cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Nirmana
ISSN : -     EISSN : 02150905     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
NIRMANA Jurnal Deskomvis aims to: Promote a comprehensive approach to visual communication design incorporating viewpoints of different diciplines Strenghten academic exchange with other institution. Encourage designer, practicing, academic and others to conduct research and other similar activities.
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
Perancangan Video Iklan Destination Branding Kabupaten Kediri Yudani, Hen Dian
Nirmana Vol 17, No 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.63 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.17.1.22-29

Abstract

Kabupaten Kediri memiliki wilayah yang cukup luas. Kediri memiliki beberapa potensi untuk dijual dan bersaing dengan kota yang lain diantaranya budaya dan pariwisata. Destination branding Kediri dengan tagline “Kediri Lagi” memiliki beberapa media promosi. Setiap media memiliki kesatuan konsep yang baik. Media video merupakan salah satu media yang dirancang untuk promosi Kediri. Perancangan video iklan ini merupakan wujud media yang harus dipunyai karena kelebihan media ini memiliki gambar dan suara dimana cukup efektif sebagai media promosi Kediri. Tahapan perancangan yang digunakan adalah tahapan dalam membuat video yaitu tahap praproduksi, produksi dan paskaproduksi. Video iklan sebagai hasil dari perancangan ini merupakan video iklan yang dipublish di media online. Video iklan Kediri cukup efektif dalam mempromosikan wilayah Kediri yang memiliki potensi wisata alam, peninggalan sejarah dan budaya lokal.
Tinjauan Ikonografi dan Ikonologi Ilustrasi Kemasan Produk Seduh Teh Cap Botol Carollina, Donna
Nirmana Vol 16, No 1 (2016): JANUARY 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.294 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.16.1.50-63

Abstract

Periode 1940-an telah menjadi saksi kemunculan produk-produk teh seduh di Pulau Jawa. Salah satu produk yang lahir kala itu dan masih kuat eksistensinya hingga kini ialah “Teh Cap Botol”. Sebagai salah satu produk teh seduh yang telah lebih dari lima dasawarsa hadir di Indonesia, ilustrasi pada kemasannya menjadi menarik untuk dikaji. Hal ini disebabkan oleh karena ilustrasi pada kemasan produk Teh Cap Botol sebagai identitas bagi produk itu sendiri. Ilustrasi kemasannya tak lekang oleh waktu dan telah menjadi ciri khas bagi produk Teh Cap Botol di mata konsumennya. Demikian yang menjadi latar belakang dalam penelitian ini ialah pencarian makna atas dasar tema dan konsep di balik ilustrasi kemasan Teh Cap Botol. Tinjauan dalam penelitian ini bersifat sejarah dengan menggunakan teori ikonografi dan ikonologi Erwin Panofsky. Tinjauan ikonografi menekankan kepada tema dan konsep yang terlampir pada ilustrasi Teh Cap Botol. Sedangkan interpretasi ikonologi sebagai hasil akhir pencarian makna di balik ilustrasi kemasan Teh Cap Botol.
Merepresentasikan Secara Visual Ibrahim Datuk Tan Malaka Wandi, Gusri
Nirmana Vol 17, No 2 (2017): JULY 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.896 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.17.2.110-124

Abstract

Ibrahim Datuk Tan Malaka lahir pada tanggal 2 Juni 1897 di Pandan Gadang, Suliki, Sumatera Barat. Pada  tahun 1907  beliau masuk ke Kweekschool di Bukittinggi. Ketika berumur 16 tahun, Tan Malaka pulang  ke  kampungnya  di  Suliki.  Kemudian  ibunya  (Sinah  Simabua)  memberikan  dua  pilihan  kepada Tan Malaka, yaitu menikah atau diangkat menjadi datuk. Tan Malaka lebih memilih diangkat menjadi datuk  dari  pada  menikah.  Maka  nama  Ibrahim  berubah  menjadi  Ibrahim  Datuk  Tan  Malaka. Sebagaimana  yang  terdapat  dalam  pepatah  adat  Minangkabau,  ketek  banamo  gadang  bagala,  maka Ibrahim dipanggil dengan gelar Tan Malaka. Sebagai seorang pahlawan kemerdekaan, Tan Malaka tidak begitu dikenal oleh masyarakat. Namanya tidak seharum Soekarno, Hatta atau Sjahrir. Meskipun sudah diangkat  sebagai  pahlawan  kemerdekaan,  namun  pemerintah  tidak  pernah  berusaha  untuk  mengem- balikan eksistensi Tan Malaka  tersebut.  “Tidak  adil” adalah puncak dari apa yang dirasakan terhadap tokoh legendaris dalam karya ini, Tan Malaka adalah seorang pejuang, pemberontak, tokoh kiri, komunis, filsuf, serta seorang pemikir jenius yang pernah dimiliki oleh negara Republik Indonesia. Perancangan ini menjadikan  Tan  Malaka  sebagai  obyek  dalam  karya  seni  lukis  kontemporer.  Tujuan  perancangan  ini adalah  agar  masyarakat  luas  mengenali  Tan  Malaka  dari  segi  visual,  mengetahui  sejarahnya,  dan menghargai  apa  yang  telah  Tan  Malaka  lakukan  dengan  cara  memberikan  apresiasi  melalui  sebuah karya seni lukis kontemporer.
Perancangan Environment Graphics Museum Gajah Hananto, Brian Alvin; Soenarjo, Hady
Nirmana Vol 17, No 2 (2017): JULY 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.457 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.17.2.67-77

