cover
Contact Name
Azka Muharam
Contact Email
azkamuharam30@gmail.com
Phone
+6287817753084
Journal Mail Official
rivierajmi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 29649048     EISSN : 29632900     DOI : 10.58344
Journal Multidisiplin Indonesia is an national /scientific journal, double-blind peer-reviewed, open acces journal published monthly by CV Riviera Publishing. Journal Multidisiplin Indonesia provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 602 Documents
Dampak Pandemi Covid 19 bagi Sektor Pariwisata di Kabupaten Kepulauan Mentawai (Studi Objek Wisata Pantai Katiet, Pantai Mapaddegat dan Pulau Awera Chandra Wijaya S, Alexander; Rianto, Slamet; Setriani, Loli
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.70

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan data dan menganalisa tentang: kunjungan wisatawan, pendapatan pelaku wisata dan upaya pemerintah dan pelaku wisata dalam mengatasi dampak pandemic Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Informan penelitian diambil secara insidental samplingAnalisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kepulauan Mentawai selama pandemi Covid 19 tidak ada yang berasal dari luar dengan alasan penerapan protocol kesehatan yang ketat bagi masyarakat serta diharuskannya masyarakat mematuhi protocol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. (2) Pendapatan pelaku wisata selama pandemi Covid 19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai akibat dampak pandemi Covid 19 menurun disebabkan berkurangnya wisatawan yang mengunjungi objek wisata di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Wisatawan yang berkunjung umumnya wisatawan lokal. Pelaku wisata yang paling merasakan penurunan pendapatan adalah biro perjalanan, hotel dan penginapan. (3) Upaya pemerintah dan pelaku wisata dalam mengatasi dampak pandemic Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai diantaranya dengan melakukan promosi pariwisata kabupaten Kepulauan Mentawai serta pembenahan sarana dan prasarana pada objek wisata.
Analisis Spasial Kebakaran Hutan Di Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat Dopler, Dopler; Juita, Erna; Zella Putra Ulni, Arie
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah, menganalisis dan membahas Analisis Spasial Kebakaran Hutan Di Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat dilihat dari: 1.Sebaran titik api atau hotspot di Kabupaten Kepulauan Mentawai 2.faktor-faktor penyebab kebakaran hutan di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan 3. strategi pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi kebakaran hutan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ialah di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sampel penelitian ini adalah semua Keacamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai diambil dengan cara mengambil sampel yaitu total sampel sama dengan populasi yaitu total sampling. Teknik analisa data menggunakan analisis Analisis Spasial dan Analisis Deskriptif. Hasil akhir penelitian ini yang di temukan bahwa : 1). Sebaran titik api atau hotspot di Kabupaten Kepulauan Mentawai Jumlah Titik Api/Hotspot di Kabupaten Kepulan Mentawai dimana jumlah Titik Hotspot yang Tertinggi adalah di Kecamatan Siberut Utara sebanyak 14 Titik Api dan yang terendah jumlah Titik Hotspot terdapat di Kecamatan Pagai Selatan, Pagai Utara dan Seberut Selatan sebanyak 1 Titik Api 2) Faktor-faktor penyebab kebakaran hutan di Kabupaten Kepulauan Mentawai di lihat dari segi Fisik hasil jawaban responden yang paling berpengaruh diantaranya “Musim Kemarau” dan “Lahan Gambut” dan dilihat dari segi sosial yang sangat berpengruh terjadi kebakaran hutan adalah “Sisa Api Unggun” dan Alih Fungsi Lahan. 3). Strategi pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi kebakaran hutan: Meningkatkan keterampilan masyarakat dengan cara sosialiasai dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui Masyarakat Peduli Api: Meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dan Penyelenggaraan Kegiatan kebencanaan MPA dengan melibatkan masyaraka dan badan usaha Peningkatan Kapasitas dan Koordinasi kelembagaan dalam kegiatan kebencanaan MPA Meningkatkan sarana dan prasarana pencegahan kebakaran hutan dan lahan bagi masyarakat dan penegakan hukum yang tegas kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Analisis Spasial Migrasi Masyarakat Etnis Batak Toba Di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Yuniati Ningsih, Dwi; Zuriyani, Elvi; Zella Pura Ulni, Arie
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah, menganalisis dan membahas Analisis Spasial Migrasi Masyarakat Etnis Batak Toba Di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis dilihat dari: 1. Sebaran spasial migrasi masyarakat etnis Batak Toba di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis 2. Karakteristik masyarakat etnis Batak Toba yang bermigrasi ke Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ialah semua masyarakat Etnis Batak Toba yang ada di Kota Kecamatan Mandau, Sampel penelitian ini adalah semua masyarakat etnis batak toba . Teknik yang digunakan dalam dalam penarikan sampel penelitian ini adalah Proporsional Random Sampling dan Teknik analisa data menggunakan analisis Analisis Spasial dan analisis Deskriptif. Hasil akhir penelitian ini yang di temukan bahwa : 1). Persebaran Etnis suku Batak Toba di Kecamatan Mandau di lihat dari persebaranya perdesa dimana desa yang paling tinggi persebaran di Desa Air Jamban sebanya 2.671 Orang dan persebabaran yang paling sedikir di desa Batang Serosa sebanyak 196 Orang 2). Karakteristik masyarakat Etnis Batak Toba yang bermigrasi diantaranya karakteristik ekonomi meliputi Pendapatan Perbulan sebelum Migrasi < Rp. 2.000.000 dan Pendapatan Perbulan Setelah Migrasi < Rp. 4.000.000, dan Perkerjaan, Lama Berkerja Sebelum Migrasi < 3, Jumlah Lama Berkerja setelah Migrasi > 5 tahun, Sesudah Migrasi Pekerja tetap/tidak “iya”, Status pekerjaan sebelum migrasi “Petani”, Status pekerjaan setelah Migrasi “Karyawan swasta”, Pekerjaan Sampingan terdapat “Tidak ada”, Kebutuhan setiap bulannya sebelum migrasi “Cukup” dan Kebutuhan setiap bulannya setelah migrasi “terpenuhi”. Selanjutnya karakteristik sosial meliputi Tingkat Pendidikan terakhir masyarakat “SMA/Sederajat”, Tingkat pendidikan anak pertama “Sarjana”, tingkat pendidikan anak kedua “Sarjana”, Tingkat pendidikan anak ke tiga “SMA/Sederajat dan Tingkat Pendidikan anak lainnya terdapat di jawaban “SMA/Sederajat”.
Analisis Seismistas Wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai Berdasarkan Data Gempa Bumi Periode 2011-2021 Ilham Rianata Putra, Tegar; Juita, Erna; Rezki, Afrital
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.73

