cover
Contact Name
supriyanto
Contact Email
jrtsjurnalft.uniba@gmail.com
Phone
+6285799160037
Journal Mail Official
jrtsjurnalft.uniba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Agus Salim No.10, Sondakan, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57147
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Research and Technology Studies
ISSN : 29647371     EISSN : 29647371     DOI : -
Journal of Research and Technology Studies (JRTS) diterbitkan oleh Fakultas Teknik bekerjasama dengan Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Batik Surakarta secara berkala 2 kali dalam satu tahun, dengan Nomor ISSN. 2964-7371
Articles 51 Documents
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) Pamungkas, Didin; Darsini
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 2 (2024): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi permasalahan yang ada pada PT. X ini ada pada keselamatan kesehatan kerja. Keselamatan kerja merupakan suatu variable didalam industri yang tidak bisa dikesampingkan. Dimana selain pentingnya kemanusiaan K3 akan memiliki pengaruh juga ke finansial. Metode penelitian yang digunakan adalah Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Penggunaan metode ini memiliki keuntungan untuk mengetahui risiko disetiap tahapan pekerjaan yang ada di PT. X. Serta dapat dipilih metode pengendalian apa yang bisa digunakan untuk jenis bahaya yang ditemukan pada PT. X. Dari hasil pengolahan data dengan metode hirarc diperoleh hasil tingkatan risiko tertinggi pada divisi kosmetik ada dibagian Gudang dengan level expert, divisi herbal ada pada bagian mixing dan pada divisi panga nada pada bagian gudang. Dari jenis bahaya disetiap bagianya memerlukan penggunaan metode Engineering/rekayasa yang berhubungan dengan penambahan alat bantu, perubahan desain kerja, mesin. Dan juga metode administrasi yang perbaikanya tertuju pada penggunan prosedur seperti SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk upaya pengurangan tingkat risiko.
ANALISA KAPASITAS SUNGAI WARIDIN UNTUK PENANGGULANGAN BANJIR DI KABUPATEN KENDAL TERHADAP DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) WARIDIN Setyati Budiningrum, Diah; Wisnuaji Widiatmoko, Kukuh; Andhika Wibisono, Mahal; Adwin Pramana, Dio
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 2 (2024): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Waridin, sebagai sungai utama pada DAS Waridin seluas 28,88 km² dengan panjang 8,21 km, sering mengalami banjir akibat kapasitas tampungan yang tidak memadai, topografi curam, pendangkalan sungai, dan longsornya tanggul, terutama saat hujan lebat berdurasi panjang. Analisis debit banjir menggunakan metode Rasional menunjukkan debit rencana 25 tahunan (Q25) mencapai 98,51 m³/detik, yang tidak dapat ditampung dalam kondisi eksisting berdasarkan simulasi HEC-RAS, sehingga beberapa lokasi mengalami luapan air. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan perkuatan tanggul menggunakan beronjong berukuran 2 m x 1 m x 0,5 m dan peninggian elevasi tanggul sebesar 0,8 m dari muka air banjir Q25, menghasilkan dimensi tanggul dengan tinggi 3,5 m dan lebar 5,5 m guna menahan debit banjir secara efektif.
PERHITUNGAN WAKTU DAN OUTPUT BAKU PADA PRODUKSI JAS HUJAN BIG TOP MENGGUNAKAN METODE TIME STUDY DI PT. TRIJAYA PLASTIK UTAMA Omegasmara Wahyu Kurnia Yoga Hartono, Rakai Pikat; Purwati, Sri; Mayasari, Sri; Budi Utomo, Muhammad Fitri
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 2 (2024): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Trijaya Plastik Utama mengalami kendala pada proses pengelasan jas hujan Big Top yang tidak efektif dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang meningkat. Ketidakefisienan ini disebabkan oleh kurangnya upaya pengukuran waktu kerja atau waktu baku di perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi jas hujan Big Top di PT Trijaya Plastik Utama dengan menghitung waktu baku pada proses pengelasan menggunakan metode time study serta mengetahui Output baku dan kendala yang terjadi dalam pengelasan menggunakan metode fishbone diagram. Berdasarkan hasil pengukuran menunjukkan semua data yang diperoleh telah seragam dan cukup. Adapun waktu dan Output baku untuk empat sub-proses, yaitu proses pinggiran (85,952 detik dan 335/hari), proses pasang kancing (51,146 detik dan 563/hari), proses pasang schotlite (31,082 detik dan 926/hari), dan proses pasang topi (14,976 detik dan 1922/hari). Output aktual harian saat ini masih di bawah Output baku. Untuk mengatasi kendala ini, beberapa langkah strategis dapat dilakukan, seperti memberikan pelatihan dan motivasi kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif melalui penambahan ventilasi dan pendingin, pengaturan shift, dan penyediaan pakaian kerja yang sesuai.
