Articles
481 Documents
MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PENGISIAN PARTOGRAF PADA MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR
Resna Litasari;
Neli Sunarni;
Aulia Ridla Fauzi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v22i2.1047
Pembelajaran yang efektif salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran audio visual berupa video untuk pengajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang media pembelajaran audio visual berupa video pengisian partograf agar memudahkan mahasiswa dalam mempelajari partograf dan lebih cepat memahami. Metode Penelitian ini menggunakan prosedur Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Rowntree terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pengembangan dan tahap penilaian. Responden terdiri dari mahasiswa D3 Kebidanan semester 4 dan 6 sebanyak 58 orang. Berdasarkan uji kelayakan aspek materi dengan rerata persentase sebesar 80% dalam kategori layak, aspek media dengan rerata persentase sebesar 82% dalam kategori sangat layak. Sehingga media ini siap dan sangat layak digunakan untuk pembelajaran pengisian partograf pada mata kuliah Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Hasil analisis penialian uji coba pada mahasiswa pada kategori Baik sebanyak 30 orang (52%). Video pengisian partograf perlu perbaikan penambahan penjelasan pada halaman belakang pada partograf.
GAMBARAN BADAN INKLUSI HbH PADA SUSPEK THALASEMIA DI RUMAH SAKIT PTPN SUBANG
Yane Liswanti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v11i1.53
Badan inklusi HbH merupakan β4-tetramer yang mengendap dan merusak pada membrane sel darah merah sehingga menyebabkan hemolisis. Tidak terbentuknya rantai α sehingga rantai β tidak memiliki pasangan dan kemudian membentuk tetramer dari rantai β sendiri maka terbentuklah badan inklusi HbH. Dengan banyak terbentuk HbH, maka HbH dapat mengalami presipitasi dalam eritrosit sehingga dengan mudah eritrosit dapat dihancurkanDalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pemeriksaan badan inklusi HbH ini memakai metode brilliant cresyl blue 1 %, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui badan inklusi HbH pada suspek thalasemia di Rumah Sakit PTPN Subang.Pada hasil pengamatan didapat bahwa 8 dari 43 sampel yang positif badan inklusi HbH dan 35 dari 43 sampel negatif badan inklusi HbH.Jadi hasil penelitian terhadap badan inklusi HbH dalam sedian apus darah pada pasien suspek thalasemia yang berada di Rumah Sakit PTPN Subang yang positif badan inklusi HbH sebanyak 8 sampel (19%) sedangkan 35 sampel (81%) yang negatif. Kata Kunci : HbH, suspek thalasemia
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN ANAK USIA 9-12 BULAN DENGAN KEMAMPUAN PEMBERIAN STIMULASI PADA ANAK USIA 9-12 BULAN DI PUSKESMAS CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA 2016
Mia Setiawati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.255
Tumbuh kembang anak berlangsung secara teratur, saling berkaitan dan berkesinambungan. Upaya untuk mengoprimalkan pertumbuhan anak adalah dengan cara memberikan stimulasi. Pemahaman mengenai stimulasi masih rendah sehingga menimbulkan sikap yang negatif terhadap pemberian stimulasi tersebut. Oleh karena itu orang tua perlu memahami perkembangan dan pertumbuhan dan mempengaruhi motivasi untuk memajukan tumbuh kembang anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan bayi usia 9-12 bulan dengan sikap pemberian stimulasi pada bayi usia 9-12 bulan. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan metode analitik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 9-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya yang berjumlah 80 orang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan menggunakan format kuesioner kemudian dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan ibu tentang pertumbuhan balita di Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmlaya sebagian besar termasuk kurang (48.8%), sikap responden terhadap stimulasi perkembangan bayi usia 9-12 bulan sebagian besar termasuk positif (53.8%). Hasil uji statistik diperoleh terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu dan sikap stimulasi pertumbuhan bayi 9-12 bulan dengan p value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu dan sikap stimulasi pertumbuhan bayi 9-12 bulan. Oleh karena itu masyarakat khususnya ibu yang mempunyai bayi usia 9-12 bulan dapat meningkatkan pengetahuan dengan secara proaktif sehingga dapat memberikan stimulasi pada anak guna mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
