cover
Contact Name
Lusi Andriani
Contact Email
jurusankebidanan087@gmail.com
Phone
+6285290534500
Journal Mail Official
jurusankebidanan087@gmail.com
Editorial Address
Jalan Indra Giri No. 3 Padang Harapan, Kota Bengkulu - Prop. Bengkulu - Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Besurek Jidan
ISSN : -     EISSN : 2808912x     DOI : https://doi.org/10.33088/jbj.v2i2.271
Core Subject : Health,
Jurnal Besurek JIDAN is a national midwifery journal which provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health. The scope of Jurnal includes: Pregnancy Maternity Childbirth Neonates, Infant, Under-fives and Pre-school Children Family Planning Reproduction Health Adolenscent Health Elderly Health Maternal Health Child Health complementary therapy in midwifery
Articles 35 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 03 KOTA BENGKULU TAHUN 2022 herman, cendy peronika; Destariyani, Elvi; Yanniarti, Sri
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 1 No 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v1i2.276

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi yang sering terjadi pada masa remaja putri yaitu terjadinya keputihan. Kejadian keputihan di Indonesia setiap tahunnya selalu meningkat hingga mencapai 70% pada tahun 2018.  Kejadian keputihan berhuhungan dengan kebersihan diri yang erat hubungannya dengan pengetahuan seseorang tentang kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan personal hygiene dengan kejadian keputihan di SMA Negeri 03 Kota Bengkulu Tahun 2022. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa perempuan kelas XI di SMA Negeri 03 Kota Bengkulu yang diambil secara teknik purposive sampling sebanyak 67 siswa. Data dianalisis secara univariat dan bivariat.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan personal hygiene terhadap kejadian keputihan di SMA Negeri 03 Kota Bengkulu Tahun 2022 (p= 0,020). Diharapkan bagi SMA Negeri 03 Kota Bengkulu mampu mengaktifkan lagi kegiatan Pusat Informasi onseling Remaja  sehingga penyuluhan mengenai pengetahuan personal hygiene bisa terlaksana. Kata Kunci : Pengetahuan, Personal Hygiene, Keputihan
PEKERJAAN BERHUBUNGAN DENGAN EMISIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JEMBATAN KECIL KOTA BENGKULU Meilanti; Mizawati, Afrina; Yulyana, Nispi
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 2 No 1
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v1i1.277

Abstract

Faktor yang dapat menyebabkan masalah pada tingkat keparahan pasien emesis gravidarum antara lain faktor predisposisi yaitu paritas, usia ibu, mola hidatidosa kehamilan ganda; faktor organik yaitu alergi, perubahan metabolik akibat hamil dan resistensi ibu menurun; faktor psikologi yaitu rumah tangga retak, kehilangan pekerjaan, takut terhadap kehamilan dan persalinan (Maryunani, 2016). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Menurut (Notoatmodjo, 2018), survey cross sectional ialah suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach).Hasil penelitian diketahui bahwa sebanyak 55 orang responden hamil berada pada usia tidak beresiko dan sebanyak 5 orang responden ibu hamil berada pada usia hamil dengan resiko tinggi. Pada tabel distribusi frekuensi pekerjaan diatas didapatkan informasi bahwa sebanyak 19 orang tidak bekerja sedangkan 41 orang bekerja, dan didapatkan informasi bahwa sebanyak 31 orang dengan status kehamilan primigravida sedangkan 29 orang dengan status paritas multigravida. Hasil penelitian ini dimanfaatkan pihak puskesmas dan praktik klinik bidan dalam pencegahan dan penanggulangan terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.
PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 05 KOTA BENGKULU TAHUN 2021 Anita Dwi Wahyuni, Anita Dwi Wahyuni; Destariyani, Elvi; Eliana
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 2 No 1
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v1i1.278

