswa kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang dengan jumlah siswa 34. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan non-tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan media Questions Flag secara optimal dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi “masa penjajahan Jepang dan Belanda” pada siswa kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang. Peningkatan tersebut dapat dibuktikan dari ketercapaian indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar IPS dari siklus I sebesar 73 menjadi 81 pada siklus II. Sedangkan untuk pencapaian ketuntasan belajar individual, siklus I sebesar 71% dan siklus II sebesar 85%, (2) Penggunaan media Questions Flag secara optimal dapat merubah perilaku siswa dalam pembelajaran IPS materi “masa penjajahan Jepang dan Belanda” pada siswa kelas V SDN Tawangmas 01 Semarang . Perubahan tersebut dapat dilihat dari terciptanya enjoyable learning. Siswa lebih bersemangat dalam pembelajaran, aktif dalam melaksanakan tugas, mampu menjawab pertanyaan, cepat dalam melaksanakan tugas, tepat dalam mengerjakan tugas, dan yang paling utama hasil belajar siswa juga meningkat.
PROBLEMATIKAPEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI LEMBAGA PENDIDIKAN KRISTEN (STUDI KASUS PAI DI SMK PENABUR PURWOREJO) Daimurahman .
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v6i2.2537

Abstract

AbstractThis research is conducted with the aim to find out the reasons for theimplementation of Islamic Education in the Christian Education Institute andto find out the problem of learning Islamic Education in the ChristianEducation Institution and its solution. This is a qualitative descriptiveresearch with the data sources of documents and interviews. The techniqueof data collection is through observation, documentation and interviews. Thetechnique of data analyzing is inductively using the Miles and Hubermanmodel, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing.The approach used is a interaksi edukatif approach. The results showed thatthe reason of applying an Islamic Education learning in SMK PenaburPurworejo due to the government regulation to implement ReligiousEducation in each Educational institution.Keywords: Implementation, Problems, SolutionAbstrakPenelitianini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui alasandiimplementasikan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di LembagaPendidikan Kristen dan untuk mengetahui problem pembelajaran PendidikanAgama Islam di Lembaga Pendidikan Kristen serta solusinya. Jenispenelitian ini kualitatif diskriptif dengan sumber data dokumen dannarasumber.Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi danwawancara. Teknik analisis data penelitian secara induktif denganmenggunakan modelMiles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajiandata, dan penarikan kesimpulan. Pendekatan yang digunakan adalahpendekatan interaksi edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapatpembelajaran PAI di SMK Penabur Purworejo karena mengikuti peraturanpemerintah untuk mengimplementasikan Pendidikan Agama di setiaplembaga Pendidikan.Kata kunci: Implementasi, Problematika, Solusi
Membangun Rumah Tangga Berkarakter Melalui Bimbingan Pra Nikah (Studi Kasus di Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang) Kasja Eki Waluyo, Khalid Ramdhani
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v7i2.3118

Abstract

Sebelum pasangan muda mudi melakukan pernikahan, dalam rangka menekan angka perceraian dan menghilangkan KDRT pemerintah berinisiatif supaya pasangan yang ingin melaksanakan pernikahan di bekali terlebih dahulu ilmu tentang rumah tangga supaya bisa menciptakan keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah sesuai dengan syariat Islam dan mempunyai karakter dalam membina bahtera rumah tangga. Namun meskipun sudah menjadi peraturan pemerintah susctin masih menjadi peraturan yang formalitas semata. Karena banyak pasangan muda mudi yang hendak menikah meninggalkan tahap ini dengan berbagai alasan. Melihat sangat pentingnya peranan suscatin bagi pasangan muda mudi yang hendak menikah, penulis berusaha untuk menumbuh kembangkan kesadaran calon pengantin akan pentingnya suscatin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah metode deskriptif sedangkan sumber data yang digunakan adalah sumber data tertulis, wawancara dan dokumentasi, Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Dugaan sementara bahwa bimbingan pra nikah yang dilaksanakan di Kecamatan Karawang Barat belum berjalan sebagai mana mestinya, bahkan bisa dikatakan hanya sebatas formalitas persyaratan yang ada tapi tidak dianggap penting dengan alasan calon pengantin sibuk untuk mempersiapkan perlengkapan lain menuju pernikahan. Tapi disamping itu ada juga calon pengantin yang melakukannya untuk pengetahuan tentang rumah tangga sebelum masuk ke jenjang rumah tangga yang sesungguhnya. Kata Kunci : Bimbingan Pra Nikah, Rumah Tangga Berkarakter.
URGENSI DAN METODE PENDIDIKAN TOLERANSI BERAGAMA Rochmad Nuryadin
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v10i1.6047

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran urgensi  tentang pendidikan toleransi beragama Untuk mencegah sikap intoleran serta sikap radikalisme serta memaparkan metode pendidikan toleransi. Menengok konflik polarisasi umat beragama yang terdapat di negara Indonesia pada akhir-akhir ini  terutama perihal yang berkaitan  dengan  perbedaan pemahaman serta keyakinan. Perbedaan tersebut menyebabkan konflik yang didasari kurangnya sikap dan sifat toleransi.. Penelitian ini menggunakan metode library research dimana penelitian kepustakaan dengan pengambilan data melalui tulisan, dokumentasi, artikel maupun jurnal. Hasil penelitian pendidikan toleransi beragama sangat penting untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang aman, damai tentram, dan sejahtera. Pendidikan toleransi beragama jika diterapkan sejak dini, maka akan terbentuk karakter yang mengedepankan sikap toleransi atau tenggang rasa. Sedangkan metode pendidikan toleransi beragama bisa dilakukan melalui metode keteladanan, nasehat dan pembiasaan.
MADRASAH: FROM EARLY TIME TO NIZHAMIAH (Sejarah Sosial dan Kelembagaan Pendidikan Islam) Arfiansyah Harahap
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v6i1.2204

Abstract

Abstrak Perkembangan Pendidikan Islam secara kelembagaan dari zaman klasik islam sampai saat ini tampak berbagai bentuk yang bervariasi, disamping lembaga bersifat umum seperti: kuttab, masjid, dan lembaga-lembaga yang mencerminkan kekhasan islam dan kemudian berkembang menjadi Madrasah. Madrasah menjadi pokok permasalahan tersendiri dan begitu menarik untuk dibahas dalam menjadi bahan pembicaraan tentang madrasah, Kebangkitan madrasah merupakan awal dari bentuk pelembagaan pendidikan Islam secara formal. Menariknya pembahasan madarasah ini untuk diteliti, merujuk pada sisi keilmuan, dimana yang ilmu-ilmu diajarkan di madrasah pada umumnya masih merupakan kelanjutan dari yang diajarkan di masjid, hingga akhirnya perkembangan kelembagaan pendidikan Islam menjadi madrasah NizhamiyahKata kunci: Madrasah, Klasik, Sistem, NizamiyahAbstractThe development of Islamic Education institutionally from Islamic classical period to the present seems various forms, in addition the general institutions such as kuttab, mosque, and institutions that reflect the peculiarities of Islam and then develop into Madrasah. Madrasah is the subject of particular problems and so interesting to be discussed. Madrasah awakening is the beginning of the Islamic education institute formally. Interesting discussion of this madarasah to be examined, referring to the scientific side, where the sciences taught in madrasah in general is still a continuation of that taught in the mosque, until the institutional development of Islamic education into madrasah NizhamiyahKeywords: Madrasah, Classical, System, Nizamiyah

Page 6 of 13 | Total Record : 126