cover
Contact Name
Sumiyadi
Contact Email
sumiyadi@upi.edu
Phone
+6282394025377
Journal Mail Official
riksabahasa@upi.edu
Editorial Address
Gd. Sekolah Pascasarjana Lt. 6. Jl. Setiabudhi No. 229, Isola, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
ISSN : 24609978     EISSN : 26230909     DOI : -
Riksa Bahasa merupakan jurnal yang mempublikasikan kumpulan artikel hasil penelitian-penelitian dan telaah di bidang bahasa, sastra, tradisi lisan dan pembelajarannya. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia.
Articles 116 Documents
PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING PADA PESERTA DIDIK SMP NEGERI 1 CIJAMBE Sukma Aditya
Riksa Bahasa Vol 5, No 2 (2019): Riksa Bahasa Vol. 5 No. 2 November 2019
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v5i2.21762

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penemuan masalah yang didapat pada saat peneliti melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Selain itu, hasil wawancara dengan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang menyatakan bahwa keterampilan menulis cerpen pada peserta didik masih rendah. Kemudian pendapat itu kembali dikuatkan oleh peneliti dengan melaksanakan pretest. Pembelajaran yang terkesan monoton tanpa menggunakan metode problem solving pembelajaran berdampak pada rendahnya minat peserta didik terhadap kegiatan menulis. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam pembelajaran menulis cerpen. Metode problem solving menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Metode problem solving dapat memberikan pembelajaran yang lebih efektif dalam pembelajaran menulis cerpen. Adapun hal hal yang dihimpun dalam rumusan masalah adalah mengenai bagaimana perencanaan, bagaimana proses dan bagaimana hasil yang diperoleh dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas), sampel penelitian sebanyak 34 peserta didik. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis cerpen menggunakan metode problem solving dapat meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menulis cerpen. Hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan hasil penelitian pada setiap siklusnya. Hasil pelaksanaan tindakan penelitian ini pada setiap siklusnya mengalami peningkatan. Berawal dari nilai rata rata peserta didik pada pra siklus yang hanya 56,1, pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 62,9. Meskipun begitu, tingkat ketuntasan peserta didik pada siklus I masih sangat rendah yaitu hanya 7 orang atau 20,58% peserta didik yang dapat mencapai KKM. Pada siklus II kembali terjadi peningkatan pada semua aspek baik nilai ataupun aktivitas peserta didik. Pada siklus ke II nilai rata rata peserta didik meningkat menjadi 76,3. Di sini sudah mulai banyak peserta didik yang bisa mencapai batas KKM yaitu sebanyak 27 orang atau 79,4%. Akan tetapi hal itu dirasa belum cukup karena masih banyak juga peserta didik yang belum mencapai batas KKM. Kemudian dilanjutkan pada siklus III di mana pada siklus ini peneliti memutuskan untuk menghentikan penelitian karena dirasa sudah cukup dengan 100% peserta didik dapat mencapai nilai KKM. Selain itu, rata-rata nilai peserta didik juga meningkat menjadi 82,05 pada siklus ini. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peserta didik mengalami peningkatan pada setiap siklusnya dalam pembelajaran menulis cerpen menggunakan metode Problem Solving.
