cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 1,557 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 1,557 Documents clear
Prinsip Kepemimpinan Dalam Alquran Dan Implementasinya Pada Sosok Rasulullah SAW Raufan Syiddik Harahap; Zulhimma Zulhimma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6530

Abstract

Leadership in Islam encompasses spiritual and moral dimensions derived from the Qur’an and the traditions of Prophet Muhammad SAW. This study aims to examine the principles of leadership in the Qur’an and analyze their implementation in the personality and practices of the Prophet Muhammad SAW as the ideal model of leadership. The research employs a library research method with a qualitative descriptive approach by analyzing Qur’anic verses, hadiths, and both classical and contemporary literature on Islamic leadership. The findings reveal that the Qur’an emphasizes five fundamental principles of leadership: amanah (trust and responsibility), ‘adl (justice), syura (consultation), hikmah (wisdom), and uswah hasanah (exemplary conduct). These principles were practically demonstrated by the Prophet Muhammad SAW throughout his social, political, and religious life. The Prophet exemplified integrity through amanah, upheld justice without discrimination, practiced consultation in decision-making, exercised wisdom in resolving conflicts, and served as a moral exemplar for his followers. The study concludes that the Qur’anic principles of leadership are universal and remain highly relevant in the modern context, providing a framework for leadership that is ethical, just, participatory, and humanistic. This research contributes to the development of an Islamic leadership paradigm capable of addressing global challenges through the integration of moral, ethical, and spiritual values.
URGENSI KODE ETIK DIGITAL BAGI ADVOKAT DALAM SISTEM E-LITIGATION PERDATA Suryajaya Hakim; Sidi Ahyar Wiraguna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6534

Abstract

Perkembangan e-litigation perdata di Indonesia menimbulkan tantangan etika baru bagi advokat terkait perlindungan data, keamanan dokumen elektronik, dan komunikasi daring, sementara kode etik konvensional belum memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi kode etik digital bagi advokat dalam e-litigation perdata. Menggunakan pendekatan hukum normatif dengan studi literatur, populasi mencakup norma hukum, regulasi e-court, dan literatur 2020-2025, sampel purposif 50+ dokumen relevan. Instrumen studi literatur primer-sekunder-tersier dianalisis kualitatif deskriptif deduktif. Hasil menunjukkan keterbatasan kode etik konvensional menghadapi risiko siber dan ketidakpastian hukum, sehingga kode etik digital mendesak untuk melindungi klien dan integritas profesi. Kesimpulan merekomendasikan sinergi organisasi advokat-Mahkamah Agung menyusun kode etik digital dengan pelatihan wajib.
Efektifitas Program Kartu Indonesia Pintar Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Pendidikan Tinggi Bagi Mahasiswa Kurang Mampu Di Universitas Negeri Surabaya Yoggy Pratama; Zainal Fatah; Nihayatus Sholichah; Ika Devy Pramudiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6537

Abstract

The high cost of higher education in Indonesia remains a major obstacle for students from low-income families to continue their studies at universities. This condition prompted the government to launch the Indonesia Smart College Card Program (Kartu Indonesia Pintar Kuliah or KIP-K) as an affirmative policy aimed at expanding equitable and inclusive access to higher education. The program is designed to reduce financial burdens by providing tuition waivers and living allowances for economically disadvantaged students with strong academic potential. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) is one of the state universities with the highest number of KIP-K recipients in Indonesia, making it a relevant setting to examine the program’s effectiveness. This study aims to analyze the effectiveness of the KIP-K Program in fulfilling the educational needs of underprivileged students at UNESA and to identify its supporting and inhibiting factors. The study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews and observations involving four informants: two KIP-K recipients and two non-recipients. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the KIP-K Program at UNESA is relatively effective based on Soetrisno’s (2016) five indicators of effectiveness: program comprehension, goal attainment, target accuracy, timeliness, and tangible change. The program has positively influenced students’ learning motivation, academic discipline, and financial independence. However, several challenges remain, including delayed fund disbursement, unequal dissemination of information, and insufficient monitoring of fund utilization. Strengthening the monitoring system, improving distribution mechanisms, and enhancing program outreach are recommended to ensure the program’s sustainability and to promote equitable access to higher education in Indonesia
Evaluasi Kebijakan E-Voting Dalam Pemilihan Kepala Desa Kambitin Raya Kabupaten Tabalong Sri Sunardi; Budi Suryadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6543

Abstract

Samsat merupakan singkatan dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap yang dibentuk untuk memperlancar serta mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat yang diselenggarakan dalam satu gedung. Kabupaten Banjar menurut data ERI Korps Lalu Lintas Polri pada bulan November 2024 jumlah sepeda motor di Kabupaten Banjar sebanyak 331,0 ribu unit. Adapun, target dan realisasi pendapatan hasil laporkan yang dalam penerimaan 5 tahun PKB di UPPD Martapura tidak banyak masyarakat yang melakukan pembayaran PKB secara langsung. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan Triangulasi teknik. Teknik analisis data dalam penelitian melalui empat alur yaitu kondensasi, penyajian data dan verifikasi data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan belum berjalan dengan cukup baik, namun belum optimal. Adapun, berdasarkan teori Efektivitas James L. Gibson dalam Pasalong seperti yang terdapat 2 indikator yaitu, 1). Efesiensi, selama berjalannya program tersebut, masih terdapat beberapa program yang dijalankan itu belum menyebar dan merata ke semua daerah di Kabupaten Banjar sehingga program tersebut tidak dapat meraih sepenuhnya para wajib pajak yang berada di Kabupaten Banjar. 2). Fleksibilitas, Adapun, menunggu kebijakan pemutihan dikarenakan terkendala dalam masalah ekonomi sering terpakai untuk menutupi kebutuhan lain dan kesibukan dengan pekerjaan. Terkait dengan faktor penghambat dalam efektivitas peningkatan, 3). Gangguan Jaringan Internet, jaringan pada server dapat menjadi kendala apabila terjadi error yang dapat mengakibatkan terhambatnya bahkan berhentinya proses pelayanan. 4). Bank-bank yang bekerja sama pembayaran PKB baru sedikit menjadi faktor penghambat dalam layanan. Wajib Pajak yang memiliki akun rekening bank lain yang tidak bekerja sama dengan layanan Samsat.
Klasifikasi Penyakit Stroke Menggunakan Algoritma XGBoost Classifier Muhammad Rizky Firdaus; Ani Dijah Rahajoe; Fairus Irhab Adinata Efendi; Azmi Maulana Mahardika; Achmad Ario Dwi Maulana; Piter Rudi Irson Rivaldo Lapon
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6546

Abstract

Stroke merupakan krisis kesehatan global yang menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan. Deteksi lebih dini faktor stroke sangat penting untuk tindakan pencegahan yang efektif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dataset stroke, mengkaji pengaruh teknik Hybrid Sampling (gabungan SMOTE dan Random UnderSampling) dalam mengatasi ketidakseimbangan data, serta mengevaluasi performa mode XGBoost. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan dataset sekunder dari Kaggle. Penanganan ketidak seimbangan kelas dilakukan dengan Hybrid Sampling (gabungan SMOTE dan Random UnderSampling). Penerapan teknik Hybrid Sampling ini terbukti memberikan dampak signifikan pada kemampuan deteksi model, di mana nilai F1-Score pada kelas minoritas (stroke) yang semula bernilai 0,00 pada data asli (tanpa penanganan ketidakseimbangan) berhasil meningkat menjadi 0,25. Model dikembangkan menggunakan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost). Dataset memiliki ketidakseimbangan ekstrem dengan 4,8% pada kelas strok. Hasil evaluasi menunjukkan model XGBoost mencapai akurasi sebesar 89,4% pada data uji. Namun, performa pada kelas minoritas (stroke) masih rendah dengan recall 0,36 dan F1-Score 0,25. Meskipun XGBoost memberikan akurasi tinggi secara keseluruhan data yang signifikan. Diperlukan optimasi lebih lanjut melalui hyperparameter tuning atau algoritma boosting lainnya.
Mutiara Kasih, Khairunnas Jamal, Mochammad Novendri Mutiara Kasih; Khairunnas Jamal; Mochammad Novendri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6548

