cover
Contact Name
Alfiah
Contact Email
alfiah@upgris.ac.id
Phone
+6281325581104
Journal Mail Official
alfiah@upgris.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Semarang Kampus 4 UPGRIS, Jalan Gajah Raya No. 40 Sambirejo, Gayamsari, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Kaloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah
ISSN : -     EISSN : 28291123     DOI : https://doi.org/10.26877/kaloka
Core Subject : Education, Social,
Kaloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah adalah jurnal nasional yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam penerbitan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka di bidang bahasa dan sastra daerah serta pengajarannya. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang. Kaloka Terbit 2 kali setahun pada bulan Maret dan September.
Articles 89 Documents
Analisis Teks Deskriptif dalam Buku Marsudi Basa lan Sastra Jawa Piwulangan Basa Jawa Muatan Lokal Wajib Jawa Tengah Kelas IX Iswahyudi, Rizky; Sulanjari, Bambang
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 4, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v4i1.12388

Abstract

Negara kita Indonesia kaya akan budaya lokal yang membuat Nusantara menjadi memiliki keberagaman dalam berbudaya. Dalam penelitian ini meneliti tentang ragam budaya Nusantara yaitu salah satunya tentang upacara adat mitoni yang biasanya sering dilakukan oleh masyarakat Jawa pada umumnya. Dengan mengupas apa itu mitoni dan segala unsur yang terkandung di dalam upacara adat mitoni dikupas dalam penelitian ini guna untuk menselaraskan perspektif orang asing yang tidak mengenal apa itu yang disebut dengan mitoni. Di Era milenial seperti ini budaya Indonesia yang berkaitan dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa hampir terkikis karena budaya modern yang sangat cepat sekali menggerus kebudayaan Nusantara terutama budaya Jawa. Dalam penelitian ini membahas tentang fungsi kebahasaan, tujuan sosial, dalam teks yang berjudul upacara adat mitoni  dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif dengan menerapkan gambaran lengkap dengan memuat unsur sosial sebagai eksplorasi dan klarifikasi yang terjadi pada sosial masyarakat. Sumber data yang diperoleh dari penelitian ini yaitu dari buku yang berjudul Marsudi Basa lan Sastra Jawa Piwulangan Basa Jawa Muatan Lokal Wajib Jawa Tengah Kelas IX.     Kata Kunci : Teks Deskriptif, Kebahasaan, Deskriptif Kualitatif, Eksplorasi
Strategi Pemanfaatan Media Sosial dalam Revitalisasi dan Promosi Pelestarian Seni Tembang Macapat (Studi Kasus pada Konten Kreator Bambang Sulanjari) Awaludin, Muhammad Rizaol
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 4, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v4i1.12434

Abstract

In this era of globalization we are required to master various technological tools. Not only that, we must also be able to take advantage of the sophistication of the impact of globalization. This study will examine how the use of social media in preserving Indonesian culture, one of which is the macapat song. The results of this study are in the form of ways so that macapat songs can still exist among teenagers by taking advantage of the progress of globalization through social media.
Fungsi Pemertahanan Bahasa Jawa dalam Majalah Berbahasa Jawa: Kajian terhadap Media Cetak dan Digital sebagai Wahana Revitalisasi Identitas Lokal Rokhiima, Raden Roro Dewi Maryama Ya; Sulanjari, Bambang
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 4, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v4i1.19490

Abstract

AbstrakBahasa jawa memiliki peran penting dalam mempertahankan identitas budaya lokal, terutama di era digital saat ini. Penelitian ini dilakuan dengan tujuan untuk mengeksplorasi peran bahasa Jawa dalam media massa dan bagaimana hal ini dapat memperkuat identitas lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konten terhadap media massa berbahasa Jawa, baik dalam bentuk media cetak maupun media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa berbahasa Jawa memiliki dampak signifikan dalam menjaga dan melestarikan budaya Jawa di tengah arus globalisasi. Melalui analisis teks jurnalistik berbahasa Jawa, artikel ini menyoroti strategi-strategi komunikasi yang digunakan untuk mencapai audiens yang lebih luas sambil mempertahankan kekhasan budaya lokal. Diskusi ini juga mempertimbangkan tantangan dan peluang yang dihadapi dalam menjaga relevansi bahasa Jawa dalam konteks media modern. Abstract Javanese has an important role in maintaining local cultural identity, especially in the current digital era. This research was carried out with the aim of exploring the role of the Javanese language in mass media and how this can strengthen local identity. The research method used is content analysis of Javanese language mass media, both in print and digital media. The research results show that Javanese language mass media has a significant impact in maintaining and preserving Javanese culture amidst globalization. Through analysis of Javanese journalistic texts, this article highlights the communication strategies used to reach a wider audience while maintaining local cultural characteristics. This discussion also considers the challenges and opportunities faced in maintaining the relevance of the Javanese language in the context of modern media.
Revitalizing Macapat Songs as Intangible Cultural Heritage: A Study of Values, Functions, and Preservation Challenges in the Digital Era Kusumardani, Amisha Madu; Werdiningsih, Yuli Kurniati; Sulanjari, Bambang
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v3i2.12340

Abstract

Tembang Macapat is a form of metered Javanese poetry that holds a significant position as a medium for transmitting cultural, spiritual, and social values in Javanese society. In the era of globalization and digitalization, the existence of tembang macapat faces challenges from declining interest among younger generations and the erosion of its social habitus. This study aims to: (1) systematically identify the values embedded in tembang macapat; (2) analyze the functions of tembang macapat within the contemporary Javanese socio-cultural system; and (3) map the challenges and strategies for preserving tembang macapat in the digital age. The method employed is a systematic literature review with a qualitative-descriptive approach and hermeneutic analysis of relevant primary and secondary sources. Data were collected through examination of manuscripts, journal articles, and cultural policy documents published between 2019 and 2024. The findings reveal that tembang macapat contains three main layers of values: philosophical-spiritual, moral, and social values that are interrelated. Functionally, tembang macapat serves as a medium for religious propagation, character education, and social cohesion. The main challenges to preservation include low cultural literacy among younger generations, minimal integration into formal curricula, and competition with digital popular culture. Revitalization strategies through digital platforms, cross-genre artistic collaboration, and strengthening local wisdom-based curricula are deemed most relevant and sustainable.
Struktur Cerkak Ing Kene Ana Cahya Ratu, Aurora Kusuma; Sulanjari, Bambang
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 2, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v2i1.10834

Abstract

Javanese short stories are one of the genres in modern Javanese literature. Short stories (short stories) in modern Javanese literature are called cekak stories (cerkak). The focus of the study of Javanese short stories is short stories contained in Javanese magazines, such as Jaya Baya magazine and Panyebar Semangat magazine. One of the stories that has pana magazine panjebar semangat is a cerkak entitled ""Ing Kene Ana Cahya" " by Sri Setya Rahayu. This research uses an objective approach and uses the theory of Structuralism. Based on the analysis of Structuralism in "Ing Kene Ana Cahya" ing, it can be concluded that the cerkak uses a mixed flow. In the character element, there are several figures, namely Widuri, Suryadi and Pak Tamin. The background element is divided into two, namely the setting of the place and the background of time, the setting where the event occurs is on the House and Street, the background time on the story of "Ing Kene Ana Cahya" occurs during the day. The point of view used in the story here is the third person point of view, where the author tells about the main character who experiences the events that occur.
The Existence of Macapat Songs in the Era of Modernization: A Study of Shifting Functions and Revitalization Strategies Perwita, Risma; Werdiningsih, Yuli Kurniati; Alfiah, Alfiah
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v3i2.12352

Abstract

Tembang macapat, as a literary and cultural heritage of Javanese civilization, faces serious threats due to cultural value shifts in the modernization era. This study aims to analyze the existence of tembang macapat among the younger generation, identify factors causing its functional shift, and formulate revitalization strategies. The study employs a descriptive-qualitative approach with digital ethnography and content analysis methods. Data were collected through in-depth interviews with 15 informants (macapat artists, educators, and young people), participatory observation in arts communities, and tembang text documentation. Analysis was conducted using source and method triangulation. The results reveal three key findings: (1) the existence of tembang macapat among young people (aged 13-25) has declined significantly, with only 12% of respondents able to perform the tembang correctly; (2) the functional shift of tembang macapat from a moral education medium to a passive cultural artifact is triggered by digital culture dominance, weakening intergenerational transmission, and absence of relevant curriculum; (3) effective revitalization requires the integration of digital platforms, local community engagement, and local wisdom-based curriculum reform. This research contributes theoretically to ethnomusicology and cultural studies, as well as practically for education and cultural policy stakeholders.
Diksi Dan Gaya Bahasa Pada Cerkak Sindhen Karya Andjar Any Kajian Stilistika Hasan, Imadul Bilad; Sulanjari, Bambang
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v1i1.10816

