cover
Contact Name
Brave A. Sugiarso
Contact Email
brave@unsrat.ac.id
Phone
+6282195447295
Journal Mail Official
ejournal.elektro@unsrat.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/elekdankom/about/editorialTeam
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
ISSN : 23018402     EISSN : 2685368X     DOI : 10.35793
This e-journal is a publication and information forum for papers, theses, research, planning, and design concepts, as well as analysis from students, lecturers, or other writers. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including : Electronics engineering, Computer engineering, Computer science, Power engineering, Control engineering, Artificial Engineering
Articles 447 Documents
Rancang Bangun Catu Daya DC Menggunakan Mikrokontroler ATmega 8535 Ely P. Sitohang; Dringhuzen J. Mamahit; Novi S. Tulung
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19615

Abstract

Abstract — In this research, a DC power supply system using ATmega 8535 microcontroller is used as main control device, 4x4 matrix keypad as set-point input and 2x16 LCD to display power supply value using CVAVR software as program. The result can be obtained is to show the average value of the voltage difference that is supplied from 0 to 12 V. The system of unpowered DC power supply in multimeter value is equal to; 0.0700 Volts and 0.0214 Volts and when given a resistor load of 100 Ω in multimeter value respectively of; 0.0700 Volt and 0.0303 Volt. Keywords —ATmega 8535, CAVR, Microcontroller, Power Supply.   Abstrak — Dalam penelitian ini dirancang sebuah system catu daya DC dengan menggunakan mikrokontroler ATmega 8535 sebgai device kendali utama, keypad matrix 4x4 sebagai input setpoint dan LCD 2x16 untuk tampilan nilai catu daya menggunakan perangkat lunak CVAVR sebagai program. Hasil yang dapat diperoleh adalah memperlihatkan nilai rata-rata selisih tegangan yang disuplai dari 0 sampai 12 V. Sistem catu daya DC tanpa beban pada multimeter nilainya masing-masing sebesar; 0.0700 Volt dan 0.0214 Volt dan saat diberi beban resistor 100 Ω pada multimeter nilainya masing-masing sebesar; 0.0700 Volt dan 0.0303 Volt.      Kata    kunci    —    ATmega     8535,    CAVR,    Catu     Daya, Mikrokontroler.
Kestabilan Kendali PID Untuk Sistem Navigasi Pada Robot Underwater ROV (Remotely Operated Vehicle) Yeheskiel Colia; Vecky C. Poekoel; Jane Litouw
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19890

Abstract

Abstract — Underwater robot based remotely operated vehicle (ROV) is an instrument of mini-sized diving. ROV is commonly used for exploration, observation and monitoring of underwater objects. Applications of the ROV are diverse require a stable and reliable system to support its activities, especially when navigating and maneuvering. In this research designed ROV that aims to maintain stability using PID controllers. Based on the design and testing of ROV made got good value of PID constant to keep stability to navigate and maneuver for P = 2.2, I = 0.5, and D = 0.1. Another result of this research found that the use of PID in the system can save memory on the controller, and the system responds more quickly when executing the command. Keywords — Arduino Mega 2560, PID controller, ROV,Underwater Robot Abstrak — Robot bawah air yang berbasis remotely operated vehicle (ROV) merupakan instrumen berupa wahana selam berukuran mini. ROV biasa digunakan untuk eksplorasi, observasi dan monitoring objek bawah air. Aplikasi dari ROV yang beragam tersebut membutuhkan sistem yang stabil dan dapat diandalkan untuk menunjang aktivitasnya, khususnya pada saat melakukan navigasi dan manuver. Pada penelitian ini dirancang ROV yang bertujuan untuk menjaga kestabilan menggunakan pengendali PID. Berdasarkan perancangan dan pengujian ROV yang dibuat didapatkan nilai konstanta PID yang baik untuk menjaga kestabilan bernavigasi dan bermanuver sebesar P= 2.2, I= 0.5, dan D= 0.1. Hasil lain dari penelitian ini didapatkan bahwa penggunaan PID dalam sistem dapat menghemat memori pada kontroler, dan sistem merespon lebih cepat saat mengeksekusi perintah.Kata kunci — Arduino Mega 2560, Pengendali PID, ROV,  Robot bawah Air
Analisa Koordinasi Isolasi Peralatan di Gardu Induk Teling 70 kV Brando Alexsander; Lily S. Patras; Fielman Lisi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19891

