cover
Contact Name
Sri Andayani
Contact Email
jktm@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jktm@uny.ac.id
Editorial Address
Program Studi Matematika FMIPA UNY Jl. Colombo No. 1 Karangmalang, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika
ISSN : -     EISSN : 30311152     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika adalah jurnal yang menyajikan hasil penelitian, pemikiran, kajian teori, pengembangan terkini, dan penerapan matematika. Ruang lingkup jurnal ini mencakup bidang: • Aljabar, • Analisis, • Geometri, • Matematika terapan, • Komputasi, dan • Statistika.
Articles 203 Documents
PENERAPAN ALGORITMA PRIM, ALGORITMA KRUSKAL, DAN ALGORITMA BORUVKA DALAM MENENTUKAN MINIMUM SPANNING TREE (MST) PADA JARINGAN FIBER OPTIK STUDI KASUS: T2NET SLEMAN Ibrahim Raflie Wijaya; Karyati Karyati
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (April)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v12i1.25320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan struktur jaringan kabel fiber optik PT Tonggak Teknologi Netikom (T2Net) yang beroperasi di Desa Margomulyo. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakefektifan distribusi kabel dan tingginya biaya instalasi akibat adanya sirkuit dalam jaringan. Jaringan tersebut dimdelkan sebagai graf berbobot dengan 100 titik distribusi sebagai simpul dan 106 jalur penghubung (kabel) sebagai sisi. Tiga algoritma serakah, yaitu Prim, Kruskal, dan Boruvka digunakan untuk menentukan Minimum Spanning Tree (MST) sebagai solusi optimasi. Analisis dilakukan untuk membandingkan efektivitas algoritma ketiga berdasarkan total panjang kabel yang diperlukan, waktu komputasi, dan estimasi biaya instalasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma ketiga menghasilkan panjang kabel yang sama, yaitu 8594 m , tetapi berbeda dalam efisiensi waktu komputasi dan jumlah iterasi, yaitu Algoritma Prim membutuhkan 99 iterasi dan waktu 0,2126 s , kruskal 106 iterasi dan waktu 0,2027 s , dan Boruvka hanya 4 iterasi dan waktu 0,1876 s . Optimasi ini berhasil mengurangi panjang kabel sebesar 751 m atau 8,037% dari panjang awal 9345 m , dengan estimasi penghematan biaya sebesar . Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis dalam perencanaan jaringan kabel fiber optik yang lebih efisien di wilayah tersebut.
Analisis Sentimen Berbasis Aspek pada Ulasan Aplikasi Riliv Menggunakan Random Forest Classifier Ratna Kusumawati; Bambang Sumarno Hadi Marwoto
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v11i3.22014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen berbasis aspek terhadap ulasan pengguna aplikasi Riliv versi 3.0 hingga 3.8.0. Setiap ulasan diklasifikasikan ke dalam lima aspek usability: learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction menggunakan metode Cosine Similarity serta dua kelas sentimen: positif dan negatif menggunakan kamus Indonesia Sentiment (InSet)  Lexicon. Model klasifikasi dilatih menggunakan algoritma Random Forest Classifier, baik tanpa penyeimbangan data maupun dengan penyeimbangan data menggunakan teknik oversampling,  SMOTE. Hasil penelitian menunjukkan akurasi tertinggi diperoleh dari proporsi pembagian data 80%:20%. Dengan penyeimbangan data, nilai akurasi meningkat dari 85% menjadi 88% untuk klasifikasi aspek dan dari 89% menjadi 91% untuk klasifikasi sentimen. Dari kelima aspek usability, tiga aspek didominasi oleh ulasan positif, yaitu aspek learnability, memorability, dan satisfaction. Sedangkan dua lainnya, aspek efficiency dan errors didominasi oleh ulasan negatif.
Model Matematika Penyebaran Penyakit Meningitis Jamaah Umroh Indonesia Revanica Alovia Aryantika; Kus Prihantoso Krisnawan
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v11i3.22270

Abstract

Analisis ini bertujuan untuk (1) menjelaskan langkah-langkah pembentukan model matematika berupa sistem persamaan diferensial yang mampu menjelaskan proses penyebaran penyakit meningitis pada jamaah umroh Indonesia dalam hitungan jam; (2) mengetahui titik-titik ekuilibrium pada kasus terbuka dan tertutup; (3) menguji kestabilan titik-titik ekuilibrium pada kasus terbuka dan tertutup; dan (4) menganalisis perilaku dari sistem persamaan diferensial dengan memvisualisasikan potret fase. Metode yang digunakan pada analisis ini adalah metode pengujian kestabilan titik ekuilibrium dengan analisis nilai eigen dari matriks Jacobian, bilangan reproduksi, dan kriteria Routh-Hurwitz. Hasil analisis dan simulasi plot menunjukkan titik-titik ekuilibrium yang memenuhi pada masing-masing kasus adalah sebuah titik ekuilibrium bebas penyakit pada kasus tertutup dan titik ekuilibrium trivial pada kasus terbuka. Titik ekuilibrium bebas penyakit pada kasus tertutup tanpa dan dengan kematian akibat meningitis adalah bersifat stabil. Sedangkan titik ekuilibrium trivial pada kasus terbuka tanpa dan dengan kematian akibat meningitis tidak dapat ditentukan kestabilannya berdasarkan nilai eigennya sehingga diperlukan adanya peninjauan yang lebih lanjut terhadap asumsi yang digunakan.
SUBMODUL DAN MODUL HASIL BAGI DARI MODUL REGULER Setyaji Pamor Katon; Musthofa Musthofa
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (April)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v12i1.26928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Membuktikan apakah setiap submodul dari modul reguler juga merupakan modul reguler, serta menyelidiki sifat tambahan yang mungkin dimiliki oleh setiap submodul dari modul regular. Kemudian menganalisis sifat reguler pada modul hasil bagi dari modul reguler, menelaah keterkaitan antara modul reguler dengan submodul maupun modul hasil baginya, serta mengidentifikasi kondisi khusus yang menjamin sifat-sifat tertentu pada submodul dan modul hasil bagi tersebut. Penelitian ini merupakan kajian teoritis dengan pendekatan studi pustaka. Kajian dilakukan dengan menelaah literatur yang relevan mengenai modul reguler dan keterkaitannya dengan submodul serta modul hasil bagi dari modul reguler. Analisis dilakukan melalui penyusunan definisi, lemma, teorema, dan akibat, serta pembuktian matematis secara deduktif berdasarkan beberapa buku dan jurnal rujukan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap submodul dari modul reguler adalah modul reguler, setiap submodul dari modul reguler merupakan submodul murni, setiap submodul yang dibangun secara hingga dari modul reguler merupakan komponen jumlahan langsung sekaligus merupakan modul proyektif, modul hasil bagi dari modul reguler merupakan modul reguler apabila submodulnya dibangun secara hingga dan modul hasil bagi dari modul reguler belum tentu reguler apabila submodulnya dibangun secara tak hingga.
Perbandingan Algoritma Dijkstra dan Floyd-Warshall dalam Menentukan Rute Terpendek Tempat Wisata di Kulon Progo Ghefira Nur Fatimah; Himmawati Puji Lestari
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v11i3.20988

