cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 481 Documents
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN KARUK (Piper sarmentosum Roxb) DAN RIMPANG LENGKUAS PUTIH (Alpinia galangal L) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR PENYEBAB KETOMBE SECARA IN VITRO Khusnul Khusnul
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.409

Abstract

Masalah pada rambut dan kulit kepala banyak dialami oleh setiap orang, salah satunya adalah ketombe. Apalagi negara Indonesia  berada di daerah tropis, sehingga membuat penduduknya mudah berkeringat serta mudah terinfeksi jamur.  Beberapa tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan herbal diantaranya adalah daun karuk (Piper sarmentosum Roxb) dan rimpang lengkuas putih (Alpinia galanga L). Kemampuan sebagai obat herbal, berdasarkan atas kandungan kimia yang dimiliki dari tumbuhan tersebut. Menurut Winarto (2007), daun karuk memiliki kandungan kimia seperti saponin, polifenol, flavonoid dan minyak atsiri dan banyak dilakukan pengujian terhadap beberapa  bakteri, namun pengujian terhadap jamur masih jarang diteliti, sedangkan menurut Khusnul dkk (2017) rimpang lengkuas putih memiliki kandungan Saponin, Tanin, Flavonoid, Alkaloid yang mempunyai efek anti-jamur. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui efektifitas ekstrak etanol daun karuk  dan rimpang lengkuas putih dalam menghambat pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale.  Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen terhadap jamur dengan menggunakan metode difusi (Kirby Bauer). Konsentrasi ekstrak etanol daun karuk dan ekstrak rimpang lengkuas putih yaitu 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, 100%. Hasil daya hambat dianalisis menggunakan one way anova dengan taraf kepercayaan 95%, serta diuji lanjut menggunakan uji dauncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun karuk (Piper sarmentosum) dan rimpang lengkuas putih (Alpinia galanga) memiliki efektifitas daya hambat terhadap pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale. Daya hambat yang paling baik dari ekstrak daun karuk yaitu pada konsentrasi 100% dengan diameter daya hambat 19,4 mm yang dikategorikan kuat,  sedangkan daya hambat dari ekstrak rimpang lengkuas yang paling baik yaitu pada  konsentrasi 100% dengan diameter daya hambat 28,3 mm dengan respon daya hambat sangat kuat, sama dengan respon daya hambat dari ketokonazol 2% sebagai kontrol positif. Kata kunci: Piper sarmentosum, Alpinia galanga L, Efektivitas (daya hambat), Pytirosporum ovale
UJI REAKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA ALFA-MANGOSTEN dan GAMMA-MANGOSTENDENGAN METODE KIMIA KOMPUTASI PM3 Lilis Tuslinah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.13

Abstract

Kulit buah manggismengandung senyawa mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanton, tovofillin B, alfa mangostin, beta mangostin, garsinon B, mangostanol, flavonoid, epikatekin, gartanin, gamma mangostin, garsinon E dan epikatekin. Pada penelitian ini dilakukan penilaian tingkat reaktivitas senyawa antioksidanalfa mangostin dan gamma mangostin Nilai reaktivitas antioksidan dapat diukur melalui beberapa descriptor yaitu energy HOMO- LUMO yang menggambarkan energi reaktivitas suatu senyawa dimana jika selisih energy HOMO-LUMO kecil maka senyawa tersebut lebih reaktif. Parameter sterik (Molar Refractivitydan  Connolly Accessible Area) menunjukkan afinitas kontak senyawa dengan lingkungan, dimana jika molekul berukuran kecil maka senyawa tersebut lebih reaktif. Log P  menunjukkan nilai hidrofobisitas dimana jika nilai Log P besar maka senyawa tersebut lebih tidak larut dalam pelarut polar. Senyawa gamma-mangostin memiliki energi potensial permukaan yang lebih besar, selisih energi HOMO-LUMO yang lebih kecil, halangan sterik yanglebih kecil serta nilai log P yang lebih kecil dibandingkan alfa-mangostin yang berarti senyawa gamma-mangostin lebih reaktif dibandingkan alfa-mangsotin.
PENGARUH APLIKASI KONTRAKSI NYAMAN TERHADAP PERUBAHAN INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2017 Astried Mulyani
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.223