Abstract

Abstract                            Along with the development of the era, the need for electrical energy continues to increase, with the increasing demand for electrical energy, the power system must also be adequate for the reliability of power systems can also grow. In the substation there is a setting of coordination Isolation. The Isolation must be planned and arranged appropriately, so that the isolation coordination within the substation can work optimally.Isolation planning in the Parent Station Teling, aims to create a system whose parts, respectively and each other have an insulation resistance such that in every operational condition the quality of service / supply of electricity can be achieved with a minimum cost possible. This analysis is used to improve high security and economical prices work by limiting the surge of over voltage and discharge to the ground and must be able to drain without making equipment damage. Keywords: arrester, BIL, coordination of isolation, over voltage AbstrakSeiring dengan berkembangnya zaman, kebutuhan akan energy listrik terus meningkat, dengan meningkatnya kebutuhan akan energy listrik maka sistem tenaga listrik juga harus memadai agar kehandalan sistem tenaga listrik juga dapat berkembang. Dalam gardu induk terdapat settingan koordinasi Isolasi. Perhitungan harus direncanakan dan diatur dengan tepat, agar koordinasi isolasi yang berada dalam gardu induk dapat bekerja optimal.                Perhitungan Isolasi di Gardu Induk Teling, bertujuan untuk menciptakan suatu sistem yang bagian-bagiannya,masing-masing dan satu sama lainnya mempunyai ketahanan isolasi yang sedemikian rupa sehingga dalam setiap kondisi operasi kualitas pelayanan/penyedian tenaga listrik dapat dicapai dengan biaya yang seminimum mungkin. Analisa ini digunakan untuk meningkatkan keamanan yang tinggi dan harga yang ekonomis bekerja dengan membatasi surja tegangan lebih dan mengalirkannya (discharge) ketanah dan harus mampu mengalirkan tanpa membuat peralatan mengalami kerusakan.Katakunci : arrester, BIL, koordinasi isolasi, tegangan lebih,
Penilaian Mutu Cengkih Menggunakan Citra Digital Priscilia A.L. Pesik; Vecky C. Poekoel; Muhamad D. Putro
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19902

Abstract

Abstract — Digital image processing is very helpful for human work, including in the field of post-harvest agriculture by classifying the type and quality of crops equally not only based on the objective assessment of farmers. Assessment of the quality of cloves using digital images is a system that can facilitate farmers in determining the quality of cloves. The quality assessment of cloves is classified based on the results of the detection of clove size and color. The process to detect the size and color of cloves using HSV method is to compare the threshold value of H and S from the brown color image for the detection of size and white image for color detection of cloves with clove samples. The threshold used to detect a good clove size is a H value from 0.01 to 0.07 and a S value from 0.1 to 0.6 whereas the threshold for detecting the white color found in the cloves is the H value from 0.6 to 1 and the S value is from 0 to 0.15. The accuracy of clove quality assessment system using digital image is 92.50%, with the correct number of 37 samples from 40 samples of cloves.Keywords — Cloves, Digital Imagery, HSV, Quality Assessment Abstrak — Pengolahan citra digital sangat membantu pekerjaan manusia termasuk dalam bidang pertanian pasca panen yaitu dengan mengklasifikasikan jenis dan mutu tanaman secara sama rata bukan hanya berdasarkan penilaian objektif dari petani. Penilaian mutu cengkih menggunakan citra digital adalah sistem yang dapat mempermudah petani dalam menentukan kualitas cengkih. Pada penelitian ini penilaian mutu cengkih diklasifikasikan berdasarkan hasil deteksi ukuran dan warna cengkih. Proses untuk mendeteksi ukuran dan warna cengkih menggunakan metode HSV yaitu dengan membandingkan nilai threshold H dan S dari citra kulit cengkih yang berwarna cokelat untuk deteksi ukuran dan citra berwarna putih untuk deteksi warna cengkih dengan sampel uji cengkih. Threshold yang digunakan untuk mendeteksi ukuran cengkih yang baik adalah nilai H dari 0.01 sampai 0.07 dan nilai S dari 0.1 sampai 0.6 sedangkan threshold untuk mendeteksi warna putih yang terdapat pada cengkih yaitu nilai H dari 0.6 sampai 1 dan nilai S dari 0 sampai 0.15. Keakuratan sistem penilaian mutu cengkih menggunakan citra digital bernilai 92.50%, dengan jumlah benar 37 sampel dari 40 sampel cengkih.Kata kunci — Cengkih, Citra Digital, HSV, Penilaian Mutu
Kotak Penyimpanan Uang Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Yohanes C. Saghoa; Sherwin R.U.A. Sompie; Novi M. Tulung
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19904

Abstract

Abstract—Eventhough there are a lot of practical money storage media, but there are also people who like to save money in Money Storage Box.. Then it needs to be made a Money Storage Box that is based arduino uno microcontroller. This tool can provide information on the amount of money saved and equipped with a PIN as a security system. In the design Tool will use the sensor TCS3200 as a sensor to read the value of the money entered in accordance with the color, for information of the amount of the money will be used LCD  as a view. To lock the money box will be used Selenoid and Relay so that is not easy to open. to enter the pin and set the amount of money, will use Keypad 4x4 Servo SG 90 to open and close the entrance of money. for the time display will be used RTC Ds1307. While to control the entire system used  microcontroller.Keywords—Keypad 4x4, LCD 20x4, Money Storage Box, Microcontroller Arduino Uno, Sensor TCS3200. Abstrak—Meski sudah banyak media penyimpanan uang yang praktis, tetapi masih ada yang suka menyimpan uang di Kotak Penyimpanan Uang. Untuk itu dibuatlah kotak penyimpanan uang yang berbasis mikrokontroler arduino uno. Alat ini dapat memberikan informasi jumlah uang yang disimpan serta di lengkapi dengan PIN sebagai Pengaman. Dalam perancangan, menggunakan sensor TCS3200 untuk membaca nilai uang yang dimasukan sesuai dengan warna, untuk informasi jumlah uang, digunakan LCD Sebagai tampilan. Untuk mengunci kotak uang akan digunakan Selenoid dan Relay agar tidak mudah dibuka. untuk memasukan pin dan menset jumlah uang, menggunakan Keypad 4x4. Servo SG 90 untuk membuka dan menutup lubang masuknya uang. untuk tampilan waktu digunakan RTC Ds1307. untuk mengontrol seluruh system digunakan microcontroller.Kata Kunci—Kotak Penyimpanan Uang, Keypad 4x4, LCD 20x4, Microcontroller Arduino Uno, Sensor TCS3200.
Perancangan dan Pembuatan Trainer Praktikum Dasar Elektronika di Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi Divers S. Badaruni; Janny O. Wuwung; Dringhuzen J. Mamahit
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19913

Abstract

Abstract— Basic electronics is a science that studies the basics of electronics engineering is very important for the course in one lab in the Laboratory of Electronics and Instrumentation. The visual tool created in this Final Project is very useful for students as a lecture of electronic engineering which is very helpful for students to understand the circuit, the physical form of components and basic measurement of electronics and basic measurement of weak currents. In this final project has succeeded in realizing a Basic Electronic Trainer that is used as a tool of basic electronics practicum. This practical tool can be used to assemble a basic set of electronics as an early stage in knowing and learning about the world of electronics.Keywords: Basic Electronics Trainer, Electronic Components,  Practical Viewer Tools, Trainer. Abstrak—Dasar elektronika adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang dasar – dasar teknik elektronika yang sangat penting bagi mata kuliah dalam salah satu praktikum di Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi.. Alat Peraga yang dibuat pada Tugas Akhir  ini sangat berguna bagi mahasiswa sebagai sarana perkuliahan teknik elektronika yang mana sangat membantu mahasiswa untuk memahami rangkaian, bentuk fisik komponen dan pengukuran dasar elektronika serta pengukuran dasar arus lemah. Pada proyek akhir ini telah berhasil di realisasikan sebuah Trainer Dasar Elektronika yang digunakan sebagai alat peraga praktikum dasar elektronika. Alat peraga praktikum ini dapat digunakan untuk merakit sebuah rangkaian dasar elektronika sebagai tahap awal dalam mengenal dan mempelajari tentang dunia elektronika.Kata Kunci: Alat Peraga Praktikum, Komponen Elektronika, Trainer Dasar Elektronika, Trainer.
Rancang Bangun Alat Deteksi Kebisingan Berbasis Arduino Uno Theodorus S. Kalengkongan; Dringhuzen J. Mamahit; Sherwin R.U.A Sompie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.20169

Abstract

Abstract — The development of electronics technology today is growing so fast, and behind all that there are human resources as a developer of electronic technology progress.Noise is a sound or sound that is not desired. Noise based on its influence on humanity can be differentiated into three types: disturbing noise, noise covering, and destructive noise. Limit noise on libraries 45-55 dB (desible). The noise detection tool in this library aims to assist librarians in managing the convenience of the library. Using the Arduino uno sound sensor and microcontroller as the control centerThe purpose in this design is the activity in the library can run quietly with the warning of the noise detection tool .Keywords: Arduino Uno, Decibel, Noise and Mic Condenser.  Abstrak— Perkembangan teknologi elektronika pada zaman sekarang ini berkembang begitu cepat, dan dibalik semua itu terdapat sumber daya manusia  sebagai pengembang kemajuan teknologi elektronika.  Kebisingan adalah bunyi atau suara yang tidak di kehendaki. Kebisingan berdasarkan pengaruhnya kepada manusiadapat di bedakan menjadi tiga jenis yaitu : bising yang mengganggu, bising yang menutupi, dan bising yang merusak. Batas bising pada perpustakaan 45-55 dB (desible). Alat deteksi kebisingan pada perpustakaan ini bertujuan membantu petugas perpustakaan dalam mengatur kenyamanan perpustakaan. Dengan menggunakan sensor suara  dan mikrokontroler Arduino uno sebagai pusat pengontrolan. Tujuan dalam perancangan ini adalah aktivitas dalam perpustakaan dapat berjalan dengan tenang dengan adanya peringatan dari alat deteksi kebisingan. Kata kunci: Arduino Uno, Desibel, Kebisingan dan Sensor Suara.
Analisa Sistem Pentanahan Gardu Induk Teling Dengan Konstruksi Grid (Kisi-kisi) Agus Pranoto; Hans Tumaliang; Glanny M.Ch. Mangindaan
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i3.20765

