cover
Contact Name
Mohammad Arridho Nur Amin
Contact Email
mohammad.arridho@gmail.com
Phone
+6285157785539
Journal Mail Official
mohammad.arridho@gmail.com
Editorial Address
Jl. Angsana Raya No.29 Mejasem Barat, Kramat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi
ISSN : -     EISSN : 30248361     DOI : doi.org/10.62421
Core Subject : Economy, Social,
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi is a peer-reviewed journal. JIBEMA invites academics and researchers who do original research in the fields of business, economics, management, accounting, taxes including but not limited to: Taxation Science Corporate Tax Individual Tax Accounting and Planning Taxes and Business Strategy Taxation Procedures for Estates, Trusts and Partnerships Financial Accounting Taxation Procedures for C Corps and S Corps Payroll and Business Tax Accounting Management Science Marketing Financial management Human Resource Management International Business Entrepreneurship Monetary Economics, Finance, and Banking International Economics Public Economics Economic development Regional Economy Accounting Sciences Taxation and Public Sector Accounting Accounting information system Auditing Financial Accounting Management accounting Behavioral accounting
Articles 383 Documents
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Kecepatan Pengiriman Terhadap Kepuasan Pelanggan Zainuddin Zainuddin; Ihsan Iskandar
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.499

Abstract

Ketatnya perebutan pasar di industri logistik memaksa penyedia jasa untuk memprioritaskan performa distribusi dan mutu pelayanan demi mengunci loyalitas pengguna. Kajian kuantitatif ini dirancang untuk memetakan kontribusi nyata dari efisiensi waktu hantaran serta mutu pelayanan dalam memicu kepuasan pengguna pada PT JNE Express Cabang Utama Medan. Menggunakan teknik sampling jenuh, seluruh populasi sebanyak 100 konsumen dijadikan sebagai sampel amatan. Data primer yang dijaring lewat angket berskala Likert diproses menggunakan program SPSS edisi 26 untuk melewati tahapan verifikasi keabsahan instrumen, prasyarat asumsi klasik, estimasi regresi linear berganda, hingga pengujian signifikansi secara parsial maupun simultan. Secara mandiri, indeks mutu pelayanan terbukti berdampak positif dan signifikan terhadap kepuasan. Pola searah yang signifikan juga ditunjukkan oleh aspek kecepatan pengiriman. Ketika diuji secara serempak, kedua faktor ini terbukti mendongkrak kepuasan pelanggan secara signifikan. Dengan demikian, penguatan berkelanjutan pada kecepatan hantaran dan mutu layanan secara konsisten akan langsung berimplikasi pada melonjaknya kepuasan konsumen.
Pengaruh Job Design dan Servant Leadership Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan KSPPS Bina Insan Mandiri Karanganyar Amanda Gardiana Wibowo; Indra Hastuti; Khabib Alia Akhmad
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.500

Abstract

This study aims to analyze the effect of job design and servant leadership on employee performance at KSPPS Bina Insan Mandiri Karanganyar. The background of this study is based on the importance of human resource management in Islamic cooperative organizations, where employee performance is a key factor in achieving organizational goals, particularly in member services and operational sustainability. This research employs a quantitative approach using data collected through a Likert-scale questionnaire distributed to 54 employees using a saturated sampling technique. Data analysis was conducted using validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, and hypothesis testing with SPSS. The results show that job design has a positive and significant effect on employee performance (t-value = 2.504; sig. 0.016), and servant leadership also has a positive and significant effect on employee performance (t-value = 5.768; sig. 0.000). Simultaneously, job design and servant leadership have a significant effect on employee performance (F-value = 22.546; sig. 0.000), with an Adjusted R Square value of 0.448, indicating that 44.8% of the variation in employee performance is explained by these two variables. In conclusion, better implementation of job design and servant leadership leads to improved employee performance at KSPPS Bina Insan Mandiri Karanganyar, making both factors important in organizational human resource management.
Pengaruh Brand Image terhadap Customer Loyalty melalui Trust sebagai Variabel Intervening I Gede Dika Wiguna; Yuli Kartika Dewi
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image terhadap customer loyalty melalui Trust sebagai variabel intervening pada CV Maharani Siap Mokoh Farm Kintamani. Dalam industri agribisnis, khususnya sektor peternakan ayam petelur yang cenderung memiliki produk homogen, brand image dan Trust menjadi faktor penting dalam membangun loyalitas pelanggan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Brand image diposisikan sebagai variabel independen, customer loyalty sebagai variabel dependen, dan Trust sebagai variabel mediasi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 127 pelanggan CV Maharani Siap Mokoh Farm yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty, brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap Trust, serta Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty. Selain itu, Trust terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara brand image dan customer loyalty. Temuan ini memberikan bukti empiris mengenai peran Trust dalam memediasi hubungan antara brand image dan customer loyalty serta memberikan implikasi praktis bagi penguatan strategi pemasaran di sektor agribisnis.
Pengaruh Pemanfaatan Sistem Informasi dan Penggunaan Teknologi Digital Terhadap Kinerja UMKM Endang Hadiyanti; Mesran
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan sistem informasi dan penggunaan teknologi digital terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kabanjahe. Perkembangan teknologi mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan sistem informasi dan teknologi digital sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha, memperluas pemasaran, serta meningkatkan daya saing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 61 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 29. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan, data telah memenuhi uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pemanfaatan sistem informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Penggunaan teknologi digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Secara simultan kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan pemanfaatan sistem informasi dan teknologi digital guna mendukung pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.
Eksplorasi Literasi Keuangan dan Praktik Pencatatan dalam Pengelolaan UMKM Konveksi Rumahan Berbasis Keluarga Maulidya; Wendi Amsuri Nasution
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.506