Abstract

Nyeri dalam persalinan merupakan hal yang fisiologis, rasa nyeri ini disebabkan karenaadanya kontraksi dan peregangan segmen bawah rahim dan serviks. Dari studi pendahuluan di WilayahKerja Puskesmas Cibeureum dilakukan wawancara kepada 20 orang ibu yang pernah melahirkan,didapatkan 98% ibu mengalami nyeri pada saat melahirkan. Tujuan penelitian adalah untukmengetahui pengaruh aplikasi kontraksi nyaman terhadap perubahan intensitas nyeri pada persalinanKala 1 Fase Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya Tahun 2017. Metodepenelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan jenis penelitian pra eksperimen dengan metodeOne Group Pretest-Posstest. Populasi penelitian ini adalah ibu bersalin yang berada di wilayahPuskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 23 orang,teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling yaitu sebanyak 17 orang. Hasilpenelitian mengatakan bahwa bahwa intensitas nyeri sebelum diberikan aplikasi kontraksi nyamanpada persalinan kala 1 fase aktif ada pada kategori 7 (nyeri berat terkontrol) sebanyak 9 orang(52,9%). Intensitas nyeri setelah diberikan aplikasi kontraksi nyeri pada persalinan kala 1 fase aktif adapada kategori 1 (nyeri ringan) sebanyak 12 orang (70,6%). Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan nilaip-value sebesar 0,000 dan karena p-value 0,000 < α (0,05), maka H0 ditolak, yang berarti bahwaterdapat pengaruh intensitas nyeri persalinan kala 1 fase aktif sebelum dan sesudah diberikan aplikasikontraksi nyaman pada ibu bersalin. Kesimpulan bahwa aplikasi kontraksi berpengaruh dalammenurunkan intensitas nyeri persalinan kala 1 persalinan.
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ANTARA PERAWAT PELAKSANA DI RSU TASIKMALAYA DENGAN MAHASISWA PERAWAT STIKes BAKTI TUNAS HUSADA TENTANG PERAN PERAWAT ADVOKAT Rahayu Iskandar
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v9i1.95

Abstract

Peran advokat klien bukanlah hal yang baru bagi perawat. Menurut sejarah, peran advokat klien telah menjadi kewajiban moral seorang perawat. Selama beberapa tahun terakhir, literatur keperawatan berfokus pada peran advokat dan profesi keperawatan telah mengadopsi istilah advokat klien ke dalam praktek keperawatan (Negarandeh, 2006). Hasil penelitian Gea dan Eldawati (2006) menyatakan tingkat pengetahuan perawat tentang peran perawat sebagai advokat klien pada umumnya berada pada kategori tingkat pengetahuan tinggi dan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, umur dan pengalaman kerja. Hipotesa dalam penelitian ada dua yaitu pengetahuan perawat pelaksana tentang peran advokat klien lebih tinggi dibandingkan mahasiswa perawat dan sikap perawat pelaksana tentang peran advokat klien lebih positif dibandingkan mahasiswa perawat. Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai masukan untuk pengembangan ilmu keperawatan khususnya yang berhubungan dengan peran perawat sebagai advokat klien., sebagai masukan bagi perawat untuk meningkatkan ilmu pengetahuan tentang peran perawat sebagai advokat klien dan hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk melakukan penelitian selanjutnya terkait peran perawat sebagai advokat klien. Penelitian dilaksanakan selama 14 minggu dari mulai minggu ke-2 bulan Oktober sampai dengan Minggu akhir bulan Januari 2013.  Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian cross sectional dengan hasil penelitian pada mahasiswa perawata didapatkan hasil tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan mahasiswa tehadap sikap mahasiswa tentang peran perawat advokat sedangkan pada perawat pelaksana didapatkan hasil ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan mahasiswa tehadap sikap mahasiswa tentang peran perawat advokat. Perbedaan hasil penelitian yang berbeda antara mahasiswa perawat dengan perawat pelaksana dapat dipengaruhi oleh karena tempat penelitian yang berbeda sehingga terdapat perbedaan dalam karakteristik responden, pengalaman kerja perawat dalam menerapkan konsep peran perawat advokat, serta situasi dan kondisi tempat penelitian saat penelitian dilakukan. Disamping itu persepsi dari responden juga dipengaruhi oleh : perhatian yang selektif, kebutuhan yang dirasakan saat itu, sistem nilai dan kepercayaan yang dianut, konsep diri dan pengalaman masa lalu ( Kozier, 2004 ). Dengan demikian akan terjadi perbedaan tingkat pengetahuan dengan sikap antara mahasiswa dengan perawat pelaksana dalam menerapkan peran perawat sebagai advokat klien Kata kuci:  pengetahuan, sikap, mahasiswa perawat, perawat pelaksana, peran perawat advokat klien
PENGARUH EXPRESSIVE WRITING THERAPY TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI Baharudin Lutfi; Yani Sriyani; Wulan Rahmaniati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v22i1.894

Abstract

Surgery is one of the many medical treatments performed regularly invasive, preoperative patients often experience anxiety which can cause harm to preoperative patients both physical, psychological, and administrative. Management to reduce anxiety levels in preoperative patients is one of them with psychotherapy. This study aims to determine the effect of expressive writing therapy on the level of anxiety of preoperative patients in the Jasmine 4 inpatient room at Soekardjo General Hospital, Tasikmalaya City. The research design used a pretest-posttest one group design with a sample of 21 respondents. The sampling technique was accidental sampling. The instrument for assessing the level of anxiety used the Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS) questionnaire. The data analysis of the anxiety level score before and after being given expressive writing therapy was carried out by using the Paired t-test statistical test. The results show that there is an effect of expressive writing therapy on anxiety levels with p-value = 0.000 < ɑ (0.05). This study serves as an evidence-based practice in the application of expressive writing therapy as an intervention in the management of anxiety in preoperative patients.
us 2019 190 IMPLEMENTASI PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI PUSKESMAS BANCAK KABUPATEN SEMARANG Sanfia Tesabela Messakh
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i2.497

Abstract

Masa muda atau remaja adalah masa dimana pertumbuhan dan perkembangan berjalan dengan cepatbaik secara fisik maupun intelektual dikaitkan dengan mulai terjadinya pubertas. Oleh sebab itu masaini adalah masa transisi anak-anak menuju kedewasaan dengan demikian permasalahan kesehatanreproduksi yang dihadapi remaja terus mengalami peningkatan. Oleh sebab itu kurangnya informasimengenai kesehatan reproduksi remaja dapat berdampak negatif pada perilaku menyimpang sepertihubungan seksual diluar nikah, kehamilan yang tidak diinginkan yang berdampak bagi remaja untukmelakukan tindakan aborsi, pernikahan dini serta terinfeksi penyakit menular contohnya HIV/AIDS.Sebagai langkah awal mencegah terjadinya dampak-dampak negatif, maka pendidikan kesehatanreproduksi bagi remaja sangat penting. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai layanankesehatan primer memiliki tanggung jawab untuk melakukan pembekalan pengetahuan bagiremaja.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah implementasi program kesehatan reproduksiremaja di Puskesmas Bancak sudah terlaksana dengan maksimal. penelitian saat ini metode yangdigunakan adalah kualitatif – deskritif agar mendapatkan data mendalam serta mengandung makna.Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data di lakukan dengan wawancara secara mendalam.Subjek penelitian yaitu kepala Puskesmas dan pengelola program kesehatan remaja. Tempat penelitiandi Pukesmas Bancak. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Puskesmas Bancak terdapat 3tema yang diperoleh yaitu pelayanan kesehatan remaja, jejaring program kesehatan peduli remaja danhambatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada remaja.
EFEKTIVITAS LACTOBACILLUS SPOROGENEUS TERHADAP PENURUNAN INTOLERANSI GLUKOSA PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER Yedy Purwandi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.36

Abstract

Problem health or Disease has change from infectious disease become degenerative disease. This change stimulated by life style, environment and genetics. Diabetes Mellitus is one of degenerative disease. Therefore, researcher implement research to evaluated reduction glucose intolerance effect of Lactobacillus sporogenes. Test Group Male swiss webster mice given orally Lactobacillus sporogenes suspension for 7 days with dosage used are 12 x 106/Kg BW, 24 x 106/Kg BW and 48x 106/Kg BW.  Afterward, given dexamethason (20 mg /Kg BW) intraperitoneally for 4 days. Reduction blood glucose concentration evaluated in 0, 30, 60 and 120 minute after given glucose at dosage 1.5 g/Kg BW. The results showed that all dose above, given significant (p<0.05) reduction glucose intolerance. Therefore, Lactobacillus sporogenes may potensial as a preventive for Glucose intolerance. However, further studies still required.Key words:  Diabetes Mellitus, Lactobacillus sporogenes , Glucose intolerance
SELF MANAGEMENT PROGRAM OF CLIENT WITH ARTRITIS LITERATURE REVIEW Hesti Platini
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.300

Abstract

Osteoarthritis is a chronic disease that is common in the elderly and may recur and take place so that it can lead to progressive joint destruction during the client does not maintain regular lifestyle. Hence the need for an integrated program such as Self-Management that involves the client in arthritis management, decisions on the handling and treatment, so that the client actively participate in the management of the disease.The purpose of this literature review is to explain to the client's self-management of arthritis based on scientific research journal literature sources related.The method used in the writing of this literature review is surf the internet from Proquest databases, Google Scholar, Medscape and EBSCO using keywords Self-Management of, programs, and arthritis. Data were obtained, systematically arranged and conducted a discussion.Self-Management of the program is an effective way to prevent a decrease in motor activity and physical disability in the elderly, especially the client, so the client can improve the quality of life better. Advanced research related to self-management program on the client arthritis and community-based services can be applied to this program in Indonesia in particular
HUBUNGAN ANTARA PENGALAMAN MENJADI KADER KESEHATAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENANG KANKER SERVIKS PADA KADER KESEHATAN DI KELURAHAN KOTA BARU KECAMATAN CIBEUREUM Enok Nurliawati; Etty Komariah Sambas
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.120

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan tingginya angka kematian akibat kanker serviks yang disebabkan kurang pengetahuan tentang deteksi dini dan penangananya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengalaman menjadi kader kesehatan dengan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectinal. Jumlah sampel sebesar 59 responden dengan tehnik pengambilan sampel secara consecutive sample. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara lamanya menjadi kader dengan tingkat pengetahuan kader kesehatan tentang kanker serviks dengan p= 0.001. Untuk meningkatkan penegtahuan masyarakat tentang kanker serviks dapat memperdayan kader kesehatan dalam promosi kesehatan. Kata kunci: Pengalaman, Kader Kesehatan, Pengetahuan, Kanker serviks
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA OBAT ANTIVIRUS PADA PASIEN COVID-19 DI RAWAT INAP RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Rahmawati Rahmawati; Pandu Nurdiansyah; Citra Dewi Salasanti; Yedy Purwandi Sukmawan
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 23, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v23i1.1308

Abstract

Efektivitas biaya antivirus, yang diberikan kepada pasien Covid-19 derajat sedang dan berat selama rawat inap di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya menjadi pokok masalah dalam penelitian ini. Metode analisis efektivitas biaya, sebagai bagian dari ilmu farmakoekonomi, dipergunakan untuk menilai program atau obat terbaik dalam berbagai opsi pengobatan dengan tujuan yang seragam. Penelitian ini dilaksanakan secara cross sectional dan menerapkan pendekatan retrospektif terhadap rekam medis pasien Covid-19 di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, menggunakan data tahun 2021. Partisipasi 330 pasien rawat inap sepanjang Januari–Desember 2021 menjadi fokus penelitian, dengan penelitian lebih lanjut mengarah pada karakteristik subjek berdasarkan tingkat keparahan, yakni 264 pasien dengan tingkat keparahan sedang dan 66 pasien dengan tingkat keparahan berat. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa favipiravir muncul sebagai terapi cost-effective tanpa pergantian untuk kedua tingkat keparahan, dengan biaya sebesar Rp. 629.245,87 untuk derajat sedang dan Rp. 1.005.768,53 untuk derajat berat di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan favipiravir sebagai terapi antivirus pada pasien Covid-19, terutama pada tingkat keparahan sedang dan berat, dapat dianggap sebagai pilihan yang efektif secara biaya di lingkungan rawat inap RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya berdasarkan data retrospektif tahun 2021.