cover
Contact Name
Muhammad Nur Hakim
Contact Email
munuhakim92@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
academicuspdtii@gmail.com
Editorial Address
https://academicus.pdtii.org/index.php/acad/about/editorialTeam
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Academicus
ISSN : -     EISSN : 29632846     DOI : http://doi.org/10.59373/academicus
Core Subject : Education,
Academicus: Journal of Teaching and Learning is a peer-reviewed academic journal dedicated to advancing research, theory, and practice in the field of education. The journal welcomes high-quality scholarly contributions from researchers, academics, and practitioners engaged in education and learning worldwide. The scope of the journal includes the following topics, Innovations in Teaching and Learning, Curriculum and Program Development, Educational Technology, Educational Psychology, Teacher Education and Professional Development, Inclusive Education and Equity in Education, and Learning Evaluation and Assessment.
Articles 85 Documents
Analisis Bibliometrik Terhadap Penerapan Penggunaan Software Geogebra Pada Pembelajaran Geometri di Sekolah Menengah Sudrajat, Sudrajat
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v4i2.92

Abstract

The use of GeoGebra as an interactive learning medium in geometry has become a major focus in various mathematics education studies. GeoGebra allows dynamic visualization of geometric objects and supports student engagement in understanding concepts more deeply. As the number of publications discussing the use of GeoGebra in geometry learning at the secondary school level increases, a comprehensive review is needed to identify trends, focus directions, and open research gaps. Therefore, this study aims to identify and map trends and research focuses on the use of GeoGebra in geometry learning in secondary schools through a descriptive bibliometric approach. Data in this study were obtained from the Google Scholar database with a total of 480 published articles that have been selected through the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion. The results of the analysis show that the publication trend increased significantly in the period 2020–2025, with the highest citation peak occurring in 2022, namely 840 citations. The most dominant journals covering this topic are the Rafflesia Journal of Mathematics Education and the Cendekia Journal. The main focus of the research is divided into six large groups: GeoGebra; geometry; junior high school students; mathematics learning in secondary schools; application of the discovery model; and studies of algebra and problem solving. These findings not only provide a comprehensive overview of the development of GeoGebra research but also reveal potential new themes that can be developed in further studies.
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Yulianti Fiyul, Arfiani; Supratono, Eko
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v4i2.93

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan Model pembelajaran yang berfokus pada proyek yang mampu mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar negeri dan swasta. Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada proyek memberi peluang bagi siswa untuk berkolaborasi atau berkelompok dalam menyelesaikan proyek yang berkaitan dengan materi pelajaran. Kemampuan berpikir kritis sangatlah krusial untuk dipahami oleh siswa untuk dapat menghadapi tantangan dari globalisasi dan digitalisasi. Metode pengembangan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi), yang meliputi lima tahap penelitian: tahapan yang meliputi analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan penilaian. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa. model pendekatan pembelajaran yang berfokus pada tugas berbasis proyek yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar, baik negeri maupun swasta. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model ini sebagai pendekatan pembelajaran alternatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Moderasi Beragama untuk Mencegah Radikalisasi di Sekolah Umum di Malang Raya Nadhif, Moh; Sirojuddin, Akhmad; Hakim, Muhammad Nur
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v4i2.94

Abstract

Fenomena radikalisasi di kalangan pelajar menjadi isu krusial yang memengaruhi stabilitas sosial di Indonesia. Penelitian ini mengeksplorasi peran Pendidikan Agama Islam dalam mencegah radikalisasi di sekolah umum di Malang Raya dengan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bagaimana moderasi beragama dapat diintegrasikan dalam kurikulum PAI dan strategi pengajaran untuk membentuk karakter siswa yang toleran dan inklusif. Melalui pendekatan studi literatur sistematis, penelitian ini menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder mengenai moderasi beragama, deradikalisasi, dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum PAI berbasis moderasi beragama sangat efektif dalam mengurangi sikap radikal dan meningkatkan sikap inklusif di kalangan siswa. Penanaman nilai-nilai seperti tawassuth, tawazun, i'tidal, dan tasamuh membantu siswa untuk memahami pentingnya kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini juga menemukan bahwa 70% siswa di Malang Raya mengalami peningkatan sikap toleransi terhadap agama lain setelah mengikuti pendidikan berbasis moderasi beragama. Selain itu, 85% siswa menunjukkan sikap inklusif yang lebih tinggi terhadap kelompok agama lain. Peran guru yang terlatih dalam mengimplementasikan moderasi beragama sangat krusial, karena mereka tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Temuan ini memberikan rekomendasi untuk penguatan pelatihan guru dan integrasi lebih lanjut nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum sekolah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung pembentukan generasi moderat dan toleran, serta menawarkan pendekatan strategis untuk mencegah radikalisasi dan memajukan hubungan antarumat beragama di sekolah.
Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Deep Learning: Dari Pendekatan Hafalan Menuju Internalisasi Nilai Wafa, Ali; Syarifah, Syarifah; Nadhif, Moh.
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v4i2.95

Abstract

Pembelajaran pendidikan agama masih dominan menggunakan pendekatan hafalan (rote learning). Model ini terbukti kurang efektif dalam membentuk pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai spiritual serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran integratif yang memberikan kesempatan bagi semua anak didik mendapatkan pengetahuan secara utuh dan lebih bermakna, melalui internalisasi niali. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap transformasi pembelajaran pendidikan agama berbasis deep learning: dari pendekatan hafalan menuju internalisasi nilai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang tujuan memahami transformasi pembelajaran secara mendalam melalui wawancara mendalam, observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran, serta telaah dokumen yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) transformasi pembelajaran membutuhkan komitmen dan dukungan kelembagaan; (2) penerapan deep learning meningkatkan kesadaran metakognitif, refleksi nilai spiritual, kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta internalisasi nilai melalui pengalaman nyata; (3) integrasi strategi refleksi diri, studi kasus, dan proyek berbasis pengalaman nyata menjadikan pembelajaran lebih bermakna, menyenangkan, dan mampu meningkatkan profesionalisme guru. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis deep learning dapat menjadi alternatif yang efektif untuk menginternalisasikan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan agama.
Examining the Role of Compensation and Work Ethic in Enhancing Teacher Performance Kartiko, Ari; Manik, Cut Ulfatul Ulya
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 5 No. 1 (2026): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v5i1.109

Abstract

Teachers play a pivotal role in educational implementation, functioning not only as administrative executors but also as strategic agents in enhancing educational quality through professional competence and moral integrity. In Islamic educational institutions, teacher performance is particularly crucial, as it reflects the integration of pedagogical expertise and ethical values. However, prior studies generally examine compensation and work ethic separately or focus mainly on public schools, creating a gap in understanding their combined effect within Islamic secondary education. This study investigates the influence of compensation and work ethic on teacher performance at MAN 2 Mojokerto. Using a quantitative approach, data were collected from all 62 teachers through a census-based survey. Instrument validity and reliability were confirmed, and multiple linear regression analysis was conducted using IBM SPSS version 22. The findings reveal that compensation and work ethic simultaneously exert a positive and significant effect on teacher performance (F = 71.561 > F-table = 3.15). Partially, compensation shows a more dominant influence (β = 0.736) than work ethic (β = 0.214). These results provide empirical evidence of the relative contribution of financial and ethical factors in shaping teacher performance within Islamic educational settings. The study underscores the importance of implementing equitable, performance-based compensation systems alongside strengthening work ethic to achieve sustainable improvements in educational quality.