cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 3 (2024): Juni" : 30 Documents clear
KEANEKARAGAMAN SERANGGA PENGUNJUNG PADA TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Ramadhani, Fitri; Wahid, Abd; Asrul, Asrul
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2127

Abstract

Kacang hijau merupakan salah satu tanaman kacang-kacangan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena kaya kandungan gizi. Kandungan rata-rata biji kacang hijau kering terdiri dari 60−65% karbohidrat, 25−28% protein, 3,5−4,5% serat, dan 1−1,5% lemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeidentifikasi keanekaragaman serangga pada tanaman kacang hijau dan mengelompokkan serangga yang didapat berdasarkan fungsi ekologinya, Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januairi 2023 sampai maret 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode yang digunakan dalam pengamatan serangga ialah scan sampling (Martin & Bateson 1993). Indeks serangga pengunjung pada tanaman kacang hijau sebanyak 4.062 individu yang terdiri atas 21 genus/morfospesies dengan 16 famili dari 8 Ordo yaitu Diptera, Hymenoptera, Hemiptera, Orthoptera, Coleoptera, Lepidoptera, Blattodea/Blattellidae, dan Ordonata. Ordo Diptera terdapat 3 famili yaitu Tephritidae, Tachinidae, dan Agromyzidae. Komposisi Peran Ekologi Serangga Pengunjung pada Ekosistem Kacang Hijau dapat dilihat bahwa serangga yang berperang sebagai hama/herbivora sangat dominan dengan persentase 76,19%, dan serangga yang berperan sebagai predator 12,92%, serangga yang berperang sebagai polinator 6,20%, serangga yang berperan sebagai pengurai 2,83%, dan terkecil terdapat pada serangga yang berperan sebagai parasitoid 1,85%.
PENGARUH BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) VARIETAS Caipira Anggita, Dewi; Mas’ud, Hidayati
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2131

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu tanaman sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan memiliki banyak kandungan gizi. Kandungan gizi yang terdapat pada selada adalah serat, vitamin A (karotenoid), antioksidan, kalium, kalsium, zat besi, asam folat, karoten, vitamin C, dan vitamin E. Tanaman selada memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai komoditi ekspor yang cukup menjanjikan. Salah satu teknik budidaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi selada adalah pemupukan. Pupuk NPK mengandung unsur hara nitrogen, posfor dan kalium merupakan unsur hara utama yang dibutuhkan tanaman dalam pertumbuhannya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada varietas Caipira. Penelitian dilaksanakan di PT. Nina Agro Jaya, di desa Pombewe, kecamatan Sigi Biromaru, kabupaten Sigi. Waktu penelitian mulai bulan Desember 2022 sampai dengan Februari 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 8 perlakuan yaitu : P0 = Tanpa Pupuk NPK (Kontrol), P1 = 0,25 g/polibag, P2 = 0,5 g/polibag, P3 = 0,75 g/polibag, P4 = 1 g/polibag, P5 =1,25 g/polibag, P6 = 1,5 g/polibag, P7 = 1,75 g/polibag. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga menghasilkan 24 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 3 polibag sehingga terdapat 72 unit percobaan. Data pengamatan yang telah diperoleh dianalisis ragam (ANOVA). Data yang bepengaruh nyata di uji BNJ (beda nyata jujur) taraf 5% untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai dosis pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Dosis pupuk NPK 1,25 g/polibag menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada terbaik dibanding dosis pupuk NPK lainnya.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) Kristiani, Dina; Hayati, Nur; Salingkat, Chitra Anggriani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2132

Abstract

Seledri (Apium graveolen L.) merupakan tanaman yang memiliki manfaat bagi kebutuhan makanan, kesehatan dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh konsentrasi pupuk organik cair limbah organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri (Apium graveolens L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2022 sampai bulan September 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu dengan perlakuan konsentrasi pupuk organik cair limbah sayur terdiri dari 6 perlakuan sebagai berikut, kontrol (P0), 2,5 ml POC/liter air (P1), 5 ml POC/liter air (P2), 7,5 ml/liter air (P3), 10 ml/liter air (P4), 12,5 POC/liter air (P5). Perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Masing-masing satuan percobaan menggunakan 5 polibag dan tiap polibag ditanami satu tanaman sehingga total tanaman seledri yang digunakan yaitu 120 tanaman. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam. Hasil analisis yang menunjukan pengaruh nyata atau sangat nyata akan diuji lanjut dengan menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ 5%) guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang dicobakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk organik cair limbah organik tidak berpengaruh nyata pada jumlah tangkai daun (helai), jumlah anakan (anakan), panjang akar (cm) dan volume akar (ml) dan kadar klorofil ( ). Konsentrasi pupuk organik cair limbah organik 10 ml POC/liter air (P4) memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik tanaman seledri terhadap tinggi tanaman (cm), bobot segar (g), bobot kering (g) dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
KARAKTERISTIK MIKORIZA DI PERTANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Aninsi, Elsa Indri; Basir, Muhammad; Toana, Moh. Rizqi Chaldun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2133

