cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
UJI EFEKTIFITAS JAMUR Beauveria bassiana TERHADAP PUPA Conopomorpha cramerella Snellen (Lepidoptera: Gracillariidae) DI LABORATORIUM Muhammad Hardiansyah; Alam Anshary; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 3 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i3.1753

Abstract

Cendawan B. bassiana merupakan salah satu cendawan entomopatogen yang sangat potensial dimanfaatkan untuk pengendalian beberapa hama termaksud penggerek buah kakao atau PBK (Conopomorpha cramerella) yang merupakan salah satu hama utama dari kakao (Theobroma cacao). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerapatan konidia cendawan entomopatogen B. bassiana. terhadap mortalitas pupa PBK (C. cramerella) dan gejala yang terjadi pada pupa C. cramerella setelah terinfeksi B. bassiana. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, pada bulan agustus sampai dengan november 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 1 kontrol yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerapatan 103, 106, 109 dan 1012 yang sangat berpengaruh dalam efektivitas mortalitas pupa PBK (C. cramerella) adalah 103. Sedangkan gejala yang terjadi pada pupa PBK (C. cramerella) setelah terinfeksi cendawan B.bassiana hari ke enam terlihat menghitam dan kaku.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KELAPA SAWIT DI DESA MINTIMAKMUR KECAMATAN RIO PAKAVA KABUPATEN DONGGALA I Putu Adi Pratama; Lien Damayanti; Dafina Howara
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 3 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i3.1754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh luas lahan, jumlah pohon produktif, pupuk NPK, pupuk Urea, dan tenaga kerja pada hasil produksi petani kelapa sawit di Desa Mintimakmur Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala. Penetuan responden dilakukan dengan menggunakan metode Stratified Random Sampling, dimana jumlah populasi petani kelapa sawit yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah sebanyak 228 orang, yang menggunakan sistem IGA (Income Generating activity) yang memiliki dua tahan yaitu sistem IGA 1 sebanyak 182 orang dan sistem IGA 2 sebanyak 106 orang kemudian diambil sampel sebanyak 15% dari masing-masing sistem IGA dan diperoleh sebanyak 38 responden. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis fungsi produksi Coob-Douglass. Berdasarkan hasil penelitian terhadap usahatani kelapa sawit di Desa Mintimakmur Kecamatan Rip Pakava Kabupaten Donggala, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Luas Lahan, Jumlah Pohon Produktif, Pupuk NPK, Pupuk Urea, dan Tenaga Kerja secara bersama-sama (Simultan) berpengaruh nyata terhadap produksi kelapa sawit. Secara Parsial masing-masing variabel Luas Lahan berpengaruh nyata meningkatkan produksi sebesar 0,437% setiap penambahan luas lahan sebesar 1%. Jumlah Pohon Produktif berpengaruh nyata meningkatkan produksi sebesar 0,464% setiap penambahan luas lahan sebesar 1%. Pupuk NPK berpengaruh nyata meningkatkan sebesar 0,210% setiap penambahan luas lahan sebesar 1%. Pupuk Urea berpengaruh nyata meningkatkan produksi sebesar 0,305% setiap penambahan luas lahan sebesar 1% dan Tenaga Kerja berpengaruh nyata meningkatkan sebesar 0,561% setiap penambahan luas lahan sebesar 1% terhadap produksi kelapa sawit di Desa Mintimakmur Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala.
INDEKS KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN OBAT PADA JALUR PENDAKIAN MENUJU WISATA AIR TERJUN TUJUH TINGKAT DI KECAMATAN BUKAL KABUPATEN BUOL Tanri Abeng Anastha; Nurhayati Nurhayati
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 3 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i3.1755