EFEKTIFITAS BEBERAPA MERK MINYAK KAYU PUTIH TERHADAP MORTALITAS Pediculus humanus capitis SECARA IN VITRO
Dewi Peti Virgianti;
Lia Aulia Rahmah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 15, No 1 (2016): Pebruari 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v15i1.148
Pediculus humanus capitis atau kutu kepala merupakan ektoparasit penyebab pedikulosis pada manusia. Pada saat menghisap darah hospesnya, kutu kepala mengeluarkan sekret yang menimbulkan iritasi jaringan pada kulit kepala sehingga menimbulkan gatal yang hebat. Selama ini kutu kepala dapat dimatikan dengan obat pedikulosida kimiawi seperti lindane dan permethrin 1%, tetapi menimbulkan efek samping khususnya terhadap gangguan kesehatan manusia dan timbulnya resistensi serangga terhadap insektisida. Minyak kayu putih mempunyai kandungan kimia yang bersifat insektisida diantaranya cineol yang dapat digunakan sebagai pedikulosida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas beberapa merk minyak kayu putih terhadap mortalitas kutu kepala.Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi STIKes BTH Tasikmalaya dan Pondok Pesantren “Z”di Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu dengan meletakkan 10 ekor kutu kepala dewasa pada kertas saring yang telah dijenuhkan dengan minyak kayu putih di dalam cawan petri. Mortalitas kutu kepala diamati berdasarkan waktu. Pengujian dilakukan secara duplo menggunakan 4 merk kayu putih. Dilakukankan pula pengujian kontrol menggunakan akuades serta kontrol menggunakan obat sintetis kimia dengan senyawa aktif permethrin sebagai pembanding.Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak kayu putih dengan merk “A”, “B”, “C” dan “D” memberikan tingkat mortalitas yang tinggi yaitu menyebabkan 100% kematian kutu kepala yang diuji dengan waktu kurang dari 5 menit. Minyak kayu putih merk “A” memberikan tingkat mortalitas tercepat dengan rata-rata waktu yang dibutuhkan 3 menit 23 detik. Pada kontrol tidak terjadi mortalitas selama proses pengujian dan bahkan tetap hidup ± 29 jam 50 menit setelah pengujian, sedangkan pada kontrol obat sintetis kimia mortalitas 100% terjadi setelah 2 jam waktu pengujian.Dari hasil penelitian diketahui bahwa minyak kayu putih dengan merk “A”, “B”, “C” dan “D” memberikan tingkat mortalitas tinggi terhadap kutu kepala dewasa dan lebih efektif dari segi waktu dibandingkan dengan kontrol akuades dan pedikulosida sintetis kimia dengan senyawa aktif permethrin sehingga bisa digunakan sebagai salah satu alternatif pedikulosida nabati.Kata kunci : Pediculus humanus capitis, minyak kayu putih, pedikulosida.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM PERSIAPAN MENGHADAPI PERSALINAN DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI NURUSSYIFA KECAMATAN BUNISEURI CIAMIS
Nova Winda Setiati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.449
Berdasarkan informasi dari pihak Bidan Praktek Mandiri Nurussyifa Kecamatan Buniseuri Ciamis, diketahui bahwa dari 10 orang ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan sebanyak 8 orang merasakan kecemasan dalam persiapan menghadapi persalinan. Hal ini menandakan bahwa masih banyaknya ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan yang mengalami kecemasan. Salah satu cara yang dianggap efektif dalam menurunkan kecemasan adalah dengan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian aromaterapi untuk menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian eksperimen menggunakan model quasi experiment dengan bentuk two-group pretest-posttest design.Subjek pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester IIIdi Bidan Praktek Mandiri Nurussyifa Kecamatan Buniseuri Ciamis yang memenuhi kriteria inklusi dan bersedia ikut serta dalam penelitian dengan menandatangani lembar persetujuan. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan cara purposive random sampling yaitu dengan mengambil setiap subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sesuai kedatangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi dapat menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan terbukti bahwa hasil uji diperoleh nilai sebesar3,494dengan signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai ρ< 0,05 yang berarti pemberian aromaterapi dapat menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan. Hasil uji statistik diperoleh nilai efektivitas sebesar 1,52. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi lavender lebih efektif daripada yang tidak diberikan aromaterapi dalam menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan. Kata Kunci : Efektifitas, Aromaterapi, Kecemasan, Ibu Hamil TM III, Persiapan Persalinan
