cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032461     EISSN : 27748731     DOI : https://doi.org/10.35720/TSCBid
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian ataupun literature review tentang Maternitas dan Kebidanan. Scope jurnal ini meliputi bidang Kehamilan, Persalinan, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Bayi dan balita serta Masalah-masalah kesehatan repoduksi dan seksual.
Articles 96 Documents
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP NYERI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Laily Himawati; Nurul Kodiyah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v4i2.193

Abstract

Latar Belakang: Persalinan adalah suatu proses fisiologis yang memungkinkan terjadinya serangkaian perubahan besar pada seorang ibu untuk dapat mengeluarkan janinnya melalui jalan lahir ibu. Setiap ibu hamil pasti mendambakan persalinan yang normal dan minimal akan rasa nyeri. Namun demikian, bagi seorang wanita khususnya ibu muda, proses persalinan seringkali merupakan sesuatu yang sangat menakutkan dan identik dengan rasa nyeri. Nyeri persalinan merupakan proses yang fisiologis. Apabila nyeri tidak diatasi dengan baik akan menimbulkan masalah yang lain diantaranya meningkatnya kecemasan atau rasa khawatir akan proses persalinan sehingga produksi hormon adrenalin meningkat dan mengakibatkan vasokonstriksi yang menyebabkan aliran darah ibu ke janin menurun, tak sedikit ibu hamil yang memilih seksio sesarea untuk persalinannya, karena mereka merasa dengan seksio sesarea proses persalinan akan lebih cepat dan jauh dari rasa nyeri.Nyeri persalinan merupakan hal yang sangat ditakuti oleh sebagian besar ibu hamil yang akan bersalin, terdapat banyak metode untuk mengurangi bahkan menghilangkan nyeri persalinan, salah satunya dengan menggunakan pijat oksitosin.Metode: Metode dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling.Hasil: Hasil penelitian diketahui bahwa nyeri pada ibu bersalin mengalami perubahan, hal ini terbukti berkurangnya rasa nyeri yang dialami responden pada saat pre tes kategori nyeri sedang menurun 24,4 %, dan responden berkategori nyeri berat menurun 14,3 %. Pijat oksitosin berpengaruh terhadap penurunan nyeri ibu bersalin dengan P sebesar 0,05. Sedangkan pada Kelompok ibu dengan pijat oksitosin maupun kelompok yang tidak dilakukan pijat oksitosin terhadap kemajuan persalinan tidak terdapat perbedaan, kedua kelompok sama-sama tidak mengalami percepatan dengan hasil P sebesar 0.099.Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah pijat oksitotin berpengaruh menurunkan nyeri ibu bersalin. Kata Kunci: Nyeri Persalinan, Pijat Oksitosin
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PEMILIHAN KB METODE SUNTIK DI BPM SRI LESTARI NGEMBAK Rizki Sahara; Sri Untari
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 6, No 1 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v6i1.260

Abstract

Latar belakang; BPS mencatat jumlah penduduk Indonesia sebanyak 270,20 juta jiwa. Angka itu mencerminkan pertambahan penduduk sebanyak 32,56 juta jiwa dari sensus sebelumnya yang digelar tahun 2010. Jika dirata-rata, ada pertambahan penduduk sebanyak 3,26 juta jiwa setiap tahunnya. Terkait dengan hal itu Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB) menghimbau kepada seluruh negara untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan pemakaian alat kontrasepsiMetode; studi deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah semua akseptor KB yang melakukan KB di BPS Sri Lestari serta memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Keseluruhan sampel berjumlah 50 responden.Hasil; Hasil tabulasi silang antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan kontrasepsi suntik menggunakan uji Continuity Correction Chi-Square Test  menggunakan SPSS menunjukkan hasil p value 0.022. Menurut  hasil diatas dapat dilihat bahwa p value < 0.05 sehingga didapatkan hasil bahwa Ho ditolak dan Ha diterimaKesimpulan; dalam penelitian ini disimpulkan bahwa ada ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pemilihan KB dengan metode kontrasepsi suntik.  Kata Kunci; Tingkat Pengetahuan, KB Suntik
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KECERDASAN EMOSI (EQ) PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (3-5 TAHUN) DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) MUSLIMAT GETAS CEPU BLORA Amelia Nur Hidayanti
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v7i01.347