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Memperoleh model matematika pencarian rute terpendek tempat wisata di Kabupaten Kulon Progo, (2) Mengetahui penyelesaian rute terpendek menggunakan algoritma Dijkstra dan algoritma Floyd-Warshall dan (3) Mengetahui perbandingan hasil penyelesain kedua algoritma. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan data yang digunakan bersumber dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo dan Google Maps. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model matematika yang terbentuk berupa graf bobot tak berarah yang terdiri atas 47 node, (2) Penyelesaian menggunakan algoritma Dijkstra memerlukan iterasi sebanyak 46 kali untuk setiap pintu masuk sedangkan algoritma Floyd-Warshall sebanyak  kali iterasi. Penyelesaian algoritma Dijkstra berbentuk pohon Dijkstra hasil iterasi dari setiap pintu masuk sedangkan algoritma Floyd-Warshall berbentuk matriks dengan nilai bobot antar node terkecil dan (3) Kedua metode memiliki solusi yang eksak sehingga diperoleh jumlah rute terpendek yang sama yaitu 120 rute yang terbagi menjadi 4 pintu masuk. Perbedaan rute terdapat pada rute pintu masuk III menuju Pule Payung dengan jarak tempuh yang sama yaitu  km. Paket wisata yang terbentuk sama baik rute, jarak dan pilihan paket wisata. Penyelesaian menggunakan algoritma Dijkstra jauh lebih efisien dibandingkan dengan algoritma Floyd-Warshall karena jumlah iterasi yang dilakukan algoritma Dijkstra lebih sedikit sehingga lebih menghemat waktu pencarian rute.
OPTIMASI DURASI LAMPU LALU LINTAS MENGGUNAKAN ALGORITMA GREEDY BERBASIS GRAF KOMPATIBEL DAN PERBANDINGANNYA DENGAN METODE FUZZY LOGIC PADA PERSIMPANGAN SGM YOGYAKARTA Aisyah Azhar Ratnaningsih; Musthofa Musthofa
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v11i3.24413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan durasi lampu lalu lintas yang optimal di persimpangan SGM dengan membandingkan dua metode, yaitu algoritma greedy berbasis representasi graf kompatibel dan metode fuzzy logic tipe Mamdani. Data yang digunakan adalah peta persimpangan SGM dan volume kendaraan yang melewati persimpangan SGM Yogyakarta pada hari Jum’at-Senin, 14-17 Februari 2025 pada periode pagi dan sore. Peta persimpangan SGM direpresentasikan ke dalam graf kompatibel untuk kemudian dilakukan pewarnaan sehingga diperoleh durasi lampu lalu lintas melalui perhitungan antara siklus dengan bilangan kromatik sebagai representasi jumlah fase. Data volume kendaraan menjadi input pada sistem fuzzy yang kemudian menghasilkan output berupa durasi lampu lalu lintas. Kedua hasil dari dua metode yang berbeda ini dibandingkan untuk mencari durasi lampu lalu lintas yang paling optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode fuzzy logic tipe Mamdani lebih efektif dalam mengoptimalkan durasi lampu lalu lintas pada persimpangan SGM.
KAJIAN KOMPOSISI DUA ROTASI DENGAN PUSAT BERBEDA DALAM GEOMETRI TRANSFORMASI Fachrur Rozi; Murdanu Murdanu
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (April)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v12i1.27045

Abstract

Transformasi merupakan korespondensi satu-satu yang memetakan sebarang titik menghasilkan bayangan berupa titik lain pada suatu bidang yang sama. Transformasi memiliki karakteristik yang penting untuk dipelajari salah satunya yaitu isometri. Isometri merupakan transformasi yang mempertahankan jarak. Selanjutnya, kajian terkait isometri tidak terlepas dari pembahasan terkait komposisi isometri. Penelitian ini bertujuan mengkaji salah satu bentuk komposisi isometri terkhusus pada komposisi dua rotasi dengan pusat berbeda dalam geometri transformasi pada bidang datar. Komposisi dua rotasi dengan pusat berbeda merupakan gabungan dua rotasi dengan pusat dan sudut rotasi tertentu yang masing-masing berbeda. Berdasarkan setidaknya fakta bahwa komposisi dua rotasi sepusat merupakan sebuah rotasi dan rotasi merupakan komposisi dua refleksi, penelitian ini menunjukkan bahwa hasil komposisi dua rotasi dengan pusat berbeda dapat direpresentasikan sebagai bentuk isometri yang lain. Dalam kondisi tertentu, komposisi dua rotasi dengan pusat berbeda merupakan sebuah rotasi dengan pusat baru. Sementara itu, pada kondisi tertentu yang lain komposisi dua rotasi dengan pusat berbeda dapat berupa komposisi dua translasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif pada geometri sintetis, sehingga tidak terikat pada model fisik atau pendekatan numerik.Kata Kunci : Geometri, Transformasi, Isometri, Rotasi, Komposisi Rotasi
PROVINCIAL CLUSTERING IN INDONESIA BASED ON INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (IP-TIK) DEVELOPMENT INDEX WITH SELF ORGANIZING MAPS (SOM) ALGORITHM Husnayaini Nur'aini; Sri Andayani
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v11i3.19883