Abstract

Artikel ini membahas tafsir keadilan sosial dalam Fī Ẓilāl al-Qur’ān karya Sayyid Qutb dengan menggunakan pendekatan adabi ijtima‘i, yang memadukan keindahan bahasa Al-Qur’an dengan kesadaran sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), serta analisis tekstual dan kontekstual untuk menelaah hubungan antara tafsir Qutb dan realitas kolonialisme Mesir pada abad ke-20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pribadi Qutb, kondisi kolonial Mesir, dan interaksi dengan budaya Barat membentuk tafsirnya yang kritis terhadap ketidak adilan politik, diskriminasi hukum, tirani penguasa, dan sekularisme Barat. QS. An-Nisā’ [4]:58 menjadi fondasi utama dalam menegaskan prinsip amanat, keadilan, dan tanggung jawab moral yang bersifat universal. Pendekatan adabi ijtima‘i memungkinkan bahasa Al-Qur’an menjadi sarana membangkitkan kesadaran kolektif, motivasi etis, dan kepedulian sosial, sehingga tafsir Qutb relevan untuk membaca problem ketidakadilan historis maupun kontemporer. Artikel ini menyimpulkan bahwa tafsir Qutb tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga aplikatif, menegaskan peran Al-Qur’an sebagai pedoman untuk menegakkan keadilan, menolak penindasan, dan membangun masyarakat yang adil, beradab, dan bertanggung jawab.
Implementasi Asesmen Sumatif Pada Pembelajaran Sirah Nabawiyah Kelas VIII Di Pesantren At-Tibyan Fahrur Rozy; Siti Qomariah; Ummi Nadrah Nasution; Nurmawati Nurmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6553

Abstract

Pembelajaran Sirah Nabawiyah memiliki peran penting dalam menanamkan pemahaman historis sekaligus nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada peserta didik, sehingga pelaksanaan asesmen sumatif menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam proses evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi asesmen sumatif pada pembelajaran Sirah Nabawiyah kelas VIII di Pesantren At-Tibyan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi asesmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen sumatif dilaksanakan dalam bentuk ujian tertulis yang dirancang sesuai dengan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran, serta mencakup penilaian aspek kognitif dan afektif peserta didik. Meskipun pelaksanaannya telah mengedepankan prinsip objektivitas dan keadilan, guru masih menghadapi kendala berupa perbedaan kemampuan peserta didik dan keterbatasan waktu pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan berbagai upaya seperti pemberian pembelajaran tambahan, program remedial, dan bimbingan khusus agar asesmen sumatif tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur capaian belajar, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kualitas pemahaman dan pembentukan karakter peserta didik dalam pembelajaran Sirah Nabawiyah.
Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Islam (Religious Moderation Through Islamic Religious Education) Ardina Maharani; Ida Fitriyah; Isti Faiyah; Kenang Agus Mulyadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6554

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis literatur ilmiah mengenai moderasi beragama melalui Pendidikan Agama Islam, guna mengidentifikasi tren, tantangan, solusi, dan arah penelitian masa depan. Metode Systematic Literature Review digunakan dalam penelitian ini, dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020. Data dikumpulkan dari database Scopus berdasarkan kata kunci "Religious Tolerance" OR "Religious Moderation" AND "Islamic Education" yang menghasilkan 90 artikel terpilih dianalisis melalui kombinasi metode bibliometrik dengan thematic mapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun jumlah publikasi mengenai topik ini masih relative terbatas, terdapat tren peningkatan yang signifikan terutama tahun 2021, dengan puncak publikasi pada tahu 2024. Indonesia muncul sebagai kontributor utama dalam riset ini, didukung oleh kebijakan nasional seperti Peraturan Presiden No. 58 Tahum 2023. Analisis tematik menunjukkan bahwa riset ini sangat terfokus pada peran PAI sebagai mekanisme preventif terhadap radikalisme. Namun, masih terdapat kesenjangan riset pada aspek pengembangan kurikulum berbasis lokalitas dan integrasi nilai budaya lokal. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam memetakan lanskap akademik moderasi beragama serta mengidentifikasi peluang riset masa depan, khususnya pengembangan model pembelajaran digital yang kontekstual
AI-Based Digital Marketing Communication in Hotel Masa Inn Advertising Wilbert William Jeff Jonathan; I Nyoman Indra Kumara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6558

