cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Search results for , issue "Vol 1 (2018): Hilirisasi " : 75 Documents clear
Peningkatan Knowledge Dan Skill Natural Terapi Dalam Kelas Edukasi Lestari Puji Astuti; Dyah Ayu W; Dewi Mayangsari; Durrotun M; Anita Indra Afriani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelas edukasi natural terapi adalah sarana yang digunakan untuk memfasilitasi warga dan dapat digunakan untuk mengurangi masalah dengan cara non farmakologi melalui kader. Tujuan umum dari edukasi natural terapi adalah mengedukasi kader untuk menangani masalah dengan cara non farmakologi. Pada Bidan dan kader hamil pemeriksaan antenatal sangat penting dilakukan karena untuk mengetahui perkembangan janin dan kesehatan Bidan dan kader. Seiring dengan perkembangan teknologi kesehatan pada Bidan dan kader hamiltidak hanya fokus pada pemeriksaan antenatal saja tetapi juga pada kesehatan fisik dan relaksasi. Puskesmas Kedungmundu merupakan salah satu Puskesmas yang berada di Wilayah binaan STIKES Karya Husada Semarang. Salah satu Program Puskesmas ini melayani kesehatan Bidan dan kader dan anak. Dalam melayani kesehatan Bidan dan kader dan anak, STIKES Karya Husada mempunyai pengembangan di Natural Therapy. Untuk mewujudkan tri dharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian masyarakat, dosen STIKES Karya Husada pada departemen obstetric dan anak merencanakan pengabdian masyarakat dalam bentuk “Peningkatan Pengetahuan Dan Ketrampilan Bidan Dan Kader Kesehatan Dalam Natural Terapi’
Aspek Hukum Rekam Medis Elektronik di RSUD Dr Moewardi Sri Wahyuningsih Nugraheni; Nurhayati Nurhayati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis merupakan dokumen hukum, sehingga dokumen rekam medis dalam bentuk konvensional maupun elektonik harus dijaga keamanannya. Aspek hukum rekam medis elektronik di RSUD Dr Moewardi berdasarkan aspek integrity belum memfasilitasi perubahan informasi karena penghapusan tidak dapat dilakukan dalam RekamMedis Elektronik (RME). Selain itu dari aspek authentication, belum terdapat fasilitas tanda tangan elektronik. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka tujuan penelitian adalah menganalisis RME di RSUD Dr Moewardi berdasarkan aspek keamanan informasi elektronik meliputi privacy, integrity, authentication, availability, access control dan non repudiation. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif untuk menggali lebih mendalam keamanan RME menggunakan aspek keamanan informasi elektronik meliputi privacy, integrity,authentication, availability, access control dan non repudiation. Informan utama dalam penelitian ini adalah kepala instalasi rekam medis dan petugas pelaporan, sedangkan informasn triangulasi adalah petugas PDE dan coder. Data primer dalam penelitian ini adalah hasil wawancara mendalam, sedangkan data sekunder melalui observasi RME dan telaah dokumen. Pengolahan data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Analisis data menggunakan content analysis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aspek privacy: penjagaan informasi dari pihak yang tidak memiliki hak akses melalui username dan pasword bagi tiap pengguna, aspek integrity: penghapusan data belum dapat terfasilitasi, aspek authentication: akses terhadapinformasi menggunakan Personal Identification Number (PIN), aspek availability: aspek ketersediaan dapat terfasilitasi namun belum maksimal, aspek access control: access control sudah terfasilitasi dengan adanya keterbatasan hak akses pengguna, dan aspek non repudiation: identifikasi terhadap pihak yang melakukan pengisian dan perubahan informasi belum maksimal.
