cover
Contact Name
Sumiyadi
Contact Email
sumiyadi@upi.edu
Phone
+6282394025377
Journal Mail Official
riksabahasa@upi.edu
Editorial Address
Gd. Sekolah Pascasarjana Lt. 6. Jl. Setiabudhi No. 229, Isola, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
ISSN : 24609978     EISSN : 26230909     DOI : -
Riksa Bahasa merupakan jurnal yang mempublikasikan kumpulan artikel hasil penelitian-penelitian dan telaah di bidang bahasa, sastra, tradisi lisan dan pembelajarannya. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia.
Articles 116 Documents
UPAYA PENCAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM KURIKULUM 2013 DENGAN MEMBANGUN BUDAYA LITERASI Cut Nuraini
Riksa Bahasa Vol 1, No 1 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.1 Maret 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i1.8700

Abstract

Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di tingkat sekolah disinyalir belum menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Aspek keterampilan berbahasa seperti membaca dan menulis pun masih dinilai belum berhasil mencapai tujuan pembelajaran. Dalam kurikulum 2013, bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran yang dipertahankan pada segala jenjang pendidikan. Proses pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan kemampuan anak mengobservasi dan memahami persoalan. Penyampaian materi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia memegang porsi penting. Mengingat pentingnya kemampuan membaca dan menulis guna memahami ilmu-ilmu lain, maka pendidikan literasi perlu dibudayakan sejak dini. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang dilaksanakan di sekolah secara tidak langsung bisa menumbuhkan budaya literasi pada peserta didik. Kebiasaan membaca dan menulis dapat ditanamkan sejak dini.Kata kunci: pembelajaran bahasa; kurikulum 2013; pendidikan literasi.
KETERBACAAN TEKS DAN KEBUDAYAN PADA BUKU SISWA KELAS V SD TERBITAN KEMENDIKBUD Ita Kurnia
Riksa Bahasa Vol 1, No 2 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.2 November 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i2.8762

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan deskripsi tentang keterbacaan teks dan unsur-unsur kebudayaan yang termuat dalam buku siswa kelas V SD terbitan Kemendikbud. Ada dua cara untuk menganalisis tingkat keterbacaan, yakni formula keterbacaan dan tes tanya jawab, serta analisis muatan kebudayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian terdiri atas tiga teks dalam Buku Siswa Kelas V, yakni teks Kisah Terjadinya Jakarta, Jenis-jenis Ekosistem, dan Pemanfaatan Alam oleh Manusia, serta siswa dari tiga sekolah di Kotamadya Kediri SDN Burengan 2, SDN Banjaran 4, dan SDN Sukorame 2. Untuk mengumpulkan data, digunakan teknik dokumentasi (Grafik Fry dan tabel unsur-unsur kebudayaan) serta tes (tes asosiasi kata). Data dari Grafik Fry dan tes asosiasi kata berupa skor yang dideskripsikan serta data dari analisis kebudayaan berupa deskripsi. Hasil penelitian ini: Pertama, tingkat keterbacaan teks berdasarkan formula keterbacaan (Grafik Fry) adalah 8, 9, dan 10 serta mendekati daerah long words. Tingkat keterbacaan teks berdasarkan pengetahuan awal pembaca tentang topik adalah rendah karena hasil presentase tes asosiasi kata 24%. Kedua, muatan kebudayaan dalam buku siswa kelas V terbitan Kemendikbud didominasi kebudayaan lokal provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat. Unsur kebudayaan pertama sebesar 14%, kedua sebesar 5%, ketiga sebesar 8%, keempat sebesar 10%, kelima sebesar 23%, keenam sebesar 14%, dan ketujuh sebesar 26%.Kata Kunci: keterbacaan teks; grafik fry; tes asosiasi kata; kebudayaan.
PENGARUH MODEL ADVANCE ORGANIZER BERBASIS KECERDASAN NATURALIS TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS PUISI Tiarma Naibaho
Riksa Bahasa Vol 2, No 1 (2016): Riksa Bahasa Vol. 2 No.1 Maret 2016
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v2i1.8779