ANALISIS PEMANFAATAN ASPAL PORUS BERDASARKAN ASPEK STABILITAS, PERMEABILITAS, DAN IRI (INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX) Murtopo, Roni; hidayawan, ahmad; Wahyu Adhi, Bagas
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 2 (2024): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor kecelakaan lalu lintas diantaranya disebabkan adanya genangan air di permukaan yang mengakibatkan aquaplaning. Penelitian ini menggunakan campuran aspal porus yang memiliki rongga lebih besar daripada campuran lain. Permasalahan perkerasan aspal porus dengan gradasi terbuka secara umum terletak pada nilai struktural perkerasan seperti nilai stabilitas yang rendah dibandingkan dengan perkerasan gradasi rapat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai Stabilitas, Permeabilitas, dan Ketidakrataan pada campuran aspal porus. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data sekunder mencakup penetrasi, daktilitas, titik nyala, titik lembek yang didapatkan dari PT. Triyagan Harmet Perkasa, sedangkan Data primer mencakup hasil pengujian aspal dan agregat, kemudian membuat benda uji dengan kadar aspal 5%, 6%, dan 7% masing-masing sebanyak 3 sampel untuk mendapatkan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO). Selanjutnya membuat benda uji dari nilai KAO sebanyak 3 sampel dan juga membuat benda uji dengan kadar aspal 5% dan 6% sebagai pembanding. Selanjutnya dilakukan pengujian benda uji untuk mencari nilai stabilitas, permeabilitas, dan ketidakrataan. Pemanfaatan aspal porus ditinjau dari aspek stabilitas, permeabilitas, dan IRI ini cukup baik dengan nilai stabilitas yang sudah memenuhi spesifikasi sebesar 544,805kg pada sampel 1, 911,714kg pada sampel 2, dan 873,954kg pada sampel 3. Kemudian pada pengujian permeabilitas didapatkan nilai sebesar 0,0244354 cm/detik. Selain itu, didapatkan nilai ketidakrataan sebesar 5,579 m/km sehingga menurut indikator kondisi perkerasan jalan benda uji termasuk dalam klasifikasi sangat baik. Dengan hasil penelitian ini, campuran aspal porus diharapkan dapat mengatasi hydroplanning pada permukaan jalan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan pada lalu lintas.
PERJALANAN PROSES BISNIS DAN MIFC PADA ERA KONVENSIONAL MENUJU ERA INDUSTRI 4.0: STUDI KASUS USAHA KERIPIK Widyaningtyas, Sabrina; Khoiriyah, Nuzulia
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 2 (2024): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material Information Flow Chart (MIFC) sering disebut dengan Part Flow Chart (PFC) merupakan bagan atau ilustrasi yang menggambarkan/ mendeskripsikan aliran material yang dimulai dari awal (Raw Material) hingga menjadi produk di proses terakhir. Melalui penggambaran MIFC akan memudahkan kita dalam memahami suatu bentuk ilustrasi yang menggambarkan cara berfikir, pemahaman dan proses analisa terhadap kondisi aktual. Dalam penelitian ini Usaha keripik akan dijadikan sebagai acuan data aliran material serta informasi material dan proses bisnis yang telah berjalan untuk perbaikan. Terdapat permasalahan dimana perusahaan belum mampu mengikuti perkembangan industri 4.0. Oleh karena itu, beberapa proses mulai dari pencatatan bahan baku hingga produk jadi masih dilakukan secara manual. Selain itu, proses bisnis yang masih belum sesuai akan membutuhkan waktu yang lama dalam pengerjaannya karena menggunakan teknologi manual. Penelitian ini untuk mengevaluasi proses bisnis dan pembuatan MIFC yang ada saat ini di Usaha keripik, sehingga dapat mengikuti perkembangan teknologi industri 4.0. Dari hasil analisa masalah, perusahaan memberikan perbaikan dengan mengembangkan web monitoring proses bisnis, menggunakan smart irisan, smart mixer, mesin spinner dan seal cutting. Perbaikan ini akan mempercepat proses bisnis sehingga efisiensi operasional dapat tercapai.
PENGARUH VARIASI CAMPURAN LIMBAH POPOK BAYI DAN FLY ASH UNTUK PEMBUATAN BATA RINGAN YANG RAMAH LINGKUNGAN Altazaqi Putra Nufarahman, Jauza; wahyu adhi, Bagas; Hidayawan, Ahmad
Journal of Research and Technology Studies Vol 4 No 2 (2025): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah limbah popok bayi dan fly ash yang terus meningkat dianggap sebagai permasalahan lingkungan yang perlu segera diatasi. Popok bayi yang sulit terurai dan fly ash sebagai limbah sisa pembakaran batubara selama ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Dalam penelitian ini, memanfaatkan kedua limbah tersebut sebagai bahan tambahan dalam pembuatan bata ringan. Pengujian ini menggunakan metode eksperimen, dengan variasi campuran 0%, 1%, 2%, dan 3%. Dari hasil pengujian, peningkatan kuat tekan didapatkan sebesar 3,17 MPa pada campuran 1% limbah popok bayi dan fly ash. Sementara itu, hasil yang lebih tinggi diperoleh dengan penambahan popok bayi yang mengandung gel, yaitu kuat tekan mencapai 9 MPa pada campuran 1% dengan pengujian 7 hari dan 13,74 MPa pada campuran 2% dengan pengujian 28 hari. Sementara itu, kuat lentur tertinggi sebesar 2,6 MPa diperoleh pada variasi campuran 3% Limbah Popok Bayi dan Fly Ash pada pengujian 28 hari. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa limbah yang selama ini dibuang begitu saja ternyata dapat dimanfaatkan sebagai material bangunan. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya dilakukan untuk mengoptimalkan komposisi campuran.
PENGGUNAAN METODE JUST IN TIME UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PT DJOHARTEX Putra Kusuma, Ramaditya; Oktaviana Trisna Devi, Anita; Nugrahadi, Bekti
Journal of Research and Technology Studies Vol 4 No 2 (2025): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Djohartex merupakan perusahaan tekstil yang menghadapi permasalahan tingginya biaya produksi akibat pembelian dan pemakaian bahan baku yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) yang didukung oleh Material Requirement Planning (MRP) dan Kanban dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi. Metode penelitian dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah penerapan JIT melalui analisis pembelian serta pemakaian bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan JIT mampu menurunkan tingkat pembelian bahan baku berlebih dari 25,5% menjadi 2,18%, sehingga efisiensi pengendalian pembelian bahan baku mencapai 95%. Selain itu, efisiensi pemakaian bahan baku meningkat sebesar 53,9% setelah penerapan JIT. Dengan demikian, integrasi JIT, MRP, dan Kanban terbukti efektif dalam mengendalikan pembelian dan pemakaian bahan baku, mengurangi pemborosan, serta meningkatkan efisiensi biaya produksi secara berkelanjutan.
PENGARUH PENAMBAHAN CAMPURAN SERBUK BATA MERAH DAN LIMBAH PLASTIK PADA ASPAL AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Eko Nugroho, Oktavianto; Hidayawan, Ahmad; Meylida, Dhona; Setiyanto, Beni
Journal of Research and Technology Studies Vol 4 No 2 (2025): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya limbah plastik yang sulit terurai dan serbuk bata merah adalah partikel kecil yang dapat terangkat ke udara dan menyebabkan polusi, terutama di area tempat produksi atau saat bangunan dibongkar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi penambahan serbuk bata merah dan limbah plastik terhadap karakteristik Marshall. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan variasi serbuk bata merah 1%, 3%, 4% dan limbah plastik 2%, 3%, 7%. Pembuatan sampel dilakukan dengan mencampurkan agregat kasar, agregat halus, aspal penetrasi 60/70, serbuk bata merah, dan limbah plastik. Uji kuat tekan dilakukan terhadap benda uji berbentuk silinder pada usia 1 hari. Hasil menunjukkan bahwa penambahan serbuk bata merah dan limbah plastik 1%, 2% menghasilkan kuat tekan 384 kg/mm, sedangkan serbuk bata merah 3%, limbah plastik 3% menghasilkan kuat tekan 303,2 kg/mm, dan serbuk bata merah 4%, dan limbah plastik 7% menghasilkan kuat tekan 258,3 kg/mm. Penelitian ini membuktikan bahwa serbuk bata merah dan limbah plastik dapat dimanfaatkan sebagai material inovasi yang ramah lingkugan.
ANALISIS MANAJEMEN PROYEK MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) PADA PROJECT SDV PNEUMATIC PANEL CP-500 & 501 Adi Saputra, Ricky; fitiri budi utomo, Muhammad
Journal of Research and Technology Studies Vol 4 No 2 (2025): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen proyek menggunakan metode Critical Path Method (CPM) pada proyek SDV Pneumatic Panel CP-500 & CP-501 di PT Dwitunggal Jaya Agung. Proyek ini merupakan proyek sistem kendali otomatis yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan menuntut ketepatan waktu dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan pihak terkait, serta pengolahan data penjadwalan proyek menggunakan metode CPM. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis proyek berada pada aktivitas A, B, D, I, K, L, M, N, O, P, dan Q dengan total durasi proyek selama 79 hari. Aktivitas pada jalur kritis tidak memiliki kelonggaran waktu sehingga sangat mempengaruhi ketepatan penyelesaian proyek. Selain itu, penyebab keterlambatan proyek meliputi perubahan mendadak dari user, keterlambatan pengadaan material, dan risiko tak terduga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi perbaikan dalam perencanaan serta pengendalian proyek agar pelaksanaan proyek selanjutnya dapat berjalan lebih efektif dan tepat waktu.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN METODE SQC PADA UNIT PRODUKSI PRODUK AIR MINUM KEMASAN GELAS 240ML DI CV AL-ABRAR AMDK KÂFÛR SURAKARTA Zabadi Ferdiansyah, Fairuz; Nugrahaeni, Diyah; oktyajati, Nancy; Purwati, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 4 No 2 (2025): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan primer dalam kehidupan manusia karena pentingnya air minum dalam menjaga kesehatan. Kompetisi bisnis air minum dalam kemasan lokal sekarang semakin ketat. Air minum dalam kemasan saat ini merupakan sebuah produk yang mulai banyak diminati konsumen. Kondisi inilah yang menuntut perusahaan agar dapat mempertahankan citra dengan menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Kualitas produk merupakan faktor penentu minat konsumen terhadap suatu produk maka dari itu agar kualitas produk yang dihasilkan maksimal diperlukan suatu metode pengendalian mutu dalam peningkatan kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas menggunakan metode SQC pada unit produksi produk air minum kemasan gelas 240ml di CV Al-Abrar AMDK Kafur. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif statistik. Analisis yang digunakan yaitu dengan Statistical Quality Control (SQC). Hasil analisis menunjukkan bahwa pengendalian kualitas produk berada di luar batas kendali yang ditetapkan. Jenis kerusakan paling banyak adalah kemasan penyok sebanyak 239pcs. Dari diagram sebab akibat dapat diketahui faktor penyebab kerusakan dari yang paling dominan meliputi mesin, bahan baku, manusia, dan metode.