Pengaruh Kampanye Ujian “Bersih” dalam membentuk Prilaku Mahasiswa saat Ujian
Dede Yuda Wahyu Nurhuda
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.22
Penelitian mengenai pengaruh kampanye ujian “bersih” dalam membentuk prilaku mahasiswa saat ujian, dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh agenda tersebut terhadap prilaku mahasiswa ketika ujian. Karena prilaku yang diharapkan ketika ujian berlangsung adalah adanya kedisiplinan dan kejujuran dari peserta ujian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan agenda kampanye ujian “bersih” yang telah mahasiswa lakukan memberikan pengaruh yang besar terhadap prilaku merekan ketika ujian.Kata kunci : Karakter, disiplin dan kejujuran, Metode deskriptif analisis dan survey deskriptif
PENGARUH VIRGIN COCONUT OIL (VCO) YANG DIBUAT MELALUI TEKNIK FERMENTASI MENGGUNAKAN BAKTERI Lactobacillus casei GALUR KOMERSIAL YAKULT TERHADAP KADAR GLUKOSA DAN KOLESTEROL DARAH MENCIT JANTAN
Rianti Nurpalah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v17i1.201
Konsumsi makanan yang berlemak dan tinggi karbohidrat serta makanan cepat saji (fast food) dan juga kebiasaan hidup kurang berolahraga merupakan faktor yang dapat menimbulkan berbagai penyakit degeneratif, salah satunya adalah diabetes dan hiperkolesterolemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh VCO (Virgin Coconut Oil) terhadap kadar glukosa kolesterol total pada mencit (Mus musculus) jantan galur swiss webster yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, kelompok perlakuan menggunakan tiga dosis yang berbeda. VCO (Virgin Coconut Oil) diberikan secara oral selama 7 hari dengan penginduksian menggunakan Aloksan untuk meningkatkan Glukosa dan PTU dan kuning telur untuk meningkatkan Kolesterol total pada darah mencit jantan. Metode penelitian yang digunakan yaitu adalah metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini yaitu 25-30 ekor mencit yang dikelompokan menjadi 5 kelompok. Kemudian dilakukan pemeriksaan glukosa dan kolesterol total menggunakan metoda Strip Test.Hasil penelitian dianalisis menggunakan statistik ANOVA One Way menunjukkan bahwa VCO (Virgin Coconut Oil) dapat menurunkan kadar kolesterol total dan mempunyai nilai yang signifikan dengan nilai P = 0.018 untuk glukosa dan P = 0.049 untuk kolesterol total, namun yang memiliki aktifitas atau perbedaan yang bermakna hanya pada Dosis II dan Dosis III untuk kadar Glukosa serta Dosis III untuk kolesterol total
UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK LEVOFLOXACIN YANG ADA DI PASARAN TERHADAP BAKTERI Salmonella thyphosa ATCC 2401
Anna Yuliana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.105
Penelitian ini adalah untuk mengetahui sensitivitas Salmonella typhosa terhadap berbagai jenis antibiotik. Penelitian bersifat invitro dilakukan dengan media lingkungan buatan dan terkontrol bukan pada organisme hidup. Pada pengujian ini menggunakan strain murni Salmonella typhosa ATCC 2401 yang dilakukan uji sensitivitas terhadap 3 jenis antibiotik yaitu, levofloxacin, cefixim, dan cefditoren. Penelitian ini dilakukan dengan metode sumuran Kirby-Bauer. Interprestasi hasil dilihat dari zona bening yang terbentuk disekitar sumuran dan dibandingkan dengan standar sensitivitas menurut standar Ferraro. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Salmonella typhosa masih sensitif terhadap lefovloxacin pada konsentrasi terendah 20mg/mL; cefixim 50mg/mL; dan cefditoren 10mg/mL; resisten terhadap levofloxacin pada konsentrasi 10mg/mL; cefixim 10mg/mL; dan cefditoren 5mg/mL; intermediet terhadap cefixim terjadi pada konsentrasi 25mg/mL dan 20mg/mL. Sehingga dapat ditarik kesimpulan semua antibiotik tersebut resisten terhadap bakteri Salmonella typhosa.Kata kunci : levofloxacin, cefixim, cefditoren, Salmonell typhosa ATCC 2401.