cover
Contact Name
Munawwir Hadwijaya
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Published by ANFA MEDIATAMA
ISSN : -     EISSN : 29617693     DOI : https://doi.org/10.572349/relinesia
Core Subject : Religion,
Relinesia: Jurnal Studi Agama dan Multikulturalisme Indonesia diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli, terdaftar dengan ISSN 2961-7693. Jurnal ini memfokuskan ruang lingkupnya pada isu-isu Agama di Indonesia dan Kajian Multikulturalisme. Jurnal ini menerbitkan penelitian empiris dan teoritis berkualitas tinggi yang mencakup semua aspek Agama dan Multikulturalisme Indonesia. Deradikalisasi Pendidikan Agama, Filsafat Pendidikan Agama, Kebijakan Pendidikan Agama, Gender dan Pendidikan Agama, Perbandingan Agama, dan Multikulturalisme.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 395 Documents
MENGKAJI ULANG HUBUNGAN KRISTOLOGI DAN SOTERIOLOGI DALAM DOGMATIKA Ludemianti, Yustina; Meriati, Meriati
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kristologi dan soteriologi merupakan dua aspek fundamental dalam dogmatika Kristen yang memiliki keterkaitan erat satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang hubungan integral antara kristologi dan soteriologi, serta meyakinkannya bagi iman Kristen dalam konteks era kontemporer. Melalui metode studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang komprehensif tentang hakikat dan karya Kristus sangat penting untuk membangun landasan teologis yang kokoh. Hubungan kristologi dan soteriologi tidak hanya ditelaah secara teoritis, tetapi juga relevansinya bagi kontekstualisasi iman yang relevan dan bermakna di tengah berbagai tantangan zaman. Pemahaman akan kristologi dan soteriologi juga memiliki makna praktis yang mendalam bagi spiritualitas, misi, dan respon orang Kristen terhadap isu-isu aktual. Dengan demikian, upaya mengembangkan pemahaman kristologi dan soteriologi yang alkitabiah, kontekstual, dan transformatif merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi gereja di era kontemporer.
ANALISIS MENDALAM PERAN ROH KUDUS DALAM MEWUJUDKAN GEREJA SEBAGAI TUBUH KRISTUS TINJAUAN TEOLOGI TRINITAS AUGUSTINE Pasolang, Jessica Bintoen; Emba, Yuni Craisya
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara mendalam peran Roh Kudus dalam mewujudkan Gereja sebagai Tubuh Kristus, dengan pengamatan khusus pada teologi Trinitas Augustinus. Melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi berbagai aspek karya Roh Kudus dalam Gereja, termasuk peran-Nya sebagai pemberi kehidupan, pemersatu, pemberdaya, dan transformator. Pemikiran Augustinus tentang Roh Kudus sebagai ikatan kasih dalam Trinitas memberikan landasan teologis yang kuat untuk memahami peran Roh Kudus dalam Gereja. Penelitian ini juga menafsirkan makna teologis dan praktis dari pemahaman ini bagi kehidupan serta misi Gereja kontemporer, mencakup aspek-aspek seperti spiritualitas, liturgi, kepemimpinan, pelayanan, dan misi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mendalam tentang karya Roh Kudus sangat penting untuk memperkuat identitas, spiritualitas, dan efektivitas Gereja sebagai Tubuh Kristus di tengah tantangan zaman modern.