PENGUASAAN MORFOFONEMIK PADA KARANGAN SISWA KETURUNAN CINA KELAS V SD NEGERI 16 BELINYU BANGKA Atik Rahmaniyar
Riksa Bahasa Vol 1, No 1 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.1 Maret 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i1.8699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan morfofonemik dari segi bahasa tulis dan kesalahan yang terjadi pada penguasaan proses morfologi dalam karangan siswa keturunan Cina kelas V SD Negeri 16 Belinyu Bangka. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dan dilakukan pada anak sekolah dasar dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 31 orang. Alat pengumpul data berupa tes karangan siswa yang terdiri atas karangan terbimbing dan mengarang bebas. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu membaca dengan cermat karangan siswa, mengidentifikasi dan mendeskripsikan kata-kata yang termasuk dalam morfofonemik dan interferensi, dan langkah terakhir adalah menyimpulkan data. Dari hasil analisis data penelitian diperoleh hasil bahwa siswa keturunan Cina SD Negeri 16 Belinyu Bangka telah menguasai morfofonemik meNnasalisasi menjadi men-, mem-, meng-, meny-, me- dan ber- menjadi ber- dan be- dengan baik. Dalam karangan siswa keturunan Cina ini belum muncul interferensi bahasa ibu mereka, akan tetapi muncul bahasa daerah Melayu Bangka dialek Belinyu. Pengaruh itu disebabkan oleh adanya kesamaan struktur antara bahasa daerah Melayu Bangka dialek Belinyu dengan bahasa Indonesia dibandingkan dengan bahasa Cina. Kata kunci: penguasaan morfofonemik; proses morfologi; karangan siswa.
UNSUR INTRINSIK NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRATA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR MEMBACA DI SMP Asep Hermawan
Riksa Bahasa Vol 1, No 2 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.2 November 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i2.8755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik novel Sang Pemimpi dan hubungan unsur-unsur yang membangun pada novel Sang Pemimpi serta dapat tidaknya novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata apabila dijadikan sebagai bahan ajar membaca di tingkat SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan tujuan mendeskripsikan, yaitu membuat gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi daerah tertentu. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa, (1) novel Sang Pemimpi memiliki struktur yang lengkap, terdiri atas tema, alur, penokohan, sudut pandang, dan latar. Unsur intrinsik dan nilai-nilai yang terkandung dalam novel Sang Pemimpi, menunjukkan hal yang positif. Novel ini memiliki keunggulan dari segi amanat dan isi bacaan yang sesuai dengan bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya siswa, dan mampu memberikan bimbingan dan ajaran moral yang baik bagi pembaca. Novel Sang Pemimpi dapat dijadikan bahan ajar Membaca di tingkat SMP.Kata kunci: unsur intrinksik; sang pemimpi; bahan ajar; SMP.
PERANTI LINGUAL METAFORA ORIENTASIONAL BAGIAN TUBUH DALAM BAHASA SUNDA Hera Meganova Lyra
Riksa Bahasa Vol 2, No 1 (2016): Riksa Bahasa Vol. 2 No.1 Maret 2016
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v2i1.8772

