cover
Contact Name
Fitri Rezeki
Contact Email
pipit.fitrir@gmail.com
Phone
+6285810672763
Journal Mail Official
jurnal@alungcipta.com
Editorial Address
Taman Cibodas Lippo Cikarang JL. Ciliwung 1 No 1, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi - 17530.
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JPMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29874238     DOI : -
JPMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal yang dikelola oleh Penerbit PT Kimshafi Alung Cipta. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian masyarakat di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, bisnis dan jenis bidang ilmu lainya yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat JPMAS terbit tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang memuat hasil-hasil penelitian di bidang ilmu manajemen seperti manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen operasi, manajemen teknologi dan informatika serta kewirausahaan dan bisnis yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, yang dilakukan secara individu maupun kelompok. Target pembaca utama jurnal ini adalah akademisi, praktisi, mahasiswa dan profesional lainnya yang tertarik dengan fokus dan ruang lingkupnya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
PEMBERDAYAAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI MEDIA VISUAL UNGKAPAN DAN PROGRAM VOCABULARY RUTIN Reski
JPMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT Kimshafi Alung Cipta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pengabdian ini disusun untuk menjawab permasalahan rendahnya penguasaan ungkapan dan kosakata siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. tahap awal dilakukan melalui observasi kegiatan belajar dan interaksi siswa di sekolah yang menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Inggris masih minim karena keterbatasan kosakata dan kurangnya media pendukung. temuan ini menjadi dasar perlunya media visual yang mudah diakses serta program penambahan kosakata yang berkelanjutan. Berdasarkan kebutuhan tersebut, tim merancang dan membuat media visual berisi ungkapan Bahasa Inggris sederhana yang relevan dengan aktivitas siswa di sekolah. Media diproduksi menggunakan bahan sederhana namun tahan lama lalu dipasang di 17 kelas pada posisi yang mudah terlihat agar siswa terpapar secara terus-menerus. Selain itu, program kosakata rutin diterapkan pada kelas binaan di mana setiap pertemuan siswa memperoleh sejumlah kosakata atau ungkapan baru yang harus dihafalkan dan disetorkan pada pertemuan berikutnya. Pelaksanaan program ini didukung dengan pendekatan pembelajaran berbasis pembiasaan dan konteks sehingga siswa tidak hanya menghafalkan kosakata, tetapi juga mempraktekkannya dalam komunikasi sehari-hari. Program melibatkan siswa guru bahasa Inggris dan tim asistensi mengajar dengan peran yang saling melengkapi. Secara keseluruhan metode ini diharapkan mampu meningkatkan penguasaan kosakata memperkuat lingkungan kelas yang mendukung penggunaan bahasa Inggris, serta menumbuhkan kebiasaan berkomunikasi sederhana dalam bahasa Inggris di lingkungan sekolah. The service method was designed to address the problem of students’ low vocabulary mastery of English expressions. The initial stage was carried out through observations of learning activities and student interactions at school, which showed that the use of English was still minimal due to limited vocabulary and the lack of supporting media. These findings became the basis for the need for easily accessible visual media and a sustainable vocabulary enrichment program. Based on these needs, the team designed and created visual media containing simple English expressions relevant to students’ daily activities at school. The media were produced using simple yet durable materials and installed in 17 classrooms at easily visible locations so that students could be continuously exposed to them. In addition, a routine vocabulary program was implemented in the target classes, in which at each meeting students received a number of new vocabulary items or expressions to memorize and submit at the following meeting. The implementation of this program was supported by a habituation-based and contextual learning approach, so that students not only memorized vocabulary but also practiced using it in daily communication. The program involved students, English teachers, and the teaching assistance team, with complementary roles. Overall, this method is expected to improve students’ vocabulary mastery, strengthen a classroom environment that supports the use of English, and foster the habit of simple communication in English within the school environment.
Pemberdayaan Ekonomi Kreatif melalui Pendampingan Literasi Perpajakan dan Adaptasi Sistem Cortex bagi Pelaku UMKM di Kawasan Citra Indah City, Jonggol Wulandari, Siska; Setyawan, Wisnu; Rezeki, Fitri; Nurjannah, Rina
JPMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT Kimshafi Alung Cipta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi sistem perpajakan terbaru, Coretax (Core Tax Administration System), membawa perubahan besar dalam cara Wajib Pajak melaporkan kewajibannya. Di kawasan hunian Citra Indah City, Jonggol, banyak pelaku UMKM kreatif yang masih merasa asing dengan transisi sistem ini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memitigasi risiko ketidakpatuhan akibat ketidakpatuhan teknologi. Metode yang digunakan adalah asistensi teknis dan simulasi penggunaan portal coretax yang lebih terintegrasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendampingan secara komunal di tingkat cluster mampu meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM dalam melakukan pelaporan mandiri dan memahami fitur taxpayer account yang baru.
