cover
Contact Name
Muhammad Arief budiman
Contact Email
ariefbudiman@upgris.ac.id
Phone
+628157648763
Journal Mail Official
absolutegreen@gmail.com
Editorial Address
Jl Sidodadi Timur no 24 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Elementary School
ISSN : 30308437     EISSN : 30257646     DOI : https://doi.org/10.26877/ijes.v3i2.12540
Core Subject : Education,
Fokus IJES pada bidang ilmu pendidikan secara umum, yang meliputi: Inovasi Pembelajaran di Pendidikan Dasar, Media pembelajaran di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan olahraga di sekolah dasar, pendidikan bahasa di sekolah dasar, pendidikan bahasa indonesia di sekolah dasar, pendidikan bahasa inggris di sekolah dasar, pendidikan inklusi di sekolah dasar, pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar, Inovasi Pembelajaran, Pengembangan Media Pembelajaran, Model Pembelajaran, Instrumen Penilaian, dan kajian Kurikulum.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2023): November 2023" : 25 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF MIPASANDRO (MEDIA IPAS BERBASIS ANDROID) BAGI MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV Fitri Rohmatika Uyun Nihlah; Veryliana Purnamasari; Suyitno Suyitno
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.17686

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini diketahui bahwa terdapat beberapa permasalahan yang terjadi selama proses pembelajaran daring yakni minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS pada materi tubumbuhan cukup beragam. Sebagian siswa memiliki minat belajar yang cukup tinggi, tetapi tidak sedikit pula yang memiliki minat belajar rendah terhadap materi yang disampaikan. di tinjau dari kebutuhan siswa terhadap media pembelajaran, siswa menginginkan media pembelajaran yang berisi banyak penjelasan materi, contoh contoh soal yang bervariasi, animasi, video, serta kuis interaktif dan itu semua dikemas dalam desain yang menarik. Hal tersebut diharapkan mampu membantu mereka memahami materi tumbuhan karena di dalam media pembelajaran interaktif yang nantinya banyak gambar, audio visual, animasi dan quizz yang menarik. Tujuan Penelitian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media interaktif Mipasandro (Media IPAS berbasis Android) bagi mata pelajaran IPAS  kelas IV SD dan mengetahui kepraktisan dan keefektifan media interaktif Mipasandro (Media IPAS berbasis Android) bagi mata pelajaran IPAS  kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian RnD (Research and Development) dalam bentuk pengembangan media interaktif yang diciptakan oleh peneliti. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 05 Sukosono. Sampel yang diambil adalah 20 siswa kelas IV. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui pengisian angket, dokumentasi, observasi. Hasil penilaian kevalidan media pembelajaran Mipasandro dinyatakan valid. Hal ini dibuktikan dengan hasil validasi ahli media sebesar 98,53% dan ahli materi sebesar 100%. Diperoleh hasil presentase dari angket respon guru sebesar 97,62% dan angket respon siswa sebesar 97% dengan kategori “sangat baik”. Sehingga didapatkan hasil, media Mipasandro dapat digunakan sebagai media belajar yang mampu membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran agar pembelajaran lebih bervariasi.Kata Kunci : Pengembangan, Media Interaktif Mipasandro, IPAS
EFEKTIFITAS BIMBINGAN BELAJAR OLEH GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS RENDAH SD NEGERI HARJOWINANGUN KABUPATEN BLORA Rustanti Setianingtyas; Fajar Cahyadi; Henry Januar Saputra
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.15758

