cover
Contact Name
Velma Nindita
Contact Email
velmanindita@upgris.ac.id
Phone
+6281802424968
Journal Mail Official
umpakarsitekturupgris@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Umpak : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan
ISSN : 26226464     EISSN : 26226472     DOI : -
UMPAK - Jurnal Arsitektur dan Lingkugan Binaan It is a journal containing material related to the field of architecture and the environment in which the architectural building is located (the built environment), both on a micro (interior), meso (building) to macro (area/city) scale.
Articles 86 Documents
Analisis Penerapan Coolroofs Pada Bangunan Balai Rw Sebagai Langkah Mitigasi Pemanasan Global Di Kota Semarang Roni, Muhamad; Mariyana, Ekanata Desi Sagita
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v2i1.20215

Abstract

Global warming menjadi permasalahan utama yang menyebabkan meningkatnya suhu di permukaan bumi, memicu terjadinya kekeringan, dan memicu terjadinya kebakaran hutan. Namun, global warming kini juga berdampak terhadap bangunan seperti memanasnya permukaan bangunan dan mengakibatkan panas hingga kedalam ruang bangunan, yang dimana bangunan merupakan ruang kehidupan manusia masa  kini.  Dilakukannya  penelitian  ini  yaitu  untuk  mengetahui  dampak  dari  penerapan  prinsip coolroofs pada sebuah bangunan dengan menggunakan cat reflektif surya sebagai langkah awal mitigasi pemanasan global, khususnya bangunan dengan atap material asbes yang dimana karakteristik material tersebut memiliki daya serap panas yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penggunaan cat reflektif surya pada sebuah bangunaan khususnya dengan atap material asbes. Untuk mengetahui hasil dari penggunaan cat reflektif surya, peneliti melakukan pengukuran pada dua bagian bangunan yaitu suhu ruang utama dan temperatur permukaan atap. Pada penelitian ini terdapat data komparasi suhu yang membuktikan cat reflektif surya dapat mereduksi panas.
Analisis Tata Letak Ruang Perpustakaan Kabupaten Pekalongan Berdasarkan Prinsip Penataan Ruang Perpustakaan Rifandy, Shocky; Widiastuti, Kurnia
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 4, No 2 (2021): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v4i2.19625

Abstract

Perpustakaan merupakan sumber ilmu dan pusat informasi yang sangat penting bagi perkembangan dunia pendidikan. Perpustakaan Umum Kabupaten Pekalongan adalah perpustakaan umum satu-satunya yang ada di daerah Kabupaten Pekalongan. Ruang perpustakaan hendaklah memperhatikan unsur-unsur tata ruang, desain, ukuran perabot, lokasi yang strategis, struktur ruangan, pengamanan ruangan, dan pengembangan perpustakaan ke masa yang akan datang sesuai dengan prinsip penataan ruang perpustakaan. Pada tata letak dalam ruang baca perpustakaan Umum Kabupaten Pekalongan masih terdapat kendala seperti ruang yang terbatas dan tercampur untuk aktivitas baca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tujuan untuk menganalisis tata letak Perpustakaan Umum Kabupaten Pekalongan berdasarkan prinsip penataan ruang perpustakaan menurut Anugrah and Ardoni, 2013. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat empat kategori zonasi berupa area buku koleksi, area pelayanan, area baca, dan area pendukung lain dengan tata letak ruang pada perpustakaan umum Kabupaten Pekalongan yang belum memenuhi prinsip dan aturan penataan ruang perpustakaan, salah satu diantaranya yaitu penataan jarak antar perabot seperti rak buku, meja baca masih sangat berdekatan (sempit) yang akan sangat berpengaruh terhadap sirkulasi dan juga akan memepengaruhi suasana ruangan.Kata Kunci: Tata Letak, Prinsip Penataan, Perpustakaan AbstractLibrary is a source of knowledge and a very important information center for the development of the world of education. Pekalongan Regency Public Library is the only one public library. The library room should pay attention to the elements of spatial planning, design, furniture size, strategic location, room structure, room security, and future development of the library in accordance with the principles of library space planning. In the layout in the reading room of the Pekalongan Regency Public library, there are still obstacles such as limited and mixed space for reading activities. This study uses a descriptive method with the aim of analyzing the layout of the Pekalongan Public Library based on the principles of library space management according to Anugrah and Ardoni, 2013. The results of the study state that there are four zoning categories in the form of book collection areas, service areas, reading areas, and other supporting areas. with the layout of the space in the public library of Pekalongan Regency that does not meet the principles and rules of library space planning, one of which is the arrangement of the distance between furniture such as bookshelves, reading tables are still very close together (narrow) which will greatly affect circulation and will also affect the atmosphere room.Keywords: Layout, Structuring Principles, Libraries
ANALISIS AKSESBILITAS DISABILITAS DI TAMAN KERANG KABUPATEN JEPARA Rizky, Adhitiara; Puspitasari, Ayu Wandira
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 4, No 2 (2021): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v4i2.19637

