cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
mgcn.sidik@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
jmia@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.pedurungan kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK
ISSN : 30327385     EISSN : 30327377     DOI : https://doi.org/10.61722/jmia.v1i2
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA) , ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV. Kampus Akademik Publising . JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum. Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,132 Documents
FENOMENA AKULTURASI BUDAYA PADA TRADISI MANDI BALIMAU Amanda Arviana; Adam Bagus Darianta; Bunga Sri Dewi Ramadinta; Gita Zakiyah Adinda; Rafa Auralia; Ramadhani Oktapiano; Rory Raniah Azhari; Trie Adinda Febriyanti
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11127

Abstract

Tradisi Balimau merupakan salah satu praktik budaya masyarakat Minangkabau yang dilakukan sebelum bulan Ramadhan. Tradisi ini mencerminkan interaksi antara nilai-nilai budaya lokal dan ajaran islam yang telah berkembang dalam masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Balimau dalam dinamika peradaban Islam di Indonesia dan untuk memeriksa nilai-nilai islam yang terkandung dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui penelitian perpustakaan dengan memanfaatkan buku, jurnal ilmiah, dan literatur relevan lainnya yang terkait dengan Balimau, peradaban Islam, dan akulturasi budaya. Temuan menunjukkan bahwa tradisi Balimah bukan hanya sekedar ritual budaya tetapi juga mewakili bentuk persiapan sosial dan spiritual untuk menyambut Ramadhan. Selanjutnya, tradisi ini menunjukkan keberhasilan adaptasi Islam terhadap budaya lokal tanpa menghilangkan nilai-nilai penting dari ajaran Islam. Dalam konteks peradaban Islam di Indonesia, Balimau berfungsi sebagai bukti integrasi yang harmonis antara agama dan budaya, menciptakan identitas Islam yang khas dalam masyarakat Indonesia. Meskipun mengalami berbagai transformasi di era modern, tradisi Balimau tetap relevan sebagai media untuk melestarikan warisan budaya dan memperkuat nilai-nilai agama di antara masyarakat.
Peran Multitrack Diplomacy dalam Menangani Krisis Rohingya di Asia Tenggara: Studi Kasus Diplomasi ASEAN dan Organisasi Kemanusiaan Rehan Iqstifani; Roza Andriani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11142

Abstract

Krisis Rohingya merupakan salah satu permasalahan kemanusiaan terbesar di Asia Tenggara yang ditandai dengan gelombang pengungsian akibat kekerasan, diskriminasi, dan operasi militer di Myanmar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika krisis Rohingya di Asia Tenggara, implementasi multitrack diplomacy, serta efektivitas pendekatan tersebut dalam menangani krisis kemanusiaan Rohingya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui studi pustaka dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis Rohingya telah memicu arus pengungsian besar menuju Bangladesh, Malaysia, Indonesia, dan Thailand serta menimbulkan dampak sosial, politik, dan keamanan di kawasan. Implementasi multitrack diplomacy melibatkan berbagai aktor melalui sembilan jalur diplomasi, mulai dari pemerintah, organisasi internasional, LSM, media, sektor bisnis, hingga tokoh agama dan pendidikan. Pendekatan ini berhasil meningkatkan perhatian internasional, memperkuat bantuan kemanusiaan, dan mendorong solidaritas masyarakat internasional terhadap Rohingya. Namun, efektivitasnya masih terhambat oleh prinsip non-intervensi ASEAN, keterbatasan akses ke wilayah konflik, faktor geopolitik global, keterbatasan pendanaan, serta belum adanya jaminan keamanan bagi proses repatriasi pengungsi. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih kuat antar-aktor serta komitmen politik yang lebih besar dari negara-negara kawasan dan komunitas internasional agar penyelesaian krisis Rohingya dapat berjalan secara lebih efektif dan berkelanjutan
DINAMIKA KEUNGGULAN KOMPETITIF JASA PENDIDIKAN MELALUI ANALISIS KOMPREHENSIF BAURAN PEMASARAN (7P) DI MTS AL-MURSYIDIYYAH Fitria Salsabiila; Aselia Nur Lailli; Fina Nur Chalizah; Nada Adha; Muhammad Zaki Maulida Fauzan; Zahratul Munawwaroh
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11145

Abstract

Persaingan lembaga pendidikan yang semakin kompetitif menuntut sekolah untuk mengembangkan strategi pemasaran guna memperkuat keunggulan kompetitifnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika keunggulan kompetitif jasa pendidikan melalui penerapan bauran pemasaran jasa pendidikan (7P) yang meliputi product, price, promotion, people, physical evidence, process, dan place di MTs Al-Mursyidiyyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTs Al-Mursyidiyyah telah mengintegrasikan teknologi digital dalam berbagai layanan pendidikan melalui pemanfaatan CBT, website sekolah, sistem administrasi digital, serta promosi aktif melalui media sosial. Strategi promosi digital, peningkatan kompetensi SDM, serta penguatan layanan berbasis teknologi menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing sekolah. Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan bauran pemasaran 7P berkontribusi positif terhadap peningkatan citra dan daya saing lembaga pendidikan..
Solidaritas Sosial dalam Perspektif Emile Durkheim dan Tantangannya di Era Digital Akdila Bulanov M.Si; Dahlia; Etika hati; Siti Nela; Suci Indah Noprizuliani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11148