Analisa Performa Jaringan 4G LTE Berbagai Provider Seluler di Area Kota Yogyakarta Ari Sugiharto; Ikrima Alfi
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi telekomunikasi seluler telah berkembang ke generasi keempat, yaitu jaringan 4G. Meskipun hampir semua operator penyedia layanan telekomunikasi seluler telah menyatakan bahwa mereka siap dengan jaringan 4G, pada kenyataannya, tidak semua area di kota Yogyakarta tercakup oleh layanan jaringan 4G. Kondisi ini dikeluhkan oleh banyak pengguna. Kinerja jaringan 4G di wilayah Yogyakarta perlu ditelusuri lebih lanjut sehingga pemanfaatannya lebih optimal dan tidak mengecewakan pengguna jaringan. Penelitian ini menganalisis kinerja jaringan 4G LTE dari berbagai operator layanan telepon seluler di wilayah KotaYogyakarta, diwakili oleh dua operator. Parameter kinerja yang diukur adalah Daya Sinyal Referensi yang Diterima (RSRP) dan Referensi Sinyal yang Diterima Berkualitas (RSRQ). Dalam studi ini tes drive dilakukanuntuk menentukan kualitas sinyal seluler di berbagai daerah yang mewakili daerah perkotaan, suburban dan perkotaan padat di kota Yogyakarta. Dari hasil pengukuran tes drive, kesimpulan dari hasil tes untuk operator A, RSRP nilai maks -57dBm, RSRP min -117 dBm, RSRP rata-rata -85.35dBm, RSRQ max -4 dBm, RSRQ min 23dBm, dan RSRQ rata-rata -13,02 dBm. Sedangkan untuk operator B diperoleh nilai maks RSRP -51 dBm, RSRP min -105 dBm, RSRP rata-rata 76,92 dBm, RSRQ max -4 dBm, RSRQ min -21 dBm, dan RSRQ ratarata-8,94 dBm.Kata kunci: 4G LTE, performa jaringan,RSRP, RSRQ.
INTENSITAS NYERI HAID PRIMER MELALUI SENAM DISMENORORREA PADA MAHASISWI DI PONDOK PESANTREN K.H SAHLA ROSJIDI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Sri Rejeki; Eldaniati Eldaniati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dhysmenorhea Seringkali dimulai segera setelah mengalami menstruasi pertama (menarche). Biasanya masa menstruasi pertama terjadi sekitar umur 12 atau 13 tahun, atau kadangkadanglebih awal atau kemudian. Intensitas rasa nyeri yang berlebihan yang berlebihan akibat dari dismenorrea pada perempuan seringkali menganggu aktifitas sehari-hari sehingga berdampak terhadap produktifitas perempuan.Oleh karena itu penting tindakan penurunan intensitas nyeri.  senam dismenorea merupakan salah satu bentuk relaksasi yang sangat dianjurkan untuk perempuan yang sedang mengalami nyeri haid.Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ke Efektifitasan Senam Dismenorea Terhadap Intensitas Nyeri Haid Primer Pada Mahasiswi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan desain One Group pre-test post-test , sebanyak38 orang sebagai sampel diberikan intervensi senam dismenorea selama 20 menit. Teknik analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji Wilcoxon. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai yang signifikan (Z= -5,517, P = 0,000 (P value <0,05)) yang artinya nilai P <0,05, sehingga  dapat disimpulkan bahwa ada terdapatperbedaan yang bermakna antara senam disemnorea terhadap penurunan intensitas nyeri haid dismenorea. Saran: senam dismenorea merupakan salah satu terapi non farmakologi yang sangat dianjurkan bagi perempuan yang mengalami dismenorea dilakukan 1 minggu sebelum mengalami menstruasi, dilakukan sebanyak 4 kali pada pagi dan sore hari selama 20 menit.
Rehabilitasi Sub DAS Kritis Pada Kawasan Pegunungan Muria Dengan Pendekatan Teknologi Agroforestri Berbasis Pada Potensi Sumber Daya Hendy Hendro HS; Untung Sudjianto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muria adalah nama pegunungan yang ada disemenanjung utara pulau Jawa. Secara administratif masuk kedalam3 wilayah Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Jepara, Kabupaten Kudus, danKabupaten Pati. Jika dilihat dari managemen DAS kawasan pegunungan Muria terbagi dalam 52 Sub DAS, 7diantaranya merupakan Sub DAS prioritas atau kritis. Sub DAS kritis tersebut yaitu (1) Sub  DAS Srep (2) SubDAS Piji, (3) Sub DAS Sani, (4) Sub DAS Gungwedi, (5) Sub DAS Tayu, (6) Sub DAS Gelis, dan (7) Sub DASMayong. Sumber penyebab terjadinya Sub DAS kritis selain disebabkan oleh faktor alam seperti topografi(kemiringan lereng), curah hujan, jenis tanah dan tutupan vegetasi, juga disebabkan oleh faktor manusiaterutama akibat adanya penggunaan lahan yang tidak memperhatikan kaidah konservasi dan penggunaannyatidak sesuai dengan keperuntukan dan kemampuan lahannya. Metodologi pengumpulan data mengunakanParticipatory Rural Appraisal (PRA), Identifikasi dan Analisis Kondisi Eksisting, serta Identifikasi Potensi.  