Abstract

This study aims to: (1) Describe the results of province clustering in Indonesia using Self Organizing Maps (SOM) based on the ICT development index; and (2) Describe an overview of ICT development in Indonesia in 2021. This research uses Self Organizing Maps method with Davies Bouldin Index (DBI) as the best cluster validation index. The research data are 10 indicators: 1) fixed telephone subscribers, 2) cellular telephone subscribers, 3) households with computers, 4) households with internet, 5) individuals using internet, 6) average length of schooling, 7) secondary gross enrollment rate, 8) tertiary gross enrollment rate, 9) average household telecommunications consumption to total consumption, and 10) many villages have BTS. The data is taken from the official publication of BPS RI in 2022. The results of this study show: (1) The best model is 5 clusters with DBI value of 0.3171. Clusters 1, 2, 3, 4 and 5 consist of 3, 1, 22, 7 and 1 province respectively. (2) Cluster 1 is lower middle class, cluster 2 is very underdeveloped, cluster 3 is average because all its indicators have average values, clusters 4 and 5 excel in ICT development, resulting in gaps in ICT development in Indonesia in 2021.
PENERAPAN ALGORITMA PARTICLE SWARM OPTIMIZATION UNTUK OPTIMALISASI FUZZY K-NEAREST NEIGHBOR Disna Putri Sari; Indira Ihnu Brilliant
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (April)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v12i1.21133

Abstract

Salah satu hal penting yang memengaruhi akurasi fuzzy k-nearest neighbor adalah penentuan parameter k dan m. Pada penelitian ini digunakan algoritma particle swarm optimization untuk menentukan kombinasi parameter k, m yang dapat menghasilkan akurasi paling baik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengoptimalisasikan akurasi hasil klasifikasi algoritma Fuzzy K-Nearest Neighbor (FKNN) dengan penerapan Particle Swarm Optimization (PSO). Tahapan dari metode penelitian ini antara lain preprocessing data dengan normalisasi min-max, processing data dengan algoritma FKNN-PSO, dan evaluasi model dengan confusion matrix. Penelitian ini diimplementasikan pada software python dengan wisconsin breast cancer dataset yang diperoleh dari scikitlearn python. Data yang digunakan merupakan klasifikasi kanker payudara ke dalam dua kelas yaitu kanker ganas (malignant) dan kanker jinak (benign). Data tersebut dibagi ke dalam data latih dan data uji dengan perbandingan 70:30, sehingga diperoleh data latih sebesar 398 dan data uji sebesar 171. Hasil penelitian menunjukkan akurasi algoritma FKNN-PSO adalah 96,5% dengan k=45 dan m=47.
OPTIMASI PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU DI YANBUUL ULUM KANDIS MENGGUNAKAN METODE CPM DAN PERT Moli Narita Humaera Zipa; Husna Arifah
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (April)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jktm.v12i1.27902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan durasi penyelesaian proyek pembangunan ruang kelas baru di Yanbuul Ulum Kandis agar sesuai dengan target kontrak 200 hari. Metode yang digunakan adalah integrasi CPM untuk menentukan jalur kritis, PERT untuk analisis probabilitas durasi di bawah ketidakpastian, dan Crashing untuk skenario percepatan biaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa melalui penambahan 2 jam kerja lembur pada aktivitas di lintasan kritis, durasi proyek yang semula berisiko terlambat berhasil direduksi secara signifikan. Optimasi ini mencapai target penyelesaian tepat 200 hari dengan konsekuensi penambahan biaya sebesar Rp19.362.790 dari semulanya biaya normal sebesar Rp1.886.892.764. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian ketat pada jalur kritis menggunakan kombinasi metode probabilistik dan percepatan durasi efektif dalam menjamin kepastian jadwal proyek konstruksi.Kata kunci: CPM; Crashing; Optimasi; PERT