KONSEP ADAB DALAM MENUNTUT ILMU PADA SURAH AL-MUJADALAH AYAT 11(STUDI KOMPARATIF TAFSIR ULAMA NUSANTARA) Ihsandi, Diva Alif; Hermanto , Edi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thisi studyi discussesi thei concepti ofi adabi ini studyingi basedi oni Surahi Al-Mujadalahi versei 11i accordingi toi thei interpretationsi ofi Nusantarai scholars.i Iti aimsi toi analyzei theiri interpretations,i identifyi differencesi andi similarities,i andi providei recommendationsi fori strengtheningi thei valuei ofi adabi ini education.i Thisi studyi exploresi thei contributioni ofi locali scholarsi toi Islamici educationi thati isi contextuali andi relevanti toi Indonesia.i Thisi researchi usesi ai descriptive-analyticali qualitativei methodi toi examinei thei concepti ofi adabi ini studyingi ini Surahi Al-Mujadalahi versei 11i basedi oni thei interpretationi ofi Nusantarai scholars.i Comparativei researchi comparesi thei interpretationsi ofi Buyai Hamka,i Sheikhi Nawawii al-Bantani,i andi KH.i Hasyimi Asy'ari.i Primaryi datai sourcesi comei fromi thei interpretationsi ofi scholars,i whilei secondaryi fromi books,i journals,i andi articles.Thei concepti ofi adabi demandingi knowledgei formsi individuali character,i includingi respecti fori teachersi andi ethicsi betweeni students.i Surahi Al-Mujadalahi versei 11i emphasizesi thei importancei ofi knowledgei withi adab.i Thisi researchi comparesi thei interpretationsi ofi Nusantarai scholarsi toi understandi locali interpretations.i Adabi ini educationi includesi respect,i humility,i andi mutuali appreciation,i contributingi toi sociali progressi andi thei formationi ofi ai knowledgeablei society.Adabi ini demandingi knowledgei isi ani importanti elementi ini Islam,i includingi respect,i diligence,i andi sincerei intentionsi toi geti closeri toi Allah.i Surahi Al-Mujadalahi versei 11i emphasizesi respecti ini thei assemblyi ofi knowledge.i Nusantarai scholarsi suchi asi Hamkai andi Quraishi Shihabi interpreti adabi withi locali culture,i connectingi knowledgei andi moralsi fori individuali andi sociali progress,i especiallyi ini pesantren.
PEMBERDAYAAN SDM BERBASIS ISLAM DALAM MENINGKATKAN KEUNGGULAN BERSAING ORGANISASI : SUATU PENDEKATAN MANAJEMEN STRATEGIK Syahidin, Mohamad Rizal
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui terkait dengan pemberdayaan sumberdaya manusia untuk meningkatkan keunggulan bersaing dalam suatu organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan berbagai wawancara kepada beberapa informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siklus manajemen sumber daya manusia dengan siklus PDAC yang didalamnya terdapat empat bagian diantaranya perencanaan, pelaksanaan evaluasi dan tindak lanjut. Menurut pandangan silam, pemberdayaan SDM yang ditujukan untuk keunggulan bersaing merupakan sesuatu yang shahih dimana pada zaman yang serba modern manusia dituntut untuk bisa berfkir dan berkembang ke arah yang lebih baik.
FENOMENA GHOSTING DALAM HUBUNGAN PASCAKENCAN DAN PERNIKAHAN Hariyani, Lisa Febri; Hidayat , Rifa Mutiara; Isnaeni , Aliah Charis; Wihara, Acep Ega
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1618