Abstract

Tumbuhan obat merupakan tumbuhan hortikultura yang hidup liar di alam dan dapat digunahkan masyarakat saat terluka atau sakit, sebagian dari tumbuhan ini telah banyak di budidayakan oleh masyarakat dan ada juga yang langkah. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan obat di sepanjang jalur pendakian menuju wisata air terjun tujuh tingkat Kecamatan Bukal Kabupaten Buol. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi di sepanjang jalur pendakian menuju kawasan air terjun dengan menelusuri dan mencatat tanaman obat yang ditemukan pada jalur pendakian (lereng dan pinggiran sungai). Hasil penelitian menunjukan total tumbuhan obat yang berada dijalur pendakian menuju kawasan air terjun yaitu 708 tumbuhan terdiri atas 13 jenis dan 10 famili, dengan Indesk keragaman 2,43 kategori sedang. Clerodendron seratum dapat digunahkan sebagai obat pertolongan pertama ketika terjadi kecelakaan saat menuju atau berkemah di kawasan wisata. Faktor yang mempengaruhi kelestarian tumbuhan obat di jalur pendakian menuju kawasan air terjun yaitu longsor, penebangan liar, alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA HARAPAN JAYA KECAMATAN BUMI RAYA KABUPATEN MOROWALI Rohadi Rohadi; Saharia Kassa; Siti Yulianty Chansa Arfah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 3 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i3.1762

Abstract

Sektor pertanian adalah salah satu sektor yang menjadi mata pencaharian utama bagi masyarakat pertanian yang tinggal di desa. Usahatani padi sawah merupakan salah satu sumber pendapatan dan kesempatan kerja bagi masyarakat perdesaan, oleh karenanya perlu pengolahan yang tepat dengan menggunakan faktor produksi secara efektif dan efesien. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah di Desa Harapan Jaya Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Harapan Jaya pada bulan Oktober sampai November 2021. Penentuan responden pada penelitian ini dilakukan dengan cara sampel acak sederhana (Simple Random Sample), dengan pertimbangan jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah sebesar 32 orang dari populasi petani padi sawah sebesar 114 petani. Pendapatan rata-rata diperoleh responden petani padi sawah dalam satu kali musim tanam di Desa Harapan Jaya Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali sebesar Rp. 11.280.850/ha. Usahatani padi sawah di Desa Harapan Jaya Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali, layak untuk diusahakan dengan melihat nilai R/C-Ratio sebesar 2,43 menunjukkan bahwa R/C >1. Artinya setiap pengeluaran sebesar Rp.100,- maka akan memperoleh penerimaan sebesar Rp.243.
UJI KETAHANAN KEKERINGAN BEBERAPA KULTIVAR PADI GOGO MENGGUNAKAN BERBAGAI KONSENTRASI PEG 6000 PADA FASE PERKECAMBAHAN Maemunah Maemunah; Enny Adelina; Andi Ete; Jeki Jeki; Yusran Yusran; Rismayani Rismayani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i4.1786

Abstract

Kekeringan merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan produksi padi gogo, untuk itulah sifat ketahanan kekeringan sangat penting untuk diketahui agar dapat menjadi rekomendasi kultivar padi gogo yang cocok dan dapat ditanam pada lahan-lahan marginal untuk menghasilkan produksi yang terbaik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mencari batas toleransi masing-masing kultivar padi gogo lokal yang dicobakan pada fase perkecambahan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini dimulai dari bulan November sampai dengan desember 2020. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari tiga kultivar padi gogo yaitu K1 (Dongan), K2 (Pulu Tau Leru), dan K3 (Uva Buya). dan faktor kedua terdiri atas Empat taraf pemberian PEG 6000 yaitu: Kontrol (air), 10%, 20%, 30% sehingga diperoleh 12 unit percobaan yang diulang sebanyak tiga kali dengan total 36 unit percobaan. Percobaan menggunakan metode uji Kertas Digulung didirikan dalam plastik (UKDdp) dimana setiap unit percobaan terdapat 50 benih, sehingga jumlah benih yang dibutuhkan sebanyak 1.800 butir benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultivar Dongan dan kultivar Pulu Tau Leru mampu berkecambah dengan baik hingga konsentrasi 20% dengan daya berkecambah 92.67 dan 90.62%. Sedangakan kultivar Uva Buya mampu berkecambah dengan baik hingga konsentrasi 30% dengan daya berkecambahnya 88.67%.
PERSEPSI DAN TINDAKAN PETANI TERHADAP OPT UTAMA TANAMAN BAWANG MERAH DI DESA GUNTARANO Resky magfirah; Shahabudin Shahabudin; Irwan Lakani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i4.1787