Untuk mengatasi Sub DAS kritis dibutuhkan upaya konservasi dan rehabilitasi salah satunya denganmenggunakan teknologi sistem agroforestri yang berbasis pada potensi sumber daya. Manfaat melakukanrehabiltasi Sub DAS kritis dengan menggunakan teknologi agroforestrI berbasis pada potensi sumber daya dapatmengembalikan kelestarian lingkungan, sekaligus dapat meningkatkan sosial-ekonomi masyarakatKata kunci: rehabilitasi, sub DAS kritis, agrofoerstri, potensi sumber daya
Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Produksi Nugget Tempe KWT Rahayu Bangunharjo Improvement of Capacity and Quality of Nugget Tempe Production in KWT Rahayu Bangunharjo Ari Zaqi Al Faritsy; Yohanes Anton Nugroho; Ari Sugiharto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini akan menyampaikan bagaimana peningkatan kapasitas dan kualitas produksi melalui ProgramKemitraan Masyarakat yang bekerjasama dengan Kelompok Wanita Tani Rahayu Desa Bangunharjo,Kabupaten Bantul. Dalam program ini telah berhasil diimplementasikan suatu mesin untuk menggiling tempe,sehingga tempe siap diolah menjadi nugget tempe. Penggunaan mesin telah mampu meningkatkan kapasitasproduksi secara signifikan, dari 1 kg/jam menjadi 3 kg/jam. Melalui tulisan ini penulis mencoba menunjukkanhasil perancangan dan implementasi mesin pengolah nugget tempe tersebut. Melalui mesin penggiling bahannugget tempe, pembuatan nugget tempe menjadi lebih cepat dan lebih efektif. Selain implementasi mesin, telahdilakukan upaya pendampingan dalam penyusunun standart operating procedure dalam melakukan produksinugget tempe, sehingga kualitas produk yang dihasilkan dapat seragam dan lebih baik.Kata kunci: nugget tempe, mesin penggiling, kuantitas produksi, kualitas produk
Program Penerapan Teknologi Tepat Guna Untuk Produksi Makanan Olahan Hasil Pertanian Di Magelang Samuel Beta Kuntardjo; - Suharto; - Sarana; - Paryono
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sub-sektor yang sangat penting dikembangkan untuk mendukung pembangunan pertanian adalah industri pengolahan hasil pertanian. Industri makanan di Magelang sangat beragam mulai dari olahan singkong, umbi ketela ungu, kimpul, pisang, kentang, beras ketan, dsb. Pembangunan industri makanan diharapkanmampu menyerap hasil pertanian yang diusahakan petani, memberikan nilai tambah terhadap produk pertanian, membuka kesempatan kerja, sumber devisa sekaligus menyediakan produk pangan yang semakin beragam. Permasalahan dalam penerapan teknologi pengolahan hasil pertanian, pekerjaan dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama, jumlah terbatas, kualitas rendah, dan tidak menjamin kontinyuitas.  Tujuan Diseminasi program Teknologi ke Masyarakat secara umum untuk  Hilirisasi produk hasil penelitian terapan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing kelompok usaha bersama (KUB) Sido Mulyo, Industri kecil menengah (IKM) Rustam KUB Kabupaten Magelang. Metode pelaksanaan dengan studi pendahuluanterhadap permasalahan, pengembangan solusi, implementasi, dan evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada aspek produksi dan aspek manajemen. Hasil kegiatan dari aspek produksi telah meningkan efisiensi produksi 30% dari sebelumnya. Dari aspek manajemen meningkatkan pemahaman terhadap administrasi keuangan, sertifikat pangan industri rumah tangga (PIRT), sertifikat halal, merk, label kemasan untuk makanan olahan hasil pertanian. Kata kunci: Teknologi tepat guna, pertanian, daya saing, produktifitas.