Abstract

Abstract--- The grounding system of the Teling substation is one of the most important parts in the delivery of electrical quality and continuously. Due to the Teling substation must work well together by using a large disturbance that result in the computer equipment that is the main cause of damage to the substation equipment. This is due to the ineffectiveness of the grounding system, which is due to the earth resistance greater than the standard IEEE Std 2000-80 limit of 0-1 ohm. Therefore it is necessary to do an analysis of whether the grounding system of substation Teling still meet the above favorable standards.In this final project, the system analysis is done by using the grid construction method by considering the mesh voltage, voltage, maximum grid, GPR, and soil resistivity. From the research result, it is found that the grounding system of the grounding system resistance of substation equipment that meets the standard is 0.10 Ω to 0.8 Ω, compared with the calculation of the grid of groundless grid of ground resistance grid (Rg = 0.47 Ω) and earthing grid with grounding rod (Rg = 0.18Ω). The maximum grid current of the ground substation is capable of delivering power to the ground up to 9307.8 A, with a grid size of conductor 38.72 mm2Keywords: GPR, Ground, Grid, Substation, Step Voltage, Touch Voltage Abstrak---- Sistem pentanahan pada gardu induk Teling adalah salah satu dari bagian penting dalam penyaluran kualitas listrik dan secara kontinyu. Dikarenakan gardu induk Teling harus bekerja sama dengan baik dengan menggunakan gangguan yang besar yang berakibat pada peralatan komputer yang menjadi penyebab utama kerusakan pada peralatan gardu induk. Hal ini diakibatkan oleh tidak bekerjanya sistem pentanahan dengan baik, yaitu akibat resistansi pentanahan lebih besar dari batasan standar yaitu 0-1 ohm. Oleh karena itu perlu dilakukan satu analisis apakah sistem pentanahan gardu induk teling masih memenuhi standar yang menguntungkan diatas.Dalam tugas akhir ini, dilakukan analisis sistem secara khusus gardu induk Teling menggunakan metode konstruksi grid dengan mempertimbangkan tegangan mesh, tegangan, grid maksimum, GPR, dan resistivitas tanah. Dari hasil penelitian yang diperoleh adalah sistem pentanahan nilai resistansi sistem pentanahan peralatan gardu induk yang memenuhi standar yaitu 0,10 Ω sampai 0,8 Ω, dibandingkan dengan hasil perhitungan yaitu grid pentanahan tanpa batang pentanahan grid resistansi (Rg = 0,47 Ω) dan pentanahan grid dengan batang pentanahan (Rg = 0,18Ω). Arus grid maksimum pentanahan gardu induk teling yang mampu mengalirkan tenaga ke tanah hingga 9307,8 A, dengan ukuran grid konduktor 38,72 mm2Kata Kunci: GPR, Pentanahan, Grid, Gardu Induk, Tegangan langkah, Tegangan sentuh
Analisa Daerah Lindung dan Grounding Pada Tower Transmisi Akibat Terjadinya Back Flashover Renaldi P. Luntungan; Lily S. Patras; Glanny M.Ch. Mangindaan
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i3.20766

Abstract

Abstract − Lightning is a natural phenomenon caused by the presence of electric charges in the atmosphere that has a very large current and a very short time, thus causing fatal damage especially on electrical equipment in the open air. Any lightning discharge occurring within the cloud, between clouds and clouds to the ground, will generate electrical radiation with a very wide frequency spectrum (in the order of kHz to MHz order). Therefore, lightning often causes interference in the transmission line. The disturbance caused by direct stroke on SUTT ground wire is a back flashover phenomenon. Back flashover phenomenon occurs when the voltage on the channel isolator is greater than or equal to the critical voltage of flashover (critical flashover) so that a flashover occurs in the isolator.From the analysis of grounding conditions on the tower No. 62 SUTT 70KV transmission Tomohon - Teling direction impacted Back Flashover, because the value of grounding measurement resistance is 7.1 Ω has a difference exceeding the standard value of grounding resistance of ≤ 5 Ω of the default value set.Keywords − Back Flashover, Ground wire, Grounding resistance Abstrak − Petir adalah suatu fenomena alam yang disebabkan karena adanya muatan elektrik di atmosfir yang memiliki arus sangat besar dan waktu yang sangat singkat, sehingga menimbulkan kerusakan yang fatal terutama pada peralatan listrik di udara terbuka. Setiap peluahan petir yang terjadi di dalam awan, antar awan maupun dari awan ke tanah, akan memunculkan radiasi elektrik dengan spektrum frekuensi sangat lebar (dalam orde kHz hingga orde MHz). Oleh sebab itu, petir seringkali menyebabkan gangguan pada saluran transmisi. Gangguan yang disebabkan oleh sambaran langsung (direct stroke) pada kawat tanah SUTT adalah fenomena back flashover. Fenomena back-flashover terjadi bila tegangan pada isolator saluran lebih besar atau sama dengan tegangan kritis lompatan api (critical flashover) sehingga lompatan api terjadi pada isolator tersebut.Dari hasil analisa kondisi grounding pada tower No.62 SUTT 70KV transmisi jurusan Tomohon – Teling berdampak terjadi Back Flashover, karena Nilai resistansi pengukuran pentanahan adalah sebesar 7,1 Ω memiliki perbedaan melebihi nilai standar resistansi pentanahan sebesar ≤ 5 Ω dari nilai standar yang di tetapkan.Kata kunci − Back Flashover, Kawat tanah, Tahanan pentanahan.
Penataan Dan Pengembangan Instalasi Listrik Fakultas Teknik UNSRAT 2017 Andersen D. Prok; Hans Tumaliang; Marthinus Pakiding
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i3.20767