Abstract

Jagung (Zae mays L.) merupakan sumber utama karbohidrat dan protein setelah beras, sehingga jagung memiliki peluang untuk dikembangkan serta dapat menjadi komoditas pangan yang strategis dan bernilai ekonomis. Mikoriza berfungsi sebagai fasilitator penyerapan hara, dan juga berpotensi sebagai pengendali hayati (bioprotektor). Tanaman yang mengandung mikoriza mengalami kerusakan yang lebih sedikit dibandingkan dengan tanaman tidak mengandung mikoriza dan serangan penyakit berkurang atau perkembangan patogen terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik mikoriza di pertanaman jagung (Zea mays). Manfaat dari penelitian ini diharapkan menjadi sumber informasi bagi peneliti dan pembaca mengenai karakteristik mikoriza di pertanaman jagung (Zea mays) di Desa Dolago Padang Kecamatan Parigi Selatan. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei secara langsung kemudian dilanjutkan dengan penentuan titik pengambilan sampel tanah secara porposive samplinh pada lahan. Dan dilanjutkan analisis di Laboratorium Unit Ilmu Tanah dan Laboratorium Agronomi falkultas Pertanain UniversitasTadulako Palu pada bulan Desember 2022 hingga bulan Januari 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikoriza pada lahan jagung memiliki jumlah populasi paling banyak pada titik sampel JD4 pada subsampel 2 dan 3 dengan jumlah masing-masing 6 spora. Sedangkan jumlah spora paling sedikit pada sampel JD2 pada subsampel 2 dengan jumlah 1 spora. Warna masing-masing spora mikoriza rata-rata kuning, kuning kecoklatan, dan kuning kehitaman. Dan berbentuk bulat hingga bulat lonjong. Dari hasil analisis sifat kimia yang mempengaruhi spora fungi mikoriza arbuskula (FMA) dapat diketahui nilai pH dari keduabelas sampel memiliki kriteria yang berbeda-beda. Pada sampel JD1(1), JD2(2), JD3(3) memiliki kriteria masam, pada sampel JD1(2), JD2(3), JD4(1), JD4(3), JD3(1), JD3(2) memiliki kriteria agak masam, pada sampel JD1(3), JD2(1), JD4(2) memiliki kriteria netral. Hasil dari C-Organik pada sampel JD1(1), JD2(3), JD3(1), JD3(2), JD4(1), JD4(2), JD4(3) memiliki kriteria rendah, pada sampel JD1(2), JD2(3), JD3(3) memiliki kriteria sangat rendah. Pada sampel JD1(3) memiliki kriteria sedang dan pada sampel JD2(1) memiliki kriteria sangat tinggi. Hasil analisis P-Total memiliki kriteria yang berbeda-beda pula. Kriteria yang sangat tinggi pada sampel JD1(2) dan JD1(3) dengan nilai 58,02 dan 64,26 dan kriteria yang sangat rendah pada sampel JD3(1), JD3(2), JD3(3), JD4 (1), JD4(2), JD4(3) dengan nilai 0,46, 0,50, 1,00, 0,96, 0,50, 0,45.
EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI GIBERELIN DAN JENIS MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI KATOKKON (Capsicum annum L. Var Sinensis) Kasri, Eri Irawan; Nuraeni, Nuraeni; Madauna, Ichwan S
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara Zat Pengatur Tumbuh giberelin (Ga3) dengan perlakuan berbagai jenis mulsa, untuk mendapatkan dosis yang tepat pada pemberian giberelin, dan perlakuan mulsa yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman cabai katokkon. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei sampai September 2021 di Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor yang dicobakan. Faktor pertama adalah konsentrasi giberelin yang terdiri dari 3 taraf yaitu : 0 ppm, 50 ppm, dan 100 ppm. Faktor kedua adalah perlakuan mulsa yang terdiri dari 3 jenis yaitu : tanpa mulsa, mulsa plastik hitam perak dan mulsa jerami padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya interaksi yang mampu memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik terhadap tanaman cabai katokkon ditunjukkan pada konsentrasi giberelin 100 ppm dan perlakuan mulsa plastik hitam perak. Adanya interaksi pemberian giberelin dan pemakaian jenis mulsa terhadap variabel tinggi tanaman pada 4, 6 dan 8 Minggu Setelah Tanam, diameter batang pada 6 dan 8 MST, dan umur panen. Pemberian giberelin pada konsentrasi 100 ppm mendapatkan hasil pertumbuhan yang lebih baik bagi tanaman cabai katokkon dibandingkan dengan konsentrasi giberelin 50 ppm. Perlakuan mulsa plastik dan mulsa jerami mampu memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik bagi tanaman cabai katokkon.
IDENTIFIKASI BEBERAPA LOGAM BERAT TANAH DI PESISIR TELUK PALU TERDAMPAK TSUNAMI Muhamad, Fitra; Isrun, Isrun; Ramlan, Ramlan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui jenis dan kadar logam berat tanah yang terdapat di sekitar area terdampak tsunami di Kelurahan Tondo. Analisis sifat kima tanah dilakukan di Laboratorium Sumber Daya Lahan dan Lingkungan Fakultas Pertanian Universias Tadulako, Palu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive sampling. Pengambilann sampel tanah dilakukan pada titik koordinat di enam tempat yang terdampak tsunami. Pengambilan sampel tanah tidak utuh menggunakan sekop dengan kedalaman (15-20 cm). Uji logam berat dilakukan dengan menggunakan alat XRF (X-Ray Fluorescence). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat logam berat Titanium (Ti) dengan konsentrasi tertinggi yaitu 0,278% dan terendah 0,200% , Kromium (Cr) dengan konsentrasi tertinggi yaitu 0,018% dan terendah 0,010% , dan Vanadium (V) dengan konsentrasi tertinggi yaitu 0,022% dan terendah 0,014%. Ini menunjukkan kandungan unsur logam berat titanium dan kromium sudah termasuk dalam kategori tercemar karena konsentrasi logam berat yang terkandung dalam tanah sudah melebihi ambang batas yang telah ditetapkan. Sedangkan unsur logam vanadium masih tergolong dalam kriteria rendah dari ambang batas kritis logam berat..
IDENTIFIKASI CENDAWAN PATOGEN SERANGA ASAL TANAH KEBUN KAKAO DAN ASAL TANAH LIQUIFAKSI Hardianti, Hardianti; Anshary, Alam
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2136

