cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032461     EISSN : 27748731     DOI : https://doi.org/10.35720/TSCBid
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian ataupun literature review tentang Maternitas dan Kebidanan. Scope jurnal ini meliputi bidang Kehamilan, Persalinan, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Bayi dan balita serta Masalah-masalah kesehatan repoduksi dan seksual.
Articles 96 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PRE-EKLAMPSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUP DR.M.DJAMIL PADANG Desi Sarli
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v1i1.61

Abstract

Latar Belakang: Kejadian pre-eklampsia berdasarkan data rekam medik RSUP Dr.M.Djamil Padang tahun  2011- 2014 mengalami peningkatan. Pada tahun 2014 sebanyak 161 (10,74%) kasus pre-eklampsia dari 605 persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre-eklampsia pada Ibu bersalin di RSUP Dr.M.Djamil Padang tahun 2015.Metode: Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan ± 4 bulan, pengumpulan data melalui data sekunder. Populasi penelitian ini adalah seluruh Ibu bersalin yang ada di ruang kebidanan di RSUP Dr.M.Djamil Padang tahun 2015 yang berjumlah 374 responden dengan jumlah sampel 193 responden. Teknik pengambilan sampel secara systematic random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan format lembar checklist di ruang rekam medis, data dianalisis secara Univariat dan Bivariat dengan uji statistik Chi-square (p<0,05).Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 193 responden terdapat 98 (50,8%) responden mengalami pre-eklampsia, 79,2% responden dengan kehamilan ganda, 51,7% responden dengan umur < 20 tahun dan > 35 tahun, 58,8 % responden dengan multipara, dan 62,5% responden dengan penyakit DM. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat ada hubungan kehamilan ganda dengan kejadian pre-eklampsia (p value =0,006), tidak ada hubungan umur dengan kejadian pre-eklampsia (p value = 0,992), tidak ada hubungan Graviditas dengan kejadian pre-eklampsia (p value =0,362) dan tidak ada hubungan penyakit DM dengan kejadian pre-eklampsia (p value =0,473).Kesimpulan: Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan agar lebih memperhatikan dan meningkatkan program screening (deteksi dini)  dalam memberikan pelayanan kesehatan terutama pada kasus pre-eklampsia pada Ibu hamil saat melakukan kunjungan antenatal. Kata Kunci : Kehamilan Ganda, Umur, Graviditas, Penyakit DM, Pre-eklampsia
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PELAKSANAAN DETEKSI DINI KANKER SERVIK DI WILAYAH PUSKESMAS PURWODADI 1 Mun Aminah; Nurul Kodiyah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v2i2.106

Abstract

Latar belakang; Penyakit kanker servik merupakan penyakit dengan prevalensi tertinggi di Indonesia serta  mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Penyakit kanker servik merupakan salah satu penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi di Indonesia pada tahun 2013 yaitu sebesar 0,8%. Menurut Riskesdas tahun 2013 prevalensi kanker di Indonesia sekitar 1,4 per 1000 penduduk. Prevalensi kanker servik tertinggi berada di propinsi DI Yogyakarta, yaitu sebesar 4,1%, jauh lebih tinggi dibanding dengan angka nasional. Angka kejadian kanker servik tertinggi selanjutnya adalah provinsi jawa tengah yaitu sebesar 2,1%. Angka kejadian kanker servik dapat ditekan dengan melakukan deteksi dini kanker servik di fasilitas kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dukungan suami terhadap pelaksanaan deteksi dini kanker servik di wilayah Puskesmas Purwodadi IMetode; penelitian ini ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah wanita usia subur yang berada diwilayah kerja puskesmas purwodadi I sejumlah 80 responden. dengan teknik random sampling menggunakan analisis pearson product moment.Hasil;  penelitian didapatkan bahwa pengaruh positif sebesar 0,634 antara dukungan suami dengan deteksi dini kanker serviK.Kesimpulan;  adanya pengaruh antara dukungan suami terhadap pelaksanaan deteksi dini kanker servik di wilayah Puskesmas Purwodadi I Kata Kunci : Dukungan Suami, Pelaksanaan Deteksi Dini Kanker Servik
ESSENSIAL OIL LAVENDER SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER DALAM PENANGANAN NYERI MENSTRUASI (DISMINOREA) Vitrianingsih Vitrianingsih
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v4i2.192

