cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Nirmana
ISSN : -     EISSN : 02150905     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
NIRMANA Jurnal Deskomvis aims to: Promote a comprehensive approach to visual communication design incorporating viewpoints of different diciplines Strenghten academic exchange with other institution. Encourage designer, practicing, academic and others to conduct research and other similar activities.
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
Kafe sebagai Gaya Hidup Masyarakat Konsumerisme (Studi Kasus pada Starbucks) Melkisedek, Mendy Hosiana
Nirmana Vol 17, No 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.943 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.17.1.53-58

Abstract

Akhir-akhir ini perubahan sosial terjadi pada masyarakat kota besar di Indonesia seiring berkembangnya teknologi dan informasi yang begitu cepat. Pola hidup masyarakat kota besar kian bersifat konsumtif akibat serangkaian iklan televisi atau pun sosial media yang menawarkan berbagai produk yang dimaknai secara simbolik. Pola konsumtif masyarakat kini tak hanya sekedar bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan dasar atau nilai guna dari produk yang dibeli tetapi lebih pada nilai dan prestise yang didapatkan dengan membeli produk tersebut. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai perilaku konsumerisme masyarakat kota terhadap kafe ditinjau dari teori konsumerisme dan fetisisme komoditi.
PENTINGNYA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PADA PENDIDIKAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DI INDONESIA Bedjo Tanudjaja, Bing
Nirmana Vol 5, No 2 (2003): JULY 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.168 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.5.2.

Abstract

Due to the development of visual communication design in Indonesia these days%2C visual communication design should produce the best quality education%2C so the graduation can be ready to face the challenge and solve the problem in visual communication%2C which became global. Then research and development institution is very important in preparing Indonesia visual communication design education for a better quality. Abstract in Bahasa Indonesia : Semakin berkembangnya bidang garapan desain komunikasi visual dewasa ini semakin menuntut kualitas yang terbaik dari pendidikan desain komunikasi visual di Indonesia%2C agar lulusannya mampu dan siap menghadapi tantangan dan peluang pemecahan masalah komunikasi visual yang semakin mengglobal. Maka lembaga penelitian dan pengembangan sangatlah penting untuk mempersiapkan pendidikan desain komunikasi visual di Indonesia menuju kualitas yang lebih baik. Visual Communication Design%2C problem solving%2C global%2C research and development institution
APLIKASI SPOKES-CHARACTERS DALAM KAITAN DENGAN MEREK PRODUK Widjoyo, Caroline
Nirmana Vol 6, No 2 (2004): JULY 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.524 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.6.2.

Abstract

Advertisement by using spokes-characters have potency to alter the choice of consumer brand with the compared to bigger impact which do not use the spokes-character. A lot of producer which hence spokes-character to increase assess to sell from a product. Spokes-Characters experience of the evolution from time to time keep abreast of the era%2C now emerge the new type of spokes-character and its application. Abstract in Bahasa Indonesia : Iklan dengan spokes-characters berpotensi mengubah pilihan merek konsumen dengan dampak lebih besar dibanding yang tidak menggunakan spokes-character. Banyak produsen yang memakai spokes-character untuk meningkatkan nilai jual dari sebuah produk. Spokes-characters mengalami evolusi dari masa ke masa mengikuti perkembangan jaman%2C sekarang muncul jenis baru spokes-character dan aplikasinya. spokes-characters%2C advertising%2C branding.
FALSE CAMPAIGN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT PASKA KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK 1 OKTOBER 2005 Dektisa Hagijanto, Andrian
Nirmana Vol 8, No 1 (2006): JANUARY 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.044 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.8.1.

Abstract

Due to publicÂ’s reaction initiated by the raised oil prices per October 1%2C 2006%2C the government launched several Public Service Advertisements featuring a religious figure%2C an education figure%2C and a former cabinet member. These advertisements%2C however%2C raised some critiques. Public Service Advertisement (PSA) is a social discourse that can influence the public. In essence%2C PSA is objective and in general portray the reality in our community. Blunder in creating PSAÂ’s will cause social reaction%2C false campaign%2C and even empty discourse that will actually make blunder for the advertisers. Abstract in Bahasa Indonesia : Akibat reaksi masyarakat yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar minyak per 1 Oktober 2006 maka pemerintah meluncurkan iklan layanan masyarakat yang memakai figur tokoh agama%2C pendidikan%2C dan mantan menteri. Namun iklan layanan masyarakat ini juga menuai kritik. Iklan Layanan Masyarakat (ILM) adalah diskursus sosial yang dapat mempengaruhi khalayak masyarakat. Sejatinya ILM adalah objektif dan menggambarkan realitas masyarakat pada umumnya. Kecerobohan di dalam membuat ILM akan memancing reaksi sosial%2C kampanye salah (false campaign)%2C dan bahkan empty discourse yang justru akan menjadi blunder bagi pengiklan. Public Service Advertisement post oil price increase of 1 October 2006%2C false campaign%2C subjective interpretation%2C communication using symbol as the signified.
AUGMENTED REALITY APPLICATIONS IN HAND-HELD DEVICES IN THE LIGHT OF BAUDRILLARD’S “SIMULACRA AND SIMULATION” Erandaru, Erandaru
Nirmana Vol 10, No 1 (2008): JANUARY 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.318 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.10.1.pp. 20-25