Abstract

Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan peranti lingual yang dihasilkan oleh metafora bagian tubuh dalam bahasa Sunda. Dengan menggunakan teori metafora semantik kognitif yang dipadupadankan dengan teori morfologi dihasilkan peranti lingual yang membangun metafora bagian tubuh dalam bahasa Sunda berupa monomorfemis (kata dasar) dan polimorfemis (kata jadian, frasa, kata majemuk, idiom, dan klausa). Metafora dengan bentuk frasa, kata majemuk, dan idiom dibangun oleh kontruksi unsur bagian tubuh + unsur lain dan unsur lain + unsur bagian tubuh.Kata kunci: metafora; peranti lingual; bagian tubuh; bahasa Sunda.
PEMBELAJARAN REKA CERITA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA Hani Dwi Anzani
Riksa Bahasa Vol 2, No 2 (2016): Riksa Bahasa Vol. 2 No.2 November 2016
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v2i2.9558

Abstract

This research is motivated by the problems that arise during the learning playwriting class XI IPA 4 SMAN 4 Bandung. The purpose of this study was to describe the results of learning playwriting through their learning techniques picture story. This classroom action research conducted in two cycles. Technique of design story picture was learning story telling based on a picture. The picture shows an activity that reflects a particular purpose or idea. This research was conducted in SMAN 4 Bandung with research subjects in class XI IPA 4 totaling 44 students. Researchers describe objectively the problems of learning in the classroom concerning repairs, upgrades, and classroom management. The results showed an increase in students' ability to write a play. In the first cycle of students 'average score was 70.5 and the second cycle students' average score increased to 84.25. Value of students in the second cycle has been reached minimum criteria graduation (KKM). This shows that students are able to write a script well and their design picture stories technique suitable for use in learning playwriting.Keywords: playwriting, design story picture technique, classroom action research
KONTRIBUSI BAHASA SUNDA TERHADAP PEMERKAYAAN BAHASA INDONESIA Nandang R. Pamungkas
Riksa Bahasa Vol 3, No 1 (2017): Riksa Bahasa Vol. 3 No.1 Maret 2017
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v3i1.11526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kontribusi bahasa Sunda terhadap pemerkayaan bahasa Indonesia serta menggali dan menginventarisasi beberapa kosakata bahasa Sunda yang dapat diserap ke dalam bahasa Indonesia. Salah satu upaya untuk memperkaya kosakata bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan cara penyerapan. Adapun dalam kaidah penyerapan bahasa Indonesia dinyatakan bahwa bahasa daerah merupakan prioritas kedua sebagai sumber penyerapan setelah bahasa Melayu. Sementara itu, bahasa asing menjadi alternatif terakhir. Dengan demikian, kekayaan bahasa daerah yang kita miliki dapat dijadikan modal untuk memerkaya kosakata bahasa Indonesia. Salah satu bahasa daerah itu adalah bahasa Sunda. Penyerapan kosakata bahasa Sunda ke dalam bahasa Indonesia perlu dilakukan, selain sebagai upaya pengembangan bahasa Indonesia juga sebagai upaya pelestarian dan perevitalisasian Bahasa daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa banyak kosakata bahasa Sunda yang berpeluang menjadi kosakata bahasa Indonesia, terutama kosakata yang memiliki konsep, ide, atau gagasan yang tidak dimiliki bahasa Indonesia.
PENGEKSPRESIAN PROFESI HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DALAM NOVELET DALAM MIHRAB CINTA Juni Syaputra
Riksa Bahasa Vol 4, No 2 (2018): Riksa Bahasa Vol. 4 No. 2 November 2018
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v4i2.16337

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh manakah pengekspresian profesi Habiburrahman El Shirazy dalam novelet Dalam Mihrab Cinta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, data penelitian ini adalah unsur profesi yang terkandung dalam novelet Dalam Mihrab Cinta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tabel-tabel data unsur profesi pengarang dalam novelet. Teknik analisis data dengan membaca keseluruhan novelet, menandai bagian-bagian unsur-unsur profesi, kemudian data yang ditemukan dimasukan ke dalam daftar data jenis profesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesi Habiburrahman El Shirazy yang dijalani oleh tokoh Syamsul dalam novelet Dalam Mihrab Cinta mempunyai persamaan profesi yang dimiliki yaitu sebagai seorang penceramah, seorang guru atau pengajar, penulis/ pengarang, dan pengurus pesantren. Profesi-profesi yang ditekuni oleh Habiburrahman El Shirazy tersebut merupakan profesi-profesi yang mampu memberikan kehidupan yang lebih layak untuk dirinya dan keluarga. Jadi, Habiburrahman El Shirazy tergolong orang yang memiliki profesi-profesi yang luar biasa dalam menjalankan dan menata kehidupannya.
BENTUK KATA DAN REFERENSI FRASA PERNYATAAN KALA DALAM BAHASA SUNDA Mahmud Fasya
Riksa Bahasa Vol 5, No 2 (2019): Riksa Bahasa Vol. 5 No. 2 November 2019
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v5i2.21757

