cover
Contact Name
Armanto Makmun
Contact Email
armanto.makmun@umi.ac.id
Phone
+6281312119884
Journal Mail Official
fmj@umi.ac.id
Editorial Address
Jln. Urip Sumoharjo KM.05, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Fakumi Medical Journal
ISSN : -     EISSN : 28089146     DOI : https://doi.org/10.33096/fmj.v4i1
Core Subject : Health, Science,
FAKUMI MEDICAL JOURNAL is a peer-reviewed, open-access journal that publishes original research articles, review articles, and interesting case reports. FAKUMI MEDICAL JOURNAL work in the field of health in a broad sense such as public health, nursing, midwifery, medicine, pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, health analysis, health information systems, medical records and so on.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2022): April" : 7 Documents clear
Perbandingan Akurasi Hasil Pemeriksaan USG Dan FNAB Terhadap Hasil Pemeriksaan Histopatologi Untuk Deteksi Tumor Payudara Rahmi Hidayanti Pelu; Abdul Aziz Beru; Zulfiyah Surdam; Dahliah AZ; Mona Nulanda
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i4.25

Abstract

Salah satu penyakit tidak menular yang jumlahnya cukup tinggi adalah keganasan/kanker. Berdasarkan estimasi Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2012, kanker payudara adalah kanker dengan persentase kasus baru tertinggi (43,3%) dan persentase kematian tertinggi (12,9%) pada perempuan di dunia. Pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk deteksi tumor payudara adalah pemeriksaan Ultrasonography (USG) dan Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB). Tujuan Penelitian ini untuk Menilai tingkat akurasi hasil pemeriksaan Ultrasonography (USG) dan Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) terhadap hasil pemeriksaan Histopatologi untuk deteksi tumor payudara. Metode penelitian ini Literatur Review dengan metode Narative Review. Hasil pemerksaan didapatkan Pemeriksaan USG gray scale memiliki sensitivitas 75-94,4%, spesifisitas 18,8-81,8%, dan akurasi 46,9%. USG strain elastography memiliki sensitivitas 88-94,4% dan spesifisitas 81,8-98,5%. Pemeriksaan Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) memiliki sensitivitas sebesar 93,4-97,5%, spesifisitas 99-100%, dan akurasi 92,2-99,02%. Kesimpulan dari penelitan ini Pemeriksaan Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) memiliki akurasi yang lebih baik daripada pemeriksaan USG.
Perbandingan Efektivitas Gentamicin Cream 0,1% & Asam Fusidat Cream 2% Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Penyebab Pioderma Amalia Azza Ghassani; Lisa Yuniati; Andi Sitti Fahirah Arsal; Hermiaty Nasruddin; Rachmat Faisal Syamsu
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i4.26

Abstract

Latar Belakang: Staphylococcus aureus adalah kuman yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit dengan tanda-tanda yang khas, yaitu peradangan, nekrosis dan pembentukan abses. Infeksinya dapat berupa furunkel. Pioderma ialah penyakit kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus, Streptococcus atau oleh keduanya. Faktor predisposisi terjadinya Pioderma ialah higenitas yang kurang, menurunnya daya tahan dan adanya penyakit lain dikulit sehingga memudahkan terjadinya infeksi. Gentamisin sulfat dengan kadar 2-10 mcg/mL menghambat banyak Staphylococcus, koliform dan bakteri gram negative lainnya in vitro. Asam fusidat bersifat bakteriostatik terhadap berbagai bakteri gram positif terutama bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbandingan gentamisin cream dan asam fusidat cream terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada kasus pioderma. Metode: Jenis penelitian ini merupakan Literature Review dengan metode Narrative Review. Hasil penelitian ini didapatkan dari beberapa literature yang telah dikumpulkan, bahwa Asam fusidat cream 2% lebih efektif untuk Pioderma dibandingkan dengan Gentamicin cream 0,1%. Kesimpulan: Dari hasil penelitian diketahui bahwa dari beberapa jurnal yang telah dibandingkan lalu didapatkan hasil bahwa terapi kombinasi sistemik + topikal adalah pengobatan terbaik untuk pengobatan Pioderma.
Hubungan Tingkat Kepuasan Terhadap Program PLP dengan Kelulusan UKMPPD Februari 2020 FK UMI Sri Ainun Zainal Siddiq; Suliati Amir; Andi Alamanda Irwan; Shofiyah Latief; Shulhana Mokhtar; Diah Tantri Darkutni; Hikmah Hiromi R; Munjia Assagaf
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i4.27

Abstract

Proses penjaminan mutu kualitas sistem pembelajaran merupakan hal strategis yang diimplementasikan institusi pendidikan. Pengukuran tingkat kepuasan mahasiswa adalah salah satu metode evaluasi kualitas pelayanan pendidikan, sedangkan hasil UKMPPD adalah aspek lain evaluasi untuk menilai luaran. Kedua metode tersebut bermanfaat sebagai alat ukur bagi insitusi pendidikan untuk menentukan kekuatan dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.
Literature Review Uji Sensitivitas Antibiotik Terhadap Bakteri Penyebab Penyakit Sepsis Tasya Ardiani; Yusriani Mangarengi; Farah Ekawati Mulyadi; Faisal Sommeng; Sri Irmandha Kusuma
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i4.28

Abstract

Sepsis merupakan disfungsi organ akibat gangguan regulasi respons tubuh terhadap terjadinya infeksi. Kondisi sepsis merupakan gangguan yang menyebabkan kematian. Syok sepsis merupakan abnormalitas sirkulasi dan metabolisme seluler. The Sepsis Occurrence in Acutely Ill Patients (SOAP) melaporkan penyebab dari sepsis adalah bakteri gram positif dan gram negatif. World Health Assembly (WHA) dan World Health Organization (WHO) menjadikan sepsis sebagai global prioritas kesehatan dan mengadopsi resolusi yang mendesak 194 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk meningkatkan pencegahan, diagnosis, dan pengelolaan sepsis. Sepsis memerlukan penanganan yang tepat dan efektif agar prognosisnya dapat menjadi lebih baik. Karena salah satu faktor penyebab dari sepsis ialah bakteri, maka diperlukan terapi menggunakan antibiotik.
Literature Review: Karakteristik COVID-19 pada Anak Akhmad Kadir; Siti Hazrah; A Husni Esa Darussalam; Sidrah Darma
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i4.29

Abstract

Sejak Desember 2019, penyakit coronavirus baru 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh coronavirus atau SARS-CoV-2 telah muncul di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. COVID-19 telah menyebar lebih dari 40 negara dan wilayah di seluruh dunia. Beberapa kasus pneumonia pada anak dengan infeksi SARS-CoV-2 jarang dilaporkan. Literatur ini dibuat untuk menelaah artikel dan jurnal ilmiah terkait karakteristik COVID-19 pada anak. Database yang digunakan adalah Clinical Key, Google Scholar, dan Pubmed NCBI. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan desain narrative review. Hasil penelitian didapatkan karakteristik kejadian COVID-19 anak dari segala usia rentan mengalami COVID-19 dan angka kejadian COVID-19 pada anak jauh lebih rendah dari orang dewasa dengan penularan COVID-19 pada anak paling banyak terjadi melalui kontak langsung dengan anggota keluarga yang terkonfirmasi COVID-19. Gejala klinis yang ditimbulkan asimptomatik dan beberapa menunjukkan gejala klinis ringan, sedang hingga berat dengan gejala klinis demam dan batuk yang paling sering muncul pada anak yang terinfeksi COVID-19.
Pengaruh Wudhu Menjelang Tidur Terhadap Peningkaan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Eka Dewi Mulyani; Sri Wahyu; Rasfayanah; Mochammad Erwin Rachman; Dahliah AZ; Ham Fransiskus Susanto; R. Joko Maharto
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i4.30

Abstract

Gangguan dalam kualitas tidur dapat menyebabkan keluhan fisik dan kurangnya konsentrasi seseorang. Wudhu merupakan salah satu metode relaksasi yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh wudhu menjelang tidur terhadap peningktan kualitas tidur pada mahasiswa. Metode penelitian adalah Quasi Experimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design pada 70 mahasiswa. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Pada penelitian ini akan dilakukan pretest pada mahasiswa sebelum diberikan intervensi wudhu. Wudhu menjelang tidur akan dilakukan selama 7 hari berturut – turut. Posttest dilakukan setelah diberikan intervensi wudhu menjelang tidur selama 7 hari berturut – turut. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata – rata PSQI sebelum dan sesudah diberikan intervensi wudhu menjelang tidur yaitu 8, 54 dan 6,73. Hasil uji wilcoxon signed ranks test diperoleh nilai p value = 0,000 (p value < 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kualitas tidur yang signifikan setelah melakukan wudhu menjelang tidur.
Hubungan Usia dan Paritas Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Bersalin Nurul Aziza Andi M; Sri Wahyuni Gayatri; Sigit Dwi Pramono; Arni Isnaini; Anna Sari Dewi; Abadi Aman; Abd. Rahman
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i4.31

Abstract

Preeklampsia adalah hipertensi pada usia kehamilan 20 minggu atau setelah persalinan dengan tekanan darah ≥ 140/90 mmHg yang di lakukan pengukuran 2 kali selang 4 jam di sertai dengan proteinuria 300 mg protein dalam urin selama 24 jam, Insiden pre-eklamsia di negara berkembang kira-kira tujuh kali lebih tinggi daripada di negara maju (rata-rata 2,8% dari kelahiran hidup 0,4%). Preeklamsia mempengaruhi 5-8% dari semua kehamilan, dan menyebabkan banyak komplikasi pada ibu dan janin. Usia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun disebut juga usia risiko tinggi untuk mengalami komplikasi kehamilan sedangkan pada paritas 2-3, dan jarak lahir >5 tahun. Jarak Lahir merupakan faktor resiko terjadinya preeklamsia dan kehamilan resiko tinggi

Page 1 of 1 | Total Record : 7