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi di sekolah. Fokus permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi: 1) profil pembelajaran menulis puisi; 2) proses pembelajaran advance organizer berbasis kecerdasan naturalis; 3) profil kemampuan menulis puisi di kelas eksperimen dan kelas kontrol; 4) pengaruh model advance organzer terhadap pembelajaran menulis puisi antara siswa kelas eksperimen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain The Matching Only Pretest-Postest Control Group. Populasi penelitian mencakup seluruh SMP Negeri 12 Bandung kelas VIII dengan sampel kelas VIII I dan kelas VIII E. Perlakuan yang diberikan kepada kelas eksperimen adalah pembelajaran menulis puisi dengan model advance organizer berbasis kecerdasan naturalis. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil perhitungan data secara uji statistik didapat t adalah 2,745 dengan P value 0,008. Jadi jika P value 0,008 0,05 maka H0 ditolak. Artinya ada perbedaan nilai rata-rata pascates kemampuan menulis puisi di kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model advance organizer berbasis kecerdasan naturalis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran menulis puisi.Kata Kunci: model advance organizer; kecerdasan naturalis; menulis puisi.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA UNTUK PEMBELAJAR BAHASA INDONESIA PENUTUR ASING TINGKAT DASAR Riqoh Fariqoh
Riksa Bahasa Vol 2, No 2 (2016): Riksa Bahasa Vol. 2 No.2 November 2016
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v2i2.9569

Abstract

This research is motivated by the growing number of learners Indonesian foreign speakers, both studying in Indonesia as well as those abroad. The lack of quality teaching materials for teaching BIPA in the country make it difficult for teachers to find reference books. The purpose of this research to develop teaching materials for Indonesian read for foreign speakers. The method used in this research is the Research and Development. Based on the research results to learners Indonesian foreign speakers and also the result of judgment that the teaching material that researchers have developed enough to meet the learners, although it needs to be revised because some shortcomings such as: vocabulary and reading structures.
PILIHAN KODE DALAM MASYARAKAT DWIBAHASA Kajian Sosiolinguistik pada SMP-SMA Semesta Bilingual Boarding School, SemarangNike Aditya Putri Nike Aditya Putri
Riksa Bahasa Vol 3, No 1 (2017): Riksa Bahasa Vol. 3 No.1 Maret 2017
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v3i1.11527

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memaparkan wujud variasi kode, alih kode, dan campur kode pada tuturan masyarakat serta faktor-faktor sosial yang menjadi penentu alih kode dan campur kode tersebut. Kontak bahasa terjadi di SMP-SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang karena masyarakat yang tinggal di daerah tersebut merupakan campuran masyarakat Indonesia (Jawa dan Sunda) dengan masyarakat asing (Turki, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Kirgiztan, dan Azerbaijan) yang saling berinteraksi. Masyarakat di daerah tersebut sebagai masyarakat dwibahasa yang sekurang-kurangnya memiliki dua bahasa yang digunakan dalam komunikasi mereka sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis. Teknik analisis yang digunakan adalah teori Dell Hymes. yang menandai terjadinya peristiwa tutur itu dengan singkatan SPEAKING (Setting/Sense, Participants, Ends, Act sequence, Key, Instrumentalities, Norms, Genres). Hasilnya diketahui bahwa masyarakat di lingkungan SMP-SMA Semesta sering mengalami peristiwa campur kode dalam berdialog karena banyaknya bahasa yang dikuasainya. Mereka harus lebih cermat memilih dan menggunakan bahasa yang dikuasainya dalam konteks berinteraksi maupun berkomunikasi dengan masyarakat lainnya.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBING PROMTING LEARNING PADA KELAS XI SMK 1 SUMEDANG Lilis Mulyati
Riksa Bahasa Vol 4, No 2 (2018): Riksa Bahasa Vol. 4 No. 2 November 2018
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v4i2.16378