Abstract

Latar belakang: Menstruasi merupakan  hal yang fisiologis namun terkadang disertai masalah salah satunya nyeri menstruasi (disminorea). Disminorea menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari, konflik emosional, kegelisahan, mual muntah, rasa tidak nyaman, gangguan tidur, kehilangan keseimbangan dan menurunnya produktifitas. Penanganan disminorea non farmakologi kembali digemari, karena masyarakat beranggapan bahwa terapi obat-obatan membawa dampak buruk pada tubuh manusia akibat akumulasi bahan-bahan sintesis pada ginjal dan hati. Beberapa terapi non farmakologi dapat dilakukan dengan cara rileksasi, pijat, kompres hangat, olahraga, istirahat, musik, hidroterapi,dan aroma terapi.Metode:Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one–group pretest post test. Subjek penelitian siswi SMK Negeri I Depok  yang mengalami disminorea sejumlah 24 orang siswi yang diambil dengan teknik purposive sampling. Bahan yang digunakan essensial oil lavender yang diberikan secara inhalasi dan lembar observasi skala nyeri berupa numeric rating scale. Efektifitas perlakuan dinilai dengan membandingkan skala nyeri sebelum pemberian aromaterapi lavender (Pretest) dan setelah diberikan aromaterapi lavender (Posttest). Pengaruh aromaterapi lavender terhadap skala nyeri menstruasi dianalisis dengan menggunakan uji beda paired t test.Hasil : Rerata skala nyeri sebelum diberikan aromaterapi lavender (Pretest) 4,70 terjadi penurunan skala nyeri setelah diberikan aromaterapi lavender (Post test)  menjadi (3,33). Uji paired t-test diperoleh p-value 0,000 < 0,05Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap skala nyeri menstruasi Kata Kunci: Essensial Oil Lavender, Nyeri Menstruasi
PENGARUH PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER PADA IBU NIFAS DENGAN NYERI JAHITAN PERINEUM DI PUSKESMAS BRATI Laily Himawati; Dian Vitaloka
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 6, No 1 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v6i1.265

Abstract

Latar Belakang: Nyeri merupakan pengalaman sensoris subektif dan emosional yang tidak menyenangkan yang didapat terkait dengan kerusakan jaringan yang nyata, berpotensi rusak atau menggambarkan kondisi terjadinya kerusakan. Penanganan yang sering digunakan untuk menurunkan nyeri berupa penanganan farmakologi dan terapi non farmakologi salah satunya yaitu relaksasi distraksi, kompres hangat, dan aromaterapi.  Mekanisme aromaterapi dalam tubuh manusia berlangsung melalui dua sistem fisiologi yaitu sirkulasi tubuh dan sistem penciuman, wewangian dapat mempengaruhi kondisi prikis, daya ingat, dan emosi seseorang. Salah satu aromaterapi yang dapat digunakan adalah aromaterapi lavender. Aromaterapi lavender dapat memberikan ketenangan, rasa nyaman, rasa keyakinan, mengurangi stress, mengurangi rasa sakit, emosi yang tidak seimbang, kepanikan, lavender dapat mengurangi rasa nyeri dan dapat memberikan relaksasi.Metode: Uji analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan analisis Wilcoxon. Tempat pengambilan penelitian adalah di Puskesmas Brati. Pengambilan sampel dengan teknik non-probability sampling jenis purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 30 ibu nifas 6 jam post partum. Instrumen utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah format pengkajian.Hasil: Hasil uji Mann  Whitney diperoleh ?-value sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti Ada Pengaruh Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Lavender Pada Ibu Nifas dengan Nyeri Jahitan Perineum di puskesmas BratiKesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian aroma lavender pada ibu nifas dengan nyeri perineum Kata Kunci : Aroma Lavender, Nyeri Perineum
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN STATUS GIZI BALITA Dewi Sapta Wati; Wahyu Utami Ekasari
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 6, No 2 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v6i2.310

Abstract

Latar belakang; Masa  anak  usia  1-5  tahun  (balita)  adalah  masa  pada  mana  anak  sangat membutuhkan   makanan   dan   gizi   dalam   jumlah   yang   cukup   dan   memadai. Kekurangan gizi pada masa ini dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang. Pada masa ini juga, anak masih benar-benar  tergantung pada perawatan dan pola asuh dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan status gizi balita di Desa Pilangpayung Kecamatan TorohTahun 2021.Metode; Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi yang digunakan adalah 84 responden. Teknik yang digunakan adalah total sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 14 pertanyaan dengan menggunakan uji statistik Kendall Tau.Hasil; Hasil penelitian dari seluruh responden menunjukkan hubungan yang signifikan sebesar P -value 0,045 sebagian besar adalah pola asuh orang tua sedang (33,3%) memiliki status gizi sedang dan responden dengan  pola asuh orang tua yang baik (66,7%) status gizi balita baik sehingga ada hubungan yang bermakna antara pola asuh orang tua dengan status gizi balita di Desa Pilangpayung Kecamatan Toroh.Kesimpulan; Berdasarkan hasil uji Kendall Tau disimpulkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orangtua dengan status gizi balita . Kata kunci: Pola Asuh, Status Gizi, Balita
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DENGAN FOKUS INTERVENSI PEMBERIANA AROMA TERAPI OIL JAHE UNTUK PENGURANGAN MUAL MUNTAH PASIEN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS TOROH I Santi Hermawati Umaroh; Nurya Kumalasari; Dhiyan Nany Wigati
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 8, No 01 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v8i01.427

Abstract

Latar belakang; Hiperemesis gravidarum atau Mual muntah yang terjadi pada kehamilan yang disebabkan karena terjadi peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron yang diproduksi oleh Human Chorionic Gonadotropine (HCG) dalam serum dalam dari plasenta. Mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravidadan 40-60% pada multigravida. Perubahan hormon pada setiap perempuan hamil responnya akan berbeda, sehingga tidak semua mengalami mual muntah pada kehamilan. Kondisi tersebut terkadang berhenti pada trimester pertama, meski kondisi ini termasuk hal yang wajar dan normal pada saat kehamilan dan tidak semua wanita mengalaminya jika tidak ditangani dampaknya dapat menimbulkan gangguan nutrisi, dehidrasi, kelemahan, penurunan berat badan serta ketidak seimbangan elektrolit. Selain mengalami mual muntah berlebihan atau disebut dengan hiperemesis gravidarum pada saat kehamilan, itu tidak hanya mengancam kehidupan ibu hamil, namun juga dapat menyebabkan efek samping pada janin seperti abortus, bayi lahir rendah, dan juga kelahiran premature.Metode; Rancangan penelitian yang peneliti gunakan adalah rancangan penelitian studi kasus. Jenis penelitian studi kasus deskriptif ini menggunakan metode observasi partisipatif. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I hamil 11minggu.Hasil; Hasil penelitian menunjukan diagnosa pada Ny.M dengan pemberian aroma terapi oil jahe. Evaluasi pelaksanaan pemberian aroma terapi oil jahe pada kasus Ny.M dengan pemberian aroma terapi oil jahe untuk mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil.Kesimpulan; Terjadi penurunan frekuensi mual muntah pada ibu hamil setelah diberikan pengobatan pemberian aroma terapi oil jahe.
PERBEDAAN UPAYA PENCEGAHAN ISPA OLEH IBU BALITA SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) DI PUSKESMAS PURWODADI 1 Festy Mahanani Mulyaningrum; Yuwanti Yuwanti
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 2, No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v2i1.22

Abstract

Latar Belakang – angka kematian balita di Indonesia sebesar 46 per 1000 kelahiran hidup, penyebab utama kematian pada anak balita adalah penyakit infeksi saluran pernapasan akut, diare, penyakit yang ditularkan binatang dan penyakit-penyakit yang bisa dicegah melalui vaksinasi. Di Indonesia, ISPA selalu menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita. Selain itu ISPA juga sering berada pada daftar 10 penyakit terbanyak di rumah sakit. Survei mortalitas yang dilakukan oleh Subdit ISPA tahun 2005 menempatkan ISPA/Pneumonia sebagai penyebab kematian bayi terbesar di Indonesia dengan persentase 22,30% dari seluruh kematian balita.Tujuan – Untuk mengetahui perbedaan upaya pencegahan ispa oleh ibu balita sebelum dan sesudah dilakukan manajemen terpadu balita sakit (mtbs) di puskesmas purwodadi 1Metode – Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperiment design. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Probability Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 28 responden.Hasil – Ada Perbedaan Upaya Pencegahan ISPA oleh Ibu Balita Sebelum dan Sesudah Dilakukan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas Purwodadi I dengan t hitung ( -5.302 ) > t tabel ( 1.703 ) atau nilai p value 0.000 < α 0,05Kesimpulan – Ada Perbedaan Upaya Pencegahan ISPA oleh Ibu Balita Sebelum dan Sesudah Dilakukan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas Purwodadi I Kata Kunci    : Tingkat Kecemasan, Persalinan Seksio Sesarea, Persalinan Pervaginam
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG PARTOGRAF PADA MAHASISWA SEMESTER IV PRODI D III KEBIDANAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA TAHUN AKADEMIK 2016/2017 Yosina Tsunbale; Puspito Panggih Rahayu
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v1i1.92

