cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Faktor Risiko Kejadian Stunting Desa Bababulo Utara Kec. Pamboang Sri Nurlian; Nurbayani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3418

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak lebih rendah dari standar usia, yaitu nilai z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) < –2 SD berdasarkan standar WHO . Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko kejadian stunting. Secara nasional, prevalensi stunting pada balita Indonesia masih cukup tinggi meskipun telah terjadi penurunan. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan prevalensi stunting sebesar 34.41% (Kemenkes RI, 2023). Di Provinsi Sulawesi Barat, prevalensi stunting tercatat sekitar 30,3%, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik desain cros sectional studi. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik random sampling sederhana pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan ibu responden. Data dianalisis dengan uji chisquare dilanjutkan dengan uji odd ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh baik 49 (49%) dan pola asuh tidak baik 51 (51%). Nilai P-value (0.000). perilaku picky eating 56 (56%) dan perillaku tidak picky eating 44 (44%) dengan nilai P-value (0.000). Kesimpulan : nilai OR = enam (6) lebih besar dari nilai satu (1) pola asuh merupakan sebagai faktor risiko stunting. Perilaku picky eating nilai OR = 0.043 kurang dari 1 berarti perilaku picky eating merupakan sebagai faktor pelindung terhadap kejadian stunting.
Pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan- Pemulihan (PMT-P) Pada Kondisi Anak Mengalami Berat Badan Rendah Dibandingkan Dengan Tinggi Badan (Balita Wasting) Delimayani; Nur Rahma Srifitayani; Sri Sukmawaty Syahrir; Susanti; Erni Kadir; Masdarwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3419

Abstract

Wasting merupakan salah satu bentuk masalah gizi akut yang ditandai dengan berat badan anak lebih rendah dibandingkan tinggi badan yang seharusnya. Di Indonesia, balita wasting masih menjadi tantangan gizi yang signifikan. Salah satu intervensi yang dilakukan pemerintah adalah Pemberian Makanan Tambahan-Pemulihan (PMT-P) untuk balita gizi kurang. Mengetahui pelaksanaan dan efektivitas program PMT-P pada balita wasting dalam upaya peningkatan status gizi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental dan metode pre-post test tanpa kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah balita wasting usia 6–59 bulan di Puskesmas X. Sampel berjumlah 30 anak yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Rata-rata berat badan sebelum intervensi adalah 9,1 kg dan setelah intervensi meningkat menjadi 10,0 kg. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan (p < 0,05). PMT-P efektif dalam meningkatkan berat badan balita wasting. Diperlukan pemantauan berkelanjutan dan keterlibatan keluarga untuk menjaga keberlanjutan hasil.
Analisis Minat Pemuda Terhadap Digitalisasi di Kota Makassar Suprianto K; A. Agung Adiguna Al Arifin; Subair Subair
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3420

Abstract

Transformasi digital di era Revolusi Industri 4.0 telah mengubah pola interaksi, aktivitas ekonomi, dan pendidikan masyarakat perkotaan, termasuk di Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat pemuda terhadap digitalisasi serta mengidentifikasi tantangan yang menghambat optimalisasi pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 120 pemuda berusia 17–30 tahun di Makassar yang aktif menggunakan teknologi digital. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara akses teknologi, peluang ekonomi digital, perkembangan media sosial, serta kebijakan pemerintah terhadap minat pemuda dalam digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat pemuda terhadap digitalisasi berada pada kategori sangat tinggi. Faktor akses teknologi dan perkembangan media sosial menjadi determinan utama, sementara peluang ekonomi digital juga memberikan pengaruh signifikan dalam meningkatkan partisipasi pemuda pada ekosistem digital. Kebijakan pemerintah meskipun berpengaruh, kontribusinya relatif lebih rendah dibandingkan variabel lain. Temuan ini memperlihatkan bahwa infrastruktur digital, keterhubungan sosial melalui platform digital, serta peluang kewirausahaan berbasis teknologi merupakan pendorong utama keterlibatan pemuda. Namun, kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan potensi penyalahgunaan teknologi masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital, pemerataan infrastruktur, dan pengembangan kebijakan yang lebih adaptif untuk memperluas keterlibatan pemuda dalam ekonomi digital. Implikasi hasil studi ini dapat menjadi rujukan bagi pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem digital yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di tingkat lokal.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning-STEM Materi Asam Basa Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di MAN 2 Kota Semarang Malik Afif Rojtica; Sri Haryani; Nuni Widiarti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran problem based learning yang terintegrasi science, technology, engineering, and mathematics (STEM) pada materi asam basa dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pendekatan ini dirancang untuk memberikan konsep pemahaman kimia melalui pengetahuan sains, teknologi, rekayasa dan matematika sehingga menciptakan pembelajaran yang menarik dan relevan bagi peserta didik. Penelitian menggunakan two group pretest posttest dengan subjek 68 peserta didik di kelas XII-D dan XII-F MAN 2 Semarang. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif dan uji N-Gain dengan bantuan software SPSS Statistics 25. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda, terdiri dari lima belas soal pretest-posttest sesuai materi asam basa. Hasil pretest menunjukkan seluruh peserta didik berada pada kategori rendah dengan rata-rata skor 59. Setelah penerapan pembelajaran dilakukan, terjadi peningkatan signifikan pada hasil post test kelas eksperimen, dengan rata-rata skor mencapai 83 sedangkan kelas kontrol memiliki rata-rata skor 71. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,6055 termasuk kategori sedang, dan persentase peningkatan sebesar 60,5 persen tergolong cukup efektif. Pada kelas kontrol rata-rata N-Gain ada pada 0,35 sehingga termasuk kategori tidak efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning yang terintegrasi dengan STEM cukup efektif dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Integrasi STEM dalam pembelajaran kimia mendukung peningkatan hasil belajar serta menciptakan suasana belajar yang lebih kontekstual, interaktif, dan menarik.
Respon Dosen PAI Di Perguruan Tinggi Umum Dalam Menghadapi Ketergantungan Mahasiswa Pada Artificial Intelligence (AI) Atik Andrian
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3422