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil tes numerasi siswa kelas rendah.yang disebabkan dampak masa pandemic covid-19 dan masa pra pandemic covid-19 dan berpengaruh disektor dunia pendidikan. Sehingga siswa kurang memahami mata pelajaran yang disampaikan oleh guru terutama kesulitan siswa dalam numerasi. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas bimbingan belajar oleh guru dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas rendah SD Negeri Harjowinangun Kabupaten Blora . pada penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dalam bentuk One-Group Pre test-Post test Desain. Hasil penelitian yang telah dilakukan berdasarkan hasil angket memperoleh presentasi 1,26% hasil angket kelas II dari 25 pertanyaan dengan responden berjumlah 12 siswa sedangkan hasil angket kelas III memperoleh presentasi 77% dari 25 pertanyaan dengan respon sejumlah 8 siswa. Selain itu hasil uji t test memperoleh perhitungan dengan uji Wilcoxon pada kelas II Asym sig 2 failed 0,005<0,05 yang menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Sedangkan data dari kelas III menggunakan uji Paired Sample t-Test diperoleh nilai sig 0,007<0,05. Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan dari dua data sampel penelitian yaitu data kelas II dan data kelas III terdapat retaan nilai sebelum dan sesudah diberikan perlakukan berbeda, sehingga dapat disimpulkan bimbingan belajar yang dilakukan oleh guru dapat dikatan efektifKata Kunci: Bimbingan Belajar, Kemampuan Numerasi
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN MELALUI SOAL CERITA SISWA KELAS II SD NEGERI KEMBANG ARUM 02 MRANGGEN DEMAK Sheila - Nadhila; Mira Azizah
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.17501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi penjumlahan dan pengurangan melalui soal cerita siswa kelas II SD Negeri Kembang Arum 02 Mranggen Demak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan September 2023 , dengan subjek penelitian ini berasal dari guru kelas II dan siswa kelas II. Teknik penelitian data melibatkan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis pada materi penjumlahan dan pengurangan melalui soal cerita dengan indikator (1) Merumuskan Permasalahan ; (2) Menilai Keabsahan Sumber Informasi ; (3) Menginduksi dan Menilai hasil induksi ; (4) Mendefinisikan dan Menilai Hasil Definisi ; (5) Berinteraksi Dengan Orang Lain. Hal tersebut dapat dilihat dari kebiasaan siswa dalam kemampuan berpikir kritis pada materi penjumlahan dan pengurangan melalui soal cerita yang belum maksimal. Namun , Adapun factor penghambatnya adalah ada beberapa siswa yang belum lancar dan menulis angka dikehidupan sehari-hari. Terhambatnya proses dalam pembelajaran melalui soal cerita kepada siswa, ini membuat tujuan pembelajaran menjadi kurang efektif. Guru belum membuat modul ajar sendiri dengan kata lain masih mengandalkan modul ajar yang tersedia disekolah dengan keterbatasan waktu. Dilakukan tes kepada siswa yang terbagi menjadi 3 subjek yaitu dengan kemampuan berpikir kritis tinggi, kemampuan berpikir kritis sedang dan kemampuan berpikir kritis rendah. Kesimpulannya , kemampuan berpikir kritis pada materi penjumlahan dan pengurangan melalui soal cerita sangat baik digunakan maupun di kembangkan di sekolah . Dengan adanya kehadiran tenaga pendidik mampu untuk memberikan bimbingan,arahan, maupun motivasi kepada siswa agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan maksimal.
Nilai Solidaritas dalam Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Terintegrasi Permainan Tradisional (Benteng-Bentengan) di Kelas V putri minang; edhy rustan; Hisbullah hisbullah
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.12540

Abstract

Nilai solidaritas peserta didik dirasa belum tercapai dengan baik yang dikarenakan lebih sering bermain gadget sehingga jarang berinteraksi dengan orang lain disekitarnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk dapat mengetahui model pembelajara kooperatif tipe Temas Games Tournament terintegrasi permainan tradisional (benteng-bentengan) yang diterapkan guru kelas V di SDN 141 Minanga Tallu Kabupaten Luwu Utara, nilai solidaritas peserta didik kelas V, dan model pembelajaran kooperatiif tipe Teams Games Tounrament terintegrasi permainan tradisional (benteng-bentengan) yang seharusnya diterapkan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deksriptif. Wawancara, dokumentasi, dan observasi merupakan teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat 5 langkah pada model pembelajaran TGT terintergasi permainan tradisional benteng-bentengan yang dibuat oleh guru kelas V. Nilai solidaritas peserta didik kelas V belum tercapai dengan baik menggunakan kelima langkah model tersebut. Kemudian dilakukan penambahan langkah pada model tersebut menjadi 14 langkah yang baru dan lebih spesifik untuk ketercapaian nillai solidaritas peserta didik yang lebih baik.
Pengembangan Media Video Animasi Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Mutiara Aminah
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.9316