Abstract

The development of digital technology has significantly changed the patterns of social interaction in society. The presence of the internet and social media has created a new communication space that allows individuals to interact without geographical boundaries. However, this development also poses challenges to social solidarity, the foundation of social life. This article aims to examine the concept of social solidarity according to Émile Durkheim and analyze the various challenges that arise in the digital era. The method used is literature review by examining various relevant literature. The results of the study indicate that social solidarity remains a crucial element in maintaining social integration, facing various challenges such as individualism, social polarization, the spread of disinformation, and the decline in face-to-face interaction.
LITERATURE REVIEW: PENGARUH DISIPLIN KETARUNAAN TERHADAP KINERJA TARUNA PKP-PK DALAM PELAKSANAAN TUGAS PRAKTIK DI PROGRAM STUDI PERTOLONGAN KECELAKAAN PESAWAT Komang Trimirdat; Ngh Ary; Nawang Kalbuana
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh disiplin ketarunaan terhadap kinerja Taruna PKP-PK dalam pelaksanaan tugas praktik dengan menggunakan metode literature review. Disiplin ketarunaan dipahami sebagai aspek penting dalam pembentukan sikap dan profesionalisme taruna, khususnya pada bidang Pertolongan Kecelakaan Pesawat dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) yang menuntut ketelitian, kecepatan, serta kepatuhan terhadap prosedur kerja yang berlaku. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan disiplin dan kinerja dalam konteks pendidikan vokasi dan pelatihan ketarunaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa disiplin ketarunaan berperan penting dan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kinerja taruna dalam kegiatan praktik. Taruna dengan tingkat disiplin yang baik umumnya lebih siap, terampil, serta mampu menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk menunjukkan kerja sama tim yang lebih efektif dalam kondisi darurat. Sebaliknya, rendahnya tingkat disiplin dapat berdampak pada menurunnya kualitas kinerja dan kurang optimalnya pelaksanaan tugas praktik. Dengan demikian, disiplin ketarunaan menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung peningkatan kinerja Taruna PKP-PK.
Pemikiran positivisme Auguste comte dan relevansinya sosiologi modern Rudi Rudi; Nadia Rahayu; Nofiarna Nofiarna; Maryetni Maryetni; Aima Pertamata Sari
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11170

Abstract

Artikel ini membahas pemikiran positivisme yang dikemukakan oleh Auguste Comte serta relevansinya dalam perkembangan sosiologi modern. Positivisme merupakan aliran pemikiran yang menekankan penggunaan metode ilmiah, observasi, dan fakta empiris dalam memahami fenomena sosial. Comte berpendapat bahwa masyarakat dapat dipelajari secara objektif sebagaimana ilmu-ilmu alam. Selain itu, ia mengemukakan hukum tiga tahap perkembangan pemikiran manusia, yaitu tahap teologis, metafisis, dan positif. Dalam sosiologi modern, pemikiran positivisme masih relevan karena menjadi dasar penggunaan metode penelitian ilmiah, pengumpulan data, serta analisis yang sistematis dalam mengkaji berbagai permasalahan sosial. Meskipun mendapat kritik karena dianggap kurang memperhatikan aspek subjektif manusia, positivisme tetap memberikan kontribusi penting bagi perkembangan sosiologi sebagai ilmu yang bersifat ilmiah. Dengan demikian, pemikiran Auguste Comte memiliki peran besar dalam membentuk landasan metodologis sosiologi modern.
Pandangan Orientalis dalam Kritik Sanad dan Matan Hadis Farid Adnir; Yudi Pranata Munthe; Juwita Elisna Rambe
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11182

Abstract

Hadith is one of the primary sources of Islamic teachings after the Qur'an. The authenticity of Hadith has been preserved through the methodologies of sanad (chain of transmission) and matan (textual content) criticism developed by Muslim scholars since the early period of Islam. However, in the development of Western Islamic studies, several Orientalist scholars have offered critical perspectives on the authenticity of Hadith. This study aims to analyze Orientalist views on sanad and matan criticism and to examine the responses of Muslim scholars to these perspectives. The research employs a library research method with a descriptive-analytical approach by reviewing relevant books, scientific journals, and academic literature. The findings reveal that Orientalists, particularly Ignaz Goldziher and Joseph Schacht, argue that many Hadiths emerged as products of social, political, and legal developments within the Muslim community after the Prophet Muhammad's era. They question the reliability of sanad, claiming that many chains of transmission were reconstructed by later generations to legitimize specific legal opinions and sectarian positions. Furthermore, Orientalist matan criticism emphasizes historical analysis to uncover the socio-historical context behind the emergence of Hadith traditions. In contrast, Muslim scholars reject many of these conclusions, arguing that Orientalists overlook the rigorous verification system and sophisticated methodologies of Hadith criticism established within the Islamic scholarly tradition. Nevertheless, Orientalist studies have contributed to enriching academic discourse on contemporary Hadith studies. Therefore, understanding Orientalist perspectives on sanad and matan criticism is essential for recognizing the methodological differences between the Islamic scholarly tradition and Western academic approaches.
Pertimbangan Hakim Pengadilan Agama terhadap Perceraian Akibat Judi Online: Studi terhadap Dinamika Pembaharuan Hukum Islam di Indonesia Maruba Rambe
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11186

Abstract

The development of digital technology has given rise to various new forms of social deviance, one of which is online gambling, which has a serious impact on family stability. This phenomenon has led to an increase in divorce cases in Religious Courts, with disputes and arguments influenced by online gambling addiction cited as the grounds for divorce. This study aims to analyze the considerations of Religious Court judges in adjudicating divorce cases resulting from online gambling and to examine its relevance to the dynamics of Islamic legal reform in Indonesia. This study employs a normative legal methodology using a statutory approach, a case-based approach, and a conceptual approach. Data sources were obtained from Religious Court rulings, the Compilation of Islamic Law, the Marriage Law, and contemporary Islamic legal literature. The results of the study indicate that Religious Court judges classify online gambling as a form of harm to the household that results in the loss of financial responsibility, economic instability, and psychological damage to the family. Although online gambling is not explicitly regulated in the Compilation of Islamic Law, judges adopt a progressive approach by interpreting it as a form of continuous conflict and quarrel. These considerations reflect the dynamics of Islamic legal reform, which adapts to developments in modern digital society.
STRATEGI PEMASARAN BUKU KARYA KH DJAMALUDDIN AHMAD: STUDI KASUS PADA PUSTAKA AL MUHIBBIN BAHRUL ULUM JOMBANG Muhammad Ulil Maulana; Corry Asmarany, S.IIP,.M.A
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11188

Abstract

Abstrack. This study aims to describe the book marketing strategies implemented by Pustaka Al-Muhibbin Bahrul Ulum Jombang and to identify the supporting and inhibiting factors based on the 7P marketing mix perspective. The research utilizes a descriptive qualitative approach, with data collection techniques consisting of interviews, observation, and documentation, which were then analyzed through descriptive analysis. The results indicate that Pustaka Al-Muhibbin implements an integrated 7P marketing mix strategy by providing religious books with literacy and dawah value, setting affordable prices, selecting strategic sales locations supported by digital channels, and conducting promotions through print media and marketplaces. The elements of people, process, and physical evidence are also optimized through the involvement of human resources who understand the book contents, ease of the purchasing process, and the strengthening of visual identity and store appearance. The primary supporting factors include the author's figure and the Islamic boarding school (pesantren) alumni network, while the inhibiting factors include suboptimal digital promotion, limited human resource training, and book stock management. Keywords: marketing mix; book marketing; Islamic boarding school (pesantren); marketing strategy; 7P Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pemasaran buku yang diterapkan Pustaka Al-Muhibbin Bahrul Ulum Jombang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya berdasarkan perspektif bauran pemasaran (7P). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pustaka Al-Muhibbin menerapkan strategi bauran pemasaran 7P secara terpadu melalui penyediaan buku keagamaan bernilai literasi dan dakwah, penetapan harga terjangkau, pemilihan lokasi penjualan strategis yang didukung kanal digital, serta promosi melalui media cetak dan marketplace. Unsur people, process, dan physical evidence juga dioptimalkan melalui keterlibatan SDM yang memahami konten buku, kemudahan proses pembelian, serta penguatan identitas visual dan tampilan toko. Faktor pendukung utama meliputi figur pengarang dan jaringan alumni pesantren, sedangkan faktor penghambat mencakup promosi digital yang belum optimal, keterbatasan pelatihan SDM, dan manajemen stok buku. Kata Kunci: bauran pemasaran; pemasaran buku; pesantren; strategi pemasaran; 7P
Peran Agama dalam Membangun Solidaritas Sosial di Masyarakat Dara Amanda; Najwa Aulia; Shakila Sasta Firna; Shinta Uzana; Alfatihah Zahira
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11190

Abstract

Religion serves as a social institution with a significant influence on shaping community life, including the formation of social solidarity. This study aims to analyze how religious values contribute to creating social bonds, strengthening interpersonal relationships, and minimizing the potential for conflict within a pluralistic society. The research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach through library research, examining various relevant literature such as books, scientific journals, and official documents. The results indicate that religion functions as a source of moral values that foster a sense of care, togetherness, and mutual assistance among community members. Furthermore, religious institutions serve as platforms for social interaction that strengthen solidarity networks, both within small communities and broader society. Nevertheless, the potential for disintegration may arise if religious identity is exclusively opposed without regard for the value of tolerance. This study concludes that strengthening an inclusive and moderate understanding of religion is essential to optimizing the role of religion as a unifying force for social solidarity amid societal diversity.

Page 100 of 114 | Total Record : 1132