Abstract

Kurangnya kesadaran remaja putri mengenai personal hygiene saat menstruasi disebabkan karena kurangnya pengetahuan.Data yang didapatkan di SMPN 05 Kota Bengkulu sebanyak 62,21% telah mengalami menstruasi, 76,66% siswi pernah mengalami gatal-gatal di area genetalia dan 70% mengaku pernah mengalami keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui Pengaruh Media Video Terhadap Pengetahuan dan Sikap Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri di SMPN 05 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ialah kuantitatif dengan desain quasi eksperiment. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah pre test-post test  (group pre and post design).  jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 78 orang yang terdiri dari 39 orang kelompok intervensi dan 39 orang kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan yaitu nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Hasil penelitian  didapatkan rata-rata pengetahuan kelompok video 5,59 meningkat menjadi 13,23 dan Rata-rata sikap 27,59 meningkat menjadi 64,03. Kemudian, rata-rata pengetahuan kelompok leaflet 4,67 meningkat 11,46 dan Rata-rata sikap 33,28 mengalami peningkatan menjadi 58,69. Ada pengaruh pemberian intervensi video terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri di SMPN 05 Kota Bengkulu. Kemudian, ada pengaruh pemberian intervensi leaflet  terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri di SMPN 05 Kota Bengkulu. Ada perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah intervensi pada kelompok video dan leaflet pada remaja putri di SMPN 05 Kota Bengkulu. Dari penelitian ini diharapkan para remaja dapat melaksanakan personal hygiene saat menstruasi dengan baik dan benar untuk mencegah terjadinya infeksi.
ANALYSIS OF CAUSES OF PREECLAMPSIA IN HOSPITAL RAFFLESIA BENGKULU CITY IN 2022 RESTI NURJANAH; Rachmawati; Savitri, Wewet
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 2 No 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v2i2.279

Abstract

Preeklampsia merupakan hipertensi, edema, dan proteinuria setelah 20 minggu kehamilan. menurut WHO salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas ibu dan janin adalah preeklampsia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis factor penyebab kejadian preeklampsia di Rumah sakit Rafflesia Kota Bengkulu Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah menggunakan rancangan penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di ruangan kebidanan, yang telah terdiagnosa preeklamsia sebanyak 40 kasus. Sampel kasus diambil secara total sampling dimana semua populasi dijadikan sampel penelitian. Karena perbandingan sampel kasus dan control adalah 40:40, sehingga total sampel yang digunakan sebanyak 80 orang. Hasil penelitian ini berdasarkan uji statistic Chi-Square diperoleh usia ibu dengan nilai ρ sebesar 0,001, riwayat hipertensi ρ sebesar 0,000, paritas ρ sebesar 0,011, pekerjaan ρ 0,474 dan kehamilan ganda 0,479. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel usia, riwayat hipertensi dan paritas mempunyai hubungan yang bermakna dengan kejadian preeklampsia karena nilai ρ < 0,005, sedangkan pekerjaan dan kehamilan ganda tidak mempunyai hubungan dengan kejadian preeklampsia karena nilai ρ > 0,005.
Efektivitas Pemberiaan Jus Jambu Biji Dan Jus Buah Naga Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan Di Wilayah Kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu Tahun 2022 Junaidi, Ellina Afrilia; Mizawati, Afrina; Andriani, Lusi
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 2 No 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v2i2.282

