cover
Contact Name
Novi Ayu Yulia
Contact Email
noviayuyulia@gmail.com
Phone
+6282334243103
Journal Mail Official
jurnalmaqamatunzah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Panglima Sudirman No.360, Semampir, Kec. Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67282
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Maqamat: Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf
ISSN : 30250560     EISSN : 30265894     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Maqamat: Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf adalah Jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi S1 Ilmu Tasawuf Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. Keberadaan Jurnal Maqamat diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan dan penyebaran ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang Ilmu Tasawuf. Oleh karena itu, Jurnal Maqamat menampung dan mempublikasikan karya-karya akademik terbaik berupa artikel ilmiah dari para ahli, peneliti dan praktisi pada bidang tersebut. Artikel dapat berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka. Artikel tersebut akan diterbitkan pada bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
HARMONI TASAWUF DAN MODERNITAS: MENGURAI KESALAHPAHAMAN DAN MEMAHAMI ESENSI SPIRITUALITAS DALAM ERA BERFLUKTASI Mohamad Arif Hidayat; Dwi Anggraeni; Lu’lu Ul Isma Muzayyin
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/h6jqh750

Abstract

Hingga saat ini, masih ada banyak kesalahan dalam penafsiran terhadap tasawuf. Kesalahpahaman ini memberi dampak negatif terhadap persepsi masyarakat terhadap tasawuf. Artikel ini mencoba menggarisbawahi bahwa tasawuf sebenarnya tidak seperti yang beberapa orang pikirkan dengan cara yang negatif. Tasawuf merupakan dimensi esoterik dalam Islam, yang muncul dari tiga pilar keislaman melalui konsep Ihsan.Sementara itu, "modernitas" tidak hanya merujuk pada suatu periode waktu, tetapi juga merupakan suatu bentuk kesadaran yang berkaitan dengan konsep kebaruan. Oleh karena itu, istilah-istilah seperti perubahan, kemajuan, revolusi, dan pertumbuhan adalah kunci dalam kesadaran modern. Dengan kesadaran spiritualnya, tasawuf berhasil menangani berbagai masalah spiritual dalam masyarakat, sementara modernitas dapat menangani masalah material.Tasawuf dan modernitas bukanlah konsep yang bertentangan, tetapi saling membutuhkan dan melengkapi satu sama lain. Oleh karena itu, kesalahpahaman tentang keduanya harus segera dihilangkan di era yang terus berubah ini.
KONSEP ZUHUD SYAIKHONA KHOLIL DAN RELEVANSINYA DENGAN KEHIDUPAN MODERN Miftahul Arifin
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/y0tz7d23

Abstract

Syaikhona Kholil Bangkalan adalah seorang ulama yang berpengaruh. Pengetahuan dan pemahamannya tentang agama sangat berpengaruh dan berhasil mencetak ulama-ulama besar di Indonesia. Beliau dapat dikatakan sebagai ulama sufi yang dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam organisasi tarekat. Artikel ini secara khusus akan menjelaskan konsep zuhud Syaikhona Kholil Bangkalan dan relevansinya dengan kehidupan modern. Konsep Zuhud Syaikhona Konsep zuhud Syaikhona Kholil, apakah relevan dengan kehidupan modern, akan dikaji secara khusus dalam artikel ini. Dari hasil kajian yang cermat dan disandingkan dengan teori-teori yang relevan, konsep zuhud Syaikhona Kholil sama dengan konsep zuhud di era modern. Dengan demikian, konsep zuhud beliau masih relevan jika diterapkan pada masa sekarang dan dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk meneladani beliau dalam menjalankan laku zuhud.
BUDAYA UNCRITICAL LOVER AL-QUR’AN: UPAYA MERAIH KETENANGAN JIWA DALAM KAJIAN LIVING QUR’AN SUFISME DI DESA TANJUNG REJO JEKULO KABUPATEN KUDUS Robbi Zidni Ilman; Nailul Huda; Lailatul Qomariah
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/k691v067

