cover
Contact Name
Munawwir Hadwijaya
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Published by ANFA MEDIATAMA
ISSN : -     EISSN : 29617693     DOI : https://doi.org/10.572349/relinesia
Core Subject : Religion,
Relinesia: Jurnal Studi Agama dan Multikulturalisme Indonesia diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli, terdaftar dengan ISSN 2961-7693. Jurnal ini memfokuskan ruang lingkupnya pada isu-isu Agama di Indonesia dan Kajian Multikulturalisme. Jurnal ini menerbitkan penelitian empiris dan teoritis berkualitas tinggi yang mencakup semua aspek Agama dan Multikulturalisme Indonesia. Deradikalisasi Pendidikan Agama, Filsafat Pendidikan Agama, Kebijakan Pendidikan Agama, Gender dan Pendidikan Agama, Perbandingan Agama, dan Multikulturalisme.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 395 Documents
MENELUSURI LATAR BELAKANG NAMA DAN PENYUSUN, SISTEMATIKA PENULISAN, PENILAIAN ULAMA, SERTA PROFIL KITAB DALAM KUTUB TIS’AH Fikri, Shofil; Syayyidah, Liza Elyvia Nur; Sahuura, Azizah Nuzulan; Maisun, Maisun; Tamami, Moh Fikri; Haris, Lazuardy Arsyad
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para kaum mukmim telah bersepakat bahwa menjadikan Nabi Muhammad sam menjadi sumber pengetahuan ke dua di ajaran islam setelah al-Qur’an. Problem problem yang telah ada di al-Qur’an sudah banyak di perjelas terperinci di dalam hadits. Di abad pertama sampai abad keempat H merupakan waktu yang paling gencar untuk pembukuan hadits. Terbukti banyak bermunculan mukharij (orang yang mengeluarkan/ meriwayatkan) hadits., seperti kitab-kitab hadits yang dikenal dengan al-kutub al-sittah ataupun al- kuttub al- tis’ah yang saat ini digunakan menjadi rujukan para ulama dalam menggali hukum-hukum syar’i. Dalam penelitian ini kami menggunakan penelitian berjenis pustaka (libary research) menggunakan pendekatan kualitatif dan juga telnik analisis deduktif. Selain dengan kajian kepustakaan, untuk pengumulan data pada artikel ini juga menggunakan metode akses web yang ada di internet, yang dimana caranya sendiri dengan mencari di web internet yang menyediakaan bermacam informasi data yang berkaitan kepada penelitian ini. Kutub al-Tis’ah ini merupakan sembilan kitab hasil pemikiran dari sembilan Imam yang termasyhur, disertai dengan latar belakang masing-masing yang hampir sama.
PENGARUH PERMAINAN BOI-BOIAN TERHADAP KESEGARAN JASMANI ANAK USIA 7 – 9 TAHUN SEKOLAH DASAR NEGERI JAPANAN 1 KABUPATEN JOMBANG Priambada, Bagus Kukuh; Sudjijandok, Andun; Fitroni , Hijrin; Fikri , Muhammad Dzul
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesegaran jasmani berkaitan dengan kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik dalam jumlah besar tanpa lelah. Baru – baru ini terdapat beberapa permasalahan antara lain rata-rata siswa sering merasa lemas dan lesu, mudah lelah saat berolahraga, mengantuk dan kurang bersemangat saat pembelajaran. Selain itu, pembelajaran olahraga belum berjalan secara efektif terlebih mengenai pembelajaran olahraga tradisional karena sangat jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional boi-boian terhadap tingkat kesegaran jasmani anak usia 7 – 9 tahun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen (Quasi Experimental design) dengan pendekatan Nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu Multistage Fitness Test (MFT) selanjutnya dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Study ini mengungkap Nilai VO2max siswa sebelum melakukan permainan boi-boian berada dalam kategori buruk dengan rata-rata nilai (26.48). Setelah diberikan treatment lalu dilakukan posttest ternyata terjadi kenaikan angka pada nilai post-test dengan rata-rata nilai sebesar 33.391 yang berada dalam kategori sedang, sehingga terjadi peningkatan sebesar 7.83%. Berdasarkan uji paired sample t-test menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar .001, sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan boi-boian berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesegaran jasmani anak usia 7 – 9 tahun. Jika olahraga tradisional diajarkan dengan baik maka akan mempengaruhi tingkat kesegaran jasmani siswa. Sebaiknya guru memiliki variasi dalam melaksanakan kegiatan olahraga, karena siswa usia 7-9 tahun merupakan anak yang mudah bosan jika diberikan olahraga yang monoton dan tidak bervariasi. Dengan memberikan alternatif olahraga seperti berbagai permainan tradisional yang dilaksanakan secara bergantian siswa akan merasa senang dan penasaran di setiap pembelajaran olahraga.