Abstract

Bawang merah merupakan komoditi prioritas dalam pengembangan sayuran dataran rendah di Indonesia. Pengembangan tanaman bawang merah varitas Lokal Palu terkendala salah satunya adalah serangan hama dan penyakit. Penelitian ini dilakukan di Desa Guntarano, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juli 2019. Penelitian ini dilakukan dengan dua metode pengambilan data yaitu data primer dan data skunder. Data dianalisis berdasarkan frekuensi jawaban petani menggunakan office Excel 2007 yang disajikan dalam bentuk grafik dan tabulasi. Sebanyak 48,1% responden yang menjawab kerusakan yang disebabkan oleh lalat pengorok daun yaitu sebesar >40-60%. Hal ini menunjukkan bahwa kehilangan hasil di atas 50% umum terjadi pada kebanyakan pertanaman bawang goreng yang diserang oleh lalat pengorok daun. Sebanyak 48% responden menyatakan bahwa serangan ulat bawang dapat menurunkan hasil hingga lebih dari 50%, dan kehilangan hasil lebih dari 80% di laporkan oleh 18% responden.
PERENCANAAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERAMALAN UNTUK MENENTUKAN TOTAL PERMINTAAN KERIPIK PADA KERIPIK PISANG AZIZAH DI MAMBORO KECAMATAN PALU UTARA Agus Maryanto Sudarma; Alimuddin Laapo; Sulaeman Sulaeman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i4.1788

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas hasil peramalan dengan metode Double Moving Average dan Double Eksponensial Smothing serta untuk memberikan gambaran perencanaan produksi dalam memenuhi permintaan keripik pada keripik pisang Azizah untuk 6 bulan kedepan. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan dengan sengaja (Purposive) terhadap UKM Kripik Pisang Azizah, untuk mengetahui informasi tentang perencanaan produksi keripik pisang dilakukan dengan mewawancarai secara langsung pemilik UKM dengan pertimbangan bahwa responden mengetahui seluk – beluk dan bagaimana usaha tersebut dijalankan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Double Moving Average dan Double Eksponensial Smothing. Hasil metode peramalan yang dapat digunakan pada “Usaha Keripik Pisang Azizah” dalam menentukan peramalan permintaan konsumen serta memiliki tingkat kesalahan terendah atau mendekati aktual adalah double moving average 6 bulan dengan nilai Mean Absolute Deviation 10,85 dan Mean Square Error 166,13, dengan hasil ramalan atau perkiraan permintaan konsumen pada periode Januari 2020 sampai Juni 2020 sebesar 198,05 kg/bulan; 193,52 kg/bulan; 191,42 kg/bulan; 182,39 kg/bulan; 181,84 kg/bulan dan 188,90 kg/bulan keripik pisang. Hasil Peramalan permintaan dapat digunakan sebagai perencaan untuk produksi keripik pada periode Januari 2020 sampai Juni 2020, dengan jumlah produksi 198,05 kg/bulan; 193,52 kg/bulan; 191,42 kg/bulan; 182,39 kg/bulan;181,84 kg/bulan dan 188,90 kg/bulan keripik pisang.
ANALISIS PEMASARAN KAKAO DI DESA KAYUBOKO KECAMATAN PARIGI BARAT KABUPATEN PARIGI MOUTONG Ahmad Gozali; Dance Tangkesalu; Hardianti Sultan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i4.1789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai pemasaran kakao diDesa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong sampai ke Tangan Konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong dari Bulan Oktober sampai dengan Desember 2020. Penentuan responden dilakukan dengan metode acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden 31 orang produsen (petani) dan pengambilan responden pedagang dilakukan dengan cara metode penjajakan (Tracing Sampling) sehingga diperoleh sebanyak 1 orang pedagang pengumpul, dan 1 orang pedagang besar.Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran kakao di Desa Kayuboko melalui dua saluran pemasaran yaitu: Petani - Pedagang pengumpul - Pedagang besar - Pabrik (Konsumen akhir), Petani - Pedagang besar - Pabrik (Konsumen akhir). Hasil analisis margin pemasaran kakao saluran 1 yaitu MT = Rp.10.000/Kg sedangkan saluran kedua yaitu MT = Rp.5.000/Kg. Bagian harga yang diterima petani kakao pada saluran 1 yaitu sebesar 75,00%, sedangkan pada saluran kedua yaitu sebesar 87,05%. Efisiensi pemasaran pada saluran pertama sebesar 2,19%, sedangkan nilai efisiensi untuk saluran II adalah sebesar 1,12%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran kedua dengan nilai efisiensi sebesar 2,0%.
EFEKTIVITAS BEBERAPA JAMUR (Aspergillus sp, Beauveria Bassiana, Verticilliumsp) UNTUK MENGENDALIKAN PUPA PENGGEREK BUAH KAKAO (Conopomorpha cramerella Snellen) Silviani Silviani; Alam Anshary; Irwan Lakani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i4.1790