Abstract

Penelitian ini bertujuan. 1) untuk mengetahui motivasi siswa setelah penggunaan Penggunaan Metode Probing Promting Learning dalam meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur pada kelas XI SMK 1 Sumedang 2) Untuk mengetahui sejauhmana peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran materi Keterampilan menulis Teks Prosedur setelah metode Probing Promting learning diterapkan. Observasi dilaksanakan selama tiga siklus, dengan instrumen penelitian lembar kerja siswa lembar observasi kegiatan siswa dan angket. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah 1) Aktivitas belajar siswa dalam materi pembelajaran teks prosedur meningkat setelah diterapkannya pembelajaran dengan metode probing promting learning dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis siswa pada materi memproduksi teks prosedur. 2) Hasil belajar siswa meningkat dari siklus I 55% siswa yang tuntas naik menjadi 100% siswa tuntas pada siklus III. Hal ini menunjukan bahwa dengan metode probing promting learning dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis siswa pada materi memproduksi teks prosedur berhasil meningkatkan aktivitas dan meningkatkan hasil pembelajaran siswa dalam menulis teks prosedur.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLANING DENGAN SETTING DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI INFORMASI Muhammad Rozani
Riksa Bahasa Vol 5, No 2 (2019): Riksa Bahasa Vol. 5 No. 2 November 2019
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v5i2.21758

Abstract

Membaca memahami informasi dalam bentuk diagram/ tabel merupakan bagian dari membaca memindai yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keabsahan data yang dibaca. Oleh karena itu, terkadang siswa sering mengalami kesulitan dalam membaca tabel/ diagram tersebut akibat kebingungan dalam membaca data. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya nilai siswa terhadap kemampuan membaca memahami informasi yang disajikan dalam bentuk diagram. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaning dengan setting diskusi terhadap kemampuan memahami informasi yang disajikan dalam bentuk diagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini true experimental design dengan desain Postest-Only Control Design. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hasil tes akhir kelas eksperimen adalah 81 lebih tinggi dibandingkan nilai kelas kontrol sebesar 70. Sementara uji homogenitas, menunjukkan varian kedua kelompok bersifat homogen, dibuktikan dengan Fhitung Ftabel = 1,33 2,26. Untuk uji hipotesis dinyatakan signifikan sebab didapatlah data thitung ttabel yaitu 5,98 1,67 pada taraf signifikan 0,05. Sehingga hasil ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan atas model pembelajaran student facilitator and explaning dengan setting diskusi terhadap kemampuan memahami informasi yang disajikan dalam bentuk diagram siswa kelas VII di SMP Tri Dharma Palembang.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIKPADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI TEKS PIDATO PERSUASIF MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DI KELAS 9-H PADA SMPN 1 MALINGPING Lukman Hakim
Riksa Bahasa Vol 6, No 1 (2020): Riksa Bahasa Vol. 6 No. 1 Mei 2020
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v6i1.51268