Abstract

Seorang Anak Muda yang cinta al-Qur`an sebagian hanya sebatas mengagungkan tanpa memahami makna dikategorikan sebagai Uncritical Lover. Tidak dapat dipungkiri, di masyarakat sangat beragam interaksi terhadap al-Qur`an. Misalnya al-Qur`an sebagai bacaan, sebagai pengobatan, rajah, penglaris dagangan. Demikian itu, mayarakat hanya memahami al-Qur`an sebagai sebuah keagungan tanpa mengetahui makna. Dalam penelitian ini, peneliti akan mencoba mengkorelasikan dengan ketenangan jiwa.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya korelasi antara interaksi uncritical lover terhadap al-Qur`an dengan ketenangan jiwa di Desa Tanjungrejo Jekulo Kudus. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kuantitatif-asosiatif, dengan mengambil populasi dari pemuda millenial Desa Tanjungrejo Jekulo Kudus. Sampel yang digunakan pada penlitian ini, yakni sampel cluster (kelompok) yang berjumlah 100 orang. Data dalam penelitian ini,didapatkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil angket dianalisis menggunakan bantuan program  computer SPSS 15.0 for windows. Berdasarkan data yang diperoleh dalam penelitian dan analisa data melalui analisis korelasi melalui program SPSS 15.0 for windows, yaitu diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,005 yang lebih kecil dari nilai Pearson Correlation 0,277. Jadi, Interaksi Uncritical Lover dengan al-Qur`an dan Ketenangan Jiwa ada korelasi, meskipun korelasi ini mempunyai korelasi keeratan yang lemah. 
DAKWAH DALAM PENDEKATAN FILSAFAT KOMUNIKASI Saiful Islam; Latifatur Oktavia
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/ccg8pv45

Abstract

Obyek yang dikaji dari tulisan ini adalah Dakwah dalam pendekatan filsafat komunikasi.Pengertian ilmu komunikasi adalah membahas segi istilah dari ilmu tersebut, sedangkan obyek kajian ilmu komunikasi dakwah adalah membahas segi obyek material dan obyek formalnya, dari ilmu tersebut. Tujuan membahas tulisan ini adalah untuk mengetahui pengertian dari komunikasi dahwah dan  mengetahui batasan (ontologis) dari ilmu komunikasi komunikasi dakwah. Metode yang digunakan untuk mengkaji tema tersebut adalah menggunakan studi pustaka, dimana beberapa pandangan ilmuwan yang relevan akan dielaborasikan untuk dapat menjawab pertanyaan yang ada. Kesimpulan dari makalah ini adalah komunikasi dakwah ialah penyampaian pesan berisi cara-cara dan tuntunan, bagaimana seharusnya menarik perhatian manusia untuk menganut,menyetujui,melaksanakan suatu ideologi-pendapat-pekerjaan tertentu dan lebih khususnya penyampaian pesan yang berisi ajakan manusia dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah Tuhan, untuk kemaslahatan dan kebahagiaan mereka di dunia dan akherat. Sedangkan objek kajian komunikasi dakwah adalah menyangkut komunikasi dalam menyampaikan ajaran Islam agar mad’u mempercayai, mengikuti bahkan mengamaliahkan pesan yang disampaikannya, yang meliputi pembahasan:  orientasi , isi, metode, dan lain-lainnya menyangkut kepentingan dakwah.
HADIS, KEDUDUKAN DAN DINAMIKA SEJARAHNYA DALAM ISLAM Shofiatun Nikmah
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/8gx32c31