Pendampingan Kepala Sekolah SMK di Cikarang dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah sebagai Penguatan Bahan Ajar Guru dan Siswa Rezeki, Fitri; Sunaryati, Titin; Anshor, Abdul Halim; Hartati, Nani; Wulandari, Siska
JPMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT Kimshafi Alung Cipta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pendampingan kepala sekolah SMK di Cikarang dalam penulisan karya tulis ilmiah memiliki urgensi yang tinggi, terutama karena kemampuan literasi akademik dan keterampilan menulis ilmiah kepala sekolah masih sangat bervariasi. Di sisi lain, kualitas bahan ajar yang digunakan guru dan siswa seringkali belum didukung oleh referensi ilmiah yang kuat. Kondisi ini berdampak pada rendahnya inovasi pembelajaran, lemahnya budaya penelitian di sekolah, dan terbatasnya contoh karya ilmiah yang dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan kompetensi peserta didik. Oleh karena itu, pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem akademik sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan pembelajaran di tingkat sekolah menengah kejuruan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam memahami kaidah karya tulis ilmiah, merancang struktur penulisan yang sistematis, serta menghasilkan naskah ilmiah yang relevan dengan permasalahan pendidikan vokasi. Selain itu, program ini diarahkan untuk memperkuat bahan ajar guru dan siswa melalui integrasi hasil tulisan ilmiah yang lebih kontekstual, mutakhir, dan sesuai kebutuhan dunia industri. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui workshop intensif, sesi klinik penulisan (writing clinic), bimbingan teknis berbasis studi kasus, serta pendampingan berkelanjutan secara daring. Setiap peserta didampingi hingga mampu menghasilkan draft artikel ilmiah yang siap disubmit ke jurnal terakreditasi.
Komunikasi Antarpribadi, Tujuan, Gaya Kepemimpinan, Dan Mendengarkan sebagai keahlian Antarpribadi: Komunikasi Antar Pribadi Agra Ardianata; Chantika Fadillah; Ahmad Nabil Syaugy; Susriyanti
JPMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): JPMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT Kimshafi Alung Cipta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi antar pribadi adalah salah satu bentuk komunikasi yang efektif diterapkan dalam peningkatan produktivitas kerja pimpinan dan bawahan. Melalui komunikasi antar pribadi dapat diketahui adanya keterbukaan menanggapi secara jujur lawan bicara, memiliki empati merasakan perasaan yang sama atas lawan bicara, saling mendukung isi pembicaraan, mampu memiliki perasaan positif pada orang lain saat berbicara, dan memiliki kesamaan komunikasi. Komunikasi antarpribadi merupakan elemen fundamental dalam interaksi sosial dan organisasi yang berperan penting dalam pencapaian tujuan individu maupun kelompok. Efektivitas komunikasi antarpribadi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyampaikan pesan, tetapi juga dipengaruhi oleh kejelasan tujuan komunikasi, gaya kepemimpinan yang diterapkan, serta keterampilan mendengarkan secara aktif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi antarpribadi, tujuan komunikasi, gaya kepemimpinan, dan mendengarkan sebagai keahlian antarpribadi dalam meningkatkan kualitas hubungan dan efektivitas kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi yang efektif, didukung oleh tujuan yang jelas, gaya kepemimpinan yang tepat, dan kemampuan mendengarkan yang baik, mampu menciptakan hubungan yang harmonis, meningkatkan kepercayaan, serta mendukung pencapaian tujuan organisasi secara optimal.
Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar melalui Pelatihan dan Pendampingan Project-Based Learning Berbasis Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial Titin Sunaryati; Fitri Rezeki; Rana Gustian Nugraha; Dyah Arum Puspa Pangestuti
JPMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): JPMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT Kimshafi Alung Cipta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru mampu mengintegrasikan literasi digital dan etika bermedia sosial dalam pembelajaran, namun praktik di lapangan masih menunjukkan keterbatasan kompetensi pedagogik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekolah dasar melalui pelatihan dan pendampingan Project-Based Learning (PjBL) berbasis literasi digital dan etika bermedia sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran dengan desain one group pretest-posttest. Variabel penelitian meliputi kompetensi pedagogik guru yang dioperasionalkan dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Data dikumpulkan melalui tes, angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogik guru, ditandai dengan perubahan pembelajaran menjadi lebih berpusat pada siswa, meningkatnya pemanfaatan teknologi digital secara bermakna, serta mulai terintegrasinya etika bermedia sosial dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis PjBL efektif mendorong transformasi pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan tuntutan abad ke-21. Orisinalitas penelitian ini terletak pada integrasi PjBL, literasi digital, dan etika bermedia sosial dalam satu model pelatihan yang aplikatif dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Petambak Garam melalui Peningkatan Manajemen Produksi dan Pemasaran di Desa Muara Baru Kabupaten Karawang Fitri Rezeki; Titin Sunaryati; Tri Ngudi Wiyatno; Sulyono; Nani Hartati; Siska Wulandari
JPMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): JPMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT Kimshafi Alung Cipta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan petambak garam rakyat masih menghadapi kendala akibat proses produksi yang bergantung pada cuaca, kualitas garam yang belum seragam, lemahnya pencatatan usaha, serta terbatasnya akses pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan petambak garam di Desa Muara Baru, Kabupaten Karawang, melalui peningkatan manajemen produksi dan pemasaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, aplikatif, dan evaluatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, pembentukan kelompok usaha, dan penguatan keberlanjutan program. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mitra, dokumentasi kegiatan, dan evaluasi capaian program, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petambak mulai menerapkan teknik produksi garam yang lebih terarah melalui penggunaan geomembran atau terpal HDPE, melakukan pembukuan sederhana, membentuk kelompok usaha, mengemas produk dengan label lokal, serta menjajaki pemasaran langsung. Implikasi kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas petambak dalam mengelola usaha garam secara lebih terencana, mandiri, dan berorientasi pada nilai tambah. Orisinalitas program terletak pada integrasi teknologi produksi sederhana, manajemen usaha, kelembagaan, dan pemasaran berbasis identitas produk lokal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

Page 3 of 3 | Total Record : 26