Abstract

Motivasi belajar penting dalam membentuk seberapa besar minat belajar peserta didik. Motivasi belajar juga memengaruhi seberapa banyak peserta didik akan mempelajari dari suatu kegiatan pembelajaran, atau seberapa banyak penerapan peserta didik dalam menangkap informasi yang disajikan kepada mereka. Peserta didik yang terdorong untuk belajar akan menggunakan kognitif yang lebih tinggi dalam mempelajari materi tersebut sehingga peserta didik dapat menyerap dan menangkap lebih baik. Motivasi belajar peserta didik merupakan faktor utama dalam keberhasilan belajar. Peserta didik yang termotivasi dengan baik akan menghasilkan tingkat keberhasilan yang lebih baik. Berdasarkan hal tersebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan motivasi belajar peserta didik rendah di kelas 9-H pada SMPN 1 Malingping Kabupaten Lebak, Banten. Adapun beberapa faktor tersebut diantaranya faktor guru, peserta didik itu sendiri, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi teks pidato persuasif di kelas 9-H pada SMPN 1 Malingping. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 9-H pada SMP Negeri 1 Malingping Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media pembelajaran audio visual. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri            dari dua siklus. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan angket . Hasil penelitian ini menunjukan peningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi teks pidato persuasif di kelas 9-H pada SMPN 1 Malingping  Temuan hasil penelitian ini adalah terjadinya peningkatan motivasi belajar bahasa Indonesia yang terlihat dari rangkaian siklus I dan II. Peningkatan motivasi belajar ini menunjukan adanya keberhasilan dalam penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan menggunakan media pembelajaran audio visual di kelas 9-H pada SMP Negeri 1 Malingping Tahun Ajaran 2020/2021.
PEMBELAJARAN PRESENTASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW Adi Rustiadi
Riksa Bahasa Vol 1, No 1 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.1 Maret 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i1.5791

Abstract

Pmbelajaran Presentasi dengan Metode Cooperative Learning Tipe Jigsaw. Studi Eksperimen pada Siswa Kelas XI SMA Tamansiswa Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan presentasi dengan menggunakan metode cooperative learning tipe jigsa siswa kelas XI SMA Tamansiswa Bandung. Tujuan lain yang akan dicapai adalah mendeskripsikan apakah metode cooperative learning tipe jigsaw dapat digunakan dalam pembelajaran presentasi dalam diskusi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu jenis nonrandomized control group pretest-posttest design. Setelah diberikan perlakuan, hasil penelitian menunjukkan bahwa hipótesis yang menyatakan siswa kelas XI SMA Tamansiswa Bandung mampu melakukan presentasi dalam diskusi, dapat diterima. Nilai rata-rata prates 52,20, dan nilai rata-rata pascates 73,30. Jadi meningkat sebesar 21,10. Hipotesis metode cooperative learning tipe jigsaw dapat digunakan dalam pembelajaran presentasi dalam diskusi pada siswa kelas XI SMA Taman Siswa Bandung, juga dapat diterima. Hasil prates dan pascates pada uji thitung sebesar 21,98 dan ttabel pada tingkat kepercayaan 95% sebesar 2,04. Ini artinya thitung ttabel. Dari fakta-fakta di atas, dapat disimpulkan bahwa semua hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima.Kata kunci: pembelajaran; presentasi; cooperative learning, jigsaw.
TINDAK TUTUR ANAK TUNAGANDA DI KELAS III SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB) VETERAN, WONOAYU, SIDOARJO Ayu Masruroh
Riksa Bahasa Vol 1, No 2 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.2 November 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i2.8756

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemahaman dan pelaksanaan tindak tutur anak tunagandadengan guru dan pemahaman serta pelaksanaan tindak tutur antaranak tunaganda di kelas III SDLB “Veteran” Wonaoyu, Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif memberikan perhatian terhadap data alamiah, data yang berhubungan dengan konteks keberadaannya. Sumber data dalam penelitian adalah ABK penyandang tunaganda dengan guru yang melaksanakan tindak tutur dalam kelas III SD SLB Veteran Wonoayu, Sidoarjo. Hasil analisis data dan pembahasan menyimpulkan ditemukan pelaksanaan tindak tutur representatif, direktif, deklaratif, dan ekspresif. Tindak tutur komisif tidak muncul baik dalam tindak tutur anak tunaganda dan guru maupun antaranak tunaganda. Pemahaman dan pelaksanaan tindak tutur anak tunaganda dengan guru lebih dominan menghasilkan Tindak Tutur Ekspresif (TTEksp), Tindak Tutur Representatif (TTRepres) menyebutkan, Tindak Tutur Direktif (TTDirek) menirukan, dan Tindak Tutur (TT) nonverbal.Kata Kunci: tindak tutur; tunaganda; anak berkebutuhan khusus.

Page 10 of 12 | Total Record : 116