Abstract

Lemahnya pengelolaan keuangan pada usaha mikro berbasis keluarga sering dipengaruhi oleh rendahnya literasi keuangan dan tidak tertatanya sistem pencatatan transaksi. Meskipun kedua aspek tersebut telah banyak diteliti, kajian yang mengeksplorasi keterkaitan keduanya secara mendalam pada usaha konveksi rumahan berbasis keluarga masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi tingkat literasi keuangan pelaku usaha, praktik pencatatan keuangan yang dijalankan, serta hubungan keduanya dalam pengelolaan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada sebuah usaha konveksi rumahan di Jalan Sidomulyo Pasar 9, Tembung, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi selama April–Mei 2026, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan pemilik usaha bersifat fungsional-intuitif, terbentuk melalui pengalaman bertahun-tahun tanpa dukungan pendidikan keuangan formal. Praktik pencatatan keuangan masih bersifat informal dan tidak sistematis, lebih berfungsi sebagai alat bantu ingatan dibandingkan sistem informasi keuangan. Penelitian ini menemukan hubungan siklikal yang saling memperlemah antara literasi keuangan dan pencatatan keuangan. Temuan ini menegaskan perlunya pendampingan kontekstual dan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas literasi dan pencatatan keuangan pada UMKM berbasis keluarga.
Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Overconfidence Chief Executive Officer: Apakah Berpengaruh terhadap Tax Avoidance? Evidence in Indonesia Nabila; Diarany Sucahyati
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.508

Abstract

Praktik penghindaran pajak (tax avoidance) menjadi persoalan penting di Indonesia karena tax ratio yang relatif rendah, sementara perusahaan terus mencari cara legal untuk menekan beban pajak melalui pemanfaatan celah peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengungkapan Corporate Social Responsibility, CEO overconfidence dan tax avoidance pada perusahaan non-keuangan yang ter-daftar di BEI periode 2020 – 2024. Penghindaran pajak diproksikan dengan GAAP effective tax rate (GAAP_ETR), pengungkapan CSR diukur menggunakan indeks berbasis Global Reporting Initiative (GRI), dan CEO overconfidence diukur dengan variabel dummy berbasis belanja modal terhadap median industri. Dengan teknik purposive sampling diperoleh 1.409 observasi kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda (Ordinary Least Squares) dengan robust standard error pada tingkat perusahaan serta efek tetap industri dan tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, yang artinya semakin tinggi pengungkapan CSR maka semakin tinggi tingkat penghindaran pajak, sejalan dengan teori legitimasi yang memposisikan CSR sebagai "modal moral" atau instrumen lindung nilai reputasi. Sebaliknya, CEO overconfidence tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, yang dijelaskan oleh sistem tata kelola dua tingkat (two-tier governance system) di Indonesia sehingga keputusan strategis diambil secara kolektif dan membatasi bias psikologis CEO. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku fiskal perusahaan lebih ditentukan oleh strategi legitimasi melalui pengungkapan CSR dibandingkan karakteristik psikologis pemimpin puncak, sehingga otoritas pajak perlu mencermati perusahaan dengan pengungkapan CSR tinggi sebagai indikasi potensi penghindaran pajak.
Kinerja Keuangan dan Pengungkapan SDGs: Mengungkap Fenomena Pelaporan Keberlanjutan Perusahaan Publik di Indonesia Rahayu Lutfi Khofifah; Wika Harisa Putri
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.509