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis tentang analisis seismistas wilayah kabupaten kepulauan mentawai berdasarkan data gempa bumi periode tahun 2011-2021. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh wilayah administrasi kabupaten kepulauan mentawai dan sampel Pada penelitian ini adalah adalah total sampling, total sampling adalah teknik pengambilan sampel dimanan jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil Akhir penelitian ini adalah wilayah administrasi kabupaten kepulauan mentawai.1)Tingkat seimisitas untuk wilayah Administarasi Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dihasilkan dengan menggunakan metode fraktal diperoleh tahun 2011-2021 rentan terhadap gempa bumi, yang cukup banyak sehingga merupakan daerah dengan kategori rawan gempa bumi.2)Tingkat seimisitas untuk wilayah Administarai Kabupaten Kepuluan Mentawai yang dihasilkan dengan menggunakan metode empiris diperoleh pada wilayah mentawai dengan periode gempa bumi dari tahun 2011 sampai 2021 dengan perhitungan yang telah dilakukan pengolahan data maka daerah wilayah mentawai dari tahun 2011- 2021 dengan kategori sedang.3)Dalam menentukan tingkat seismisitas di suatu wilayah dengan menggunakan dua metode yaitu baik dengan metode Fraktal dan metode empiris setelah dihitung dengan menggunakan metode fungsi likehoold sehingga diperoleh hasil nilai a-value tertinggi terjadi pada tahun 2019 sebesar 4,344 dan nilai a-value terendah 2,776 dan nilai b-value paling besar terjadi pada tahun 2017 dengan nilai b-value sebesar 0,650 dan paling rendah pada tahun 2012 dengan nilai 0,382 kedua metode diperoleh di wilayah yang sama yaitu wilayah Administarsi Kabupaten Kepulauan Mentawai yang memiliki seismisitas yang sedang terhadap terjadinya gempa bumi atau daerah rawan gempa.4)Dalam Menentukan persebaran titik seismistas dengan menggunakan argis map, pengolahan pembuatan peta dilakukan dengan cara menentukan titik lokasi kejadian gempa bumi dengan yang di ambil latitude dan longtitude yang di buat dengan mengdunakan absolut x dan y, X = Latitude dan Y= Longtitude maka titik gempa bumi akan muncul sendiri di peta administrasi Kabupaten Kepulauan mentawai seperti pada gambar 7 sampai gambar 10.
Analisis Ketahanan Pangan di Kabupaten Sijunjung Gusnita, Melia; Rezki, Afrital; Despica, Rika
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah, menganalisis dan membahas Analisis Ketahanan Pangan Di Kabupaten Sijunjung dilihat dari: 1.Tingkat Ketahanan Pangan di Kabupeten Sijunjung 2.Bagaimana Distribusi Spasial Tingkat Ketahanan pangan Kabupeten Sijunjung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ialah semua Lokasi di Kabupaten Sijunjung. Sampel penelitian ini adalah semua wilayah populasi. Teknik yang digunakan dalam dalam penarikan sampel penelitian ini adalah Purposive Sampling di Kabuaten Sijunjung diambil dengan cara mengambil sampel yaitu total sampel sama dengan populasi yaitu total sampling. Teknik analisa data menggunakan analisis Analisis Spasial sig (Overlay). Hasil akhir penelitian ini yang di temukan bahwa : 1). Tingkat Ketahanan Pangan di Kabupeten Sijunjung Tahun 2021 diantaranya terdapat 1 Skor yaitu “Kerentanan Sedang” berjumlah 8 Kecamatan (8) diantaranya (Kecamatana Koto Tujuh, Kupitan, Sijunjung, Sumpur Kudus, Tanjung Gadang, Ampek Nagari dan Kamang Baru dan Lubuk Tarok). 2). Distribusi Spasial Tingkat Ketahanan Pangan dimana Tingkat Rasio Konsumsi Normatif Per kapita Kategori “Defisit Tinggi” yaitu Kecamatan Kamang Baru, Tanjung Gadang, Sijunjung, Lubuk Tarok) selanjutnya “Defisit Rendah” yaitu Kecamatan ( IV Nagari dan Sumpur Kudus) dan “Defisit Sedang” selanjutnya Tingkat Penduduk di bawah garis kemiskinan dimana terdapat 2 Klasifikasi yaitu “Klasifikasi rendah” yaitu : Kecamatan Kamang baru, IV Nagari dan Kupitan dan Klasifikasi “Sangat Rendah” yaitu Kecamatan Tanjung Gadang, Sijunjung, Lubuk Tarok , Koto VII dan Sumpur Kudus dan Tingkat AHH di temukan 2 Skor yaitu skor “Rendah” berjumlah 3 Kecamatan ( Kamang Baru,Tanjung Gadang berjumlah 35.657 dan Sijunjung Skor skor “Sangat Rendah” berjumlah 5 Kecamatan diantaranya kecamatan (Lubuk Tarok, IV Nagari, Kupitan, Koto VII dan Sumpur Kudus.
Analisis Produktifitas Karet Di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Tahun 2011-2021 Yusmai Yulita, Rinda; Eka Putri, Rozana; Zella Putra Ulni, Arie
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah, menganalisis dan membahas Analisis Produktifitas Karet Di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Tahun 2011-202. Tujuan dar Penelitian 1.) Produktifitas Tanaman Karet Tahun 2011- 2021 2.) Faktor apa saja yang mempengaruhi Produktifitas Tanaman Karet di Kecamatan Pulau Punjung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pengambilan sampel yang dilakukan penelitian ini menggunakan sampel Jenuh. Metode penelitian ini menggunakan TeknikProporsional Random Sampling, menurut Sugiyono, Proporsional Random Sampling yaitu cara acak tanpa memperhatikan strata dalam populsi tersebut. Jadi penelitian ini dengan menggunkan rumus slovin merupakan sebagian buruh tani sawit yang di anggap dapat mewakili populasinya sehingga jumlah sampel yang didapat 100 sampel. Pengolahan data yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi Eviews 9 dengan teknik analisis data yang digunakan adalah pemilihan model estimasi data panel ( uji deskriptif, uji normalitas, uji asumsi klasik (uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi), uji hipotesi (uji t, uji f, uji koefisien determinasi) dan uji regresi linear berganda. Hasi produktivitas ini menyatakan 1) Hasil Produktifitas karet dari Tahun 2011- 2022, dimana jumlah hasil produktivitas karet yang paling tinggi berada di Tahun 2011 sebanyak 7.534 Ton dan jumlah yang paling rendah berada di Tahun 2016 sebnayak 1.500 Ton. 2).Faktor yang mempengaruhi Produktifitas Tanaman Karet, Berdasarkan hasil pengujian parsial (uji t) nilai thitung sebesar 3,052 sedangkan nilai ttabel sebesar 1,984 menunjukkan bahwa nilai thitung > nilai t tabel dengan signifikan sebesar 0,003 karena signifikan t lebih besar dari 5% (0,003 < 0,05) dapat disimpulkan bahwa secara parsial harga (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan (Y), Luas lahan hasil pengujian parsial (uji t) nilai thitung sebesar -965 sedangkan nilai ttabel sebesar 1,984 menunjukkan bahwa nilai thitung < nilai ttabel dengan signifikan sebesar 0,337 karena signifikan t lebih kecil dari 5% (0,337 > 0,05) dapat disimpulkan bahwa secara parsial luas lahan (X2) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan (Y) dan Teanaga Hasil pengujian parsial (uji t) nilai thitung sebesar 1,516 sedangkan nilai ttabel sebesar 1,33 menunjukkan bahwa nilai thitung > nilai ttabel karena signifikan t lebih kecil dari 5% (0,133 > 0,05) dapat disimpulkan bahwa secara parsial tenaga kerja (X3) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan (Y).
Perubahan Mata Pencaharian Masyarakat Pasca Bencana Gempa dan Tsunami di Dusun Ruamoga Desa Taikako Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai Prahantas, Rinel; Dasrizal, Dasrizal; Despica, Rika
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.76

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan data yang menganalisa tentang: 1)Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan mata pencarian Masyarakat Dusun Ruamongan Desa Taikako Kecamatan Sikakap kabupaten Kepulauan Mentawai, 2)Permaasalahan perubahan mata pencaharian Masyarakat Dusun Ruamonga Desa Taikako Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai, 3) Pendapatan masyarakat Dusun Ruamonga setelah berubah mata pencaharian dari nelayan ke petani. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Dusun Ruamonga Desa Taikako Kabupaten Kepulauan Mentawai. Informan Penelitian diambil secara Snowball Sampling kepala Desa sebagai Key Informan Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Faktor yang mempengaruhi perubahan mata pencarian Masyarakat Dusun Ruamonga Desa Taikako Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai. Yaitu faktor bencana alam seperti Gempa dan Tsunami, kurangnya pendapatan, kurangnya perhatian pemerintah terhdap para nelayan yang berada di Dusun Ruamoga Desa Taikako, adanya hasil yang tidak sesuai dengan tangkapan pengeluaran alat memancing, usia yang semakin tua, dan faktor iklim seperti ombak, angin, badai, dan hujan.2) Masalah perubahan yang didapat oleh masyarakat Dusun Ruamonga yaitu masih banyak kepemikikan lahanyang sempit untuk membuka perkebunan baru seperti perkebunan pisang hal ini disebabkan karena jumlah penduduk semakin lama semakin bertambah karna banyaknya penduduk yang datang tinggal dilokasih tersebut sehingga terjadi penyusutan lahan usaha tani untuk keperluan non pertanian, keterbatasannya teknologi yang diharapka oleh masyarakat dusun ruamonga dari pemerintah setempat terutamna sebagai besar yang dialami masyarakat dusun ruamonga, rendahnya pendidikan formal terhadap para petani yang ada di dusun ruamonga, masyarakat belum mampu menciptakan pekerjaan diluar usaha tani, dan belum mampu mengambil resiko kerja.3) Pendapatan yang didapat oleh masyarakat Dusun Ruamonga Desa Taikako yaitu dulunya pendapatan masyarakat Rp.250.000/ hari tetapi sekarang meningkat menjadi Rp.600.000 sampai dengan 1.200.0000 perharinya sehingga masyarakat dusun ruamongah merubah mata pencahariannya dari nelayan ke petani.
Analisis Spasial Pertashop di Kabupaten Sijunjung Vingky Amelia, Novia; Despica, Rika; Zella Putra Ulni, Arie
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.77

