cover
Contact Name
Brave A. Sugiarso
Contact Email
brave@unsrat.ac.id
Phone
+6282195447295
Journal Mail Official
ejournal.elektro@unsrat.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/elekdankom/about/editorialTeam
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
ISSN : 23018402     EISSN : 2685368X     DOI : 10.35793
This e-journal is a publication and information forum for papers, theses, research, planning, and design concepts, as well as analysis from students, lecturers, or other writers. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including : Electronics engineering, Computer engineering, Computer science, Power engineering, Control engineering, Artificial Engineering
Articles 447 Documents
Efisiensi Pencahayaan Ruangan Perkuliahan dengan Logika Fuzzy Bobby Y. Prawira; Vecky C. Poekoel; Feisy D. Kambey
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i1.19183

Abstract

Abstract—A room does not always need light so bright.  Energy efficiency is an effort to conserve and utilize electrical energy in accordance with their needs. In this research will be discussed fuzzy logic implementation for measurement of light intensity of room in lecture room. The prototype of intelligent system tool using this fuzzy logic uses Arduino Nano microcontroller as the controller. To capture the sunlight used LDR sensor. Meanwhile for making the dim and brightness of the lamp used dimmer driven using servo motor so that we can run the function of the system. The results of this research indicate that the lecture room lighting system that uses the controller more efficiently without using the controller.Keywords— Arduino Nano, Fuzzy Logic, LDR, Lighting Control Room. Abstrak—Suatu ruangan tidak selalu harus membutuhkan cahaya yang begitu terang. Efisiensi energi merupakan suatu usaha untuk menghemat dan memanfaatkan energi listrik sesuai dengan kebutuhannya. Selanjutnya pada penelitian ini akan dibahas implementasi logika fuzzy untuk pengukuran intensitas cahaya ruangan pada ruang perkuliahan. Prototype alat sistem cerdas yang menggunakan logika fuzzy ini menggunakan microcontroller Arduino Nano sebagai pengendali. Untuk menangkap sinar matahari digunakan sensor LDR. Sedangkan, untuk membuat redup dan terangnya lampu digunakan dimmer yang digerakkan menggunakan motor servo sehingga kita dapat menjalankan fungsi dari sistem tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pencahayaan ruang perkuliahan yang menggunakan pengendali lebih efisien daripada tanpa menggunakan pengendali.Kata Kunci— Arduino Nano, Kendali Pencahayaan Ruangan, LDR, Logika Fuzzy.
Implementasi Kendali PID untuk Kestabilan Penyelaman pada Robot Underwater ROV (Remotely Operated Vehicle) Anggi Roppon; Vecky C. Poekoel; Feisy D. Kambey
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i1.19186

Abstract

Abstract — Remotely Operated Vehicle (ROV) is an underwater vehicle whose motion can be directly controlled by humans via remote control from above the water surface. ROV is commonly used for exploration, observation and monitoring of underwater objects. Applications from the ROV are diverse and require a stable and reliable system to support its activities, especially during the dive. In this research, robots are designed to maintain the stability of the dive by using PID controllers. Based on the design and testing that has been done, then got the value of the appropriate PID constant for dive stability on Underwater ROV Robot that is P = 2.2, I = 0.5, and D = 0.01. Robot performance testing in swimming pools with a maximum depth of 1.5 meters. Keywords :  PID, Remote Control, ROV, Stability of diving Abstrak — Remotely operated vehicle (ROV) adalah kendaraan bawah air yang gerakannya dapat dikendalikan secara langsung oleh manusia melalui remote control dari atas permukaan air. ROV biasa digunakan untuk eksplorasi, observasi dan monitoring objek bawah laut. Aplikasi dari ROV yang beragam tersebut membutuhkan sistem yang stabil dan dapat diandalkan untuk menunjang aktivitasnya, khususnya pada saat melakukan penyelaman. Pada penelitian ini, robot dirancang untuk menjaga kestabilan penyelaman dengan menggunakan pengendali PID. Berdasarkan perancangan dan pengujian yang telah dilakukan, maka didapatkan nilai konstanta PID yang tepat untuk kestabilan penyelaman pada Robot Underwater ROV yaitu P= 2.2, I=0.5, dan D= 0.01. Pengujian kinerja robot dilakukan di kolam renang dengan kedalaman maksimal 1.5 meter.          Kata kunci : Kestabilan Penyelaman, PID, Remote Control, ROV
Implementasi Pengendali PID Untuk Kestabilan Posisi Terbang Wahana Tanpa Awak Christin P.R. Tuuk; Vecky C. Poekoel; Jane Litouw
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i1.19190

Abstract

Abstract — Unmanned aircraft or UAV (Unmanned Aerial Vehicle) with remote control is an electromechanical that can perform programmed missions. The control process of the aircraft is entirely done by the autopilot system with reference to parameters that have been determined by the user before flying. On unmanned aircraft also needed stability when in the air. Aircraft stability is the ability to return to a certain position in a flight. Ardupilot Mega (APM) is a qualified autopilot IMU (Inertia Measurement Unit).The application of ardupilot with the determination of the PID value regulates the pitching and rolling of the plane to be stable. The PID value for automatic mode obtained from the unmanned rides is for rolling P = 0.4, I = 0.4, D = 0.020 and pitching P = 0.4, I = 0.4, D = 0.020. The unmanned spacecraft has been able to fly in the air steadily, as the aircraft flies from one level of altitude to another.Keywords — Ardupilot, PID Controller, Stability, Unmanned Aerial Vehicle Abstrak — Pesawat tanpa awak atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dengan pengendalian jarak jauh merupakan elektromekanik yang dapat melakukan misi-misi terprogram. Proses kontrol pesawat sepenuhnya dilakukan oleh sistem autopilot dengan mengacu pada parameter-parameter yang telah ditentukan oleh pengguna sebelum terbang. Pada pesawat tanpa awak juga dibutuhkan kestabilan pada saat di udara. Stabilitas pesawat adalah kemampuan untuk kembali ke posisi tertentu dalam suatu penerbangan. Ardupilot Mega (APM) adalah autopilot IMU (Inertia Measurement Unit) berkualitas. Penerapan ardupilot dengan penentuan nilai PID mengatur pitching dan rolling dari pesawat untuk bisa stabil . Adapun nilai PID untuk mode otomatis yang didapat dari hasil rancang bangun wahana tanpa awak ini yaitu, untuk rolling P=0.4, I=0.4, D=0.020 dan pitching P=0.4, I=0.4, D=0.020 . Wahana tanpa awak yang dibuat sudah dapat terbang di udara dengan stabil, saat pesawat terbang dari satu level ketinggian ke level yang lain.Kata kunci — Ardupilot, Kestabilan, Pengendali PID, Unmanned Aerial Vehicle
Implementasi WSN Pada Robot Penyiram Tanaman Otomatis Franklin T.M. Rajagukguk; Vecky C. Poekoel; Muhamad D. Putro
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i1.19193

Abstract

Abstract - The utilization of robots for agricurtural systems now is very necessary especially in Indonesia is an agrarian country. Agriculture area can find mostly in the mountains and lowland, with many kind of metode, one of them is greenhouse. This metode need highly supervison, from humidity nor water level that the plant needed. Therefore we need make the automation of controlled watering and well organized watering that can organize watering time, water level that will give to plants so that the process will organized ini time nor water level. Human can forgot for many important thing when being in busy situation or have another job to do. So in this case role of robot can utilized for do this job, utilization of these robots can help watering as the plant needed for maximize agricultural yields. The robot that used is an automatic plant watering robot which is controlled with humidity sensor, line sensor and transmitter and receiver and Arduino based microcontroller. Keywords -  agriculture, arduino, automatic, humidity sensor, line sensor, plant, robot, receiver, transmitter. Abstrak - Pemanfaatan robot untuk sistem pertanian saat ini sangat dibutuhkan apalagi di Indonesia yang merupakan Negara Agraris. Area pertanian banyak ditemukan terdapat di daerah pegunungan maupun daerah datar, dengan metode budidaya yang beragam, salah satunya metode rumah kaca. Metode ini memerlukan pengawasan yang sangat intens, baik dari segi kelembaban maupun kadar air yang diperlukan pada tanaman. Oleh karena itu perlu dibentuknya otomasi penyiraman yang teratur dan terkendali dengan baik, yang dapat mengatur waktu penyiraman, kadar air penyiraman yang diberikan pada tanaman sehingga mendapatkan proses yang teratur baik dari waktu maupun kadar air. Manusia terkadang lupa untuk hal-hal yang peting ketika berada dalam keadaan yang sibuk ataupun memiliki kesibukan lain pada waktu tertentu. Maka pembuatan robot ini perlu untuk mengatasinya, peran robot bisa dimamfaatkan untuk melakukan pekerjaan ini. Pemanfaatan robot ini dapat membantu penyiraman sesuai dengan kebutuhan tanaman untuk memaksimalkan hasil dalam bidang pertanian. Robot yang digunakan merupakan robot penyiram tanaman otomatis yang dikendalikan dengan sensor kelembaban, sensor garis dan transmitter dan receiver dan berbasis Microcontroller Arduino. Kata kunci - Arduino, otomatis, pertanian, receiver, sensor kelembaban, sensor garis, tanaman, transmitter.
Rancang Bangun Wahana Pesawat Tanpa Awak (Fixed Wing) Berbasis Ardupilot Hardy S. Saroinsong; Vecky C. Poekoel; Pinrolinvic D. Manembu
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i1.19195

Abstract

Abstract — UAV (Unmanned Aerial Vehicle) is a term used to represent flying objects with their own power supply that can be controlled remotely using remote control from outside the aircraft or can move automatically based on programs already embedded in the computer system. This system used manual and autopilot controls. In manual mode the user manually controls the movement of the aircraft through the radio controller while in the airplane autopilot mode controlled by microcontroller  Ardupilot Mega 2.8 that processes the data sensor IMU (Inertial Measurement Unit) in which there are gyroscope and accelerometer, GPS and barometric altimeter so that it can fly in automatically with corresponding waypoint GPS entered. The form of the UAV is very light, small, and only made of styrofoam so as to make the UAV vulnerable to wind and rain disturbances that often cause the plane when in the air becomes unstable. In this final project, be designed UAV with fixed wing type. The design of this UAV control system uses ardupilot control with mission planner application, with the aim of controlling and designing the flight path on the plane so that the aircraft can fly in Autopilot Mode (automatic mode) that can be manually activated from the Fs-i6 remote control.  Keywords — Autopilot, Fixed wing, Unmanned Aerial Vehicle, waypoint Abstrak — UAV (Unmanned Aerial Vehicle) merupakan istilah yang digunakan untuk mereprentasikan benda terbang dengan suplay daya sendiri yang bisa dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control dari luar pesawat atau dapat bergerak secara otomatis berdasarkan program yang sudah ditanamkan pada sistem komputernya. Sistem ini menggunakan kontrol manual dan autopilot, Pada mode manual pengguna secara manual mengendalikan pergerakan pesawat melalui radio kontroler sedangkan pada mode autopilot pesawat dikendalikan oleh mikrokontroler Ardupilot Mega 2.8  yang mengolah data-data sensor IMU (Inertial Measurement Unit) yang didalamnya terdapat gyroscope dan accelerometer, GPS dan barometric altimeter sehingga dapat terbang secara otomatis dengan sesuai waypoint GPS yang dimasukkan. Bentuk dari UAV pun sangat ringan, kecil, dan hanya terbuat dari styrofoam sehingga membuat UAV rentan terhadap gangguan angin maupun hujan yang sering menyebabkan pesawat saat di udara menjadi tidak stabil. Pada tugas akhir ini, dirancang UAV dengan tipe fixed wing. Perancangan sistem kontrol UAV ini menggunakan kontrol ardupilot dengan aplikasi mission planner, dengan tujuan mengontrol dan merancang jalur penerbangan pada pesawat sehingga pesawat tersebut dapat terbang dengan Mode Autopilot (mode otomatis) diaktifkan secara manual dari remote control Fs-i6.  Kata kunci —  Autopilot, Fixed wing, Unmanned Aerial Vehicle, waypoint
Implementasi Pengendali PID Pada Pendaratan Otomatis Wahana Tanpa Awak Juvindi Walalangi; Vecky C. Poekoel; Feisy D. Kambey
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i1.19205

Abstract

Abstract — Technological developments in aviation and aeromodelling, especially UAV (Unmanned aerial vehicle) type of fixed wing is growing. A fixed wing UAV is a plane that has a fixed wing shape, and uses wind or air pressure to generate lift. In flight, landing phase is the most critical phase, especially landing UAV type fixed wing because at the time of landing either with manual mode or automatic the aircraft must be well controlled. This final project has a title "Implementation of PID controller on automatic unmanned vehicle landing", designed a fixed wing UAV which uses ardupilot control system with PID data on mission planner aimed at controlling the landing of the aircraft, where to take-off plane using remote control.The result of UAV testing for landing with manual mode is if the plane's speed is reduced then the plane will produce a smooth landing. For the test results of the plane down and landing with automatic mode, it was concluded that the speed of the aircraft accelerated and slowed in the final seconds, possibly due to the braking process that was not added plus the sudden wind changes made the test is constrained. Keywords — Ardupilot, Landing, PID, UAV (Unmanned Aerial Vehicle) Abstrak — Perkembangan teknologi dalam bidang penerbangan dan aeromodeling khususnya UAV (Unmanned aerial vehicle) jenis fixed wing semakin berkembang. UAV fixed wing merupakan pesawat yang memiliki bentuk sayap yang tetap, dan menggunakan tekanan angin atau udara untuk menghasilkan daya angkat. Pada penerbangan, fase landing merupakan fase paling kritis khususnya pendaratan UAV jenis fixed wing karena pada saat pendaratan baik dengan mode manual maupun otomatis pesawat harus dapat dikontrol dengan baik. Tugas akhir ini yang berjudul "Implementasi pengendali PID pada pendaratan otomatis wahana tanpa awak", dirancang UAV fixed wing yang menggunakan sistem kontrol ardupilot dengan data PID pada mission planner yang bertujuan mengontrol pendaratan pesawat, dimana untuk take-off pesawat menggunakan remote control. Hasil pengujian UAV untuk pendaratan dengan mode manual adalah jika kecepatan pesawat berkurang maka pesawat akan menghasilkan landing yang smooth. Untuk hasil pengujian pesawat turun dan landing dengan mode otomatis, disimpulkan bahwa kecepatan pesawat bertambah cepat dan melambat pada detik akhir, kemungkinan diakibatkan karena proses pengereman yang tidak ada ditambah lagi perubahan angin yang mendadak membuat pengujiannya terkendala.Kata kunci — Ardupilot, Landing, PID, UAV (Unmanned Aerial Vehicle)
Perbaikan Kualitas Tegangan Pada Jaringan Distribusi Primer 20 KV Di Kota Tahuna Richard B. Laginda; Hans Tumaliang; Sartje Silimang
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19553

Abstract

Abstract— The development of Tahuna city as the center of the development of the regency of sangihe regency in the province of north sulawesi, every year is increasing in line with the lifestyle of the community and the rampant development center and the center of activities in the city until now, so that the people's need for electrical energy with it that can exceed the limits of 10%, but the voltage drop can be supplied in many ways wrong with the addition of load on the feeder. Calculation of voltage drop before installation. For caterpillar results obtained by 13.15% and for feeders. TONA of 15.37% while the calculation falls for the refresh rate of 30.77%. After mounting the power buffer on the Caterpillar, a 6.94% drop is obtained and for TONA 8.76% repeater, whereas in the CLOTHER of 10% the voltage drop for the repeater CITY, TONA and KOLONGAN meets the standard specified by PLN ie voltage drop should not be more than 10%.  Keywords: Distribution, Medium Voltage, Voltage Drop, Power Capacitor..  Abstrak— Perkembangan kota Tahuna sebagai pusat pengembangan wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi kini setiap tahun semakin meningkat seiring dengan meningkatnya gaya hidup masyarakat dan maraknya pusat pembangunan dan pusat kegiatan publik di kota Tahuna sampai saat ini sehingga mengakibatkan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan energi listrik.sehingga beban listrik meningkat dan mengakibatkan jatuh tegangan yang melebihi batas yaitu 10%, namun jatuh tegangan dapat diperbaiki dengan banyak cara salah satunya dengan penambahan kapasitor daya pada penyulang. Perhitungan jatuh tegangan sebelum dipasang kapasotor daya untuk penyulang Kota diperoleh hasil sebesar 13,15% dan untuk penyulang Tona sebesar 15,37% sedangkan perhitungan jatuh tegangan untuk penyulang kolongan 30,77%. Setelah pemasangan kapasitor daya pada penyulang Kota maka diperoleh jatuh tegangan sebesar 6,94%, dan untuk penyulang Tona 8,76%, sedangkan pada penyulang Kolongan sebesar 10% dengan demikian jatuh tegangan untuk penyulang Kota, Tona, dan Kolongan sudah memenuhi standar yang ditentukan oleh PLN yaitu jatuh tegangan tidak boleh lebih dari 10%.Kata kunci— Distribusi , Jatuh Tegangan, Kapasitor daya, Tegangan menengah
Analisa Setting Relai Arus Lebih Jaringan Transmisi 150kV Pada Sistem Minahasa Yehezkiel Rondonuwu; Lily S. Patras; Hans Tumaliang
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19554