Abstract

This study examined the implementation of AI-based digital marketing communication in Hotel Masa Inn advertisements by applying the AIDA model. The study purpose was to analyze how artificial intelligence was utilized in digital advertising content to attract attention, build interest, stimulate desire, and encourage action among audiences on Instagram. This research employed a qualitative descriptive approach. Materials and methods involved field research conducted at Hotel Masa Inn, Kuta, Bali, using observation of Instagram content, in-depth interviews with hotel management, marketing staff, and consumers, as well as documentation of AI-based promotional materials. Data were collected through purposive sampling and analyzed inductively to capture patterns in audience responses and communication strategies across the AIDA stages. The results showed that AI played a strategic role throughout the communication process. At the attention stage, AI-supported visuals, voice-over narration, and consistent posting frequency successfully highlighted Balinese identity and created a calming first impression. At the interest stage, AI-generated storytelling maintained narrative consistency and strengthened audience engagement by presenting the hotel experience as warm and familiar. At the desire stage, AI-based copywriting emphasized comfort, historical value, and credibility, reinforced by organic audience testimonials that increased trust. At the action stage, clear AI-generated calls to action contributed to increased direct messages and story replies, indicating active audience responses. However, findings also revealed limitations, as some audiences perceived reduced emotional depth compared to human-generated communication. In conclusion, AI-based digital marketing communication at Hotel Masa Inn effectively supported all AIDA stages by enhancing message consistency, efficiency, and audience engagement. Nevertheless, human involvement remains essential to preserve emotional authenticity and strengthen long-term relationships with consumers
Body, Morality, and Gender Surveillance in the Netflix Series Lady’s Companion and the Film Gowok: Kamasutra Jawa Nailul Ulah Al Chumairoh Machfud; Philosa Kasyutiantara Denpabhara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6559

Abstract

This study aims to reveal how the female body is constructed, moralized, and surveilled through the figure of the chaperone in Western culture and the gowok in Javanese tradition. Employing a comparative literature approach and a qualitative descriptive method, this research analyzes two cultural texts: the Netflix series Lady’s Companion (2025) and the film Gowok: Kamasutra Jawa (2025). The theoretical framework draws on Michel Foucault’s concept of the politics of the body, Judith Butler’s theory of gender performativity, and Gayatri Spivak’s notion of subalternity. The findings indicate that in Western society the female body is repressed through public morality and norms of decorum, while in Javanese culture it is exploited through patriarchal spirituality that positions women as instruments of masculine knowledge and initiation. In Lady’s Companion, the character Elena Bianda functions as a moral agent who supervises the conduct and bodily comportment of young noblewomen to preserve family reputation. In contrast, Gowok: Kamasutra Jawa presents Nyai Gowok as a spiritual teacher whose body becomes a symbolic site of knowledge and discipline, yet remains embedded within the patriarchal logic of Javanese court culture. Both figures demonstrate distinct yet interconnected mechanisms of gender surveillance, rooted in the same patriarchal logic that controls the female body through moral and spiritual institutions. By juxtaposing these two cultural frameworks, this study contributes to cross-cultural discourse on gender, morality, and embodiment, showing how literature and film reflect and reproduce the politics of the female body.

Page 23 of 156 | Total Record : 1557