Abstract

Cendawan entomopatogen adalah organisme heterotrof yang hidup sebagai parasit pada serangga dan juga mempunyai sifat patogenik (penyebab penyakit) pada serangga atau hama. Tanah merupakan salah satu tempat untuk melihat keberadaan cendawan entomopatogen di alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cendawan entomopatogen apa saja yang terdapat pada perkebunan kakao dan tanah liquifaksi. Penilitian dilaksanakan pada bulan juli 2019 sampai november 2019 di perkebunan kakao desa loru dan tanah liquifaksi jono oge kecamatan Sigi Biromaru kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Hama Penyakit tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu.dua tahap, yaitu tahap pertama mengambil pupa C. cramerella dan sampel tanah dari perkebunan kakao dan tanah liquifaksi, di bawa ke laboratorium, kemudian tahap kedua pupa yang terinfeksi patogen di isolasi kemudian di amati jenis jamur apa yang menginfeksi. Cendawan entomopatogen yang di koleksi dari lahan perkebunan kakao dan tanah liquifaksi, berjumlah 18 isolat. Dari hasil identifikasi cendawan entomopatogen ditemukan 3 genus yaitu Aspergilus pada perkebunan kakao di lapisan tanah 0-5 cm A, 5-10 cm B, 5-10 cm B, 10-15cm C, dan ditanah liquifaksi terdapat genus Aspergilus pada lapisan tanah 0-5 cm A. Genus Vertilicium pada perkebunan kakao pada lapisan tanah 0-5 cm B, 0-5 cm C, 5-10 cm A dan 10-15 cm A, Beauveria pada tanah liquifaksi pertanaman kakao di lapisan tanah 5-10 cm c.
PENGENDALIAN ULAT GRAYAK Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera:Noctuidae) PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays) MENGGUNAKAN Crotalaria juncea dan Brachiaria mulato II SEBAGAI TANAMAN PENOLAK-PENARIK Sesa, Jufrianto Yakub; Saleh, Shahabuddin; Khasanah, Nur
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2137