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena ketergantungan mahasiswa Perguruan Tinggi Umum (PTU) terhadap kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan fokus pada Politeknik Digital Boash Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari maraknya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Copilot, dan Gemini oleh mahasiswa Generasi Z yang terbiasa dengan akses informasi instan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan analisis dokumen tugas mahasiswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, & Saldaña (2014) dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 80% mahasiswa menggunakan AI untuk pencarian informasi keislaman, peringkasan teks, serta penyusunan tugas dan presentasi. AI menawarkan peluang signifikan, seperti memperluas akses pembelajaran keislaman, membantu pemahaman istilah Arab, dan mendukung mahasiswa dengan keterbatasan bahasa asing. Namun, terdapat tantangan berupa rendahnya internalisasi konsep, potensi kesalahan pemahaman, plagiarisme spiritual, dan melemahnya kemampuan berpikir kritis. Dalam konteks ini, peran dosen PAI menjadi strategis sebagai kurator nilai dan fasilitator literasi etika digital, dengan mendorong verifikasi sumber, pembacaan literatur otoritatif, serta diskusi reflektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI bukan pengganti dosen, tetapi dapat menjadi mitra strategis dalam pembelajaran PAI apabila digunakan secara etis, ilmiah, dan sejalan dengan nilai-nilai Islam. Rekomendasi penelitian meliputi penyusunan pedoman nasional pemanfaatan AI di pendidikan tinggi, pelatihan literasi AI bagi dosen, dan pengembangan kurikulum PAI yang terintegrasi dengan literasi digital keislaman.
Critical Parameter Analysis of Public WiFi Network Service Quality in Karanganyar Using TIPHON Standards Nurul Kholisatul Ulya; Yuli Siyamto; Setyo Nugroho
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3423

Abstract

The study purpose was to identify the critical Quality of Service (QoS) parameters that most affect the quality of public WiFi networks in Karanganyar Regency. The study aimed to evaluate throughput, delay, packet loss, and jitter based on the TIPHON standard. This evaluation helps determine which factors contribute most to service degradation in public WiFi networks. The study also sought to provide recommendations for improving the user experience in high-traffic areas such as Karanganyar Square. Materials and methods. This study used a descriptive quantitative approach. Data were collected by measuring four QoS parameters: throughput, delay, packet loss, and jitter. Measurements were conducted at four strategic public WiFi locations in Karanganyar Regency. The collected data were analyzed to determine the QoS index and identify which parameters most significantly affect network performance. The TIPHON standard was applied to categorize the quality of each parameter. Results. The results showed that the overall average QoS index was in the “good” category (index 3). However, two parameters were identified as dominant factors in quality degradation: low throughput and high jitter, both in the moderate category. These issues were most pronounced in locations with high user traffic, particularly Karanganyar Square. The findings indicate that although the network generally meets user expectations, certain conditions can significantly affect performance. Conclusions. Public WiFi in Karanganyar Regency generally provides good service, but low throughput and high jitter reduce performance in high-traffic areas. Recommendations for improvement include increasing bandwidth capacity and optimizing traffic management to reduce jitter. Implementing these measures can enhance user experience and ensure more reliable network performance.
Pengaruh Norma Subjektif Terhadap Niat Menggunakan Platform Investasi Moh Asifur Rohman; Didit Darmawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh norma subjektif terhadap niat menggunakan platform investasi dengan menggunakan pendekatan studi literatur sebagai metode utama. Norma subjektif dipahami sebagai persepsi individu terhadap tekanan sosial yang berasal dari lingkungan signifikan seperti keluarga, teman, atau rekan kerja, yang memengaruhi keputusan dalam menggunakan layanan digital. Kerangka teoritis mengacu pada Teori Perilaku Terencana yang menempatkan norma subjektif sebagai salah satu prediktor utama niat perilaku. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran sistematis terhadap publikasi ilmiah dari jurnal nasional dan internasional yang terindeks dalam database bereputasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa norma subjektif memiliki kontribusi signifikan terhadap pembentukan niat penggunaan platform investasi, baik dalam konteks umum maupun dalam sistem keuangan berbasis syariah. Temuan juga mengindikasikan bahwa tekanan sosial yang dirasakan individu dapat mendorong kecenderungan untuk menyesuaikan perilaku dengan ekspektasi sosial, sehingga memperkuat intensi penggunaan layanan keuangan digital. Studi ini memberikan pemahaman konseptual yang lebih mendalam mengenai hubungan antara faktor sosial dan keputusan penggunaan teknologi finansial serta menawarkan implikasi praktis dalam merancang strategi promosi berbasis norma sosial untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam investasi digital. Keywords: Investasi Digital, Niat Menggunakan, Norma Subjektif
Penggunaan Media Berbasis Augmented Reality (Ar) Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sma Negeri 5 Banda Aceh Dini Ramadhani; Muslima Muslima
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3425

Abstract

This study examines the use of Augmented Reality (AR) based media in group guidance services to improve the learning motivation for eleventh-grade students at SMA Negeri 5 Banda Aceh. Using a one-group pretest–posttest design (n-80), a sample of eight students participated in four guidance service sessions utilizing interactive AR materials. The instrument was a validated learning motivation questionnaire (21 of 24 items were valid) and demonstrated high reliability (Cronbach's α = 0.854). Analysis included a normality test, paired sample t-test, and N-Gain calculation. The results showed a significant increase in motivation scores (mean difference = 24.125; t = −17.145; p < 0.001) and an average N-Gain = 0.91 (high category), indicating substantial changes after the intervention. Based on the result, H0 (no effect of AR on learning motivation) was rejected and Ha (there was an effect of AR on learning motivation) was accepted. The discussion highlights the mechanisms of increased motivation through increased attention, material relevance, group interaction, and increased self-efficacy due to the use of AR. Limitations such as the design without a control group, small sample size, and limited intervention duration are discussed as recommendations for further research.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Disiplin Petugas terhadap Kepuasan Peserta BPJS Kesehatan Rumah Sakit Aulia Menes Pandeglang Septia Maulid Sunardi; Yudith Yunita; Rani Sulastri Maulani; Afaf Fadhila Adzkia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3430

Abstract

Pelayanan kesehatan melalui program BPJS merupakan bagian dari pelayanan publik yang sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi kelompok menengah ke bawah yang mengandalkan jaminan kesehatan dari pemerintah. Namun, masih banyak peserta yang mengeluhkan lamanya proses pelayanan, kurangnya informasi yang jelas, serta kedisiplinan petugas yang belum konsisten, termasuk di Rumah Sakit Aulia Menes Pandeglang. Penelitian ini berupaya mengkaji pengaruh kualitas pelayanan dan disiplin petugas terhadap tingkat kepuasan peserta BPJS Kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert kepada 100 responden yang merupakan peserta BPJS aktif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Disiplin petugas juga terbukti berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05. Uji simultan memperlihatkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan peserta dengan nilai F hitung 45,673 lebih besar dari F tabel 3,09 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,496 menandakan bahwa 49,6% variasi kepuasan peserta dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan dan disiplin petugas, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan serta penegakan disiplin petugas sebagai strategi untuk meningkatkan kepuasan masyarakat pengguna BPJS, sehingga rumah sakit perlu melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan pada aspek standar pelayanan, kompetensi petugas, serta konsistensi penerapan prosedur kerja.
The Effect of Interactive Multimedia Based on PowerPoint on the Learning Outcomes of Vocational High School Students Neng Wilda; Tatu Munawaroh; Ari Fajria Novari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3431

Abstract

The use of engaging and interactive learning media is essential in the learning process at vocational high schools, particularly in accounting classes, which are often considered difficult and boring. One alternative that can be used is interactive multimedia based on PowerPoint, which can present material through text, images, animations, and quizzes, making it easier for students to understand. This study focuses on analyzing the impact of interactive multimedia based on PowerPoint on the learning outcomes of students at Rina Hasanah Vocational High School majoring in Accounting and Financial Institutions. The research method used is a true experiment with a Pre-test Post-test Control Group Design. The research population consisted of all 60 students in the 10th grade, divided into two groups: 30 students in the experimental group and 30 students in the control group, selected using simple random sampling. The research instrument consisted of a multiple-choice learning achievement test with 30 questions that had been tested for validity (22 valid questions) and reliability (α = 0.852). Data analysis was conducted using normality tests, homogeneity tests, independent t-tests, and N-Gain calculations. The results showed that the average post-test score of the experimental group (82.5) was higher than that of the control group (72.1). The t-test produced a calculated t-value of 4.215 > t-table 2.001 with a significance of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the two groups. The N-Gain calculation also shows an increase in learning outcomes for the experimental group of 0.57 (moderate category), while the control group only increased by 0.31 (low category). It can be concluded that interactive multimedia based on PowerPoint is effective in improving students' learning outcomes in vocational high schools for the subject of Accounting, making it worthy of use as one of the innovative teaching strategies in vocational high schools.