Abstract

Abstract— Electrical installation is one part of the power system, its application to buildings and electrical equipment. Can help distribute electrical energy to be used by consumers. To install of installations suitable for general use of electrical installation (PUIL), Indonesian National Standart (SNI), and aesthetic neatness of installation. Problems in electrical installation are still widely found in the field, in the faculty of UNSRAT techniques found probles in the installation of electrical installation, such as the neatness of the electrical installation path and the setting in the faculty of engineering building. This problems can not be shared, so the power obtained can not be utilized as it should be. Recognized with the problems of electric power installation in the faculty of engineering I took the title oft thesis “Arrangement And Development Of Electricity Faculty Of Engineering UNSRAT 2017”. From my research on electrical installation in the main buildings of faculty of UNSRAT technique, found the division in the main building faculty of UNSRAT engineering not per floor erratic. Observation made to know the division path, Main Panel Distribution (MDP) and Sub Panel Distribution (SDP). Structuring needs to be done for the appropriate division, according to the standarts and potential of  solar cell development as a backup source in the engineering faculty can be considered for the foreseeable future.   Keywords : Development, Electric Power Installation, Faculty Of Engineering UNSRAT, Structuring.Abstrak— Instalasi listrik merupakan salah satu bagian dari sistem tenaga listrik, penerapannya terhadap bangunan dan peralatan tenaga listrik. Instalasi listrik membantu menyalurkan energi listrik agar dapat digunakan oleh konsumen. Pemasangan instalasi listrik yang sesuai standar harus menggunakan persyaratan umum instalasi listrik (PUIL), Standart Nasional Indonesia (SNI) serta estetika kerapihan pemasangan. Masalah dalam instalasi tenaga listrik masih banyak ditemukan dilapangan, di fakultas teknik unsrat ditemukan masalah dalam pemasangan instalasi listrik yang dilakukan, antara lain masalah kerapihan jalur instalasi listrik, dan pengaturan pembagian beban di gedung fakultas teknik, masalah ini mengakitbatkan pembagian tiap fasa tidak seimbang sehingga daya yang didapat tidak dapat di manfaatkan sebagai mana mestinya. Berdasarkan dengan masalah instalasi tenaga listrik di fakultas teknik saya mengambil judul skripsi “ Penataan dan Pengembangan Instalasi Listrik Fakultas Teknik Unsrat 2017”. Dari penelitian yang saya lakukan terhadap masalah instalasi listrik di bangunan utama fakultas teknik unsrat, di temukan pembagian beban di gedung utama fakultas teknik unsrat tidak per lantai melainkan tidak menentu, Observasi yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui jalur pembagian beban, besaran arus pada Main Distribution Panel (MDP) serta  Sub Distribution Panel (SDP). Penataan perlu dilakukan untuk pembagian beban yang seimbang dan sesuai standar dan potensi pengembangan solar cell sebagai sumber daya cadangan di fakultas teknik dapat di pertimbangkan untuk kedepan.Kata kunci— Fakultas Teknik UNSRAT, Instalasi tenaga listrik, Penataan, Pengembangan.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 11 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 3 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 3 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 3 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 4 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 3 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 4 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 7 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 6 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 5 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 3 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 5 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 4 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 3 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 5 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 4 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 4 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer More Issue