cover
Contact Name
Fuad Zubaidi
Contact Email
fhoead@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
fhoead@yahoo.co.id
Editorial Address
Kampus Bumi Tadulako Tondo, Jl Soekarno Hatta
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 20856962     EISSN : 30314372     DOI : Prefix 10.33292
Core Subject : Social, Engineering,
The journal encourages rigorous, substantial, and original research on any topic related to architecture and urban design or the practice of architecture and design research, both within and between disciplines. It encourages interdisciplinary discussion and interaction in a variety of contexts, including how technology can serve as a medium for contemporary architectural design. The spectrum of topics includes Building Design, Material Technology, Architectural Anthropology, Environmental Behaviour, Green Architecture, and Landscape Architecture
Articles 123 Documents
Teori Dan Metode Perancangan Le Corbusier Luthfiah
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 4 No 1 Maret (2012): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v4i1 Maret.147

Abstract

Teori dan metoda seorang arsitek dalam merancang karya-karyanya, dapat dipahami dengan menelaah tentang biografi arsitek tersebut untuk mengetahui latar arsitekturnya, mendengar atau membaca pernyataan-pernyataan arsitek tersebut tentang apa yang menjadi dasar perancangannya, serta membedah karya-karya arsitek tersebut untuk mengetahui hal-hal fundamental dalam setiap karya-karyanya. Ketiga metoda ini akan digunakan untuk mengetahui dan memahami teori, metoda dan aplikasi dari seorang arsitek Ada tiga dasar yang digunakan Le Corbusier dalam merancang karyanya, yaitu: Nature & Natural Light, Scale & Geometry dan Movement. Untuk menerjemahkan “Nature & Natural Light” dalam rancangan, Le Corbusier selalu mempelajari Kondisi site sebelum memulai desainnya. Dalam setiap rancangannya Le Corbusier berorientasi pada lingkungan antara lain aspek iklim. Dalam hal ini iklim dipandangnya sebagai data yang tidak pernah berubah.(Sumalyo; 1997) [6]. Untuk menerjemahkan “Scale & Geometry” Le Corbusier selalu mempertimbangkan proporsi dalam desainnya. Dengan mengembangkan sistem perhitungan dimensi proporsi yang didasarkan pada skala manusia yang dikenal dengan sistem Modulor. Konsep teori “Movement” atau pergerakan Le Corbusier selalu menciptakan kesan perjalanan dalam setiap desainnya baik berupa perjalanan waktu yang akan menyetukan ruang dalam dan ruang luar dari setiap karya desainnya yang dapat dilihat dengan pergerakan sinar matahari ataupun pergerakan manusianya sendiri.
Pemaknaan Identitas Kota Secara Terintegrasi Amar; Pudji Astutiek
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 4 No 1 Maret (2012): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v4i1 Maret.148

Abstract

Pemaknaan suatu kota tidak akan pernah lepas dari identitasnya, untuk itu amatlah penting sebagai paradigma kota itu sendiri. Semua kota mempunyai identitas yang berbeda, baik yang positif maupun negatif. Identitas sebuah kota adalah keunikan kondisi dan karakteristik yang membedakannya dengan kota lainnya. Identitas kota adalah sebuah konsep yang kuat terhadap penciptaan citra (image) dalam pikiran seseorang yang sebelumnya tidak pernah dipahami. Oleh karena itu, pemaknaan identitas sebuah kota penting untuk dipahami dengan baik dan benar, agar hal-hal yang mengakibatkan ketidakjelasan orientasi fungsi kehidupan kota dalam memenuhi kebutuhan warga dan penurunan kualitas lingkungan kota tersebut akan dapat diantisipasi.
Desain Rumah Susun Dengan Penerapan Struktur Tahan Gempa Studi Kasus : Rumah Susun Bantaran Sungai di Kota Palu Burhanuddin
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 4 No 1 Maret (2012): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v4i1 Maret.149

Abstract

Rumah susun tepian sungai di Kota Palu yang sudah ada tidak mempertimbangkan penerapan desain struktur tahan bencana hal ini harus cepat diatasi karena berpotensi besar tidak dapat melindungi bangunan tersebut jika terjadi bencana. Mitigasi struktural adalah bentuk-bentuk struktur fisik yang ditujukan untuk mengurangi atau mencegah dampak dari suatu peristiwa bahaya (hazard), termasuk di dalamnya tindakan rekayasa desain struktur bangunan tanggap bencana dan bersifat melindungi penggunanya. Konsep desain penggunaan struktural untuk Rumah Susun tepi sungai di Kota Palu berupa peningkatan Ketahanan terhadap struktur fisik bangunan

Page 13 of 13 | Total Record : 123