Uji Performa Motor Bensin Berbasis Pengolahan Data Menggunakan Program LabVIEW Nana Supriyana; - Mastur
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja mesin bensin ditunjukkan dalam data Torsi dan Power, berbagai metode dilakukan untuk memperoleh data performa mesin bensin yang mengukur output komponen crankshaft, suhu inlet dan outlet ruang bakar dan suhu lingkungan. Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data kinerja pada mesin bensin empat langkah menggunakan perangkat lunak LabVIEW dan data akuisisi menggunakan NI DAQ USB 6008 Instrumen Nasional produk sebagai pengolahan data. Penggunaan beberapa komponen seperti rotasi sensor induksi kedekatan, sensor suhu dan sensor induksi tegangan tinggi, komponen penguat tegangan sensor dengan tipe chassis Roller Dynamometer Inertia. Hasil data performa mesin bensin berupa torsi dan daya dapat dibaca pada alat uji dinamometer data torsi mulai membaca pada putaran 3500 RPM dengan nilai sekitar 10,65 Nm dan nilai maksimum pada putaran 7500 RPM adalah 14,84 Nm. sedangkan data Power pada 3500 putaran adalah 5,6 HP dan nilai maksimumnya adalah 8500 RPM rotasi dengan nilai 16,9 HP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkat lunak LabVIEW pada tes performa mesin bensin tidak jauh berbeda dengan karakteristik mesin bensin.Kata kunci: Kinerja, LabVIEW, Dynamometer.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak dan Fraksi Daun Manggis (Garcinia mangostana) terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa Ghani Nurfiana Fatma Sari; Taufik Turahman
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infectious diseases are still one of the important public health problems to be considered, especially in developing countries. Mangosteen Leaves (Garcinia mangostana L.) is one of the well-known plants that are useful as antioxidants, antibacterial, and anticancer. This study aims to determine the chemical content and antibacterial activity of ethanol extract, n-hexane fraction, ethyl acetate and water of mangosteen leaves (Garcinia mangostana L.) on diffuse Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa. Mangosteen leaves were extracted by maceration using 96% ethanol then continued by fractionation using a liquid-liquid extraction method. Mangosteen leaf extract and the fraction obtained were then tested for antibacterial activity with a concentration of 12.5%, 25% and 50% using disc diffusion method. The positive control used was ciprofloxacin 5μg / disk and negative control using 5% Tween 80. Identification of compound groups can be done using Thin Layer Chromatography (TLC) method. The results of antibacterial activity testing showed the zone diameter inhibition of gram-positive bacteria generally tends to be greater than gram-negative bacteria. The diameter of the largest inhibitory zone in Staphylococcus aureus bacteria is found in the water fraction of mangosteen leaves at 50% concentration with inhibitory zone diameter (10 mm), in Pseudomonas aeruginosa bacteria found in the water fraction and extract with a concentration of 50% has a inhibitory power of (8 mm). The TLC test results showed that in the extracts and fractions of mangosteen leaves contained flavonoids, saponins and steroids.
Manfaat Baby Spa Dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Dan Menyusu Isy Royhanaty; Gretta Oktavia Maharani Putri; Hernika Sary
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kualitas tidur bayi mempengaruhi perkembangan bayi, sebab dengan tidur yang baik, maka bayi akan tumbuh menjadi anak yang berkembang dengan baik pula (Hidayat, 2006). Menyusu adalah cara yang optimal dalam memberikan nutrisi dan mengasuh bayi, dan dengan penambahan makanan pelengkap pada paruh kedua tahun pertama, kebutuhan nutrisi, imunologi dan psikososial dapat terpenuhi hingga tahun kedua dan tahun-tahun berikutnya (Nurul, 2016). Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur dan menyusu bayi adalah dengan memberikan perawatan baby spa (Prasetiyono, 2013). Metode :Jenis penelitian adalah kuantitatif observasional. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2018 di Klinik NGunungpati – Semarang.Populasi adalah bayi usia 3-6 bulan yang melakukan kunjungan baby spa denganjumlah sampel 32 bayi.Instrumen yang digunakanadalah daftar kunjungan baby spa dan lembar observasi. Uji statistikmenggunakan Rank Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p frekwensi baby spa dengan frekwensi tidur adalah 0.005 dengan koefisien korelasi 0.482. Nilai p frekwensi baby spa dengan durasi tidur adalah 0.000 dengan koefisien korelasi 0.842. Nilai p frekwensi baby spa dengan kenyamanan tidur adalah 0.000 dengan koefisien korelasi 0.930. Nilai p frekwensi baby spa dengan frekwensimenyusu adalah 0.000 dengan koefisien korelasi 0.944. Nilai p frekwensi baby spa dengan durasi menyusu adalah 0.000 dengan koefisien korelasi 0.916. Nilai p frekwensi baby spa dengan kenyamanan menyusu adalah0.000 dengan koefisien korelasi 0.883. Kesimpulan: Ada korelasi positif yang signfikan antara frekuensi baby spa dengan kualitas tidur dan menyusu dengan kategori korelasi sedang sampai sangat kuat.