Abstract

Tanaman jagung yang di tanam bersamaan dengan Crotalaria juncea dan Brachiaria mulato II merupakan cara pengendalian hayati untuk pengendalian ulat grayak Spodoptera frugiperda pada tanaman jagung. Tujuan penelitian untuk menguji pengaruh pengendalian ulat grayak S. frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae) pada tanaman jagung (Zea mays) menggunakan Crotalaria juncea dan Brachiaria mulato II sebagai tanaman penolak-penarik terhadap, kepadatan populasi larva S. frugiperda pada tanaman jagung, intensitas serangan tanaman jagung pada fase vegetative dan keanekaragama arthropoda pada tanaman jagung. Penelitian menggunakan metode Eksperimental yang membandingkan antara tanaman jagung perlakuan penolak-penarik dan tanaman jagung tanpa perlakuan penolak-penarik (Kontrol). Pengamatan dilakukan setiap minggu selama fase vegetative, yang dimulai pada tiga minggu setelah tanam. Pengamatan kepadatan populasi larva dan intensitas serangan dilakukan secara langsung pada tanaman jagung sampel dan pengamatan keanekaragaman arthropoda menggunakan tiga perangkap yaitu nampan kuning, pitfall dan jaring ayun. Data kepadatan populasi larva dan intensitas serangan dianalisis menggunakan Uji T, sedangkan keanekaragaman arthropoda dianalisis berdasarkan analisis indeks keanekaragam Shannon wienner (H’). Berdasakan hasil penelitian yang dilakukan pada lahan penelitian tanaman jagung kedua perlakuan dapat disimpulkam bahwa penggunaan tanaman C. juncea dan B. mulato II dapat mengurangi kepadatan populasi larva S. frugiperda dan intensitas serangan tanaman jagung pada fase vegetative. Nilai keanekaragaman arthropoda pada tanaman jagung menggunakan perlakuan Crotalaria juncea dan Brachiaria mulato II (H’ 2,453) dan tanaman jagung tanpa perlakuan Crotalaria juncea dan Brachiaria mulato II (H’ 2,435) yang tergolong dalam kategori sedang.
EVALUASI SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN IRIGASI PADI SAWAH (Oryza Sativa L.) DI DESA RANTELEDA KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI Rambu Langi, Marsel Kadang; Pata’dungan, Yosep Soge; Sartika, Dwi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2138

Abstract

This study aims to evaluate the status of chemical properties of lowland rice soil by analyzing several parameters of the chemical elements of the soil on lowland rice fields in Ranteleda Village. This research was carried out in Ranteleda Village, Palolo District, Sigi Regency, Central Sulawesi and soil analysis was carried out at the Laboratory of Soil Science, Faculty of Agriculture, University of Tadulako and Laboratory of Analysis of Natural Resources and Environment, Faculty of Agriculture, University of Tadulako. This research was conducted from November to January 2023. The method used in this research was a survey method and the determination of the research location was carried out purposively. Sampling of disturbed soil (disturbed soil sample) using the Systematic method with 4 sampling points at a depth of 30 cm. Disturbed soil samples were then put into plastic bags and labeled which were then taken to the laboratory for analysis of the chemical nutrient content of the soil. The results of the analysis of the chemical properties of the soil showed that in the lowland rice irrigated land in Ranteleda village the N-Total values ​​were very low to low, P-Available was very high to high, K-Total was classified as moderate to low, soil pH was slightly acidic to sour, C levels -Very low to low organic, low to moderate CEC.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIK TANAH PADA PEMBIBITAN BALSA (Ochorma pyramidale) Maliku, Oktovian; Pata’dungan, Yosep Soge; Djalalembah, Rully Akbar Pribudi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2139

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap sifat fisik tanah pada pembibitan kayu balsa. Penelitian ini dilaksanakan pada lahan bekas likuifaksi Di Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru, dan analisis sifat fisik tanah dilakukan di Laboratorim Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako dan waktu penelitian dilaksanakan pada Bulan Maret hinngga Mei 2023. Penelitian menggunkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, dengan mengunakan 6 perlakuan dosis pupuk kandang yang diulangi selama 3 kali sehingga terdapat 18 sampel yang akan diamati dan dianalisis. Perlakuan Tanpa pupuk kandang ayam (kontrol) yaitu P= 0, P1= 20 g/pot, P2= 30g/pot, P3= 40g/pot, P4= 50g/pot, P5= 60g/pot. Hasil penelitian menunjukan Pemberian berbagai dosis pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhada variable pengamatan tinggi, jumlah daun, dan berat kering pada pembibitan balsa. Pemberian pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata terhadap bobot isi tanah, kadar air kapasitas lapang Hasil dosis pupuk kandang ayam yang baik digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan tinggi tanaman bibit balsa ialah perlakuan 4.

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue