cover
Contact Name
Ramlan
Contact Email
ramlan.mm@gmail.com
Phone
+6285255397485
Journal Mail Official
jurnalpinisi01@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PPG UNM, Menara Pinisi Wing C jalan Andi Pangerang Pettarani Makassar, Sulsel
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi: Journal of Teacher Proffesional
ISSN : 27231631     EISSN : 27231631     DOI : https://doi.org/10.26858/tpj.v4i2.48238
Pinisi: Journal of Teacher Professional is a journal that provides an authoritative source of scientific information for researchers and academics, research institutions, government agencies, and teacher education. We publish original research papers, review articles and case studies focused on educationand learning. All papers are peer-reviewed by at least two referees. Pinisi: Journal of Teacher Professional published by Program studi PPG Universitas Negeri Makassar and successfully issued three times in each volume (April, August, November). Pinisi: Journal of Teacher Professional We strongly prefer to receive manuscripts via our online submission system. Using this system, authors can upload manuscript files (text, figures, and supplementary information, including video) and check the review process. First, kindly please register as an author, and then log in for paper submission. Please tick “Author” when making a registration.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2022): April" : 9 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS VI SD
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.27171

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakaktifan siswa yang kurang terhadap materi pembelajaran. Ketidakaktifan siswa harus ditingkatkan supaya penerimaan materi dan proses pembelajaran berjalan lancar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran siswa kelas VI UPTD SD Negeri 8 Banjar, Kota Banjar. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, dimana fokus yang diteliti adalah model pembelajaran yang digunakan yaitu Problem Based Learning (PBL) dan subjek penelitian dilakukan di ruang kelas VI sebanyak 11 orang siswa di UPTD SDN 8 Banjar. Pengelolaan data pada penelitian ini dilakukan setelah terkumpulnya data. Selanjutnya dianalisis secara deskriptif yaitu skor rata-rata yang diperoleh dari hasil tes tiap siklus, kemudian nilai tersebut dikelompokkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Melihat hasil observasi, penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran dan lebih mudah mengerti dan memahami materi yang disampaikan oleh guru. Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sangat penting karena terkait dengan keberhasilan dan kemampuan siswa secara utuh. Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI UPTD SD Negeri 8 Banjar Kota Banjar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS I UPT SPF SD INPRES LAIKANG Andi Nurhidaya H
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.27068

Abstract

Pendidikan di Indonesia pun menjadi salah satu bidang yang terdampak akibat adanya pandemi covid-19. Penelitian ini difokuskan pada peserta didik kelas I UPT SPF SD Inpres Laikang dengan sampel berjumlah 15 orang pada materi Tematik Tema 8 Subtema 4 Pembelajaran 5 dengan muatan pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika dengan menerapkan pembelajaran daring menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengamati tingkat keberhasilan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran jarak jauh menggunakan Zoom Meeting. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif yang bersifat deskriptif. Secara teknis, keseluruhan kegiatan pembelajaran daring ini berlangsung dengan baik dan hasil tugas peserta didik melampaui nilai KKM dengan nilai KKM yakni 75.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 4 WONOGIRI Aulia Rahma Kautsari
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.26930

Abstract

Penelitian ini dilatari oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas V SD, fokus masalah diuraikan sebagai berikut: bagaimana gambaran penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Wonogiri. Data awal yang didapat menunjukkan saat pembelajaran siswa kurang memperhatikan materi dari guru, siswa belum memahami tentang peran dan tanggung jawab masyarakat terhadap kegiatan pemilihan ketua RW, serta siswa masih kesulitan menentukan amanat dari sebuah pantun. Hal tersebut terjadi karena minat belajar siswa yang rendah, guru belum menggunakan model pembelajaran inovatif, penjelasan guru hanya monoton, serta media kurang menarik. Maka untuk meningkatkan  kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di kelas V dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Tujuan praktik mengajar yaitu meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Wonogiri. Langkah kegiatan praktik mengajar meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan kajian dokumen. Teknik analisis data deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian pada praktik mengajar diperoleh data 75% langkah model terlaksana dengan baik dan hasil belajar siswa meningkat mencapai 80% dari jumlah siswa. Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning secara bertahap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Wonogiri. Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran Problem Based Learning yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Wonogiri.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR Akhmad Mukhlisin
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.26975

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas VI Semester I SD Negeri Tembongwah 01 Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal tahun pelajaran 2021/2022 pada muatan pelajaran IPA materi membuat magnet. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar  pada materi tersebut dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Tembongwah 01 dengan jumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar siswa adalah 70 untuk skala penilaian 1-100. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada  muatan pelajaran IPA pada materi membuat magnet, keaktifan siswa meningkat berdasarkan data observasi yang diperoleh dari observer. Kemudian hasil belajar siswa yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini juga mengalami peningkatan tiap siklusnya. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus hanya mencapai 62,94. Setelah diterapkan model pembelajaran Project Based Learning pada siklus I rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat menjadi 71,76 dan pada siklus II meningkat menjadi 85,29.
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR anis khairunnisa
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.26925

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas II SDN Nusantara Jaya dalam muatan pelajaran Matematika pada materi membandingkan bilangan 3 angka. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada materi tersebut dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN Nusantara Jaya dengan jumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar adalah secara klasikal > 75% dari jumlah siswa telah mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal yaitu 70 untuk skala penilaian 1-100. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tiap siklusnya. Pada pra siklus hanya 56%, setelah menggunakan model Problem Based Learning pada siklus I meningkat menjadi 72% dan pada siklus II meningkat menjadi 94%. Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas II di SDN Nusantara Jaya tahun pelajaran 2021/2022.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DITINJAU DARI MOTIVASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X IPA DI SMAN 18 GOWA Nur Aisyah; Suwardi Annas; Asdar Ahmad
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.32261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) gambaran rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talk Stick pada kelas X IPA (IPA) di SMAN 18 Gowa, (2) gambaran rata-rata hasil belajar matematika prestasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non-Example pada siswa kelas X IPA SMAN 18 Gowa, (3) apakah ada perbedaan prestasi belajar yang signifikan antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talk Stick dan yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non-Example pada siswa kelas X IPA di SMAN 18 Gowa, (4) apakah ada perbedaan yang signifikan skor prestasi belajar antara siswa yang memiliki motivasi tinggi, sedang, dan rendah pada siswa kelas X IPA di SMAN 18 Gowa, dan (5) apakah ada interaksi model pembelajaran kooperatif dengan motivasi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas X IPA di SMAN 18 Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang melibatkan dua kelompok eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen 2. Pengumpulan data menggunakan angket, tes, dan lembar observasi. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis varians dua arah (ANAVA) dilanjutkan dengan uji post hoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talk Stick adalah 88,7 dari nilai ideal 100 dengan kategori sangat tinggi, (2) rata-rata prestasi belajar matematika siswa. dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non-Example adalah 87,6 dari nilai ideal 100 dengan kategori sangat tinggi, (3) tidak terdapat perbedaan prestasi belajar matematika yang signifikan antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talk Stick dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talk Stick. Model pembelajaran kooperatif tipe Example Non-Example dengan signifikansi 0,392, (4) terdapat perbedaan prestasi belajar matematika yang signifikan antara siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah dengan signifikansi 0,001. Selisih rata-rata antara motivasi belajar tinggi dan motivasi rendah adalah 14,229 pada taraf signifikansi 0,05 dengan interval 6,89 hingga 21,57, motivasi sedang dengan motivasi rendah sebesar 9 pada taraf signifikansi 0,05 dengan interval 3,66 hingga 14,34, dan (5 ) tidak terdapat interaksi model pembelajaran kooperatif dengan motivasi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas X IPA di SMAN 18 Gowa dengan signifikansi 0,306.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Anik Setyowati
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.26997

Abstract

Abstrak. Rendahnya hasil belajar peserta didik dalam muatan pelajaran Bahasa Indonesia tentang ungkapan dan artinya.Guru harus melakukan refleksi atau identifikasi masalah yang selama ini terjadi dalam pembelajaran, sehingga guru dapat menemukan penyebabnya yaitu kekurang tepatan model, metode atau pendekatan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh model Problem Based Learning   terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas II Penelitian Tindakan kelas ini dilakukan dua siklus yang pada setiap siklusnya dilakukan satu tindakan .Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas II SD Negeri 3 Girirejo, kecamatan Tirtomoyo yang terdiri dari 16 siswa dengan Kriteria Ketuntasan Minimal 65, 9 siswa (56,25 %) bernilai belum tuntas dan 7 siswa (43,75%) bernilai tuntas. Nilai rata- rata secara klasikal pada tes awal 55, pada siklus I naik 5,63 menjadi 60,63 dan pada siklus II naik 17,37 menjadi 78. Sedangkan persentase siswa yang tuntas belajar pada tes awal 43,75%, pada siklus I naik 25%  menjadi 68,75% dan pada siklus II naik 18,75% menjadi 87,5%.Hasil penelitian menggunakan metode Problem Based Learning menunjukkan adanya peningkatan motivasi  belajar yang signifikan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik pada materi ungkapan dan arti dari teks bacaan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PBL PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU KELAS IV SD NEGERI 137 MOLELENGKU Aniswan Aniswan
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.26477

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatam hasl belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning pada pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD Negeri 137 Molelengku Kec. Wotu Kab. Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan 24 siswa kelas IV. Hasil observasi rencana pembelajaran pada siklus 1 adalah 83,33%, dan siklus II adalah 95,35%. Pengamatan guru pada siklus 1 adalah 82,81 dan siklus II adalah 94,50. Sedangkan peningkatan aspek siswa pada siklus 1 adalah 82,81 dan siklus II adalah 92,70. Sedangkan rata-rata hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan adalah 81,25 hingga 92,04, dan pada aspek keterampilan rata-rata mendapat 83,71 hingga 91,01 Oleh karena itu, dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa SD Negeri 137 Molelengku dari pembelajaran tematik terpadu.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Video Terhadap Hasil Belajar Siswa SD Amir Pada
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.27129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Video terhadap Hasil Belajar Subtema 1 Hidup Rukun di rumah. Pendekatan yang  diambil adalah eksperimen quasi desain dua grup di Sekolah Dasar Negeri 20 Pangkajene. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II A dan II B Sekolah Dasar Negeri 20 Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang yang terdiri dari 40 Siswa, penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran audio visual video terhadap hasil belajar subtema 1 Hidup Rukun di rumah. Hal ini terlihat dari nilai N-Gain pada kelompok kelas eksperimen sebesar 71,43, sedangkan kelompok kelas control mendapatkan nilai N-Gain sebesar 60,16. Ketuntasan hasil belajar yang diperoleh kelompok eksperimen sebesar 80% sedangkan pada kelompok kelas control sebesar 70%. Serta hasil pengujian hipotesis bahwa  H0 ditolak dan H1 diterima karena thitung (18,400) > ttabel (2.093), Dengan ini dapat disimpulkan bahwa penelitian memiliki pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan media pembelajaran audio visual video terhadap hasil belajar subtema 1 Hidup Rukun di rumah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru mengenai penggunaan media pembelajaran sehingga menggunakan media pembelajaran yang inovatif dapat meningkatkan hasil belajar.

Page 1 of 1 | Total Record : 9