cover
Contact Name
Gentio Harsono
Contact Email
admin_jhi@pushidrosal.id
Phone
+6281211859457
Journal Mail Official
infohid@pushidrosal.id
Editorial Address
Jl. Pantai Kuta V No.1 Ancol Timur, Jakarta Utara, Indonesia 14430
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Hidrografi Indonesia
ISSN : 26548011     EISSN : 30326664     DOI : https://doi.org/10.62703
Core Subject : Science,
Jurnal Hidrografi Indonesia adalah jurnal yang diasuh oleh Pusat Hidro - Oseanografi TNI Angkatan Laut yang berasosiasi dengan Dewan Hidrografi Indonesia (DHI), dengan tujuan menyebarluaskan informasi tentang perkembangan ilmu di bidang hidrografi dan oseanografi di Indonesia. Naskah yang dimuat pada jurnal ini adalah hasil penelitian maupun kajian konseptual berkaitan dengan bidang ilmu hidrografi dan oseanografi yang dilakukan oleh peneliti, akademisi, praktisi, mahasiswa baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Terbit pertama tahun 2018 dengan frekuensi terbit dua kali dalam satu tahun.
Articles 63 Documents
Purwarupa Alat Ukur Kecepatan Suara Bawah Air menggunakan Sistem Akustik: Prototype of an Underwater Sound Velocity Instrument Using an Acoustic System M. Davit Aji Wibowo; Engki A. Kisnarti; Adhi Kusuma Negara; Anang Prasetia Adi
Jurnal Hidrografi Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Hidrografi Indonesia
Publisher : Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62703/jhi.v8i1.214

Abstract

Kecepatan rambat suara dalam air laut merupakan parameter penting dalam oseanografi fisik yang menentukan propagasi gelombang akustik, dipengaruhi oleh kedalaman, suhu, salinitas, musim, lokasi, dan waktu pengukuran, dengan karakter profil yang kompleks di perairan dangkal, serta diukur menggunakan gelombang ultrasonik melalui transduser berbasis piezoelektrik untuk berbagai aplikasi seperti pemantauan biota laut, perubahan iklim, dan dinamika arus. Purwarupa alat pengukur kecepatan suara bawah air ini dirancang menggunakan Raspberry Pico sebagai unit kendali utama yang terhubung dengan modul RTC, penyimpanan microSD, penguat sinyal (op-amp), konverter stepup, dan transduser piezoelectric. Karakteristik gelombang suara ditentukan melalui parameter amplitudo (untuk mengukur intensitas bunyi), frekuensi (f), dan panjang gelombang (λ) yang memiliki hubungan langsung dengan laju perambatan gelombang (C) melalui rumus λ = C/f. Validasi dilaksanakan dengan cara menganalisis data purwarupa, alat pabrikan dan dengan persamaan kecepatan suara Mackenzie, Leroy, Medwin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe yang dikembangkan memiliki deviasi pengukuran sebesar ±100 poin yang cenderung lebih rendah dibandingkan dengan hasil pengukuran menggunakan peralatan Sound Velocity Profile (SVP) pabrikan merek Valeport. Discrepancy ini mengindikasikan bahwa tingkat akurasi sistem masih terbatas, yang diduga dipengaruhi oleh ketidakstabilan sinyal, efek bouncing pada sensor, serta keterbatasan resolusi pengukuran waktu dalam proses akuisisi data menggunakan prinsip Time of Flight (ToF).
Analisis Spasial Overlay Deskriptif Terhadap Kerentanan Navigasi Maritim: Integrasi Kepadatan Kapal (AIS), Batimetri, dan Obstruksi di Alur Pelayaran Barat Surabaya: Descriptive Spatial Overlay Analysis of Maritime Navigation Vulnerabilities: Integration of Vessel Density (AIS), Bathymetry, and Obstacles in The Western Surabaya Shipping Lane Aldy Surya Alriandi; Tasdik Mustika Alam
Jurnal Hidrografi Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Hidrografi Indonesia
Publisher : Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62703/jhi.v8i1.215

Abstract

Alur Pelayaran Barat  Surabaya (APBS) merupakan infrastruktur kritis maritim dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi dan  memiliki konstrain fisik yang  membatasi ruang  gerak  kapal niaga berdraf besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memvisualisasikan zona  potensial kerentanan navigasi (local chokepoint) di sektor selatan APBS  secara indikatif. Metode  yang  digunakan adalah descriptive spatial overlay menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini mengintegrasikan data kepadatan kapal berbasis Automatic Identification System (AIS) yang diolah melalui algoritma Kernel Density Heatmap, data  kontur dasar laut (batimetri), dan titik koordinat sebaran obstruksi bawah  air  berupa  kerangka  kapal  (shipwrecks).  Pendekatan  tumpang  susun  ini  murni  dilakukan berdasarkan benturan fisik spasial tanpa adanya intervensi pembobotan matematis yang  subjektif. Hasil analisis spasial menunjukkan adanya indikasi konvergensi kerentanan yang terbentuk dari tumpang tindih antara sabuk kepadatan lalu lintas tertinggi, perairan dangkal, dan klaster rintangan bawah air. Kondisi ini secara drastis  mereduksi  luasan  perairan  aman (navigable  water),   yang   pada gilirannya  berpotensi meningkatkan kerawanan navigasi terhadap ancaman tabrakan (collision) dan kapal kandas (grounding). Peta indikatif kerentanan yang  dihasilkan dapat diimplementasikan oleh pemangku kepentingan sebagai landasan empiris untuk manajemen tata  ruang  laut dan  penetapan skala prioritas program  penyingkiran kerangka kapal.
Halaman Depan JHI Vol 8 Nomor 1 Candrasa Surya Dharma
Jurnal Hidrografi Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Hidrografi Indonesia
Publisher : Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-