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh kinerja keuangan yang diproksikan melalui Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) terhadap jumlah pengungkapan Sustainable Development Goals (SDGs) pada perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2023-2024. Populasi penelitian mencakup 901 perusahaan tercatat. Dengan menggunakan metode non-probability sampling melalui teknik purposive sampling, penelitian ini memilih perusahaan yang menerbitkan laporan tahunan dan/atau laporan keberlanjutan yang memuat informasi terkait SDGs. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 245 perusahaan dengan total 411 observasi perusahaan-tahun. Pengungkapan SDGs diukur melalui content analysis dengan pendekatan skor biner pada masing-masing dari 17 tujuan SDGs, sehingga menghasilkan variabel dependen berbentuk count data. Data dianalisis menggunakan regresi Poisson sebagai model utama karena variabel dependen berupa count data. Selain itu, regresi Ordinary Least Squares (OLS) dengan robust standard errors digunakan sebagai robustness check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan ROE hanya signifikan pada model utama, namun tidak signifikan pada robustness check maupun uji sensitivitas melalui winsorizing dan pengeluaran observasi ekstrem. Temuan ini mengindikasikan bahwa hubungan antara profitabilitas dan luas pengungkapan SDGs bersifat lemah dan tidak robust. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman mengenai praktik pelaporan keberlanjutan dalam konteks perusahaan publik di Indonesia.
Pengaruh Financial stability, Pergantian Auditor, dan Manajemen Laba Terhadap Indikasi Kecurangan Laporan Keuangan Aura Cynthia Wulandari
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.510

Abstract

Pada saat ini, di Indonesia dikenal dua jenis bank, yaitu bank yang menjalankan kegiatan usahanya secara konvensional dan bank yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah. Bank syariah berlandaskan pada hukum Islam (syariah) dan menggunakan sistem bagi hasil dalam kegiatan operasionalnya. Penelitian ini menguji pengaruh financial stability, pergantian auditor, dan manajemen laba terhadap indikasi kecurangan laporan keuangan pada bank umum syariah di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan bank umum syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode penelitian. Data laporan keuangan tersebut juga digunakan untuk menghitung nilai Beneish M-Score sebagai indikator dalam menentukan indikasi kecurangan laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bank umum syariah di indonesia yang beroperasi di indonesia selama periode 2019-2024. Sampel penelitian akan diambil menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu Regresi logistik ganda (Multiple Logistic Regression). Pergantian Auditor berpengaruh signifikan terhadap indikasi kecurangan laporan keuangan pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Manajemen Laba tidak berpengaruh signifikan terhadap indikasi kecurangan laporan keuangan pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Secara simultan, Financial stability, Pergantian Auditor, dan Manajemen Laba berpengaruh terhadap indikasi kecurangan laporan keuangan pada Bank Umum Syariah di Indonesia.
Keunggulan Manajemen Sumber Daya Manusia: Mengintegrasikan Budaya Organisasi dan Kepemimpinan Partisipatif untuk Memperkuat Motivasi serta Disiplin Kerja Karyawan Erna Ngala; Treesje Imran; Beatrix Lapalelo
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.511

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis menuntut organisasi untuk mengembangkan strategi manajemen sumber daya manusia (MSDM) yang mampu meningkatkan daya saing melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks tersebut, budaya organisasi dan kepemimpinan partisipatif dipandang sebagai dua faktor strategis yang berperan dalam membangun motivasi kerja dan disiplin kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan kepemimpinan partisipatif terhadap motivasi kerja dan disiplin kerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert kepada 180 karyawan tetap yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda yang meliputi uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepemimpinan partisipatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja maupun disiplin kerja karyawan. Secara parsial, budaya organisasi memberikan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kepemimpinan partisipatif terhadap kedua variabel dependen. Sementara itu, pengujian simultan membuktikan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi motivasi kerja dan disiplin kerja secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi budaya organisasi yang kuat dengan kepemimpinan partisipatif merupakan strategi penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi perlu memperkuat internalisasi nilai-nilai budaya, membangun komunikasi yang terbuka, serta meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan guna menciptakan lingkungan kerja yang produktif, disiplin, dan berkelanjutan.
Paradoks Pengungkapan ESG Pada Perusahaan Sektor Energi Elvira Riski Aprilianita; Wukuf Dilvan Rafa; Nina Febriana Dosinta
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh environmental disclosure, social disclosure, dan governance disclosure terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Populasi penelitian berjumlah 91 perusahaan, dengan sampel akhir sebanyak 61 perusahaan atau 242 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data bersumber dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan, diukur menggunakan GRI Standards 2021 dengan pendekatan analisis konten dikotomis. Nilai perusahaan diproksikan melalui Tobin's Q yang ditransformasikan ke dalam logaritma natural, dengan variabel kontrol berupa ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas. Analisis data dilakukan melalui regresi data panel dengan Random Effect Model berbantuan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa governance disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara environmental disclosure dan social disclosure tidak terbukti berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor pada sektor energi di Indonesia lebih merespons sinyal transparansi tata kelola dibandingkan informasi lingkungan dan sosial dalam menilai prospek perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi investor, perusahaan, dan regulator dalam memahami relevansi masing-masing dimensi pengungkapan keberlanjutan terhadap valuasi pasar pada sektor energi.