Abstract

The purpose of this paper is to find out the style of language and diction in the Sindhen story by Andjar Any. Cerkak is one of the literary works that is included in the type of prose literary work. The absolute characteristic in literary works is the beauty, authenticity and artistic value in its content and expression. A work cannot be said to be a literary work if one of these elements is not fulfilled. Cerkak is similar to short stories or short stories, because cerkak is an abbreviation of "stories of short stories". In other terms, it is often referred to as a short story. One of the stories that will be studied is the Sindhen script by Andjar Any. This study uses a qualitative descriptive method with stylistic studies to analyze the linguistic system in the form of diction and language style in the geguritan. The data used in this study are words, sentences, and quotes on Cerkak Sindhen. In writing the Sindhen story, he uses a variety of languages so that the contents of the story are more interesting to read. The results of this research found Diction and Language Style contained in the Javanese Short Story entitled Sindhen by Andjar Any. The diction found in the cerkak are (1) denotative meaning (2) connotative meaning, (3) synonym, (4) antonym. Meanwhile, the language styles found are (1) comparative language style, (2) affirmation language style, (3) language style and (4) satire language style.
Analisis Kecukupan Teks Deskriptif Sebagai Bahan Ajar Pada Buku Marsudi Basa Lan Sastra Jawa Kelas VII Rahmawati, Rizka Auliya; Sulanjari, Bambang
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 1, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v1i2.12286

Abstract

Pembelajaran bahasa berbasis teks merupakan salah satu kegiatan belajar mengajar yang berorientasi pada kemampuan siswa yang terdapat pada pengembangan kurikulum 2013. Permasalahan yang dibahas disini adalah teks deskriptif sebagai materi pembelajaran Bahasa Jawa SMP/MTS berdasarkan tujuan, struktur dan cirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecukupan serta kesesuaian teks deskriptif berdasarkan fungsi sosial, tahapan dan ciri kebahasaan sebagai bahan atau materi ajar bagi siswa SMP/MTS Kelas VII. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa teks deskriptif dari buku Bahan Ajar Marsudi Basa lan Sastra Jawa SMP/MTS kelas VII Jilid 1. Data dalam penelitian ini berupa wacana teks deskriptif dalam buku Marsudi Basa lan Sastra Jawa kelas VII Jilid 1. Adapun teknik analisis data meliputi membaca wacana teks deskriptif secara intensif, lalu menganalisis fungsi atau tujuan sosial, tahapan dan ciri-ciri kebahasaan dari wacana teks deskripsi tersebut lalu mendeskripsikannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana teks deskriptif "Candhi Borobudhur" sudah cukup dan sesuai dengan tujuan, struktur dan ciri pembelajaran berbasis teks, sehingga teks tersebut sudah cukup dan sesuai untuk dijadikan sebagai bahan ajar pada pembelajaran.Kata kunci: Kajian Teks, Teks Deskriptif, Genre Faktual, Bahasa
Analisis Teks Narasi Pada Buku Marsudi Basa lan Sastra Jawa Kelas VII Terbitan Erlangga Tahun 2014 Ratu, Aurora Kusuma; Sulanjari, Bambang
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 1, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v1i2.12278

Abstract

Cerita rakyat adalah cerita yang berkembang di lingkungan masyarakat, cerita rakyat ini telah berkembang di masyarakat di masa lalu dan merupakan ciri khas semua negara dengan budaya dan sejarah budaya mereka sendiri. Cerita rakyat dibagi menjadi mitos, legenda dan dongeng (Dananjaya, 1991: 22). Membaca narasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang ada di kelas VIII. Narasi adalah adalah karangan cerita yang menyajikan serangkaian peristiwa kejadian dan disusun secara kronologi sesuai dengan urutan waktunya. Dalam teks narasi peristiwa yang ditulis bisa benar-benar terjadi atau khayalan. Pembelajaran bahasa jawa pada kelas VIII mencakup kompetensi dasar memahami cerita legenda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis structural. Maksudnya adalah penggunaan metode ini adalah untuk mendeskripsikan fakta-fakta yang ada terkait dengan kesalahan berbahasa pada teks narasi pada buku paket Marsudi Basal an Sastra.
Degradation and Resilience of the Social Function of Macapat Songs in Contemporary Javanese Society: A Sociological Study of Literature and Its Implications for Character Education Chairunnisa, Aghnia Alivia; Sulanjari, Bambang; Alfiah, Alfiah
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v3i2.12326

Abstract

Macapat songs as Javanese oral literary heritage face serious pressure from social changes accelerated by globalization and digitalization. This study aims to: (1) identify and analyze the degradation process of macapat's social functions in contemporary Javanese society; (2) map resilience strategies of macapat communities in maintaining their relevance; and (3) formulate pedagogical implications for character education based on local wisdom. Employing a literary sociology approach with Ratna's (2012) literary function theory and Bourdieu's (1993) habitus-capital framework, this study applies a qualitative multi-method design combining content analysis of 11 macapat pupuh from Serat Centhini, in-depth interviews with 18 purposive informants (dalang, Javanese linguistics experts, teachers, and cultural activists), and virtual ethnography of online macapat communities. Results indicate that macapat functions have been reduced from five historical functions (entertainment, moral education, protective rituals, life cycle markers, and social cohesion) to two dominant contemporary functions (performance aesthetics and cultural identity), yet significant resilience emerges through digital neo-traditionalism movements. These findings underscore the need for macapat recontextualization in Outcome-Based Education (OBE) curricula as a character education instrument.