Abstract

Baudrillard merupakan salah satu tokoh dalam filsafat postmodern yang mengkritik kehadiran media dunia maya dalam budaya hidup manusia saat ini. Baudrillard melontarkan pendapat bahwa interaksi manusia dengan media tersebut tidak membawa manfaat. Lebih jauh lagi dia mengkhawatirkan bahwa masyarakat dapat menjadi obyek bagi media. kemampuan media tersebut untuk membentuk dunia impian yang dapat menarik masyarakat untuk semakin menjauh dari kehidupan nyata. Perkembangan terakhir dalam teknologi virtual telah memungkinkan kehadirannya secara luas di pasar dan dalam jangkaun daya beli konsumen melalui aplikasi augmented reality. Aplikasi dengan konsep untuk memungkinkan pengguna melihat dunia maya terintegrasi ke dalam dunia nyata. Suatu pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan aplikasi yang menggunakan teknologi virtual reality pada umumnya yang berusaha untuk menghadirkan pengguna ke dalam dunia maya. Bukannya semakin menarik pengguna menjauh dari dunia nyata, aplikasi augmented reality justru semakin menarik pengguna untuk berinteraksi dengan dunia nyata. Walaupun masih terlalu dini untuk mengetahui seberapa jauh dampak teknologi augmented reality bagi masyarakat, pemahaman terhadap kritik yang dilontarkan oleh Baudrillard setidaknya mampu memberikan wawasan bagi pelaku desain media dalam memanfaatkan teknologi augmented reality dan menerapkannya sedemikian hingga membantu dalam meningkatkan wawasan dan kepedulian masyarakat terhadap dunia nyata. Abstract in Bahasa Indonesia: Baudrillard is one of postmodernist theorists that criticize the unreality of the culture which we live in. He suggests that human interactions with virtual reality media and unreal technologies, achieve nothing; He even fears that society will fall prey to these media subjectivity. The virtual reality media capability to produce simulated reality could mislead society into voluntary detachment with the real world. The latest development in virtual technology has made it available within the consumer market in the form of augmented reality application. An application based on a concept that merges virtual data within the physical environment, a different approach compared to common virtual reality technology where user is immersed within a virtual environment. Instead of detachment, augmented reality offers attachment with reality. While it is still too early to study augmented reality technology’s impact on society, a study on Baudrillard’s critiques will nevertheless gives a valuable insight on how designers could make use of augmented reality technology to shape society with a sense of consciousness of the real world. Keywords: Baudrillard, augmented reality applications.
KOMPUTER GRAFIS DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK DAN TELEVISI Dwi Waluyanto, Heru
Nirmana Vol 2, No 1 (2000): JANUARY 2000
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.99 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.2.1.

Abstract

Commercial appearances in television and printed media has evolved continuosly. Ad designers always try to improve their commercial works performance. The existence of graphic computer in the world of advertising has succeded to draw attention of the targetted public. Through the advancement of computer technology%2C the designers tend to create their works by blending art and technology. However the creative work of ad designer is the process of imaging%2C writing%2C arranging and producing of an advertisement. Abstract in Bahasa Indonesia : Penampilan iklan di media cetak maupun televisi terus-menerus mengalami perkembangan. Para desainer dibidang periklanan selalu berupaya menyempurnakan penampilan iklan-iklan hasil karya mereka. Keberadaan komputer grafis dalam dunia periklanan ternyata berhasil menarik perhatian khalayak sasaran%2C dan berkat kemajuan teknologi komputer yang semakin canggih%2C para desainer iklan berkarya dengan cara memadukan seni dan teknologi. Bagaimanapun pekerjaan kreatif desainer iklan tersebut adalah sebagai proses penggambaran%2C penulisan%2C perancangan dan produksi sebuah iklan. Computer graphic%2C advertisement%2C print media%2C television media
Strategi Pembuatan Buku Esai Fotografi tentang Kehidupan Masyarakat Bandungan Kurniawan, Daniel; ., Margana; ., Martien
Nirmana Vol 12, No 1 (2010): JANUARY 2010
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.817 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.12.1.1-8

Abstract

Bandungan is a countryside which has ten villages. The beauty of the scenery and the fresh air from Bandungan make it a tourist spot especially for tourists from Semarang, Ungaran, Ambarawa and Solo. Through time, Bandungan starts to suffer from irresponsible development. This book is designed as introduction to know Bandungan further about its function for society and citizens from the city around Bandungan. Hopefully through this book many people will recognize Bandungan not only as a spot for holidays and having fun but also realize its role in their lives, and that it will help reduce the exploitation of Bandungan and preserve its beauty. In this book, every potential from each village in Bandungan will be revealed through text which is combined with photography so the information will be easily understood and become more interesting.
HEADLINE: FUNGSI DAN PERANCANGANNYA Pranata, Moeljadi
Nirmana Vol 3, No 1 (2001): JANUARY 2001
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.307 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.3.1.

Abstract

Headlines is the most important display element. The headline works with the visual to get attention and communicate the creative concept. Because headlines are so important%2C there are some general guidelines for their development and particular functions that they serve. Abstract in Bahasa Indonesia : Headline merupakan elemen paling penting pada iklan cetakan. Headline bekerja secara visual untuk menarik perhatian serta mengemban konsep komunikasi kreatif lainnya. Karena headline menjadi sangat penting%2C maka ada beberapa aturan perancangan umum untuk berbagai fungsi yang diembannya. headline%2C development%2C functions.
Designing Interactive Digital Media for Jakarta's Historical Sites as a Medium for Conservation and Placemaking Adinugroho, Sigit; Mutiaz, Intan Rizky
Nirmana Vol 14, No 1 (2012): JANUARY 2012
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.436 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.14.1.36-46

Abstract

Sejarah Jakarta terbentang mulai dari abad ke-4 Masehi, mengalami perkembangan pesat pada masa pemerintahan Belanda antara abad ke-17 hingga 19 Masehi, dan mewarisi Republik Indonesia dengan peninggalan-peninggalan infrastruktur serta kultural di kota ini. Kota yang dulunya disebut Batavia ini merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi yang penting bagi Belanda. Signifikansi situs-situs historis Jakarta sebagai “museum hidup” di masa kini tidak sejalan dengan keadaannya yang terancam punah. Ada situs yang dilindungi, ada yang dikonversi dan sisanya dibiarkan saja. Wilayah Kota Tua mengandung nilai-nilai historis paling kental di antara semua tempat di Jakarta, menurut observasi, tidak terawat dan kurang layak dijadikan objek wisata. Media digital interaktif berpotensi untuk membantu menyajikan informasi, mencapai audiens dan memberikan edukasi pada masyarakat. Penelitian ini berusaha untuk mengkaitkan masalah konservasi situs historis Jakarta dengan spekstrum media interaktif. Ia dimulai dengan riset kualitatif mengenai konservasi, sejarah dan desain produk digital, dilengkapi wawancara dengan ahli sejarah dan observasi langsung ke lapangan. Proses iterasi cepat digunakan dalam fase perancangan dan pengembangan. Hasilnya adalah sebuah konsep aplikasi interaktif digital portabel yang memandu pengunjung pada situs-situs sejarah di Jakarta.
A GLOBAL PERSPECTIVE A KEYWORD FOR DESIGN EDUCATION FACING XXI CENTURY H Istanto, Freddy
Nirmana Vol 4, No 2 (2002): JULY 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.25 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.4.2.

Abstract

Globalization has brought a great effect to human life either economically%2C politically%2C socially or culturally. The free market and the development of information and communication technology have made the job competition become strict. This effect has also influenced the education field especially for the design education. In facing the challenge of the 21st century%2C the design education should make some restructuring as anticipation. This paper will explain about the importance of the education that implants the global perspective view towards the student. Substantial and Perceptual dimension brings some challenge that force the educators to prepare more innovative and new approaches for their teaching method. The studio learning method that surely brings benefit to the student-centered learning will become the focus of the design education. Thus%2C besides stressing on the importance of the academic subject that can shape the student s attitude and competency in facing the 21st century s challenge%2C Petra Christian University also does some trials towards the problem-based learning and case-based learning system for its studio teaching and learning process. Abstract in Bahasa Indonesia : Globalisasi membawa dampak yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Globalisasi tidak hanya berdampak pada masalah ekonomi saja%2C tetapi juga bagi berpengaruh pada dimensi politik%2C sosial adan budaya. Globalisasi juga membawa ekonomi pada sistim pasar bebas dunia%2C demikian juga kemajuan teknologi komunikasi dan sistim informasi membawa persaingan pasar dan lapangan kerja yang sangat ketat dimana-mana. Kondisi ini juga berdampak pada dimensi pendidikan%2C demikian juga halnya pada pendidikan desain. Menyongsong abad 21 pendidikan desain juga harus mulai mengadakan restrukturisasi untuk mengantisipasinya. Tulisan ini akan mengulas pentingnya pendidikan yang menanamkan kepada peserta didik%2C pentingnya perspektif global dalam menghadapi globalisasi ini. Dimensi substansial dan dimensi perseptual sebagai unsur perspektif global membawa tantangan tersendiri bagi para pendidik untuk menyiapkan sistim pendidikan yang lebih inovatif dan memerlukan pendekatan-pendekatan baru dalam proses belajar-mengajarnya. Model pembelajaran dengan sistim studio diyakini sesuai untuk pendidikan desain di era global yang berdasar pada student-centered-learning. Model ini dijalankan oleh Universitas Kristen Petra dengan metoda Problem Based learning dan Case based learning pada sistim studionya disamping tetap memberikan penekanan pada kompetensi dan pembentukan sikap menghadapi abad XXI. globalization%2C global perspective%2C design education%2C design education in 21 century.

Page 10 of 18 | Total Record : 177