Abstract

Latar belakang : Pola asuh orang tua berati bagaimana orang tua memperlakukan anak, mendidik, membimbing dan mendisiplinkan serta melindungi anak dalam mencapai proses kedewasaan, hingga kepada upaya pembentukan norma-norma yang diharapkan masyarakat pada umumnya. Pola pengasuhan ini juga akan berpengaruh terhadap kecerdasan emosi di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Muslimat Getas Cepu Blora.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan antara pola asuh orang tua dengan kecerdasan emosi (EQ) pada anak usia prasekolah (3-5 tahun) di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Muslimat Getas Cepu Blora.Metode : Metode penelitian ini study deskriptif korelatif dengan pendekatan Cross Sectional, dengan sampel secara sampling jenuh 32 orang tua dan 32 siswa PAUD Muslimat Getas Cepu Blora. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan checklist.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis korelasi Kendal Tau diperoleh koefisien korelasi 0,445 dengan p value = 0,006 < P = 0,05, sehingga dapat diputuskan bahwa hipotesis penelitian yang menyatakan : ”Ada hubungan antara pola asuh orangtua dengan kecerdasan emosional anak usia prasekolah (3-5 tahun) pada Pendidikan Anak Usia Dini Muslimat Getas Cepu Blora”, diterima. Hasil analisis yang memperoleh koefisien korelasi 0,445 menunjukkan bahwa derajat hubungan pola asuh orangtua dengan kecerdasan emosional anak adalah hubungan yang sedang karena berada pada indek korelasi 0,4 – 0,6.Kesimpulan : Orang tua hendaknya menggunakan pola asuh demokratis dalam membesarkan anaknya karena dengan pola asuh demokratis anak mendapatkan penjelasan mengapa sesuatu boleh atau tidak boleh dilakukan dan anak dihargai dan diberi kesempatan, sehingga diharapkan kecerdasan emosional anak dapat berkembang ke arah yang lebih baik. Kata kunci : Pola Asuh Orang Tua, Kecerdasan Emosi (EQ)
ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN FOKUS INTERVENSI PIJAT PERINEUM UNTUK MENCEGAH LASERASI PERINEUM Marcella Cristi Ananda; Sri Untari; Nurul Kodiyah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 8, No 01 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v8i01.428

Abstract

Latar belakang; Laserasi perineum dapat terjadi karena adanya robekan spontan maupun episiotomy. Sedangkan luka perineum itu sendiri akan mempunyai dampak tersendiri bagi ibu yaitu gangguan ketidaknyamanan dan perdarahan, sedangkan laserasi perineum spontan terjadi karena ketegangan pada daerah vagina pada saat melahirkan, juga bisa terjadi karena beban psikologis mengahadapi proses persalinan.Metode; Rancangan penelitian yang peneliti gunakan adalah rancangan penelitian studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dengan usia kehamilan >34 minggu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 1 responden.Hasil; Setelah diberikan intervensi pijat perineum yang dilakukan sebanyak 2-3 x/minggu dengan waktu 5-10 menit selama menjelang persalinan Ny R mengalami laserasi perineum derajat I.Kesimpulan; Pijat perineum pada ibu hamil mampu mencegah laserasi perineum saat persalinan. Pijat perineum ini dapat diaplikasikan di praktik bidan swasta maupun dilakukan oleh pasien sendiri dirumah dengan tidak memandang paritas.
PERBEDAAN KEPUASAN IBU YANG MEMBERI ASI EKSKLUSIF DAN NON ASI EKSKLUSIF DI DESA SURUH KECAMATAN TASIKMADU KARANGANYAR Amelia Nur Hidayanti; Nurul Kodiyah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 2, No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v2i1.27

Abstract

Latar Belakang : Kepuasan merupakan dasar yang sangat penting untuk menilai sesuatu yang telah dikerjakan, sedangkan kepuasan itu sendiri yaitu perasaan senang atau kecewa seseorang sebagai hasil dari perbandingan antara prestasi atau produk yang dirasakan dengan yang semula diharapkannya. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kepuasan ibu yang memberi ASI Eksklusif dan non ASI Eksklusif di Desa Suruh Kecamatan Tasikmadu Karanganyar.Metode : Metode yang digunakan adalah descriptive comparative dengan pendekatan cross sectional.  Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi yaitu ibu yang mempunyai bayi umur 6 – 12 bulan yang diberi ASI Eksklusif dan non ASI Eksklusif yang berjumlah 58 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Mann-Whitney U-Test.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kepuasan ibu yang memberikan ASI Eksklusif  adalah sangat puas (71.4%). Mayoritas kepuasan ibu yang memberikan Non ASI Eksklusif  adalah puas (61.4%). Hasil perhitungan Mann Whitney diperoleh P value 0,006 < α 0,05 yang berarti ada perbedaan kepuasan ibu yang memberi ASI Eksklusif dan non ASI Eksklusif dimana nilai mean kepuasan ibu menyusui ASI Eksklusif adalah 40.14 sedangkan kepuasan ibu menyusui Non ASI Eksklusif adalah  26.11.Simpulan : Ibu lebih baik memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya daripada memberikan non ASI Eksklusif karena ASI Eksklusif lebih higienis dan mempunyai manfaat yang lebih baik dibandingkan non ASI Eksklusif. Dapat menjadi acuan yang bermanfaat bagi penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan kepuasan ibu yang memberi ASI Eksklusif dan non ASI Eksklusif. Kata Kunci    : Kepuasan, Pemberian ASI Eksklusif dan non ASI Eksklusif
EVALUASI PASCA DIKLAT MEDIS PEMASANGAN IUD PASCA PLASENTA TERHADAP KINERJA PROVIDER DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN Bernadeta Verawati; Rahayu Widaryanti; Sri Sugiharti
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v1i1.93

