cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
ANALISIS PEMASARAN JAGUNG HIBRIDA DI DESA ROGO KECAMATAN DOLO SELATAN KABUPATEN SIGI Linda Firani; Dafina Howara; Effendy Effendy
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, berapa margin pemasaran dan bagian harga yang diterima petani serta efisiensi pemasaran jagung hibrida di Desa Rogo Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2019. Penentuan responden dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (simple random sampling method) sebanyak 42 petani dari total populasi 71 petani yang mengusahakan komoditi jagung hibrida kemudian mengambil sampel pedagang dilakukan dengan cara metode penjajakan (Tracing sampling) sehingga didapat 1 responden padagang pengumpul, 2 pedaganag pengecer. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pemasaran yaitu saluran pemasaran, margin pemasaran, bagian harga yang diterima petani, dan efisiensi pemasran. Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran jagung hibrida di Desa Rogo Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi melalui dua saluran yaitu : a. Petani - Pedagang Pengecer -Konsumen; dan b. Petani - Pedagang Pengumpul - Pedagang Pengecer - Konsumen. Hasil analisis margin pemasaran jagung hibrida saluran I adalah sebesar Rp. 3.600 dan saluran II sebesar Rp. 4.900, bagian harga yang diterima petani seluran I sebesar 50%, sedangkan saluran II 42%. Efisiensi pemasaran untuk saluran 1 Sebesar 0,33%, sedangkan saluran II 0,37%. Sehingga dari dua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran pertama dengan nilai efisiensi sebesar 0,33%.
PERTUMBUHAN TUNAS TANAMAN BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) PADA BERBAGAI KOMBINASI SITOKININ DAN AUKSIN SECARA IN VITRO Nur Fauziah; Zainuddin Basri; Maemunah Maemunah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agroekologi daerah Sulawesi Tengah sangat ideal untuk pengembangan tanaman buah naga, pada umumnya perbanyakan dilakukan dengan stek, akan tetapi perbanyakan dengan stek batang memiliki beberapa kendala yaitu bahan stek harus berkualitas baik dan diperlukan waktu yang cukup lama untuk memperoleh bibit stek dalam jumlah yang banyak kultur jaringan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk penyediaan bibit secara konvensional dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi sitokinin dan auksin yang sesuai bagi pertumbuhan tunas tanaman buah naga (Hylocereus costaricensis) secara in vitro. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu kombinasi ZPT yang terdiri empat kombinasi yaitu: BAP 2 ppm + NAA 0,4 ppm, BAP 3 ppm + NAA 0,2 ppm, kinetin 2 ppm + NAA 0,4 ppm, kinetin 3 ppm + NAA 0,2 ppm. Hasil penelitian saat muncul tunas, jumlah akar, panjang akar, jumlah tunas dan tinggi tunas menunjukkan pemberian kombinasi sitokinin dan auksin berpengaruh nyata pada pengamatan 30 HST. Hasil uji BNJ menunjukkan bahwa kombinasi BAP 2 ppm + NAA 0,4 ppm memberikan waktu saat muncul tunas tercepat 20,00 hari setelah tanam, pertumbuhan tinggi tunas tanaman buah naga terbaik 1,55 cm per eksplan. Pada kombinasi BAP 3 ppm + NAA 0,2 ppm memberikan jumlah tunas tanaman buah naga terbanyak 1,93 helai per eksplan.
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) YANG DITANAM BERULANG PADA PEMBERIAN BERBAGAI JENIS PUPUK ORGANIK Nurfida Nurfida; Henry N. Barus; Nursalam Nursalam
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui respons pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada pemberian antar berbagai jenis pupuk organik dan mengetahui sejauh mana efek residu pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada penanaman kedua.Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako serta analisis tanaman dilaksanakan di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu, pada bulan Juni sampai September 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan yaitu : tanpa pupuk (kontrol), pupuk NPK (450 kg/ha), pupuk kandang ayam (10 ton/ha), pupuk kandang sapi (10 ton/ha), pupuk kandang kambing (10 ton/ha) dan pupuk kompos (10 ton/ha). Perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan uji beda nyata terkecil (BNT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam meningkatkan pertumbuhan (tinggi tanaman dan luas daun) dan hasil (berat segar tajuk) dibandingkan dengan pupuk organik lainnya. Pertumbuhan tanaman selada (tinggi tanaman 28 HST dan jumlah daun 28 HST) pada penanaman kedua dibandingkan penanaman pertama akibat pemberian berbagai jenis pupuk organik, menunjukkan bahwa efek residu pupuk kandang (khususnya pupuk kandang ayam) lebih meningkat jika dibandingkan dengan pupuk kimia.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) TERHADAP PEMANGKASAN TUNAS AIR DAN DOSIS PEMBERIAN PUPUK HIJAU Tithonia diversifolia Nurjannah Nurjannah; Muhardi Muhardi; Abdul Hadid
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas tomat di Indonesia masih tergolong rendah, produksi buah tomat di Sulawesi Tengah pada tahun 2014 mencapai 16.535,7 ton. Pada tahun 2015 produksi buah tomat mengalami penurunan sekitar 3.000 ton dan hanya mencapai 13.006 ton. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat diatasi dengan teknik budidaya organik yang tepat, salah satunya dengan penggunaan pupuk hijau Tithonia yang dipadukan pengurangan persaingan unsur hara dengan pemangkasan tunas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman tomat terhadap perlakuan pemangkasan tunas air dan pemberian dosis pupuk hijau Tithonia diversifolia. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Petobo Kec. Sigi Biromaru, selama 3 bulan yaitu mulai dari April sampai dengan bulan Juni 2018. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Pola Faktorial, terdiri dari dua faktor, faktor pertama pupuk hijau Tithonia diversifolia yang terdiri dari 5 taraf yaitu T0 : Tanpa pupuk hijau, T1 : Dosis pupuk hijau 5 ton/Ha, T2 : Dosis pupuk hijau 10 ton/Ha, T3 : Dosis pupuk hijau 15 ton/Ha dan T4 : Dosis pupuk hijau 20 ton/Ha. Faktor kedua pemangkasan yang terdiri dari 2 taraf yaitu P0 : Tanpa pemangkasan tunas air dan P1 : Pemangkasan tunas air. Jumlah kombinasi dalam penelitian ini terdiri dari 10 kombinasi perlakuan yang di ulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 30 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan yaitu terdapat pengaruh interaksi antara perlakuan dosis pupuk hijau dan pemangkasan terhadap jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat buah per petak ubinan dan hasil buah per hektar. Perlakuan yang memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat yaitu interaksi perlakuan dosis pupuk hijau 20 ton/ha dan perlakuan pemangkasan tunas air (T4P1) pada semua variabel yang diamati, dosis pupuk hijau 20 ton/ha (T4) memberikan pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman tomat yang lebih baik dan pemangkasan tunas air (P1) memberikan pengaruh hasil tanaman tomat yang lebih baik terhadap semua variabel yang diamati.
PENGARUH LAMA WAKTU PEMBERIAN AIR IRIGASI DAN DOSIS PUPUK KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) Nurlela Nurlela; Muhammad Anshar
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi lama waktu pemberian air irigasi dan dosis pupuk KNO3 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon, untuk mengetahui pengaruh lama waktu pemberian air irigasi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon dan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk KNO3 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon. Penelitian ini dilaksanakan. di Mamboro, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Palu, Sulawesi Tengah, mulai dari bulan Juni sampai dengan bulan September 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (Split-plot design) yang terdiri dari 3 petak utama yaitu waktu pemberian air irigasi, W1 : 5 menit (750 ml), W2 : 10 menit (1,500 ml) dan W3 : 15 menit (2,250 ml), anak petak yaitu dosis pupuk KNO3 yang terdiri dari 3 taraf, yaitu P1 : 4,8 g tanaman-1 (32,25 kg ha-1), P2 : 8 g tanaman-1 ( 53,77 kg ha-1) dan P3 : 11,2 g tanaman-1 (75,28 kg ha-1) yang diberikan secara bertahap. dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi lama waktu pemberian air irigasi dan dosis pupuk KNO3, pemberian lama waktu pemberian air irigasi dan pemberian dosis pupuk KNO3 tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon, akan tetapi memiliki kecenderungan terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman melon yaitu, terdapat pada perlakuan lama waktu pemberian air irigasi 15 menit dengan dosis 4,8 g tanaman-1.
PEMBERIAN MIKORIZA DAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) PADA MEDIA TANAH BEKAS LIKUIFAKSI Dhany Ergiansyah; Iskandar M. Lapanjang
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis mikoriza dan jenis pupuk organik paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tomat di media tanah bekas likuifaksi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penelitian berlangsung pada bulan Agustus sampai Oktober 2019. Penelitian ini disusun dengan pola faktorial dua faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama terdiri atas tiga macam pupuk, yaitu P1 = pupuk kandang sapi , P2 = pupuk kandang kambing, dan P3 = pupuk kandang ayam, sedangkan faktor kedua terdiri atas empat dosis mikoriza yaitu, M1 = 5 gram mikoriza, M2 = 10 gram mikoriza, M3 = 15 gram mikoriza dan M4 = 20 gram mikoriza. Hasil yang diperoleh bahwa Interaksi pemberian dosis mikoriza 20 g/polybag dan pupuk kandang ayam mampu meningkatkan rata-rata jumlah daun pada pada 35 HST dan 42 HST. Pemberian pupuk kandang ayam mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman pada tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah batang dan muncul bunga tercepat. Dosis mikoriza 20 g/polybag mampu meningkatkan rata-rata jumlah daun pada 35 HST dan 42 HST dan mempercepat rata-rata muncul bunga pada tanaman tomat.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG MERAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica chinensis L.) Eka Fitriani Manurung; Idham Idham; Nuraeni Nuraeni
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakcoy merupakan salah satu tanaman sayur yang sangat populer di Indonesia memiliki nilai ekonomis dan gizi yang tinggi. Ekstrak bawang merah ialah salah satu pemacu pertumbuhan tanaman pakcoy karena memiliki kandungan hormon auksin. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kosentrasi ekstrak bawang merah yang nyata meningkatkan hasil pertumbuhan tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di screen house Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah. Waktu penelitian dimulai dari bulan Februari sampai April 2020. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAl) dengan 6 perlakuan dan 4 Ulangan. Setiap percobaan terdapat 3 polybag sehingga diperoleh 24 x 3 = 72 unit tanaman. Perlakuan tersebut adalah kontrol, ekstrak bawang merah, 20%, 30%, 40%, 50% dan 60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bawang merah 40% nyata meningkatkan hasil pertumbuhan tanaman pakcoy yang ditandai dengan meningkatnya tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah, semakin tinggi pemberian konsentrasi ekstrak bawang merah yang diberikan terhadap tanaman akan memacu cepatnya hasil pertumbuhan tanaman lebih tinggi.
PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH USAHA PENGOLAHAN KELAPA MENJADI KOPRA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Muh. Fahruddin Nurdin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendapatan dan nilai tambah pengolahan kelapa menjadi kopra pada masa pandemi covid-19. Tingkat fluktuasi harga sebelum pandemi yaitu sebesar Rp. 4.248/Kg tahun 2019, Rp. 5.457/Kg tahun 2020 dan menjadi Rp. 10.371/Kg pada tahun 2021. Metode penelitian ini dengan melakukan wawancara terhadap 24 responden petani kelapa yang mengolah kelapanya menjadi kopra di Kecamatan Ampibabo, analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan dan nilai tambah. Nilai pendapatan produksi kopra dalam satu kali proses produksi adalah Rp. 10.664.480 pada rata-rata tingkat harga Rp. 10.370/Kg. Kelayakan usaha kopra ditinjau dari perbandingan antara penerimaan dan total biaya sehingga diperoleh nillai 3,05 yang artinya usaha ini layak dan memberikan penerimaan sebesar 3,05 kali dari jumlah biaya produksi. Nilai tambah dari pengolahan kelapa menjadi kopra adalah sebesar Rp. 820/Kg bahan baku kelapa. Rasio nilai tambah terhadap nilai produk adalah sebesar 41,6% dari nilai produk yang dihasilkan. Keuntungan yang diperoleh dalam sekali proses produksi adalah Rp. 700/Kg bahan baku berdasarkan nilai tambah dikurangi dengan biaya input dan rasio keuntungan mencapai 85,3%.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI NUTRISI DAN MEDIA DALAM SISTEM HIDROPONIK Hidayati Mas’ud; Hasria Alam Nirwan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujua nuntuk mengetahui pengaruh interaksi antara perlakuan konsentrasi nutrisi ABmix dengan perlakuan berbagai media tanam substrat hidroponik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Pelaksanaan penelitian bertempat di Green House Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, mulai tahap persiapan hingga panen berlangsung pada bulan Desember 2019 sampai April 2020.Data penelitian dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah kosentrasi Nutrisi ABmix yang terdiri tiga taraf yaitu : 500- 1.400 ppm, 700-1.500 ppm, N3 = 900-1.600 ppm. Faktor kedua terdiri atas 4 taraf yaitu : Arang Sekam Serbuk Kayu, Cocopeat, Akar Pakis.Terdapat 12 unit percobaan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan pengaruh interaksi pada pengamatan jumlah daun, jumlah buah dan bobot buah. Terdapat pengaruh nutrisi pada parameter tinggi tanan 30 dan 40 HST. Parameter tinggi tanaman 20 hst dengan nilai tertinggi yaitu 25,33 dan jumlah daun 20 dan 30 menunjukan pengaruh nyata pada media subtract dengan nilai tertinggi yaitu 38,11.
PENGGUNAAN NaCl DAN KCl UNTUK PEMBUATAN BAHAN BAKU SUP JAGUNG (Zea mays L) INSTAN Nurwulan Septiani; Gatot Siswo Hutomo; Idham Idham
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan NaCl dan KCl yang memberikan daya rehidrasi terbaik sebagai bahan baku sup jagung instan dan menentukan NaCl dan KCl yang disukai panelis (konsumen). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroindustri, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. adapun waktu pelaksanaan yaitu dimulai pada bulan April sampai Mei 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu P1: NaCl 0,5% + KCl 3,5%, P2: NaCl 1,0% + KCl 2,0%, P3: NaCl 1,5% + KCl 1,5%, P4: NaCl 2,0% + KCl 1,0%, P5: NaCl 2,5% + KCl 0,5%. dengan demikian terdapat 5 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali sehingga terdapat 15 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan NaCl dan KCl pada konsentrasi (2,0% + 1,0%) memberikan daya rehidrasi terbaik atau tecepat dengan waktu 3,25 menit sebagai bahan sup jagung instan dan penggunaan NaCl dan KCl yang banyak disukai panelis yaitu pada uji tekstur P4 konsentrasi (2,0% + 1,0%) dengan nilai 5,33.

Page 64 of 137 | Total Record : 1367


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue