cover
Contact Name
Azka Muharam
Contact Email
azkamuharam30@gmail.com
Phone
+6287817753084
Journal Mail Official
rivierajmi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 29649048     EISSN : 29632900     DOI : 10.58344
Journal Multidisiplin Indonesia is an national /scientific journal, double-blind peer-reviewed, open acces journal published monthly by CV Riviera Publishing. Journal Multidisiplin Indonesia provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 602 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Resitasi (Penugasan) dalam Upaya Meningkatkan Berfikir Kritis Siswa dalam Memahami Pelajaran Fisika Materi Listrik Statis Dikelas XII MIPA 6 / Semester Ganjil SMA Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2018/2019 Suharyati, Atti
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan dan meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran resitasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh dari tes hasil belajar dan data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan persentase ketuntasan belajar siswa yang diperoleh, peningkatan kemampuan dengan penggunaan model pembelajaran ditunjang dengan hasil observasi guru dan siswa. Setelah dilakukan evaluasi pada pra siklus peneliti mencoba menggunakan metode pembelajaran Resitasi (penugasan) sehingga dapat memperoleh hasil pada siklus I dapat diketahui bahwa persentase siswa mencapai nilai indikator keberhasilan dengan nilai nilai rata – rata baru mencapai 75.65 Dari 35 siswa, 9 anak yang masuk pada kategori baik sekali atau sebesar 25.71 % dan anak yang termasuk pada kategori baik atau seanyak 21siswa atau 60 %, sedangkan siswa yang masuk pada kategori cukup baik ada 5 anak atau sebesar 14.28%. Dari 35 siswa masih ada 5 siswa yang tidak tuntas KKM. Namun pada siklus II persentasi siswa yang mencapai nilai sesuai dengan indikator keberhasilan adalah 84,65 %. Dari 35 siswa, terdapat 32 siswa yang masuk pada kategori baik sekali atau sebesar 91.42 %, dan siswa yang mendapat nilai kategori baik terdapat 3 siswa atau sebesar 8.57 % siswa yang masuk pada kategori cukup baik dan anak yang pada kategori kurang baik sudah tidak ada lagi. Melihat hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa menunjukkan hasil rata-rata dan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 85%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar tersebut telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal yaitu nilai rata-rata 85 dan ketuntasan 85% sehingga proses perbaikan pembelajaran dinyatakan berhasil dan tuntas pada siklus II. Metode pembelajaran resitasi memberi peluang kepada siswa untuk berpartisipasi secara aktif dan pemanfaatan sumber daya pembelajaran secara optimal. Siswa yang diberikan metode resitasi setelah proses belajar mengajar akan tahu sasaran yang akan mereka capai, sehingga dapat mengarahkan mereka dalam belajarnya. Lain halnya dengan siswa yang tidak diberikan metode resitasi, mereka tidak tahu tujuan apa yang diharapkan dicapai dalam proses belajarnya. metode pembelajaran Resitasi (penugasan) dapat diterima dan terbukti berhasil dalam meningkatkan hasil belajar Fisika Dikelas XII MIPA 6 SMA Negeri 4 Bandung Tahun Pelajaran 2018/2019.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Tik Materi Desain Grafis Di Kelas XI IPS 2 / Smtr 1 Di SMA Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2021 / 2022 Firmansyah, Firmansyah
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.50

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah terbatasnya media, siswa pasif dan sedikit yang aktif, siswa mudah bosan, guru-guru banyak menggunakan metode Konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Penerapan Model Pembelajaran PBI, mengingat belajar merupakan proses bagi siswa dalam membangun pemahaman atau gagasan sendiri, maka kegiatan pembelajaran hendaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan hal itu secara lancar dan termotivasi. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki sesuatu secara sistematis, kritis, logis, analitis sehingga mereka dapat merumuskan sendiri penemuannya dengan penuh percaya diri. Dalam Penelitian ini Peneliti Mencoba menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran. Strategi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus dan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dari hasil test menunjukan adanya peningkatan hasil belajar. pada siklus I dengan jumlah siswa tuntas belajar sebanyak 11 orang atau sebesar 28.94% ini berarti masih perlu ditingkatkan lagi agar pencapaian ketuntasan belajar siswa bisa mencapai lebih atau di atas 85%, indikator keberhasilan yang diharapkan yaitu ? 75 dari KKM atau nilai di atas 75%. Dari 38 siswa, terdapat 13 siswa yang masuk pada kategori baik sekali atau sebesar 34.21% , dan siswa yang mendapat nilai kategori baik terdapat 17 siswa atau sebesar 44.73% sedangkan siswa yang masuk pada kategori cukup baik tinggal 8 siswa atau sebesar 21.05%, dan siswa yang pada kategori kurang baik sudah tidak ada lagi sebagaimana pada siklus I. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dinyatakan berhasil dan dapat diterima , Terbukti dengan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2021 / 2022.
Upaya Meningkatkan Disiplin Guru Dalam Kehadiran Mengajar Dikelas Melalui Penerapan Reward And Punishment Di Lingkungan Smk Negeri 1 Cipongkor Kab. Bandung Barat Tahun Pelajaran 2018 – 2019 Herdiyana, Heris
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.51

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran disekolah sangat tergantung dari beberapa faktor. Faktor yang sangat penting antara lain adalah penerapan budaya sekolah kearah peningkatan mutu. Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa merasa terpaksa. Budaya sekolah yang harus dipertahankan salah satunya adalah masalah kedisiplinan, termasuk disiplin para guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar. Untuk meningkatkan disiplin para guru dapat diupayakan melalui bermacam-macam cara. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SMK Negeri 1 Cipongkor, Kabupaten Bandung. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, karena dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kedisiplinan guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 75%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran dikelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru.
Tuberkulosis Paru Berulang: Sebuah Review Narasi setia alfarianti, yorien
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.52

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) memberikan beban penyakit yang signifikan pada masyarakat karena tingginya morbiditas dan mortalitas. Pasien TB berulang didefinisikan sebagai pasien yang sebelumnya pernah diobati untuk TB dan sembuh dan kemudian didiagnosis dengan episode TB berulang (baik karena reaktivasi penyakit atau infeksi ulang). Metode: Penulis melakukan pencarian literatur pada Pubmed, Google Schoolar, ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci sebagai berikut “tuberkulosis”, “tuberkulosis paru”, “tuberkulosis paru relaps”, “tuberkulosis paru berulang”, “tatalaksana tuberkulosis paru berulang”, dan “diagnosis tuberkulosis paru berulang”. Hasil: Gejala TB berulang dilaporkan bervariasi dalam klinis dan radiologis dimana secara klinis tidak dapat dibedakan dari penyakit TB primer. Penyembuhan bakteriologis yang tidak lengkap, yang biasanya disebabkan oleh asupan obat yang tidak teratur, adalah penyebab paling umum kekambuhan. Pedoman WHO saat ini menganjurkan penggunaan jenis pengobatan TB enam bulan standar untuk semua kasus TB yang rentan terhadap obat dan pengobatan ulang disertai penggunaan tes kerentanan obat berbasis molekuler cepat untuk memandu pilihan regimen untuk semua pasien TB yang menjalani pengobatan ulang. Kesimpulan: Tuberkulosis berulang merupakan ancaman besar bagi program pengendalian TB, terutama mengingat kerentanan terus-menerus dari pasien yang terinfeksi HIV terhadap TB, dan kecenderungan penyakit berulang yang lebih tinggi karena strain MTB yang resisten.
Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Dalam Pembelajaran Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik Di Smk Negeri 1 Soreang Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017 – 2018 Tatang, Tatang
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.53

Abstract

Masalah penelitian ini adalah dengan supervisi edukatif kolaboratif dapat meningkatkan kinerja guru secara periodic pada empat komponen kompetensi pengelolaan pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Soreang Kabupaten Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah dan dilaksanakan dua siklus dengan tahapan persiapan tindakan, pelaksanaan tindakan, pemantauan dan evaluasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri atas empat kegiatan pokok yakni pengumpulan data awal, data hasil analisis setiap akhir siklus baik siklus I dan siklus II, serta tanggapan lain dari guru terhadap pelaksanaan supervisi edukatif dengan model kolaboratif. Teknik Analisis data dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitafif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kinerja guru dengan adanya supervisi teman sejawat dan edukatif kolaboratif baik menyusun rencana pembelajaran terutama perangkat pembelajaran, melaksanakan pembelajaran terutama proses pembelajaran yang dilakukan guru, menilai prestasi belajar terutama hasil evaluasi dijadikan evaluasi proses pembelajaran selanjutnya dan tindak lanjut hasil penilaian prestasi belajar siswa.
Meningkatan Asktivitas Siswa Dalam Memahami Konsep Dan Teknik Berkreasi Musik Kontemporer Melalui Metode Tutor Sebaya Kelas Xii Mipa 1 / Semester Ganjil Di Sma Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2019/2020 Patriani, Rina
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.54

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara obsevasi, wawancara dan tes. Tahap-tahap prosedur penelitian adalah pengenalan masalah, persiapan tindakan, penyusunan rencana tindakan, pengamatan dan penyusunan laporan. Tindakan dilakukan dalam siklus-siklus dimana setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi untuk perencanaan siklus berikutnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 4 Bandung. Objek dari penelitian ini yaitu implementasi strategi pembelajaran Tutor Sebaya terhadap aktivitas siswa dalam memahami materi pembelajaran Seni Budaya terutama Seni Musik. Pada Kegiatan Tindakan I hasil nilai yang dicapai oleh siswa, masih banyak siswa yang memperoleh nilai sangat rendah dengan pencapaian nilai teringgi hanya mencapai nilai 70 dan nilai terendah 45 serta hasil rata – rata hanya mencapai 50.42 %, pada tindakan II proses pembelajaran meningkat disebabkan oleh karena guru dapat memahami kendala yang dihadapinya pada tampilan tindakan sebelumnya. Siswa lebih aktif dan kreatif dalam menyelesaikan tuga-tugas. Selain adanya peningkatan terbukti pada pencapaian nilai rata-rata pretest dan posttest. Data akhir hasil dari pengolahan data dan analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan siswa (75%) terlihat aktif dalam proses pembelajaran. Tindakan II mengakhiri tindakan pembelajaran dengan pemberian tugas dan indikator keaktifan siswa telah diatas 65% dan skor hasil siswa minimal sudah mencapai hasil yang memuaskan perolehan hasil nilai tertinggi mencapai 90 dan nilai terendah hanya 60 dengan perolehan nilai rata – rata 80.14%. Hal ini sudah sesuai dengan standar ketuntasan maximal yang harus dicapai oleh siswa. Pada tindakan II proses pembelajaran meningkat disebabkan oleh karena guru dapat memahami kendala yang dihadapinya pada tampilan tindakan sebelumnya. Siswa lebih aktif dan kreatif dalam menyelesaikan tuga-tugas. Selain adanya peningkatan terbukti pada pencapaian nilai rata-rata pretest dan posttest
Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Dalam Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sifat Koligatif Larutan Di Kelas Xii Mipa Semester 1 Sma Negeri 6 Bandung Tahun Ajaran 2018/2019 Ismayati, Teti
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.55

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket (kuesioner), dokumentasi dan observasi.data yang dikumpulkan dianalisis dengan tekhnik deskriftif presentase dan analisis linier sederhana. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan hasil belajar Kimia pada siswa kelas XII MIPA 4 SMA Negeri 6Bandung Semester I Tahun Ajaran 2018/2019 dengan menggunakan metode pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Banyaknya siswa yang memperoleh nilai rendah pada mata pelajaran Kimia di bawah ketuntasan minimal disebabkan salah satunya karena proses pembelajaran selama ini belum melibatkan siswa secara aktif oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa terutama pada materi pokok sifat Koligatif Larutan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang melibatkan empat komponen yakni: Planning (rencana), Action (tindakan), Observation (pengamatan), Reflection (refleksi). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 4yang berjumlah 31 siswa. Dari hasil penelitian diperoleh: Hasil tes (ranah kognitif) Pra Siklus dengan nilai rata – rata 66,09 % lalu pada siklus I nilai rata-rata kelas 73,58 % dengan ketuntasan belajar kelas 41 %, pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai rata – rata 83,67% dengan ketuntasan belajar 96,77 %. Pada tampilan siklus II proses pembelajaran meningkat disebabkan oleh karena guru dapat memahami kendala yang dihadapinya pada tampilan tindakan sebelumnya. Siswa lebih aktif dan kreatif dalam menyelesaikan tuga-tugas. Melalui hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa pengajaran pendekatan model pembelajaran yang disampaikan memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman dan penguasaan siswa terhadap materi yang telah disampaikan guru selama ini (ketuntasan belajar meningkat dari sklus I dan II) belajar siswa secara klasikal telah tercapai.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Dan Hasil Belajar Kimia Pada Materi Sel Volta Dengan Menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing Di Kelas Xii Mipa 5 / Semester 1 Sma Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2019/2020 Mustika Budhi, Tiktik
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dibelajarkan pada peserta ddik yang secara operasionalnya dilihat pada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis peserta didik kelas XII MIPA 5 SMA Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2019/2020 melalui penerapan inkuiri terbimbing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket (kuesioner), dokumentasi dan observasi.data yang dikumpulkan dianalisis dengan tekhnik deskriftif presentase dan analisis linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar dan pemahaman materi pelajaran pada siswa kelas XII MIPA 5 SMA Negeri 4 Bandung. Berdasarkan data hasil nilai dalam mengerjakan LKS pada pelaksanaan tindakan pertama ini ternyata bahwa siswa yang dapat mengerjakan LKS dengan benar adalah masih dibawah 60,0%, siswa yang memperoleh nilai tertinggi hanya mencapai nilai 70 dan nilai terendah adalah 60 dengan rata – rata kelas mencapai 65 %, pada kegiatan penelitian tindakan II ini, siswa sudah banyak yang mencapai hasil nilai yang baik yaitu perolehan nilai tertinggi mencapai 90 dan nilai terendah hanya 75 itupun sudah sampai pada batas minimum yang harus diperoleh siswa, nilai rata – rata kelas mencapai 81.94 %. Peningkatan terjadi pada setiap indikator kemampuan berpikir analitis. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing meningkatkan kemampuan berpikir analitis peserta didik kelas XII MIPA 5 SMA Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2019/2020
Pengaruh Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (Pkbm) Desa Nusantara Kabupaten Sanggau Kalsum, Ummi
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.57

Abstract

Dalam suatu organisasi makna komunikasi berperan sangat penting, pentingnya komunikasi dalam perusahaan adalah dimana dalam melakukan pekerjaan diantara sesama pegawai memerlukan komunikasi yang efektif agar dapat dimengerti pesan-pesan tentang pekerjaan. Pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Desa Nusantara Kabupaten Sanggau, terjadinya ketidakefektifan komunikasi dalam penyampaian tugas-tugas yang harus diselesaikan, tentu saja akan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Tercapainya suatu kinerja seseorang atau pekerja karena adanya upaya dan tindakan yang dihasilkan. Upaya tersebut yaitu berupa kinerja yang dicapai oleh pekerja. Kinerja dapat dihasilkan dari pendidikan, pengalaman kerja dan profesionalisme. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara komunikasi dengan kinerja karyawan PKBM Desa Nusantara Kabupaten Sanggau. Berdasarkan hasil analisis regresi dengan sebelumnya membuat analisis faktor pada variabel komunikasi, diperoleh kesimpulan bahwa indikator yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai yaitu diskusi yang dilakukan memberikan kesempatan bagi seluruh pegawai untuk berpendapat. Selain itu, indikator lainnya yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai yaitu penilaian kinerja secara terbuka membuat seluruh pegawai lebih antusias dalam menyelesaikan pekerjaannya. Kemudian diperoleh nilai koefisien determinasi yang menjelaskan hubungan (korelasi) antara variabel independen dengan variabel dependen yaitu sebesar 0.084 atau 8.4% yang berarti hubungan antar variabel cukup kuat.
Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Guru di SMK Plus Desa Nusantara (PDN) Kabupaten Sanggau Royani, Ira
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.58

Abstract

Beberapa indikasi permasalahan terdapat di SMK Plus Desa Nusantara (PDN), Kabupaten Sanggau terkait kinerja guru atau tenaga pendidik seperti minimnya penguasaan materi dan tingginya tingkat kesalahan dalam menyelesaikan pekerjaan. Perlunya peningkatan pengetahuan dalam bentuk pelatihan hingga pengembangan untuk meningkatkan dan mengembangkan daya guna dan potensi sumber daya tenaga pengajar maupun staf administrasi SMK Plus Desa Nusantara (PDN) Kabupaten Sanggau. Tujuan dan manfaat penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja guru SMK Plus Desa Nusantara (PDN) Kabupaten Sanggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknis pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMK Plus Desa Nusantara (PDN) Kabupaten Sanggau sebanyak 40 orang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji heterokedastisitas, dan uji multikolinearitas), dan uji hipotesis untuk analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja guru SMK Plus Desa Nusantara (PDN) Kabupaten Sanggau secara serentak maupun parsial. Kemudian nilai koefisien determinasi yang didapatkan sebesar 45,9% yang berarti pelatihan dan pengembangan SDM memengaruhi kinerja guru sebesar 45,9% dan sisanya 54,1% dijelaskan oleh faktor lainnya.

Page 5 of 61 | Total Record : 602


Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia More Issue