Abstract

Pada dasarnya pernyataan kala dalam suatu bahasa berkaitan dengan ungkapan waktu yang dinyatakan secara lingual tentang apakah sebuah kejadian, kegiatan, atau keadaan berlangsung pada waktu lampau, kini, atau mendatang dan dapat juga digunakan untuk menunjukkan apakah sebuah kejadian telah selesai atau belum. Di dalam penelitian ini diklasifikasi dan dianalisis pernyataan waktu secara struktural melalui teknik pengujian berupa substitusi, permutasi, parafrase, dan ekspansi. Setelah itu, dilakukan penafsiran nilai-nilai kearifan lokal tentang konsep waktu dalam masyarakat Sunda dan penyimpulan atau perampatan tentang implikasi kebudayaan dari nilai-nilai tersebut. Di dalam penelitian ini terungkap bahwa pernyataan kala bahasa Sunda hadir dalam bentuk kata. Kata terdiri atas kata monomorfemik dan polimorfemik. Di dalam bahasa Sunda, konsep pernyataan kala direalisasikan juga pada fitur lain. Bahasa Sunda memiliki fitur pernyataan kala berdasarkan keadaan alam, berdasarkan waktu ibadah, berdasarkan hari, berdasarkan musim, berdasarkan keadaan masyarakat, berdasarkan persawahan, dan berdasarkan waktu bertanam di ladang. Pola pernyataan kala tersebut menunjukkan bahwa orang Sunda selalu berusaha untuk menjaga harmoni antara manusia dan manusia, manusia dan alam, serta manusia dan Tuhannya.
KESETIAAN ANJING PADA TUANNYA: Sebuah Kajian Intertekstual pada Komik One Piece Chapter 12 dengan Haciko Erwin Salpa Riansi; Firman Hadiansyah
Riksa Bahasa Vol 7, No 2 (2021): Riksa Bahasa Vol. 7 No. 2 November 2021
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v7i2.40716

Abstract

Keunikan dalam cerita haciko adalah setiap kali peneliti menonton selalu dibuat tersentuh karena kesetian seekor anjing terhadap tuannya. Kisah nyata Hacikoini berasal dari Tokyo tepatnya di Statsiun Shibuya. Haciko lahir tahun 1923 mati pada tahun 8 Maret 1935, pemilik adalah Prof. Hidesaburo Ueno. Jenis anjing ini adalah jenis akita berwarna putih, anjing ini selalu menunggu tuannya di depan statsiun shibuya sampai mati. Berbeda namun kisahnya hampir mirip dengan kisah haciko yaitu kisah anjing penjaga toko dalam cerita one piece chapter 12. Nama anjing dalam cerita one pieci ini adalah Shushu, shushu adalah anjing yang setia pada tuannya yang bernama Hocker. Suatu hari Hocker pergi untuk mengunjungi dokter untuk mengobati penyakitnya, sebelum pergi dia mempercayakan toko makanan hewan itu kepada shushu, akan tetapi dia meninggal karena penyakitnya itu. Namun Shushu tetap menunggu tokonya itu walaupun nyawa Shushu tarohannya. Dari kisah ini penulis sangat tertarik untuk menganalisis menggunakan pendekatan itertekstual. Dengan menggunakan metode deskriptif analisi yaitu metode yang mendeskripsikan hasil kajian peneliti.
MODEL PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEKDENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BRAINWRITING YANG BERORIENTASI PADA KREATIVITAS SISWA Nunik Nurhayati
Riksa Bahasa Vol 1, No 1 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.1 Maret 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i1.5789

Abstract

Model Pembelajaran Menulis Cerita Pendek dengan Menggunakan Teknik Brainwriting yang Berorientasi pada Kreativitas Siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam menulis cerpen di sekolah. Pembelajaran menulis cerpen dapat menggali potensi dan mengembangkan kreativitas siswa. Oleh karena itu, perlu dicari faktor-faktor penyebab masalah tersebut serta upaya mengatasinya. Salah satu upaya alternatif untuk mengatasi masalah tersebut serta meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis cerpen adalah penggunaan model pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan teknik brainwritingyang berorientasi pada kreativitas siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen kuasi. Data penelitian ini berupa hasil tes dan hasil observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Al-Ghifari Kota Bandung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian berupa tulisan cerpen siswa, untuk menguji kemampuan menulis cerpen yang diberikan sebelum dan setelah perlakuan. Perlakuan yang diberikan kepada kelas eksperimen adalah pembelajaran menulis cerpen dengan teknik brainwriting, sedangkan kelas kontrol mendapat perlakuan pembelajaran konvensional. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitif dan kualitatif. Hasil penghitungan data secara statistik didapat t adalah -4,983 dengan P value 0,000. Jadi jika P value 0.000 0,05 maka Ho ditolak. Artinya ada perbedaan nilai rata-rata pascates kemampuan menulis cerpen di kelas eksperimen dan kelas kontrol.Kata kunci: pembelajaran menulis cerpen; brainwriting; kreativitas.

Page 8 of 12 | Total Record : 116