Abstract

Abstrak Seperti yang kita ketahui keberadaan ruang publik sangatlah memiliki perananan bagi keselarasan di sebuah kota,salah satu wujudnya adalah taman kota,taman kota yaitu ruang didalam lingkup perkotaan yang strukturnya bersifat alami dengan hanya sedikit bagian yang terbangun,akan tetapi pembangunan tersebut tidak diterapkan dengan penambahan standar-standar yang sudah ditentukan.sehingga dari kesalahan itulah yang menjadikan taman kurang nyaman dan kurang layak untuk digunakan terutama bagi penyandang disabilitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang bersangkutan dengan fasilitas bagi penyandang disabilitas dengan melandaskan standart pada Permen PUPR14-17 yang kemudian dilakukan perbandingan antara data ekisting dengan standart.setelah mendapatkan hasil dari perbandingan antara data ekisting dengan standart maka akan ditemukan data-data yang kurang sesuai dengan standart yang sudah ditentukan.hal inilah yang akan menjadi fokus penelitian yang kemudian akan dilakukan redesain pada bagian-bagian yang kurang sesuai agar nantinya bisa menjadi koreksi dalam pembuatan taman yang baru. Kata Kunci: Aksesibilitas, Disabilitas, Taman Abstract As we know the existence of public space has a very important role for harmony in a city, one of its forms is city parks, city parks, namely spaces within the urban scope whose structure is natural with only a few parts that are built, but the development is not implemented with the addition of standards. -standards that have been determined, so that from mistakes that make the park less comfortable and less suitable for use, especially for people with disabilities.This study aims to identify problems related to facilities for persons with disabilities by basing the standards on the Minister of Public Works and Public Housing 14-17 which is then made a comparison between existing data and standards. with a predetermined standard. This will be the focus of research which will then be redesigned on the parts that are not suitable so that later it can be a correction in making a new garden. 
Analisis Konsep Arsitektur Regionalisme: Islamic Center Subang Sebagai Studi Kasus Jannah, Raudatul; Anisa, Anisa; Lissimia, Finta
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 8, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v8i1.21902

Abstract

ABSTRACTThe application of regionalism architecture is important to preserve the characteristic of local culture which is a legacy of ancestors. The research aims to analyze the application of regionalism architectural principles in the Subang islamic center building as a case study. The research method used is descriptive qualitative, where data is collected througt secondary data collection. The location of the care studi is on di Jl. Arief Rahman Hakim, Dangdeur, Kec. Subang, Kab. Subang, West Java. The result show that the Subang islamic center building applies several principles of regionalism architecture that are in accordance with the local context. The use of local material such as stone, wood, and clay roof tiles shows an effort to maintain the cultural characteristics of the local area. In addition, the technology used in the construction of the building is also able to crate efficient spaces. The adaption to the local climate is reflected in the design of ventilation and natural lighting, which support the comfort of the occupants. However, there are some elements of visual domination that do not reflect Subang’s cultural identity, such as roof design that resemble Joglo architecture from other regions. This show the influence of outside architecture that may obscure the local characteristics that should be prioritized. This research confirms the importance of integration between traditional and modern elements in supporting the preservation of local culture and result in the design of regionalism architecture in Subang islamic center which is not only a necessity, but also has the potential to inspire the development of architecture in Indonesia more broadly. This research is expectes to contribute to the development of regionalism architecture in Indonesia and encourage further exploration of the application of regionalism principles in other building context. ABSTRAKPenerapan arsitektur regionalisme menjadi penting untuk melestarikan ciri khas budaya lokal yang merupakan warisan nenek moyang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip arsitektur regionalisme pada bangunan islamic center Subang sebagai studi kasus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui pengumpulan data sekunder. Lokasi studi kasus berada di Jl. Arief Rahman Hakim, Dangdeur, Kec. Subang, Kab. Subang, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan islamic center Subang menerapkan beberapa prinsip arsitektur regionalisme yang sesuai dengan konteks lokal. Penggunaan material lokal seperti batu batu, kayu, dan genteng tanah liat menunjukkan upaya untuk mempertahankan karakteristik budaya daerah setempat. Selain itu, teknologi modern yang digunakan dalam konstruksi bangunan juga mampu menciptakan ruang yang efisien. Penyesuaian terhadap iklim setempat tercermin dalam desain ventilasi dan pencahayaan alami, yang mednukung kenyamanan pernghuninya. Namun terdapat beberapa unsur domnasi visual yang kurang mencerminkan identitas budaya Subang, seperti desian atap yang menyerupai arsitektur Joglo dari daerah lain. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh dari arsitektur luar yang mungking mengaburkan ciri khas lokal yang seharusnya diutamakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara elemen tradisional dan modern dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan menghasilkan desain arsitektur regionalisme di islamic center Subang tidak hanya menjadi sebuah keharusan, tetapi juga berpotensi untuk menginspirasi pengembangan arsitektur di Indonesia secara lebih luas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan arsitektur regionalisme di Indonesia dan mendorong eksplorasi lebih lanjut mengenai penerapan prinsip arsitektur regionalisme dalam konteks bangunan lain.
Pengaruh Pemilihan Cat Pelapis Atap Terhadap Suhu Thermal Comfort Mahardika, Septian Tria; Solikhudin, Nukman; Octaviani, Isna Catur
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 6, No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v6i2.20189

Abstract

Global Warming atau pemanasan global sudah menjadi isu lama dan sering kali mempengaruhi lingkungan, seperti suhu Thermal menjadi salah satu permasalahan yang timbul akibat pemanasan global khususnya di kota Semarang di Balai RW IV Kelurahan Bugangan yang sangat tidak nyaman suhu ruangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan cat refelektif surya dalam menurunkan suhun untuk membantu mendapatkan suhu Thermal yang baik. Penelitian ini menggunkan metode pengukuran suhu dan kelembaban dilapangan secara langsung sebelum dan sesudah pengecatan dengan cat refelktif surya dan berbasi web CBE Thermal Comfort Tool. Penurunan suhu dan kelembaban terjadi setelah pengecatan dan pada saat jam tertentu kenyamanan Thermal berhasil didaptkan.
Perencanaan Rainwater Harvesting Sebagai Upaya Implementasi Sistem Berkelanjutan di Bandara Ahmad Yani Semarang: Review Munana, Mifta Nila; Nindita, Velma
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 5, No 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v5i2.19681

Abstract

Satu – satunya bandara terbesar di Kota Semarang adalah Bandara Ahmad Yani dengan luas kurang lebih 58.652 m2. Kota tersebut merupakan kota dengan intensitas hujan yang tergolong tinggi. Maka dari itu untuk mewujudkan sistem berkelanjutan dan sebagai bentuk peduli lingkungan, air hujan ditampung dan dimanfaatkan kembali dengan menerapkan sistem Rainwater Harvesting. Sebagai bahan untuk menerapkan sistem tersebut, diperlukan data curah hujan dari stasiun klimatologi dan geofisika, analisa hidrologi dengan metode Mononobe dengan PUH 5 tahun dengan pendekatan durasi hujan 1 jam dan instensitas sebesar 72,56. Selanjutnya jika telah terhitung debit air, air bersih tersebut akan di tampung dan didistribusikan ke toilet. Sistem penangkapan air hujan ditempatkan di lahan parkir yang akan ditangkap dari limpasan air hujan tersebut dan dialirkan ke ground reservoir kemudian dialirkan ke tanki distribusi. Berikutnya, sistem air kotor toilet disalurkan ke STP (sewage treatment plant).Kata kunci: Rainwater Harvesting, Bandara Ahmad Yani, Mononobe, Reservoir, Sewage Treatment Plant. The only largest airport in Semarang City is Ahmad Yani Airport with an area of just over 58,652 m2. The city is a city with a high intensity of rainfall. Then from that to realize a sustainable system and as a form of caring for the environment, rainwater is stored and reused by implementing the Rainwater Harvesting system. As a material for implementing the system, rainfall data from climatological and geophysical stations, hydrological analysis using the Mononobe method with a 5-year PUH with an approximation of 1 hour rain duration and an instance of 72.56 is required. Then, if the drainage has been counted, the clean water will be mounted and distributed to the toilet. The rainwater capture system will be placed in the parking lot, which will be captured from the rainwater drain and drained to the ground reservoir and then drained into the distribution tank. Next, the dirty toilet water system is channeled to the STP (Sewage Treatment Plant).Keywords: Rainwater Harvesting, Ahmad Yani Airport, Mononobe, Reservoir, Sewage Treatment Plant.