Abstract

Anemia adalah masalah kesehatan masyarakat global yang serius yang terutama menyerang ibu hamil. WHO memperkirakan bahwa 40% wanita hamil di seluruh dunia menderita anemia. Anemia dalam kehamilan yaitu suatu keadaan kadar hemoglobin kurang dari 11 g/dL pada TM I dan III, atau kurang dari 10,5 g/dL pada TM II. Data BPS Indonesia tahun 2018 anemia pada ibu hamil di Indonesia sebanyak 48,9%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian jus jambu biji dan jus buah naga terhadap peningkatan hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia ringan di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu tahun 2022. Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Quasi eksperiment yang menggunakan desain Two Group Pretest Posttest. Sampel sebanyak 32 orang ibu hamil yang memenui kriteria inklusi, terdiri dari 16 ibu hamil sebagai kelompok intervensi yang diberikan perlakuan jus jambu biji dan 16 ibu hamil sebagai kelompok kontrol yang diberikan perlakuan jus buah naga. Analisis data menggunkan uji univariat, bivariat uji t Dependen, uji t Independent, multivariat menggunkan ancova. Terdapat perbedaan hemoglobin pada kelompok intervensi jus jambu biji  sebelum 9,956 gr/dl dan setelah 12,00 gr/dl (nilai p= 0,000), pada kelompok kontrol jus buah naga sebelum 9,938 gr/dl dan setelah 11,575 gr/dl (nilai p=0,000). Terdapat pengaruh kenaikan hemoglobin terhadap pemberian jus jambu biji dan jus buah naga pada ibu hamil dengan nilai p value pada dua kelompok yaitu p 0,015. Pada kedua kelompok sama-sama efektif meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil. . Pada kelompok intervensi jus jambu biji meannya yaitu 2,044 pada kelompok kontrol jus buah naga meannya yaitu 1,638 dengan beda mean kedua kelompok yaitu 0,406. Maka dapat diketahui jika  jus jambu biji lebih berpengaruh dibandingkan jus buah naga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian jus jambu biji lebih efektif dalam meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil dengan nilai Sig = 0,043 dibandinggkan dengan ibu hamil yang diberikan jus buah naga dengan nilai sig = 0,050. Sehingga disarankan untuk ibu hamil agar mengkonsumsi jus jambu biji atau jus buah naag sebagai pengganti vitamin C dalam upaya peningkatan hemoglobin pada ibu hamil.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di Wilayah PMB Telaga Dewa Kota Bengkulu Tahun 2022 Septi Kardila, Septi Kardila; Andriani, Lusi; Baska, Dwie Yunita; Widiyanti, Desi
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 1 No 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v1i2.285

Abstract

Luka perineum terjadi karena adanya robekan pada jalan lahir ataupun disebabkan oleh episiotomi pada saat persalinan. Beberapa faktor yang mempengaruhi lamanya penyembuhan luka perineum adalah usia ibu, pengetahuan ibu tentang perawatan luka perineum, indeks massa tubuh (IMT), serta proses mobilisasi yang dilakukan oleh ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di Kota Bengkulu tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah observational analytic dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di PMB “F”, PMB “O”, dan PMB “H” di Kota Bengkulu yang berjumlah 239 ibu nifas. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 responden yang diambil secara stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Dari 40 responden Sebagian besar responden memiliki usia yang tidak berisiko (62%). Responden dan IMT normal sebanyak 27 (67%), responden yang memiliki riwayat mobilisasi dini baik sebanyak 24 (60%) responden, sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik yaitu sebanyak 30 (75%) responden. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka perineum dengan nilai p value sebesar 0,005 (<0,05) dengan OR 9,000. Tidak ada hubungan antara usia ibu, pengetahuan dan IMT terhadap penyembuhan luka perineum dengan nilai p value sebesar 1,000 untuk variabel usia ibu dan pengetahan   dan variable IMT nilai p value 0,812. Diharapkan bagi PMB “F”, PMB “O” dan PMB “H” mampu memperhatikan faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka perineum untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka Kata Kunci: Usia Ibu, Pengetahuan, Luka Perineum
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL Rizkianti, Noza; Wahyuni, Elly; Yulyana, Nispi
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 2 No 1
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v1i1.286

Abstract

Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan Ante Natal Care (ANC) minimal enam kali (K4) masih tergolong rendah. Secara nasional masih berada dibawah   target Standar   Pelayanan Minimal   (SPM) yaitu sebesar 95%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan antenatal care pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung   pada bulan Desember 2021 – Januari 2022 sebanyak 45 orang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi square dan Regresi binary logistic.Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan usia responden dengan kunjungan antenatal care (p=0,006), paritas dengan kunjungan ANC (p=0,024), pendidikan dengan kunjungan ANC (p= 0,044) dan pengetahuan dengan kunjungan ANC (p=0,005) dan faktor yang paling mempengaruhi kunjungan antenatal care adalah pengetahuan p = 0,018. .Saran untuk Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Bengkulu Utara meningkatkan upaya promosi dan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan antenatal care sesuai jadwal untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi selama masa kehamilan dan persalinan.
Relationship Between Knowledge Of 3-Month Injection Family Planning Accepters And Return Visit Compliance Nurcahyani, Lia; Pratiwi, Aditya Rizki
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 1 No 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v1i2.314

Abstract

Persentase  unmet need pada tahun 2019 sebesar 12,1%, melebihi target sebesar 9,91%. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah  tingkat pengetahuan ibu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan akseptor KB suntik 3 bulan dengan kepatuhan kunjungan ulang. Desain penelitian menggunakan analitik korelasi dengan  pendekatan cross sectional.  Sampel penelitian adalah akseptor KB aktif suntik 3 bulan berjumlah 30 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan responden tentang kontrasepsi suntik 3 bulan mayoritas dikategorikan sedang sebanyak 43,3%. Kepatuhan akseptor dalam melakukan kunjungan ulang dikategorikan tidak patuh sebanyak 53,3%. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p = 0.003 (p-value < 0.05), sehingga ada hubungan antara pengetahuan akseptor suntik 3 bulan dengan kepatuhan kunjungan ulang. Kata kunci : Pengetahuan, Akseptor KB Suntik 3 Bulan, Kepatuhan Kunjungan Ulang
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Suami Dengan Kepatuhan Dalam Melakukan Pemeriksaan Antenatal Care Di Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu Tahun 2021 Widiyanti, Desi; Julita Sari, Nikken; Yuniarti
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 2 No 1
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v1i1.562

Abstract

Pemeriksaan antenatal care (ANC) merupakan setiap kegiatan atau serangkaian kegiatan yang dilakukan sejak terjadinya masa konsepsi hingga sebelum mulai proses persalinan yang diberikan kepada seluruh ibu hamil. Menurut Dinas Kesehatan Kota Bengkulu (2020) capaian cakupan K4 Kota Bengkulu Tahun 2020 mengalami penurunan sebesar (0,8%) jika dibandingkan dengan tahun 2019 yang capaian nya 6.310 (83,9%) sebagai gambaran capaian program pada kunjungan ibu hamil lengkap (K4). Hal ini menunjukkan drop out K4 sehingga menggambarkan bahwa kepatuhan dalam melakukan kunjungan ANC belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan kepatuhan dalam melakukan kunjungan ANC dimasa pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III yang melakukanpemeriksaan ANC di Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu Tahun 2021 yang berjumlah 58 orang ibu hamil. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square dengan analisa data secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,000), dukungan suami (p=0,021), pendidikan (p=0,007) dengan kepatuhan dalam melakukan pemeriksaan antenatal care, serta paritas (p=0,183) dan umur (p=1,000) tidak terdapat hubungan antara paritas dan umur dengan kepatuhan dalam melakukan pemeriksaan antenatal care. Faktor yang paling dominan terhadap pemeriksaan antenatal care adalah faktor dukungan suami. Upaya untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan ANC bidan dan petugas kesehatan lainnya agar dapat memberikan edukasi yang lebih kepada ibu hamil tentang betapa pentingnya pemeriksaan ANC.  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS BENTIRING DAN BETUNGAN KOTA BENGKULU Hartini, Lela; Rosita , Bella; Damarini, Susilo
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 2 No 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v2i2.563

Abstract

ASI eksklusif merupakan pemberian ASI saja pada bayi sampai umur 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Penelitian   ini bertujuan   untuk   mengetahui    Faktor-Faktor    Yang    Mempengaruhi Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Bentiring dan Puskesmas Betungan Kota Bengkulu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang mempunyai bayi usia >6-12 bulan di Puskesmas Bentiring dan Puskesmas Betungan Kota Bengkulu yang berjumlah 160 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 115 responden. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan lintas bagian (cross-sectional). Data dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian terdapat 54,8% diberikan ASI Eksklusif, 86,1% ibu berusia 20-35 tahun, 46,1% primi paritas, 53,9% dukungan suami kurang baik, 64,3% tidak bekerja dan 45,2% berpendapatan sedang. Terdapat hubungan antara umur, paritas, dukungan suami, pekerjaan ibu dan pendapatan keluarga terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Bentiring dan Puskesmas Betungan Kota Bengkulu Tahun 2022. Dari analisis multivariat dukungan suami merupakan variabel yang paling berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif. Usia, paritas, dukungan suami, pekerjaan ibu dan pendapatan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif. Bagi ibu menyusui memiliki bayi 6-12 bulan diharapkan mampu bekerja sama dengan baik bersama suami.    

Page 2 of 4 | Total Record : 35