Abstract

Ghosting merupakan permasalahan yang nyata dan sedang menjadi tren di kalangan masyarakat saat ini. Istilah ini sering dikaitkan dengan masalah percintaan, namun jika ditelaah lebih dalam, kata Ghosting tidak hanya digunakan untuk berakhirnya/hilangnya suatu hubungan cinta secara tiba-tiba. Tentu kita tahu dalam ajaran agama Islam bahwa hubungan romantis/pacaran tidak diperbolehkan. Bagaimana dengan fenomena yang bermula dari Ghosting dan bisa berujung pada langgengnya hubungan di jenjang pernikahan? Dalam penelitian ini, penulis mencoba memahami secara utuh bagaimana Al-Qur'an melihat gambaran Ghosting dan apa pengaruhnya terhadap kehidupan sosial. Tentunya tidak dapat dipungkiri bahwa di era sekarang ini para generasi muda harus melakukan perkenalan atau berkomunikasi terlebih dahulu untuk mencapai tahap pernikahan, sayangnya dalam proses komunikasi tersebut terdapat berbagai sikap dan perkataan yang mengarah pada perilaku Ghosting. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan kualitatif, yaitu. suatu penelitian yang menggunakan bahan pustaka, artikel dan buku sebagai sumber data utama, serta pendapat para ahli sebelumnya, berdasarkan kualitas informasi yang dianalisis dan dideskripsikan secara sistematis. Penulis menemukan bahwa dalam pendekatan Al-Quran dan Islam, ghosting merupakan suatu perilaku yang memiliki kemiripan dan erat kaitannya dengan persahabatan, dimana hal tersebut berkaitan dengan proses pranikah. Namun ghosting tidak selalu berakhir dengan putusnya hubungan, ada juga orang yang awalnya bermimpi, namun sebenarnya berniat untuk menikah. Pada artikel kali ini penulis juga membahas tentang hubungan suami istri yang berawal dari Ghosting dan apakah pernikahan tersebut bahagia? Akankah terjadi konflik dalam rumah tangga jika salah satu pasangan mempunyai sikap Ghosting ? Penulis mencoba menganalisis persiapan seorang wanita yang akan menikah, baik dari segi kesiapan fisik maupun mental, dimana hubungan tersebut diawali dengan sikap Ghosting.
PENYEBAB PERSELINGKUHAN SUAMI ISTRI DAN UPAYA PENANGANANNYA DALAM ISLAM Iin Inayah Sa’adah; Rahma Indah Mawarni; Rahma Rahmadaniati; Tita Nur Rahman; Yulia Elfrida Yanty Siregar
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1632

Abstract

Perselingkuhan pada umumnya sering terjadi pada individu yang memiliki kurangnya keteguhan dalam nilai-nilai keagamaan, kurangnya dasar cinta yang kuat, kurangnya komunikasi yang efektif dan harmonis, sikap egois dari masing-masing pihak, kurangnya stabilitas emosi, dan kesulitan dalam menyesuaikan diri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa perselingkuhan dapat menyebabkan stres yang signifikan. Ketidakmampuan pasangan untuk beradaptasi dan mengatasi masalah dengan baik dapat menghasilkan konflik yang berlarut-larut. Dari berbagai masalah yang muncul akibat perselingkuhan, masalah utama yang timbul adalah perceraian, karena perselingkuhan seringkali menjadi pemicu perceraian. Upaya penanganan perselingkuhan mencakup pemantauan hubungan suami atau istri, usaha keras dalam menciptakan lingkungan rumah yang harmonis, memberikan teladan yang baik, membangun lingkungan yang mendukung, meningkatkan nilai-nilai keagamaan, memperkuat dasar cinta yang kuat, meningkatkan komunikasi yang terbuka dan harmonis, meningkatkan kekuatan diri yang didasari oleh rasa percaya diri yang kuat, membangun hubungan sosial yang sehat, dan berinteraksi dengan individu yang memiliki nilai-nilai positif.
Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Praktik Hubungan Sosial Lintas Agama di Kampung Cibedug Desa Cikole Kecamatan Lembang Annisa Noor Fadilah; Yeni Huriani
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1646

Abstract

Keterlibatan kearifan lokal dalam praktik membangun perdamaian merupakan salah satu cara menjaga harmoni sosial karena kearifan lokal berasal dari norma sosial yang sudah sejak lama dihidupi di masyarakat. Pembangunan perdamaian melalui pendekatan kultural memiliki tingkat efisiensi yang tinggi. Dengan mempertimbangkan pada nilai-nilai kearifan lokal yang telah lama hidup di masyarakat, maka anggota masyarakat akan mempertahankan kearifan lokal yang dimilikinya secara kuat. Hal yang paling penting dalam konteks ini adalah perlunya para tokoh untuk membicarakan tentang pola kearifan lokal yang didasarkan pada pembangunan perdamaian. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang mendasari praktik hubungan sosial lintas agama di Kampung Cibedug, Desa Cikole, Kecamatan Lembang. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode observasi partisipatif, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam bahwa kearifan lokal memainkan peran penting dalam membentuk harmoni dan perdamaian antar agama di Masyarakat.
PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN REMAJA DESA TOMPO KECAMATAN BARRU KABUPATEN BARRU Nur Qarlinda; Musafir Tahir; Muhammad Ishaq
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1680

Abstract

Selama kurang lebih sepuluh tahun terakhir ini media sosial yang banyak peminatnya yaitu game online. Perkembangan game online ini cukup pesat, baik di ibu kota maupun di provinsi atau masyarakat pedesaan. Game online merupakan jenis game yang cara memainkannya dengan menggunakan jaringan Internet dan melibatkan banyak pemain sekaligus berkomunikasi antara pemain satu dengan yang lainnya dalam waktu yang bersamaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dimana peneliti mendapatkan informasi langsung oleh informan di lapangan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian Pengaruh game online yaitu: Mempengaruhi remaja untuk tidak membiasakan shalat 5 waktu, serta ibadah-ibadah lainnya. Menjadikan pemainnya lupa waktu sehingga malas belajar, malas mandi, serta malas dalam kegiatan positif lainnya. Mengakibatkan remaja tidak sadar diri hingga membuang-buang waktu dan uang untuk bermain game online. kecanduan terhadap game online. Sedangkan positif menghilangkan rasa bosan atau jenuh, kumpul bareng teman dan juga sebagai hiburan, dapat menghasilkan uang. Faktor yang mendorong para remaja untuk mengakses game online yang ditemukan peneliti di lapangan yaitu: lingkungan yang kurang terkontrol karena melihat teman-temannya yang lain bermain game online menjadikan seseorang untuk mencoba game online tersebut yang lama-kelamaan akan menjadi kecanduan. bisa belajar serta menghafalkan kosa kata dalam bahasa Inggris. Adanya game online dijadikan wadah untuk saling bertanding.
HUBUNGAN SEJENIS MENURUT PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDY KASUS KELURAHAN PELAMUNAN KABUPATEN SERANG) Mellia Lesthari
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1692

Abstract

Sex deviance develops over time, so that sex becomes a "dirty" and "disgusting" word, whereas in Quraish Shihab's view that sex in the Islamic view is something holy. Sex is a fundamental difference related to reproduction, in one type, which divides this breed into two parts, male and female according to the sperm (male) and egg (female) produced. The problem arises if then there is sexual deviance, namely similar relationships that occur among the community, including one of them in Pelamunan Village, Serang District.The formulation of the problem in this study is: How is the relationship similar according to the views of community leaders in Pelamunan village, Serang District, viewed from the perspective of Islamic law? and what are the factors causing the emergence of public figures' views on similar relationships in Pelamunan village, Serang District This study aims to determine similar relationships according to the views of community leaders in Pelamunan village, Serang District, from the perspective of Islamic law and to find out the factors causing the emergence of community leaders' views on similar relationships in Pelamunan village, Serang District. This research is included in field research, according to its nature this research is descriptive. The data collection methods used are interviews, observations and documentation. The results showed that, community leaders viewed the existence of same-sex enthusiasts as damaging the joints of people's lives should have received stricter action because it was feared that it could be transmitted to the younger generation in Pelamunan Village, this was due to same-sex behavior contrary to religious norms and violations of humanitarian law. The perpetrator is declared to be a person who deviates from reasonableness and needs to be treated seriously so as not to cause troubling social ills.
Analisis Mendalam Faktor-Faktor Penyebab Pernikahan Dini di Indonesia: Implikasi untuk Kebijakan Sosial dan Pendidikan Ayu Puspita Dewi; Nilam Desy Hartati; Sartika Alfiana; Syifa Maulida S; Yulia Elfrida Yanty Siregar
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1695

Abstract

Pernikahan dini menjadi isu sosial yang relevan di Indonesia, dengan dampak yang signifikan pada perkembangan individu dan masyarakat. Melalui pendekatan kuantitatif serta pengambilan data melalui instrument questioner yang dimana pengambilan data nya lebih di khususkan untuk yang sudah menikah. Sebagai hasilnya, diharapkan bahwa penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap upaya masyarakat dalam memahami, mencegah, dan mengatasi dampak pernikahan dini di Indonesia.