Abstract

Latar Belakang : BKKBN DIY sudah mengkoordinir terlaksananya diklat medis dari tahun 2010 sampai 2014 yang diikuti oleh provider di 5 kabupaten. Sampai saat ini jumlah akseptor yang masih rendah adalah mereka yang menggunakan alat kontrasepsi IUD pasca plasenta. Metode:Penelitian ini meggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di kabupaten Bantul dan Sleman. Waktu penelitian dilakukan pada bulan September dan Oktober tahun 2015. Informan utama pada penelitian ini adalah provider peserta diklat medis. Informan pendukung adalah SKPD KB Kabupaten Bantul dan Sleman serta Kasubid Penyelenggaraan dan Evaluasi pelatihan BKKBN DIY. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi tak berstruktur dan wawancara mendalam terhadap 5 informan utama dan 3 informan kunci. Hasil: Hasil penelitian sebelum mengikuti diklat sebagian besar provider belum memberikan pelayanan. Pada saat pelaksanaan diklat sebagian besar belum dilaksanakan praktik langsung ke pasien. Setelah pelaksanaan diklat sebagian besar provider belum memberikan pelayanan IUD pasca plasenta sesuai dengan teknik yang diajarkan pada saat diklat. Kendala yang dihadapi adalah Provider mengalami kesulitan dalam melaksanakan teknik pemasangan IUD Pasca Plasenta sesuai hasil diklat. Provider memberikan masukan untuk praktik ke pasien saat Diklat, diajarkan dua teknik pemasangan IUD pasca plasenta. Kata kunci : Diklat medis, IUD pasca plasenta
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM ANTENATAL CARE (ANC) DENGAN DETEKSI DINI KOMPLIKASI KEHAMILAN DI PUSKESMAS KARANGRAYUNG I Sri Untari; Sehmawati Sehmawati
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 4, No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v4i1.158

Abstract

Latar belakang :Asuhan Antenatal Care merupakan pengawasan terhadap kehamilan untuk mendapatkan informasi kesehatan umum ibu hamil, untuk menegakkan secara dini komplikasi kehamilan seperti : perdarahan, pre-eklamsia, kelainan letak, hidramnion, ketuban pecah dini. Di Indonesia Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 359 per 100.000 kelahiran hidup. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan pada Tahun 2016 di Puskesmas Karangrayung I angka kejadian komplikasi kehamilan sebanyak 6.888 jiwa. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara kepatuhan ibu hamil dalam Pemeriksaan Antenatal care (ANC) dengan Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan di Puskesmas Karangrayung I.Metode penelitian : Penelitian ini bersifat Survei Analitik dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester II dan trimester III pada periode bulan Maret 2017 di Puskesmas Karangrayung I pada saat penelitian sebanyak 172 sampel dengan teknik pengambilan sampel adalah accidendal sampling. Data dianalisis dengan analisa univariat yaitu distribusi frekuensi variabel independent dan dependent serta analisi bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05.Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dari 172 responden didapatkan ibu yang patuh melakukan kunjungan sebanyak 121 (70,34%) sedangkan ibu hamil yang tidak patuh melakukan kunjungan sebanyak 51 (29,65%). Sedangkan ibu hamil yang mengalami komplikasi pre-eklamsia sebanyak 38 (37,62%), ibu hamil yang mengalami komplikasi gerakan janin kurang sebanyak 32 (31,68) dan ibu hamil yang mengalami komplikasi keluar cairan atau darah sebanyak 31 (30,69%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan ibu dalam Antenatal Care (ANC) mempunyai hubungan yang bermakna dengan deteksi dini komplikasi kehamilan dengan masing-masing nilai X2  hitung 7,26 yang lebih besar dari X2 tabel 3,84.Kesimpulan: Berdasarkan analisa data yang telah diperolah didapatkan kesimpulan bahwa ibu yang patuh melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC) dapat mendeteksi komplikasi kehamilan, sehingga diharapkan ibu hamil di Puskesmas Karangrayung I patuh dalam melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC). Kata Kunci : Kepatuhan ANC, Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan
GAMBARAN PENGGUNAAN MASKER DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN GROBOGAN Sri Untari; Nurul Kodiyah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 5, No 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v5i2.227