Abstract

Pertashop di Kabupaten Sijunjung akhir tahun 2021 mulai di luncurkan oleh pertamina di Kabupaten Sijunjung untuk menjangkau daerah-daerah yang jauh jangkauannya dari SPBU. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah dan menganalisis sebaran atau spasial pertashop. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini ialah semua pertashop yang berada di Kabupaten Sijunjung diambil dengan teknik total sampling. Teknik analisa data menggunakan analisis spasial, analisis tetangga terdekat dan buffer. Hasil akhir penelitian ini di temukan bahwa: 1) Sebaran pertashop di Kabupaten Sijunjung terdapat 19 pertashop yang tersebar di Kecamatan IV Nagari, Kamang Baru, Koto VII, Kupitan, Lubuk Tarok, Sijunjung, Sumpur Kudus dan Tanjung Gadang. 2)Pola Spasial Pertashop di Kabupaten Sijunjung berdasarkan analisis tetangga terdekat cendrung tersebar random (acak). 3)Keterjangkauan pertashop di Kabupaten Sijunjung menggunakan analisis Buffer. Hasil penelitian ini di harapkan dapat menjadi referensi pada penelitian selanjutnya serta dapat menjadi literatur kajian untuk mengambil kebijakan terkait mengenai lokasi-lokasi strategis yang dapat mendirikan pertashop berikutnya.
Persepsi Masyarakat Tentang Perubahan Makanan Pokok Dari Sagu Ke Beras Di Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai Afridawati Salamanang, Yohana; Rianto, Slamet; Setriani, Loli
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang perubahan makanan pokok dari sagu ke beras di Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jenis penelitian ini menggunakan metode yang bersifat kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Penelitian ini menggambarkan Persepsi Masyarakat Tentang Perubahan Makanan Pokok dari Sagu ke Beras di Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai.Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi pada responden. Sementara data sekunder diperoleh melalui referensi dan data dari instansi yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan terjadi pergeseran konsumsi masyarakat secara masif pada perubahan pola konsumsi pangan sagu menjadi pangan beras di Desa Matobe. Sebagian besar rumah tangga lebih memilih mengkonsumsi pangan beras, karena mudah didapatkan, harga terjangkau, mudah diolah dan rasannya yang enak. Perubahan pola konsumsi ini mengakibatkan tingkat kesukaan konsumsi pangan lokal sagu menurun, ketersediaannya pun berkurang, sehingga sudah sulit untuk didapatkan.
Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kognitif Anak Usia Dini Margaretha, Lydia
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i3.79

Abstract

Potensi dan kemampuan anak akan dipengaruhi oleh seberapa baik ibu berkomunikasi dengan anaknya untuk mencintai dan membesarkannya. Anak dapat mempelajari keterampilan kognitif seperti memecahkan masalah, berpikir abstrak, dan belajar dari pengalaman. Kemampuan mengasuh dan menyayangi anaknya di rumah berpengaruh terhadap kemampuan kognitif anaknya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, dan sampel terdiri dari dua puluh lima ibu muda anak kelas B1 pembukaan. Instrumen, observasi, dan wawancara adalah semua metode pengumpulan data. Selama analisis data, dilakukan tahapan reduksi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa ibu muda sudah memiliki kemampuan, namun belum dimanfaatkan secara efektif. Kemampuan kognitif anak nantinya akan dipengaruhi oleh bagaimana mereka dirawat dan dimanfaatkan di rumah.menghasilkan kesimpulan bahwa pola asuh Ibu-ibu muda terhadap kognitif anak di TK Selva Buana Kota Bengkulu berpengaruh secara signifikan

Page 7 of 61 | Total Record : 602


Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia More Issue