Abstract

Massifnya kajian barat atas hadis melahirkan berbagai perspektif dan cara pandang baru terhadap hadis. Orientalis saling berbantah atas otentisitas sumber hukum Islam yang kedua. Mustafa A’zami telah membantah tuduhan skeptis orientalis terhadap hadis. Namun, disertasi A’zami belum dapat diakses secara luas oleh Masyarakat Indonesia. Sehingga perlu simplifikasi sebagai bentuk kemudahan bagi pengkaji hadis di Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana kedudukan dan kehujjahan hadis secara komprehensif, serta menggambarkan Sejarah singkat perkembangan hadis untuk menunjukkan otentisitasnya. Metode library research dipih sebagai metode penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hadis memiliki dasar dan kehujjahan yang kuat ditinjau dari berbagai perspektif. Selain itu, Sejarah perkembangan hadis menunjukkan bahwa sulitnya dilakukan pemalsuan hadis bagi era Umar ibn Abdul Aziz. Sebab otoritasnya sebagai Khalifah tidak serta merta mendapatkan dukungan intelektual dari para ulama yang secara aktif melakukan kritis terhadap kebijakan kepemimpinan di era itu.
PENERAPAN PENDEKATAN TASAWUF AKHLAQI DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Ummi Lailia Maghfiroh; Nila Endah Nihayati
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/qx6dvy03

Abstract

Artikel ini membahas Penerapan tasawuf dalam Pendidikan Agama Islam, sebuah metode pembelajaran yang menggabungkan ajaran-ajaran agama Islam dengan prinsip-prinsip tasawuf atau mistisisme Islam. Pengintergrasian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman siswa terhadap ajaran Islam melalui pengalaman spiritual dan introspeksi diri. Dalam artikel ini, penulis mengeksplorasi aspek-aspek utama dari pendekatan tasawuf, termasuk konsep tazkiyatal-nafs (pembersihan jiwa), muhasabah (introspeksi diri), dan Tawakkal (kepercayaan sepenuhnya pada Allah). Penulis juga membahas bagaimana penerapan pendekatan tasawuf dapat meningkatkan keberdayaan siswa dalam menghadapi tantangan moral dan sosial, serta membantunya untuk mengembangkan kepemimpinan yang berbasis pada nilai-nilai Islam. Dalam konteks pendidikan agama Islam, pendekatan tasawuf memberikan landasan yang kokoh untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendalam dan berarti, yang tidak hanya membantu siswa memahami teks-teks agama, tetapi juga membimbingnya menuju pertumbuhan spiritual dan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi pustaka. Artikel ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan tasawuf di berbagai lembaga pendidikan Islam telah menunjukkan dampak positifnya terhadap pembentukan karakter siswa dan perkembangan akademik. Dengan demikian, pendekatan tasawuf dalam Pendidikan Agama Islam dianggap sebagai solusi yang efektif dan holistik untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.
RESPON MUHAMMAD TAQI MISHBAH YAZDI TERHADAP POLA PIKIR MATERIALISME Adil, Muhammad
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/sy95jw94

Abstract

Penelitian ini berangkat dari realitas kehidupan manusia yang dimana realitas bukan hanya bersifat materialistik semata, tetapi juga immaterial dibalik yang dapat dijangkau dan dinalar oleh penalaran manusia. Dalam kajian ini dalam paradigma atau cara pandang materialisme memandang bahwa wujud itu sama halnya dengan materi, karena ditinjau dari subjek dan objek sesuatu itu dianggap ada apabila memiiki bentuk dan meliputi tiga dimensi ialah panjang, lebar dan padat atau memiliki tipologi materi sehingga bisa disifati dengan kuantitas dan dapat dibagi. Kita tidak mungkin mengatakan bahwa alam ini memiliki tujuan dan sebab akhir, sebab tidak ada tinjuan yang memiliki ilmu dan kehendak sehingga dapat dinisbahkan suatu tujuan penciptaan kepadanya. Apa yang menjadi masalah dengan aliran materialisme.? Bahwasanya pandangan materialisme barat dalam memperoleh suatu pengetahuan yang benar hanya bersifat indrawi dan pengalaman. Mengapa penting membahas aliran materialisme.? Karena aliran ini akan berimplikasi secara filosofis mengingkari realitas inmateri dan mengingkari hal-hal inmateri hingga Ma'ad (Hari Kebangkitan). Apa yang dikritik dari aliran materialisme? Fondasi ontologis dan pola pikir aliran materialisme berdasarkan pemikiran Filsafat Islam M.T Misbah Yazdi. Metode yang digunakan? Kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik serta studi pustaka.
HERMENEUTIKA FAZLUR RAHMAN DAN CONTOH PENERAPANNYA DALAM TAFSIR AL-QUR'AN Lestari, Puput
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/6fm2k251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberi pemahaman tentang Hermeneutika Fazlur Rahman. Hermeneutika Fazlur Rahman dikenal dengan Metode Double Movement. Dalam tulisan ini, metode yang digunakan adalah menggunakanmetode penelitian deskripsi analitis dengan pendekatan kualitatif melalui penelitian studi pustaka, yakni melakukan penelitian dengan penelusuran pada buku-buku, artikel-artikel, serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pembahasan. Data yang dikumpulkan ialah pemikiran-pemikiran Fazlur Rahman terhadap penafsiran al-Qur’an khususnya dengan metodedouble movement yang bersumber dari artikel-artikel dan buku yang berkaitan dengan Fazlur Rahman. Karya-karya tersebut selanjutnya dijadikan rujukan dan diambil kesimpulan untuk membangun pembahasan yang utuh di dalam tulisan. Kesimpulan yang didapat adalahpandangan Hermeneutika Fazlur Rahman mengenai metode double movement, mampu memberikan pemahaman yang sistematis dan kontekstualis, sehingga menghasilkan penafsiran yang yang tidak literalis dan tekstualis, melainkan penafsiran yang mampu menjawab masalah kekinian.Adapun yang dimaksud dengan gerakan ganda adalah: dimulai dari situasi sekarang ke masa Al-Qur’an diturunkan dan kembali lagi ke masa kini.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM BINGKAI IRFANI (TELAAH KAJIAN PENDIDIKAN TASAWUF) Solihin, Mohamad
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/4v2z8259

Abstract

Tasawuf merupakan disiplin ilmu yang tidak hanya berkaitan dengan upaya memperbaiki akhlak individu saja dalam mencapai ma’rifatullah, tetapi sesungguhnya tasawuf juga erat kaitannya dengan upaya memperbaiki akhlak orang  lain,  khususnya  dalam  konteksini adalah melalui Pendidikan Agama Islam  (PAI). Ajaran tasawuf irfani sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Ini karena tujuan utama PAI adalah membentuk manusia yang mampu menjadi abdullah (shaleh secara individu) dan khalifatullah (shaleh secara sosial). Untuk mencapai kedua tujuan tersebut, penerapan tasawuf irfani, yang puncaknya adalah ma'rifatullah dan mahabbatullah, sangat relevan. Maqamat-maqamat dalam tasawuf irfani dapat membantu guru PAI dalam mencapai tujuan Pendidikan Agama Islam.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI TASAWUF DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH-SEKOLAH ISLAM Maghfiroh, Ummi Lailia
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/39588q31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pendidikan karakter di sekolah-sekolah Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di beberapa sekolah Islam di Indonesia yang telah mengintegrasikan tasawuf ke dalam kurikulum mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tasawuf, seperti kesederhanaan, kejujuran, kerendahan hati, dan kasih sayang, diterapkan secara efektif melalui pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, dan interaksi sosial sehari-hari. Guru berperan penting sebagai teladan dalam penanaman nilai-nilai ini, yang berdampak positif pada pembentukan karakter siswa. Meskipun menghadapi tantangan seperti resistensi dari sebagian orang tua dan keterbatasan sumber daya manusia, penelitian ini mengonfirmasi bahwa pendidikan karakter berbasis tasawuf memiliki potensi besar untuk membentuk generasi muda yang seimbang secara intelektual, moral, dan spiritual.

Page 2 of 3 | Total Record : 21