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan masker dimasa pandemi Covid-19 ini menjadi hal yang sangat penting untuk memproteksi diri dan juga orang lain dari risiko penularan virus ini. Sebagaimana perlu dikethui bahwa sebagian besar penularan covid-19 adalah melalui droplets, maka dirasakan perlu untuk melindungi diri. Masker dapat menjadi barrier  baik yang datang dari dalam maupun dari orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan masker wajah dimasa pandemi Covid-19 di Kabupaten Grobogan, Jawa tengah.Metode; Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel penelitian ini sebanyak 330 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi.Hasil; Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden di Kabupaten Grobogan selalu menggunakan masker saat  berpergian keluar rumah (65,8%) responden. Namun, masih ada  (29,7%) responden yang mengaku jarang menggunakan masker saat keluar rumah dan ada (4,54%) responden yang mengaku tidak menggunakan masker saat keluar rumah.Kesimpulan; Dikabupaten Grobogan sebagian besar dari masyarakatnya (65,8%) telah menggunakan masker saat keluar dari rumah. Kata Kunci: Penggunaan Masker, Covid-19, Kabupaten Grobogan
EFEKTIFITAS PEMBERIAN AROMA TERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN MUAL DAN MUNTAH PADA PASIEN EMESIS GRAVIDARUM TINGKAT SEDANG Tika Idriyani; Rizki Sahara
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 6, No 2 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v6i2.306

Abstract

Latar belakang : Mual muntah merupakan keluhan umum yang disampaikan pada kehamilan muda. Terjadinya kehamilan menimbulkan perubahan hormon pada wanita karena terdapat peningkatan hormon estrogen, progesteron, dan dikeluarnya hormone chorionic gonadrotropine ( HCG) (zuraida, 2018). Aroma terapi memberikan berbagai manfaat bagi penggunanya, seperti ketenangan, kesegaran, bahkan bisa membantu ibu hamil mengurangi mual dan muntah, salah satu aroma terapi yang efektif mengurangi mual dan muntah adalah aroma terapi lemon. Aroma terapi lemon diakui sebagai pengobatan herbal yang efektif untul mual (Saridewi, 2018). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian aroma terapi lemon untuk mengurangi mual dan muntah pada pasien emesis gravidarum tingkat sedangMetodologi : Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 1 orang. Instrument pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan format pengkajian. Pengkajian yang dilakukan dengan pengkajian, analisa data, penentuan diagnosa kebidanan, intervensi, implementasi, dan evaluasi.Hasil : Hasil dari penelitian setelah dilakukan pengkajian, inntervensi sampai dengan evaluasi menunjukan bahwa adanya efektifitas pemberian aroma terapi lemon untuk mengurangi mual dan muntah pada pasien emesis gravidarum tingkat sedang.Kesimpulan : Setelah dilakukan pengkajian selama 3 hari dapat disimpulkan bahwa aroma terapi lemon efektif untuk penurunan mual dan muntah pada pasien emesis gravidarum tingkat sedang Kata kunci : Mual Dan Muntah, Aroma Terapi Lemon
EFEKTIFITAS PEMBERIAN EDUKASI GIZI TERHADAP PENINGKATAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN PADA BALITA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DUSUN SIDOKERTO KALURAHAN PURWOMARTANI KAPANEWON KALASAN DIY Casnuri casnuri; Endang Lestiawati; Nur Hayani
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 7, No 2 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v7i2.384

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak gangguan perkembangan pada anak yang disebabkan gizi buruk. Praktik pemberian makan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian stunting, sehingga diperlukan adanya edukasi gizi mengenai praktik pemberian makan.Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh intervensi edukasi gizi terhadap perbaikan pengetahuan dan praktik pemberian makan (feeding practice) pada ibu yang memiliki balita 0- 5 tahun di Dusun Sidokerto Kalurahan Purwomartani Kapanewon Kalasan. Metode Penelitian: Menggunakan desain quasi experimental dengan pre-post test two group design. Jumlah subjek penelitian pada kelompok satu dan dua masing-masing adalah 15 orang. Intervensi berupa edukasi gizi menggunakan booklet PMBA, daftar ukuran rumah tangga dan contoh hidangan yang diberikan 3 kali dengan selang waktu 2 minggu. Data yang dikumpulkan meliputi usia ibu, pendidikan, status bekerja, mendapat penyuluhan gizi, pre-post pengetahuan, pre-post feeding practice. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon.Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat perbedaan rerata yang bermakna pada skor pengetahuan sebelum dan setelah intervensi pada kedua kelompok (p=0,006; p=0,003), terdapat perbedaan rerata yang bermakna pada skor feeding practice sebelum dan setelah intervensi pada kedua kelompok (p=0,002; p=0,05).

Page 8 of 10 | Total Record : 96