Abstract

Latar belakang : Sebagian besar penyebab kematian AKI dan AKB dapat dicegah dengan penanganan dalam pertolongan persalinan dan deteksi dini faktor-faktor risiko dalam kehamilan, persalinan dan nifas yang adekuat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan terutama tenaga bidan dalam menolong persalinan, seperti penggunaan partograf dalam persalinan yaitu alat bantu untuk membuat keputusan klinik, memantau, mengevaluasi penatalaksanaan pada persalinan. Partograf memberi peringatan pada petugas kesehatan bahwa suatu persalinan berlangsung lama, kemungkinan adanya gawat ibu dan janin, bahwa setiap wanita yang awalnya dalam keadaan normal dapat menjadi abnormal atau berisiko tinggi sehingga memungkinkan untuk dirujuk. Tujuan  penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang partograf pada mahasiswa semester IV Prodi D III Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta Tahun akademik 2016/2017.Metode: penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Jumalah populasi 57 orang dan jumlah sampel 50 orang. Pemilihan responden penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester IV prodi D III Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta. Tingkat pengetahuan diukur dengan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat.Hasil : Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa dari 50 respoden sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang partograf yaitu sebanyak 43 responden (86,0%).Kesimpulan : Tingkat pengetahuan mahasiswa semester IV prodi D III kebidanan Universitas Respati Yogyakarta terhadap tingkat pengetahuan tentang partograf pada penelitian ini adalah baik 43 responden (86,0%). Kata kunci : Pengetahuan, Mahasiswa, Partograf
PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU IBU DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN SEKS DI KECAMATAN PANGKAH Novi Lotianti; Ratih Sakti Prastiwi; Umi Baroroh
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 4, No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v4i1.157

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan seksual merupakan salah satu upaya peningkatan pengetahuan remaja yang paling efektif untuk menurunkan kejadian penyimpangan dan pelecehan seksual pada remaja. Orang tua merupakan aktor utama yang berperan dalam memberikan pendidikan seksual pada anak sejak dini. Pemberian pendidikan seksual dipengaruhi pengetahuan orangtua, semakin tinggi pengetahuan orang tua semakin besar kecenderungannya dalam memberikan pendidikan seks pada anak yang secara langsung berpengaruh pada perkembangan perilaku seks anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua dalam pemberian pendidikan seks pada remaja di Kecamatan Pangkah.   Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian adalah semua ibu yang memiliki anak remaja usia 10-a9 tahun. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 87 responden. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner tertutup yang telah dilakukan uji validitas muka dan validitas isi. Analisis data menggunakan uji univariate.Hasil: Hasil analisis statistik didapatkan pengetahuan sebagian besar responden berpengetahuan baik (74%). Sikap responden dalam pemberian pendidikan seks seluruhnya bersikap postif (100%). Sedangkan pada perilaku, mayoritas responden telah memberikan pendidikan seks pada anak remajanya yaitu sebanyak 84 responden (96,5%), akan tetapi masih ditemukan 3 responden (3.5%) yang belum memberikan pendidikan seks.Kesimpulan: Pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua di Kecamatan Pangkah dalam pemberian pendidikan seks sudah sangat baik. Adanya pemberian seks pada anak sejak dini dapat membantu merubah pemikiran remaja untuk dapat lebih menjaga perilaku seksualnya. Kata Kunci : Remaja, Seksualitas, Pendidikan Kesehatan, Orang Tua
RUTINITAS KUNJUNGAN POSYANDU TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA Dhiyan Nany Wigati; Wahyu Utami Ekasari
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 5, No 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v5i2.226

Abstract

Latar Belakang : Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM).  UKBM salah satu fungsinya yaitu untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak salah satu caranya adalah penimbangan berat badan.  Rutin menimbang balita, maka pertumbuhan balita dapat dipantau secara intensif. Semakin cepat ditemukan, kasus gizi kurang atau gizi buruk akan semakin cepat ditangani.  Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana korelasi antara rutinitas kunjungan posyandu terhadap peningkatan berat badan balita.Metode : Penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.  Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sehingga didapat 50 sampel.  Analisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil : Balita yang rutin melakukan kunjungan posyandu yaitu sebanyak 19 balita memiliki peningkatan berat badan yang normal. Uji analisis data dengan menggunakan chi square didapat nilai sig. 0,019<0,05 sehingga terdapat korelasi antara rutinitas kunjungan posyandu terhadap peningkatan berat badan balita. Hasil Odds Ratio adalah 0,184, sehingga balita yang rutin melakukan kunjungan posyandu memiliki peningkatan berat badan normal 0,184 lebih besar  daripada balita yang tidak rutin melakukan kunjungan posyandu.Kesimpulan : Terdapat korelasi antara rutinitas kunjungan posyandu terhadap peningkatan berat badan balita. Kata Kunci : Kunjungan Posyandu, Peningkatan Berat Badan

Page 6 of 10 | Total Record : 96