Abstract

Abstract— The faults in electric power system is caused by internal and external faults. It needs a protection system that can guarantee the continuity of electrical energy so that the system reliability is maintained. Relays are an important tool in the protection circuit. There are many kinds of relays that are known in electric power systems. One of them is the over current relay, this relay secures the equipment or the power grid from overcurrent and short circuit current. The short circuit are three phase current fault, two phase current fault and phase to ground current fault.More current relay setting for Lopana - Tanjung Merah feeders in Minahasa system is obtained if there are faults at GI Tanjung Merah then PMT at SJ 3.1 will work first with setting time 0,689 seconds and which become backup 1 is PMT SN 3.1 with setting time 1,089 seconds. PMT SL 3.8 is backup 2 with setting time 1.489 seconds and the backup 3 is PMT S.P 3.6 with setting time 1.889 seconds. Keywords : Current setting, faults, overcurrent relays, time settingAbstrak— Gangguan pada sistem tenaga listrik disebabkan oleh gangguan dari dalam maupun gangguan dari luar. Untuk itu diperlukan suatu sistem proteksi yang dapat menjamin kontinuitas energi listrik sehingga keandalan sistem tetap terjaga.Relai adalah suatu peralatan penting dalam rangkaian proteksi. Ada banyak macam relai yang diketahui dalam sistem tenaga listrik. Salah satunya adalah relai arus lebih (over current relay), relai ini mengamankan peralatan atau jaringan listrik dari gangguan arus lebih dan arus hubung singkat. Arus hubung singkat terdapat hubung singkat tiga fasa, dua fasa dan fasa ke tanah.Setting relai arus lebih untuk jaringan Lopana – Tanjung Merah di sistem Minahasa diperoleh  apabila terjadi gangguan pada GI Tanjung Merah maka PMT pada SJ 3.1 akan bekerja dulu dengan setting waktu 0,689 detik dan yang menjadi backup 1 adalah PMT SN 3.1 dengan setting waktu 1,089 detik. PMT SL 3.8 adalah backup 2 dengan setting waktu 1,489 detik dan yang menjadi backup 3 adalah PMT S.P 3.6 dengan setting waktu 1,889 detik.Kata kunci : Gangguan, relai arus lebih, setting arus, setting waktu
Audit Energi Di Kantor Walikota Manado, Sulawesi Utara Afyudin M. Umanailo; Meita Rumbayan; Vecky C. Poekoel
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19555

Abstract

Abstrak-Consumption of electric energy continues to increase, with the increase in electrical energy needs, the reliability of a power system must also be directly proportional to the needs of electrical energy. Energy Audit is a method used to calculate the amount of energy consumption in buildings and recognize ways to save.The Energy Audit at the Manado Mayor's office, North Sulawesi, aims to determine the energy usage and energy utilization conditions and energy savings opportunities in the mayor's office of Manado, North Sulawesi.From the data obtained there are some buildings / rooms that have not been fulfilled and there is one room that meets the criteria of Enegi Audit. And from this analysis is used planning to optimize the use of electric energy and other energy utilization in the office of mayor of Manado, North Sulawesi to be more economical and support Manado city program to Manado Smart City . Keywords: Electrical Energy, Energy Audit, Manado Mayor's office, Smart City  Abstrak-Konsumsi akan energi listrik terus meningkat, dengan peningkatan kebutuhan energi listrik maka keandalan suatu sistem tenaga listrik juga harus berbanding lurus dengan kebutuhan energi listrik. Audit Energi adalah metode yang dipakai untuk menghitung besarnya konsumsi energi pada bangunan gedung dan mengenali cara – cara untuk penghematannya. Audit Energi di kantor Walikota Manado, Sulawesi Utara bertujuan untuk mengetahui penggunaan energi dan  Kondisi pemanfaatan energi serta peluang penghematan energi di kantor walikota Manado, Sulawesi Utara. Dari data yang diperoleh ada beberapa bagunan/ruangan yang belum memenuhi  dan ada satu ruangan yang memenuhi kriteria dari Audit Enegi. Dan dari Analisa ini digunakan perencanaan untuk mengoptimalkan penggunaan  energi listrik serta pemanfaatan energi lain di kantor walikota Manado, Sulawesi Utara agar dapat lebih ekonomis dan mendukung program kota Manado menuju Manado Smart City . Kata Kunci : Audit Energi, Energi Listrik, kantor Walikota Manado, Smart City
Analisa Efisiensi Thermal Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Lahendong Unit 5 Dan 6 Di Tompaso Gerry A. Kusuma; Glanny Mangindaan; Marthinus Pakiding
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19614

Abstract

Abstract—  A geothermal power plant (PLTP) is a plant that uses vapor in the earth as the main energy. Vapor which in the earth is supplied from production well through steam transmission system which then passing steam receiving header. When there is excessive pressure in the steam receiver, then the steam will be dump away to Vent Structure. Steam then get flowed to the Separator which serves to separate the vapor with water. The separation water is called brine. Brine from separator is streamed to the settling basin. Then vapor comes in to the Scrubber, which serves to separate moisture that contained in vapor, so then the vapor is expected clean and dry, which will be include in the steam turbine. A geothermal power plant (PLTP) especially PLTP 5 and 6 Lahendong are the new built geothermal power plant as part of the 35.000 MW program from the government. Therefore need to know how much the thermal efficiency that contain in the power plant and how to increase its efficiency. This research will discuss thermal efficiency analysis of PLTP 5 and 6 Lahendong through state level analysis with a thermodynamic approach and analysis in each process of the plant.Keywords: Geothermal Plant, Thermal Efficiency, Thermodynamic, Vapor.Abstrak­— Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) adalah pembangkit yang menggunakan energi panas dari dalam bumi. Uap panas dari dalam perut bumi di suplai dari sumur produksi melalui sisterm transmisi uap yang kemudian melewati steam receiving header. Bila terjadi tekanan berlebih di dalam steam receiver maka uap akan dibuang melalui Vent Structure. Dari Steam Header uap kemudian dialirkan ke separator yang berfungsi untuk memisahkan uap dengan air. Air hasil pemisahan tersebut disebut brine. Brine dari separator tersebut kemudian dialirkan meuju ke kolam pengendapan atau Settling Basin. Kemudian uap masuk ke Scrubber, yang berfungsi untuk memisahkan moisture yang terkandung dalam uap, sehingga diharapkan uap bersih dan kering yang akan masuk ke dalam Turbin uap. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) khususnya PLTP 5 dan 6 Lahendong merupakan unit pembangkit yang baru dibangun sebagai bagian dari program 35.000 MW dari pemerintah. Sebab itu perlu diketahui berapa besar efisiensi thermal yang terdapat di pembangkit tersebut dan cara peningkatan efisiensinya. Penelitian ini akan membahas analisa efisiensi thermal dari PLTP 5 dan 6 Lahendong melalui analisa tingkat keadaan dengan pendekatan termodinamika dan analisa di tiap proses pembangkit tersebut. Kata Kunci : Efisiensi Thermal, PLTP, Termodinamika, Uap Panas

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 11 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 3 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 3 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 3 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 4 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 3 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 4 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 7 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 6 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 5 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 3 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 5 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 4 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 3 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 5 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 4 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 4 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer More Issue