MODEL KEPEMIMPINAN PENDETA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN GEREJA: STUDI KASUS DI GEREJA PANTEKOSTA TABERNAKEL "FILADELFIA" SURAKAN Namba, Ririn; Adrianto, Michael; Manurun, Oktavianus; Palilu, Saskia Lilia Ashari; Sovia, Sinta; Henky B.M., Steviep Lie
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kepemimpinan pendeta dalam meningkatkan kualitas pelayanan gereja di Gereja Pantekosta Tabernakel "Filadelfia" Surakan. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus dengan metode kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan pendeta, majelis gereja, dan beberapa jemaat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model kepemimpinan yang diterapkan oleh pendeta di gereja ini berfokus pada kepemimpinan transformasional dan partisipatif yang memfasilitasi pertumbuhan rohani jemaat, pemberdayaan pelayanan gereja, dan peningkatan kualitas program-program gereja. Selain itu, strategi komunikasi yang efektif antara pendeta dan jemaat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pelayanan gereja. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi gereja-gereja lainnya untuk menerapkan model kepemimpinan serupa guna meningkatkan kualitas pelayanan.
TEOLOGI FEMINIS DAN PEREMPUAN MANDUL: REINTERPRETASI KISAH ELISABET DALAM LUKAS 1:5-25 SEBAGAI KRITIK ATAS STIGMA SOSIAL Noisye, Nira; Lambertus , Serli; Burirang , Rendi Noval; Bode , Given Hadinataniel; Kasa , Yobe
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji persoalan stigma sosial terhadap perempuan mandul dan menawarkan reinterpretasi kisah Elisabet dalam Lukas 1:5-25 dari perspektif teologi feminis sebagai upaya kritik terhadap stigma tersebut. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan hermeneutik feminis, penelitian ini menganalisis bagaimana stigma sosial yang berakar dari budaya patriarki telah merendahkan martabat perempuan mandul melalui berbagai bentuk diskriminasi dan marginalisasi. Studi ini mengungkapkan bahwa perempuan mandul kerap mengalami pelabelan negatif, pengucilan sosial, hingga kekerasan verbal yang berdampak pada kesehatan mental dan relasi sosial mereka. Melalui pembacaan kritis terhadap kisah Elisabet, penelitian ini menemukan bahwa tafsiran tradisional yang memandang kemandulan sebagai aib justru turut melanggengkan stigma tersebut. Sebagai alternatif, penelitian ini menawarkan reinterpretasi feminis yang mengangkat Elisabet sebagai subjek yang mampu mempertahankan iman dan martabatnya di tengah tekanan stigma sosial. Keteguhan Elisabet menjadi model inspiratif bagi perempuan mandul masa kini dalam menghadapi diskriminasi. Implikasi teologis dari reinterpretasi ini menegaskan bahwa nilai dan martabat perempuan tidak ditentukan oleh kemampuan reproduksinya, melainkan oleh statusnya sebagai citra Allah yang berharga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reinterpretasi feminis atas kisah Elisabet tidak hanya menawarkan pembacaan baru yang membebaskan, tetapi juga mendorong transformasi cara pandang dan sikap gereja serta masyarakat terhadap perempuan mandul. Studi ini merekomendasikan perlunya edukasi publik yang lebih masif untuk mengubah stigma sosial, serta pengembangan program pastoral yang memberdayakan perempuan mandul dalam komunitas iman.
METODE PENGINJILAN YANG RELEVAN UNTUK PELAYANAN DI SUKU KETENGBAN Malyo, Tirianus
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas penginjilan di suku Ketenban, yang terletak di daerah terpencil, dengan fokus pada pengembangan metode yang kontekstual dan sensitif terhadap budaya lokal. Suku Ketenban menghadapi tantangan dalam aksesibilitas terhadap pelayanan spiritual dan sosial, sehingga diperlukan pendekatan yang holistik dan inklusif untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat. Metode penginjilan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi terbukti efektif dalam menjangkau masyarakat yang sulit diakses. Selain itu, penginjilan yang mempertimbangkan nilai-nilai dan tradisi lokal, serta melibatkan tokoh masyarakat, dapat meningkatkan penerimaan ajaran agama. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya integrasi aspek sosial, seperti program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi, untuk memberikan dampak yang lebih signifikan. Keterlibatan generasi muda melalui kegiatan kreatif, seperti seni dan musik, diharapkan dapat memperkuat iman dan identitas komunitas. Pelatihan berkelanjutan bagi pelayan gereja dalam keterampilan komunikasi dan pemahaman budaya lokal sangat penting untuk efektivitas penginjilan. Evaluasi dan umpan balik dari masyarakat juga menjadi aspek krusial dalam menyesuaikan metode penginjilan agar tetap relevan. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan bahwa pengembangan metode penginjilan yang relevan di suku Ketenban memerlukan pendekatan yang menyeluruh dan responsif terhadap konteks lokal, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan iman masyarakat.