Abstract

 Early childhood learning needs for visual media with multimedia facilities are less attention and development. This results in the emergence of obstacles in increasing the development of children's abilities and potentials. This study aims to define the learning needs of early childhood, develop learning animation videos, and determine the role of using learning animation videos in improving children's language skills. The development approach taken is to use the Thiagarajan model, namely definition, design, and development. From the results of the analysis carried out after the children were given learning through animated videos, there was an increase in aspects of understanding language, aspects of expressing language, and literacy. In the end, this research can prove that audio-visual media using animated videos plays a role in improving early childhood language skills, so it needs to be developed so that learning activities are more varied and innovative. Keywords: Animation Video, Language Skills, Early Childhood.
ANALISIS HASIL IMPLEMETASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS IV SD NEGERI 1 JEKETRO ifa farkhati; prasena arisyanto; Fine Reffiane
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.17082

Abstract

This research aims to describe: 1) to analyze the implementation of the independent curriculum in Class IV science and science learning at SD Negeri 1 Jeketro, 2) to analyze the constraints and obstacles in implementing the independent curriculum in Class IV science and science learning at SD Negeri 1 Jeketro, 3) to analyze efforts to overcome constraints and obstacles in implementing the independent curriculum in Class IV science and science learning at SD Negeri 1 Jeketro. This research is a qualitative research. The research was carried out at SD Negeri 1 Jeketro in June 2023. The subjects of this research were the Principal, Class IV Teachers, and Class IV Students. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation. Activities in qualitative data analysis using interactive models are data collection, data reduction, display, and conclusion drawing.The results of this research show that: 1) the implementation of the independent curriculum in science and science learning has been well realized, the planning carried out was by analyzing the CP, compiling the TP, and creating the ATP. The learning implementation has implemented differentiated learning tailored to students' needs and has prepared evaluations in the form of diagnostic assessments, formative and summative assessments, 2) there are obstacles and barriers such as less valid information, few reference sources, limited time in preparing teaching and assessment modules, 3) Efforts are made to overcome constraints and obstacles, namely by participating in seminars, webinars and workshops, increasing reference sources and utilizing guidebooks for preparing teaching modules provided by the government.
PENERAPAN METODE JARIMATIKA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS II SD IT MUHAMMADIYAH TRUKO Awalina Fadiyah Luqyana Faatin; Siti Patonah; Mudzanatun Mudzanatun
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.17670

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah dimana rata-rata siswa kelas II mendapatkan nilai rendah pada mata pelajaran matematika. Siswa juga belum memahami metode berhitung penjumlahan dan pengurangan menggunakan metode jarimatika. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dalam bentuk True Eksperimental Design dengan desain Pre-test Post-test Control-Group Design. Sampel dalam penelitian ini dipilih secara acak yaitu kelompok kelas eksperimen untuk kelas II A dan kelompok kelas kontrol untuk kelas II B. Hasil analisis pada kelas kontrol, diperoleh nilai pre-test terendah 30 dan nilai tertinggi 70 dengan rata-rata 50. Sedangkan nilai terendah post-test 40 dan nilai tertinggi 90 dengan rata-rata 66. Pada kelas eksperimen diperoleh nilai pre-test terendah 35 dan nilai tertinggi 75 dengan rata-rata 59. Sedangkan nilai post-test terendah 70 dan nilai tertinggi 100 dengan rata-rata 83. Berdasarkan analisis uji t menggunakan uji Independent Sample t-Test, dapat diketahui bahwa terdapat nilai rata-rata pada post-test kelas eksperimen sebesar 83,25 dan post-test kelas kontrol sebesar 65,50. Nilai tersebut dapat diartikan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara peningkatan pemahaman berhitung siswa menggunakan metode jarimatika yang menerapkan model Pembelajaran Problem Based Learning dengan yang menerapkan model Konvensional.Kata Kunci: Jarimatika, Penjumlahan dan Pengurangan
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PEER TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS II SDN DUKUTALIT 01 DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK putri arum widayati
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.15459