Abstract

Sebagai salah satu museum yang tua, Museum Gajah memiliki ribuan koleksi yang dipamerkan dalam tempat yang terbatas. Pameran artefak yang padat di Museum Gajah tidak memiliki environment graphic yang  harusnya  dapat  menunjang  pameran  tersebut.  Kajian  ini  bertujuan  untuk  membuat  sebuah environment  graphic  baru.  Dengan  observasi  lapangan  dan  studi  referensi,  hasil  desain  dari  kajian  ini dapat menjadi model akan bagaimana proses desain environment graphic dapat dilakukan.
Faktor Terpenting dalam Membangun Unique Selling Proposition untuk Menjangkau Konsumen Kelas Menengah Indonesia Anggrianto, Christian; Shaari, Nassiriah; Abdul Hamid, Norsiah binti
Nirmana Vol 17, No 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.118 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.17.1.30-36

Abstract

Indonesia mampu mencatat angka pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi dan konsisten meski dunia dilanda krisis keuangan global serta memiliki peningkatan angka konsumsi domestik yang kuat. Pertumbuhan kelas menengahnya membuat Indonesia menjadi salah satu negara berkembang yang menarik perhatian para Investor dan pebisnis, hal tersebut secara tidak langsung menimbulkan persaingan yang makin tajam untuk merebut pasar kelas menengah Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor terpenting dalam membangun unique selling proposition untuk menjangkau konsumen kelas menengah indonesia. Landasan teori penelitian ini adalah teori Unique selling proposition, postioning, branding, dan kelas menengah Indonesia. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode penelitian triangulasi, yang sering digunakan dalam penelitian sains sosial yang mengacu pada aplikasi dan kombinasi beberapa metode penelitian dalam studi fenomena yang sama, dan melakukan wawancara pada narasumber yang berpengalaman dalam bidang.
COMPARATION STUDY OF INSTANT NOODLE NONG SHIM KOREA AND INDOMIE INDONESIA AS THE FEFFECT OF PACKAGING DESIGN POINT OF INTEREST TO THE CONSUMER BRAND PREFERENCE Natadjaja, Listia
Nirmana Vol 5, No 2 (2003): JULY 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/nirmana.5.2.

Abstract

Sudah sejak lama%2C masyarakat mengkonsumsi mie instant. Di Korea mi instan yang disebut Ramyon%2C adalah salah satu makanan yang popular dan banyak dijual di toko-toko kecil%2C supermarket%2C restoran dan kantin. Mi instan yang terkenal di Korea diproduksi oleh Nong Shim Co.%2C Ltd. Di Indonesia%2C kebanyakan orang mengkonsumsi mi instan dengan alasan praktis%2C cepat saji dan lain sebagainya. Indomie%2C yang diproduksi oleh PT. Indofood adalah merk nomor satu dan menjadi pemimpin pasar pada pasar mi instan. Dalam studi komparasi antara dua merk terkenal ini%2C perlu diketahui seberapa jauh peran desain kemasan dalam menarik minat konsumen terhadap pilihan merk. Abstract in Bahasa Indonesia : For a long time%2C people have consumed the instant noodle. In Korea%2C instant noodle%2C which is called Ramyon%2C is one of popular food and it is often seen in the retail shop%2C supermarket%2C restaurant and cafeteria. Instant noodle that has a famous brand in Korea is produce by Nong Shim Co.%2C Ltd. In Indonesia%2C many people have consumed the instant noodle with practice reason%2C fast serving%2C and etc. Indomie%2C produced by PT. Indofood%2C is the number one brand and become the market leader of instant noodle. Comparing at two famous brand of instant noodle%2C it is needed to be known how far the effect of packaging design can attract the consumer brand preference. desain kemasan%2C pilihan merk%2C mi instan.
A USABILITY OF GRAPHIC DESIGN WITH LOCAL CONTENT IN THE INTERACTIVE MULTIMEDIA DESIGN FOR INDONESIAN STORYTELLING Natadjaja, Listia
Nirmana Vol 6, No 2 (2004): JULY 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/nirmana.6.2.