Abstract

Kakao merupakan salah satu produk pertanian yang dapat diandalkan dalam mewujudkan program pembangunan pertanian, khususnya dalam hal penyediaan lapangan kerja, pendorong pengembangan wilayah, peningkatan kesejahteraan petani dan peningkatan pendapatan/devisa Negara. Kerugian akibat serangan PBK merupakan resultan dari penurunan berat biji, kehilangan hasil dan meningkatnya biaya panen diakibatkan sulitnya memisahkan biji yang terserang dari kulit buahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengaplikasian beberapa jamur dalam berbagai konsentrasi terhadap pupa penggerek buah kakao. Pengambilan pupa serangga PBK yaitu dikumpulkan dari buah kakao yang memiliki gejala serangan PBK, selain itu juga pupa serangga didapatkan dari tumpukkan buah dan kulit-kulit buah kakao, Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 3 perlakuan dan 1 kontrol yang diulang sebanyak 3 kali. Setiap perlakuan menggunakan 10 ekor pupa uji. Berdasarkan hasil uji ketiga jenis cendawan entomopatogen yang dapat menyebabkan mortalitas pupa PBK (C. cramerella), dari ketiga cendawan tersebut yang lebih efektif digunakan yaitu cendawan Aspergillus sp dengan tingkat mortalitas 90,50%, sedangkan tingkat mortalitas cendawan Verticillium sp yaitu 80,50% dan yang terendah cendawan Beauveria Bassiana yaitu 56,67%.
ANALISIS PEMASARAN RUMPUT LAUT DI DESA BAHONSUAI KECAMATAN BUMI RAYA KABUPATEN MOROWALI Bagus Govinda; Arifuddin Lamusa; Al Alamsyar
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i4.1791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran rumput laut, besarnya marjin pada masing-masing saluran pemasaran rumput laut, share/bagian harga yang di terima petani rumput laut pada masing-masing saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran rumput laut pada masing-masing saluran pemasaran rumput laut di Desa Bahonsuai Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bahonsuai Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali. Responden yang dijadikan sampel adalah petani rumput laut dan pedagang pengumpul. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (Simple random sampling method) sebanyak 28 orang petani rumput laut diambil sebagai sampel dari total anggota populasi 75 orang petani rumput laut. Pengambilan sampel pedagang dilakukan dengan menggunakan metode penjajakan (Tracing method), sehingga diperoleh 1 orang pedagang tengkulak dan 1 orang pedagang pengumpul, sedangkan untuk konsumen diwakili oleh pedagang pengumpul dikarenakan jarak konsumen yang berada di Kota Makassar sangat jauh dengan lokasi penelitian. Jadi, jumlah keseluruhan sampel yang diperoleh adalah sebesar 30 orang. Hasil analisis menunjukan saluran pemasaran rumput laut di Desa Bahonsuai terdiri dari dua saluran pemasaran, yaitu: Petani rumput laut → pedagang pengumpul → konsumen Petani rumput laut → pedagang tengkulak → pedagang pengumpul → Marjin pemasaran yang diperoleh pada saluran I sebesar Rp13.000/kg, dan pada saluran II sebesar Rp16.000/kg. Share/bagian harga yang diterima petani rumput laut pada saluran I adalah sebesar 48%, dan pada saluran II sebesar 36%. Tingkat efisiensi pemasaran rumput laut pada saluran I adalah sebesar 16,28% dan pada saluran II sebesar 21,95%, sehingga saluran yang lebih efisien dan menguntungkan bagi petani rumput laut adalah saluran pemasaran pertama.

Page 96 of 137 | Total Record : 1367


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue