cover
Contact Name
Uman Sumantri
Contact Email
jurnal.jalanjembatan@pu.go.id
Phone
+6287726088848
Journal Mail Official
jurnal.jalanjembatan@pu.go.id
Editorial Address
Direktorat Bina Teknik Jalan dan JembatanDirektorat Jenderal Bina MargaKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatJl. A.H Nasution No.264 Bandung 40294 Telp. (022) 7802251
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Jalan Jembatan
ISSN : 19070284     EISSN : 25278681     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jalan-Jembatan adalah wadah informasi bidang Jalan dan Jembatan berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait yang meliputi Bidang Bahan dan Perkerasan Jalan, Geoteknik Jalan, Transportasi Dan Teknik Lalu-Lintas serta Lingkungan Jalan, Jembatan dan Bangunan Pelengkap Jalan.
Articles 602 Documents
The critical and average static contact stress Sieg fried
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 20 No 4 (2003)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaan perkerasan menggunakan metoda analitis, salah satu param eter yang digunakan adalah tegangan kontak antara permukaan jalan dengan ban kendaraan. Pada umumnya metoda analitis mengasumsikan bahwa tegangan kontak adalah seragam sepanjang luas kontak dan besarnya sama dengan beban dibagi dengan luas kontak. Tegangan kontak kritis adalah tegangan yang terjadi apabila hanya ada satu chipping didalam luas kontak, sedangkan tegangan kontak rata-rata merupakan tegangan kontak yang terjadi pada pusat luas kontak dimana didalam luas kontak terdapat beberapa chipping. Percobaan dilakukan untuk mengukur tegangan kontak kritis dan tegangan kontak rata-rata dengan berbagai variasi beban, tekanan ban, dan tinggi chipping. Didapat bahwa tegangan kontak kritis jauh lebih besar dari tegangan kontak rata-rata. Selain itu sumbangan tekanan ban juga sangat signifikan terhadap tegangan kontak dibandingkan dengan beban. Tulisan ini menerangkan secara detail mengenai tegangan kontak kritis dan tegangan kontak rata-rata yang diukur secara statis.
Potensi asbuton lawele untuk perkerasan beraspal Kurniadji -
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 20 No 4 (2003)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tahun-tahun belakangan ini, terdapat dua isu utama pada pekerjaan peraspalan di Indonesia, pertama adalah kebutuhan aspal nasional yang tidak dapat dipenuhi produk dalam negeri sehingga perlu impor dan isu kedua adalah tidak tercapainya umur rencana akibat kerusakan premature (dini) yang diindikasikan dengan terjadi pelunakkan serta oksidasi pada campuran beraspal, karena temperatur tinggi. Sa/ah satu cara mengurangi impor aspal sekaligus memperbaiki kinerja campuran beraspal adalah memanfaatkan produk dalam negeri yaitu penggunaan aspal a/am yang terdapat di Pu/au Buton Sulawesi Tenggara, biasa disebut Asbuton (Aspal Batu Buton), yang merupakan daerah deposit aspal a/am terbesar di dunia yaitu sekitar 677 juta ton. Sebagian besar dari deposit tersebut (yang telah dieksp/orasi) berada di daerah Lawele, yaitu sekitar 210juta ton atau setara dengan 63juta ton aspal minyak. Dengan memperhatikan persyaratan yang ada, penggunaan Asbuton dari Lawele dapat mensubstitusi penggzmaan aspal minyak dalam campuran beraspal panas sekitar sepertiga dari kadar aspal optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Asbuton Lawele dapat memperbaiki sifat campuran dengan menaikkan nilai stabilitas, nilai VMA,VIM, VFB, menaikkan stabilitas dinamis sampai 71%, serta menaikkan modulus resilien sampai 88%, yang akhirnya akan menambah umur konstruksi yang ditunjukkan dengan lebih tingginya nilai NJ dibandingkan tanpapenambahan Asbuton. Dengan naiknya mutu campuran, dari hasil kajian harga konstruksi, lapisan beraspal dengan penambahan Asbuton Lawele mempunyai harga konstruksi 20% lebih murah dibandingkan tanpa Asbuton Lawele pada umur pelayanan yang sama. Dengan kata lain penggunaan Asbuton Lawele dapat menghemat devisa negara sekaligus memperbaiki kinerja lapisan beraspal dari kerusakan dini.
Pemeriksaan kondisi pelat beton lantai jembatan dengan metode non destruktif impacth-echo tjitjik wasiah suroso
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 20 No 4 (2003)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal yang telah dimodifikasi dengan polimer sering terjadi pemisahan antara polimer dan aspal dan ini disebut aspal polimer tidak kompatible. Upaya agar modifikasi aspal dan polimer dapat kompatibel dilalcukan percobaan dengan memvariasikan minyak berat dan minarex sampai diperoleh penetrasi aspal kurang /ebih 120 .dilanjutkan analisa kimia untuk menentukan kadar asphalten , saturated, aromatik dan resin, dan indek ketidak stabi/an koloidal ( Jc ) . Pada aspal yang memprmyai Jc < 0.15 dilakukan penambahan polimer sebanyak 5 % . Hasil percobaan ini, dengan menambahkan minyak berat sebanyak 40 % kedalam aspal dapat menurunkan indek ketidak stabilan koloidal dari 0,62 menjadi 0.137. Campuran yang terdiri dari J OO bagian aspal , 40 bagian Minyak berat . dan 5 bagian polimer ,menghasi/kan aspal polimer stabil da/am penyimpanan Sehingga dipero/eh aspal polimer yang kompatibel , dan te/ah memenuhi syarat baik ditinjau dari mutu aspa/ polimer maupun mutu campuran beraspal . Penelitian ini mempunyai arti penting dalam upaya kemandirian akan ketergantungan aspal modijikasi dari luar negeri, sehingga dapat menghemat devisa negara
Upaya modifikasi aspal dengan polimer agar dapat kompatibel tjitjik wasiah suroso
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 20 No 4 (2003)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal yang telah dimodifikasi dengan polimer sering terjadi pemisahan antara polimer dan aspal dan ini disebut aspal polimer tidak kompatible. Upaya agar modifikasi aspal dan polimer dapat kompatibel dilalcukan percobaan dengan memvariasikan minyak berat dan minarex sampai diperoleh penetrasi aspal kurang /ebih 120 .dilanjutkan analisa kimia untuk menentukan kadar asphalten , saturated, aromatik dan resin, dan indek ketidak stabi/an koloidal ( Jc ) . Pada aspal yang memprmyai Jc < 0.15 dilakukan penambahan polimer sebanyak 5 % . Hasil percobaan ini, dengan menambahkan minyak berat sebanyak 40% kedalam aspal dapat menurunkan indek ketidak stabilan koloidal dari 0,62 menjadi 0.137. Campuran yang terdiri dari J OO bagian aspal , 40 bagian Minyak berat . dan 5 bagian polimer ,menghasi/kan aspal polimer stabil da/am penyimpanan Sehingga dipero/eh aspal polimer yang kompatibel , dan te/ah memenuhi syarat baik ditinjau dari mutu aspa/ polimer maupun mutu campuran beraspal . Penelitian ini mempunyai arti penting dalam upaya kemandirian akan ketergantungan aspal modijikasi dari luar negeri, sehingga dapat menghemat devisa negara
Perbandingan umur rencana anatara ac-modifikasi dengan ac-konvesional menggunakan program ken layer Madi Hermadi , Siegfried
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 20 No 4 (2003)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk memperkuat kekuatan struktural suatu sistem perkerasan beraspal yaitu dengan memodifikasi aspa/ sehingga memiliki sifat-sifat yang lebih baik Retona adalah salah satu bahan (dibuat dari Asbuton) yang dapat digunakan untuk memodifikasi aspal. Namrm sampai sejauhmana perkerasan beraspal modifikasi (AC-Modifikasi) ini lebih unggul dibanding per kerasan beraspal konvensional (AC­ Konvensional) , perlu dibuktikan secara teknis. Untuk maksud tersebut, pada tulisan ini akan disajikan hasi/ kajian perbandingan mutu antara AC-Modifikasi dengan AC-Konvensional. Kajian perbandingan mutu ini ditinjau dari segi umur perkerasan beraspal menggunakan program Ken Layer.
Pemanfaatkan agregat slag untuk pelaksanaan campuran beraspal pada jalan dengan lalulintas padat Lekss miningsih
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 20 No 4 (2003)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan agregat slag dari PT Krakatau Steel, Cilegon untuk konstruksi perkerasan jalan . Slag sebagai agregat alternat if terutama untuk daerah yang menghasilkan agregat lokal yang memenuhi persyaratan teknis tetapi tidak baku digunakan untuk perkerasan jalan. Agregat slag dapat digunakan dengan memodifikasi campuran agregat dan slag untuk mendapatkan campuran beraspal yang memenuhi persyaratan. Penelitian meliputi perencanaan dan pelaksanaan percohaan lapangan campuran beraspal menggunakan agregat slag yang dilakukan pada jal an Percobaan Cileunyi yang mempunyai lalu-lintas padat (>ljuta ESA). Percobaan terdiri dari 2 campuran meliputi : Campuran I , agregat kasar slag ditambah dengan agregat ha/us standar yang mempzmyai kepadatan 2,525 gr/cc dan Campuran 2 , agregat slag kasar dan ha/us ditambah dengan pa sir mempunyai nilai kepadatan 2, 700 gr/cc. Campuran 1 yang mempunyai nilai modulus tinggi diletakkan pada jalur lambat, dan diharapkan dapat menahan lendutan dari kendaraan yang sering berhenti ( angkutan kola). Campuran 2 dengan nilai modulus yang lebih rendah diletakkan pada j alur cepat sehingga dapat dilalui kendaran berat dengan waktu pemb ebanan yang kecil. Pada pengujian perkerasan dengan a/at FWD sampai dengan umur 6 bu/an , terbukti bahwa nilai modulus campuran I lebih tinggi dari campuran 2. Nilai lendutan hampir sama antara kedua campuran. Pada pengujian kekesatan campuran slag lebih kesat dari perk erasan standar pen 60. Kepadatan lapangan tercapai pada umur perkerasan 1 bulan.
Manfaat puring (codiaeum variegatum) sebagai tanaman perdeduksi polusi udara di daerah permukiman Nanny Kusminingrum
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanmnan mempunyai berbagai fungsi. misalnya : untuk keselamatan pengemudi (mencegah silau lampu kendaraan. penunjuk arah belokan). kenyamanan. estetika. konservasi lingkungan maupun penyangga lingkungan. Sehubungan dengan multifungsi yang dipunyai oleh tanamon. mako perlu kiranya diteliti dan dikaji jenis ­ jenis tanaman permukiman apa saja yang dapat dimm1faatkan sesuai dengan peru11111kan11ya . Puslitbang Prasarana Transportasi sudah melakukan penelitian berbagai Jenis tanaman yang cocok ditanam di daerah permukiman, yang mempunyai fungsi mereduksi konsentrasi polutan akibat transportasi jalan (kendaraan bermotor). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa. tanaman Puring cukup baik dalam mereduksi polutan NOx . Selain itu. dari segi estetikapun jenis tanaman Puring ini cukup menarik dalam warna daunnya.
Pengujian warna cat termoplastik untuk marka jalan Lekss miningsih
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan sebagai prasarana perhubungan memegang peranan penting di da/am menunjang laju pertumbuhan perekonomian . Dikaitkan dengan fungsi jalan yang sangat vital tersebut ditunjang antara lain jalan dapat memberikan keselamatan terhadap kendaraan pemakai jalan dengan menerapkan rambu-rambu jalan termasuk marka jalan yang berfungsi dengan baik sehingga dapat mengurangi terjadinya kecelakaan lalu -lintas. Untuk penggunaan cat marka jalan di Indonesia umumnya digunakan cat marka jenis termoplastik menggantikan cat konvensional yang berumur pendek. Saal ini sudah ada Standar Nasional Indonesia (SNI yaitu spesifikasi cat Tennoplastik sesuai SN/ 06-4826- 1998 dan metode pengujian cat termoplastik sesuai SN! 03-6./ 50-2000 ( AASHTO M 250 - 98) Ketentuan yang sekarang digunakan untuk bentuk dan ukuran adalah menurut SK Menteri Perhubungan No.KM 60 tahun 1993 lentang marka jalan. Pengujian cat termoplastik tentang warna telah dilakukan , dan hanya dikenal satu warna cat ya itu warna putih. Belum adanya persyaratan warna. terutama cat warna kuning sebagai tambahan. sehingga belum ada keseragaman warna cat pada permukaan perkerasan jalan . Di da/am penel itian ini dibahas mengenai warna cat termoplastik. dengan mengikuti standar /nternasional (CJE Standard Colour) yang berlaku. sehingga dapal menjadi acuan untuk penggunaan warna cat termoplastik yang digunakan di Indonesia.
Modifikasi polimer dengan cara degradasi oksidasi terminal tjitjik wasiah suroso
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan kinerja campuran beraspal. umumnya penambahan polimer kedalam campuran beraspal adalah dengan cara menambahkan polimer kedalam aggregat panas ( hot bin ). cara ini sering menghasiikan campuran yang kurang homogen. Untuk itu dicari suatu cara bagaimana memasukkan polimer kedalam aspal dengan mudah . cepat pada temperatur yang relatif tidak terlalu tinggi dan menghasilkan aspal modifikasi yang homogen. yaitu memodifikasi polimer dengan cara oksidasi dengan bahan initiator. variasi temperatur dan waktu oksidasi. sehingga diharapkan aspal dan polimer dapat kompatibel. Hasil yang diperoleh dari modifikasi polimer tersebut tanpa bahan initiator . oksidasi pada temperatur 300 °C dan waklu -10 menit memberikan hasil Berat molekul volume rata-rata (Mv) 7500. nilai keasaman ( acid value ) meningkat dari 0. 17 menjadi 1.15 sehingga polimer mudah larut atau terdesper si kedalam aspal dalam waktu relatif singkat ( 15 menit ). stabil dalam penyimpanan dan menghasilkan mutu aspal modi(ikasi memenuhi persyaratan serta lebih baik dari aspal konvensional
Perkuatan struktur kolom beton bertulang dengan menggunakan lapisan fiber N. Retno Setiati , Iswandi Imran
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton komposit dengan menggunakan fiber atau dikenal dengan istilah Fiber Reinforced Polymer Composite (FRPC) telah ditemukan sebagai suatu metode efektif untuk memperbaiki kolom beton dibawak kekuatan struktur. Penelitian ini membahas masalah studi eksperimental dan teori analitis kolom beton rerkekang secara eksternal dengan lapisan serat Aramid atau dilkenal dengan istilah Aramid Fiber Sheet (Al ·S). Benda uji beton terkekang dan tidak terkekang diberi gaya tekan uniaksial. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh suatu kesimpulan bahwa untuk beton normal terkekang yang dibebani tekan uniaksial secara signifikan dapat meningkatkan kekuatan. daktilitas. dan kapasitas energi ahsopsi (energi yang diserap)

Filter by Year

1984 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 42 No 2 (2025) Vol 42 No 1 (2025) Vol 41 No 2 (2024) Vol 41 No 1 (2024) Vol 40 No 2 (2023) Vol 40 No 1 (2023) Vol 39 No 2 (2022) Vol 39 No 1 (2022) Vol 38 No 2 (2021) Vol 38 No 1 (2021) Vol 37 No 2 (2020) Vol 37 No 1 (2020) Vol 36 No 2 (2019) Vol 36 No 1 (2019) Vol 35 No 2 (2018) Vol 35 No 1 (2018) Vol 34 No 2 (2017) Vol 34 No 1 (2017) Vol 33 No 2 (2016) Vol 33 No 1 (2016) Vol 32 No 3 (2015) Vol 32 No 2 (2015) Vol 32 No 1 (2015) Vol 31 No 3 (2014) Vol 31 No 2 (2014) Vol 31 No 1 (2014) Vol 30 No 3 (2013) Vol 30 No 2 (2013) Vol 30 No 1 (2013) Vol 29 No 3 (2012) Vol 29 No 2 (2012) Vol 29 No 1 (2012) Vol 28 No 3 (2011) Vol 28 No 2 (2011) Vol 28 No 1 (2011) Vol 27 No 3 (2010) Vol 27 No 2 (2010) Vol 27 No 1 (2010) Vol 26 No 3 (2009) Vol 26 No 2 (2009) Vol 26 No 1 (2009) Vol 25 No 3 (2008) Vol 25 No 2 (2008) Vol 25 No 1 (2008) Vol 24 No 3 (2007) Vol 24 No 2 (2007) Vol 24 No 1 (2007) Vol 23 No 3 (2006) Vol 23 No 2 (2006) Vol 23 No 1 (2006) Vol 22 No 4 (2005) Vol 22 No 3 (2005) Vol 22 No 2 (2005) Vol 22 No 1 (2005) Vol 21 No 4 (2004) Vol 21 No 3 (2004) Vol 21 No 2 (2004) Vol 21 No 1 (2004) Vol 20 No 4 (2003) Vol 19 No 3 (2002) Vol 19 No 2 (2002) Vol 19 No 1 (2002) Vol 18 No 2 (2001) Vol 18 No 1 (2001) Vol 17 No 2 (2000) Vol 17 No 1 (2000) Vol 16 No 3 (2000) Vol 16 No 2 (1999) Vol 15 No 4 (1999) Vol 15 No 1 (1998) Vol 15 No 3 (1997) Vol 15 No 1 (1997) No 4 (1997) No 2 (1997) Vol 13 No 2 (1996) Vol 13 No 1 (1996) No 4 (1996) No 3 (1996) Vol 12 No 3 (1995) Vol 12 No 2 (1995) Vol 12 No 1 (1995) Vol 11 No 1 (1994) Vol 10 No 3 (1993) Vol 10 No 2 (1993) Vol 10 No 1 (1993) Vol 9 No 4 (1993) Vol 9 No 3 (1992) Vol 9 No 2 (1992) Vol 9 No 1 (1992) Vol 8 No 3 (1992) Vol 7 No 3 (1991) No 2 (1991) No 1 (1991) No 1 (1990) No 2 (1989) No 1 (1989) No 4 (1987) No 2 (1987) No 1 (1987) No 1 (1986) No 3 (1985) No 3 (1984) No 2 (1984) No 1 (1984) More Issue