Abstract

As the computer becomes a trend%2C interactive multimedia design can be one media to communicate the cultural knowledge. A folktale can be a one of the powerful materials to show a countryÂ’s culture. The folktale content can be understood effectively by implementing some cultural information background. The main aim of using the local content is to give a vision of the richness culture through graphic design in interactive multimedia technology. By implementing local graphic design based on the cultural background%2C user can have different feeling about the graphic style and the Indonesian richness culture. This method can also help the user to understand the interactive multimedia content easily. Finally%2C graphic design with local content is very effective for a transferring the richness culture. In order to make a good interactive multimedia design content based on a cultural background%2C a designer should need to understand about users%2C culture%2C technology and the whole design process. Abstract in Bahasa Indonesia : Seiring dengan berkembangnya penggunaan komputer menjadi suatu trend%2C interaktif multimedia desain dapat menjadi suatu media untuk mengkomunikasikan suatu pengetahuan mengenai suatu kebudayaan. Cerita rakyat%2C dapat merupakan kekuatan untuk menunjukan budaya suatu negara. Isi dari suatu cerita rakyat dapat dimengerti secara efektif dengan implementasi beberapa latar belakang budaya. Tujuan utama dari penggunaan muatan lokal adalah untuk memberikan suatu visi tentang kekayaan budaya melalui desain grafis dalam teknologi interaktif multimedia. .Dengan mengimplementasikan desain grafis lokal berdasar pada latar belakang budaya%2C pengguna multimedia dapat mempunyai perasaan yang berbeda terhadap gaya desain dan kekayaan budaya Indonesia. Metode ini diharapkan juga dapat membantu pengguna untuk mengerti isi suatu interaktif multimedia secara mudah. Pada akhirnya%2C dapat dikatakan bahwa muatan lokal sangatlah bermanfaat untuk mentranfer pengetahuan tentang kekayaan budaya. Untuk membuat suatu muatan desain interaktif multimedia secara baik berdasar pada suatu latar belakang budaya%2C seorang desainer perlu mengerti tentang pengguna%2C kebudayaan%2C teknologi dan keseluruhan proses desain. design process%2C interactive multimedia%2C culture%2C technology.
BERKOMUNIKASI SECARA VISUAL MELALUI MURAL DI JOGJAKARTA Bima Wicandra, Obed
Nirmana Vol 7, No 2 (2005): JULY 2005
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/nirmana.7.2.

Abstract

Mural art in Jogjakarta has been developing nowadays as visual artistsÂ’ anxiety expression to the town circumstances which do not provide aesthetic alternatives for its society because the town is full of pollutions%2C noises%2C violence%2C untidy billboards mounting%2C posters or pamphlets on walls direct to vandalism. Hopefully the existence of mural art can create visual communication aesthetically to the society to develop better town civilization by messages which are included in. Abstract in Bahasa Indonesia : Seni mural di Jogjakarta mulai berkembang akhir-akhir ini sebagai bentuk kegelisahan perupa pada perkembangan kota yang tidak menyediakan alternatif estetis bagi penghuninya%2C karena kota sudah dipenuhi oleh polusi%2C kebisingan%2C kekerasan%2C tidak teraturnya papan billboard%2C poster maupun pamflet di dinding yang sudah mengarah pada vandalisme. Kehadiran mural diharapkan dapat menciptakan komunikasi secara visual dengan lebih estetis pada masyarakatnya guna membentuk peradaban kota yang lebih baik melalui pesan-pesan yang terkandung di dalamnya. visual communication%2C mural art%2C ecology%2C Jogjakarta.
PERKEMBANGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI INDONESIA Tanudjaja, Bing Bedjo
Nirmana Vol 8, No 2 (2006): JULY 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/nirmana.8.2.pp. 92-98

Abstract

The awareness towards CSR (Corporate Social Responsibility), that should be integrated into a company's hierarchy as management's strategy and policy, is needed to attain balance between the business industry and the surrounding community. The essence and significance of CSR has not been wholly understood by businessmen, thus CSR only becomes textual and often implemented due to community demand. Abstract in Bahasa Indonesia: Kesadaran terhadap CSR (Corporate Social Responsibility) yang seharusnya telah terintegrasi dalam hierarki perusahaan sebagai strategi dan policy manejemen, diperlukan demi tercapainya sebuah keseimbangan dunia usaha antara pelaku dan masyarakat sekitar. Esensi dan signifikansi dari CSR masih belum dapat terbaca sepenuhnya oleh pelaku bisnis, sehingga CSR sendiri bagi sebagian pelaku bisnis baru sekedar wacana dan terkadang implementasinya berdasarkan atas tuntutan masyarakat. Kata kunci : corporate social responsibility, pelaku bisnis, masyarakat.
SEKILAS TENTANG TELEVISI DAN TAYANGAN IKLAN Agung Suwasono, Arief
Nirmana Vol 4, No 1 (2002): JANUARY 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/nirmana.4.1.

Abstract

The television have be able medium to do the quickwar of ad business. That fact could not be separated from the character medium which have represent ability of visual reality as more naturaly%2C until the ad television as if become a reality that representing the imagery of ‘society dynamics’. Abstract in Bahasa Indonesia : Televisi dapat dikatakan sebagai media yang ampuh untuk melaksanakan perang kilat terhadap bisnis periklanan. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari karakter media yang mampu menghadirkan sebuah realitas visual yang begitu natural%2C sehingga iklan-iklan yang disampaikan lewat televisi%2C seakan-akan menjadi sebuah realita yang memperesentasikan sebuah citra akan ‘dinamika masyarakat’. television%2C the ad%2C medium.