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keaktifan siswa kelas II SDN Dukutalit 01 dalam pembelajaran tematik. Hal ini disebabkan ini oleh metode pembelajaran yang digunakan cenderung berpusat pada guru. Fokus penelitian dalam penelitian ini : 1) kurangnya keaktifan siswa kelas II, 2) Penerapan Metode Peer Teaching di kelas II, 3) pemahaman siswa setelah diterapkan Peer Teaching, 4) kekurangan dan kelebihan metode Peer Teaching.  Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran Peer Teaching untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas II SDN Dukutalit 01 dalam pembelajaran tematik. Penelitian yang dibuat merupakan penelitian kualitatif dengan metode observasi , wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru mengubah metode pembelajaran yang awalnya cenderung berpusat kepada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa, metode pembelajaran tersebut adalah metode pembelajaran Peer Teaching . penerapan metode Peer Teaching adalah dengan membagi siswa ke dalam beberapa kelompok, dalam kelompok tersebut ada siswa yang berperan sebagai guru (tutor) dan ada siswa yang berperan sebagai murid. Siswa yang sebagai guru mengajari siswa yang berperan sebagai murid. Siswa sangat antusias dengan peran tersebut dan hasil pengamatan 5 dari 7 kelompok tutor menunjukkan hasil yang baik dalam proses belajar tutor sebaya. Kata kunci :  Peer Teaching, Keaktifan
Analisis Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VI SD Negeri Penawangan 01 Pringapus Semarang Irma Nur Asiyah; Ikha Listyarini; Asep Ardiyanto
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.17492

Abstract

Latar belakang  yang mendorong penelitian ini adalah banyaknya siswa sekolah dasar yang telah memiliki gadget sejak dini. Mereka menggunakan gadget secara berlebihan dan tak terkontrol sehingga berdampak pada pencapaian hasil belajarnya. Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Penawangan 01 Pringapus Semarang? , 2) Apakah terdapat dampak penggunaan gadget terhadap hasil belajar siswa kelas  VI SD Negeri Penawangan 01 Pringapus Semarang? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Penawangan 01 Pringapus Semarang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskripstif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas VI, orang tua siswa, dan siswa kelas VI SD Negeri Penawangan 01. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan cara observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  dampak penggunaan gadget terhadap hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Penawangan 01 tidak begitu signifikan. Dapat dinyatakan bahwa penggunaan gadget memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa karena secara keseluruhan terjadi peningkatan dalam hasil belajar mereka. Kata kunci: Analisis Dampak Gadget Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VI
Pengaruh Media Pembelajaran Kahoot Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas V SDN 6 Boja Femalyya Noveda Vassya; Fajar Cahyadi; Ikha Listyarini
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.17040

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas V SDN 6 Boja. Permasalahan pada penelitian ini adalah Apakah terdapat pengaruh media pembelajaran Kahoot terhadap minat belajar siswa kelas V. selain itu Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perubahan belajar siswa pada metode pembelajaran guru sebelumnya dengan metode setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan media pembelajaran Kahoot di kelas V SDN 6 Boja.Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif pre-experimental design dan tipe one-group pretest-posttest design. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pretest sebesa 70 dan rata-rata posttest sebesar 80. Berdasarkan hasil analisis data uji independent sample t-test dengan df = N-1=25-1 = 24, taraf signifikansi 0,05. Maka diperleh thitung = 3,074, ttabel = 1,708, diperoleh nilai Sig.(2-tailed) 0,005 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan antara nilai rata-rata sebelum adanya perlakuan dan sesudah adanya perlakuan. Untuk ketuntasan belajar apabila siwa memenuhi nilai KKM 75 maka siswa dinyatakan tuntas. Maka pada kegiatan pretest presentase yang muncul adalah 60% tuntas, sedangkan pada kegiatan posttest presentase yang muncul adalah 100% tuntas. Maka dapat disimpulkan bahwa pengunaan media pembelajaran Kahoot berpengaruh pada minat belajar siswa kelas V SDN 6 Boja.

Page 1 of 3 | Total Record : 25