cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6288270875130
Journal Mail Official
jurnal.ittc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran dalam no.24d, Kota Padang, Sumatera Barat 25112
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30258456     DOI : 10.47233/jepag
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (E-ISSN : 3025-8456) adalah jurnal yang diterbitkan oleh CV.ITTC Indonesia secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPAG adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPAG terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Articles 74 Documents
Analisis Tingkat Pemahamahan Label Gizi Dan Pengaruhya Terhadap Keputusan Pembelian Produk Makanan Kemasan Kezia Natalia Sagala; Sri Wahyuningsih; Endah Subekti; Rossi Prabowo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jepag.v4i1.5168

Abstract

Nutrition information labels are one of the sources of information that consumers can use in selecting packaged food products. This study aimed to analyze the levels of knowledge, understanding, and consideration of nutrition information labels, as well as their influence on the purchasing decisions of packaged food products among Agribusiness students at the Faculty of Agriculture, Wahid Hasyim University Semarang. The study used a survey method involving 63 respondents. Data were analyzed using descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results showed that the knowledge variable obtained a percentage of 82% (strongly agree), the understanding variable 76% (strongly agree), and the consideration variable 75% (agree). Simultaneously and partially, the three variables did not have a significant effect on purchasing decisions (sig. 0.254 > 0.05; partial sig. values of 0.703, 0.138, and 0.205). The coefficient of determination (R²) of 0.066 indicated that the three variables explained only 6.6% of purchasing decisions, while the remaining was influenced by other factors.
Analisis Produksi Kentang Di Indonesia Kristina Deta Karere; Dyanasari; A Yusuf Kholil
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 3 No. 2 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the development of potato production in Indonesia during the period of 1992–2023 and project its potential production up to 2050. The research employs descriptive analysis and the Average Annual Growth Rate (AAGR) calculation, using secondary data from FAOSTAT. The results indicate that Indonesia's potato production has fluctuated but shows a generally increasing trend. The increase is influenced by factors such as technology adoption, government policies, and rising domestic demand. Compared to Kenya, Indonesia still faces challenges in global competitiveness, particularly in seed quality and production costs. This study also proposes production improvement scenarios through cultivation efficiency and sustainable policy support. The findings are expected to serve as a reference for the development of national potato production to strengthen food security and futureexpor prospects. Keywords: Potato production, AAGR, Indonesia, Kenya, agricultural policy.
Analisis Peluang dan Tantangan Perdagangan Perikanan Internasional Indonesia dengan Jepang Meiry Hana Wijaya
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jepag.v4i1.5097

Abstract

Perdagangan perikanan internasional merupakan sektor strategis bagi Indonesia sebagai negara maritim. Jepang dipilih sebagai objek analisis karena merupakan salah satu importir utama produk perikanan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang serta tantangan perdagangan perikanan antara Indonesia dan Jepang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar dalam ekspor produk perikanan ke Jepang, namun dihadapkan pada tantangan seperti standar kualitas tinggi, persaingan global, dan hambatan teknis perdagangan.
Evaluasi Perubahan R/C Ratio, BEP, MIR, dan MOS Akibat Fluktuasi Biaya Kemasan Pada Usaha Kopi Java Indonesia, Kabupaten Malang Editya Hendrawarman; Wirawan .; Tirta Yoga; Arif Efendi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jepag.v4i1.5198

Abstract

Industri kopi merupakan salah satu subsektor agroindustri yang memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian nasional, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, keberlanjutan usaha kopi sangat dipengaruhi oleh dinamika biaya produksi yang terjadi secara terus-menerus, termasuk biaya kemasan yang mengalami peningkatan akibat perubahan harga bahan baku, biaya logistik, dan kondisi ekonomi global. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan indikator kelayakan usaha yang meliputi Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Break Even Point (BEP), Marginal Income Ratio (MIR), dan Margin of Safety (MOS) akibat kenaikan biaya kemasan pada Usaha Kopi Java di Desa Bocek, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha pada Juli 2026 dan dibandingkan dengan data kelayakan usaha periode Desember 2025. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan profitabilitas dan analisis titik impas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan biaya kemasan sebesar Rp.11.000 per unit menyebabkan penurunan nilai R/C Ratio dari 1,46 menjadi 1,44, penurunan MIR dari 50,00% menjadi 48,85%, serta penurunan MOS dari 63,08% menjadi 62,21%. Selain itu, BEP unit meningkat dari 24 unit menjadi 25 unit dan BEP rupiah meningkat dari Rp.2.400.000 menjadi Rp.2.456.400. Meskipun seluruh indikator mengalami penurunan, usaha Kopi Java masih tergolong layak dan menguntungkan. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan pada satu komponen biaya produksi dapat memengaruhi tingkat profitabilitas dan ketahanan usaha, sehingga evaluasi kelayakan usaha secara berkala menjadi penting bagi keberlanjutan UMKM kopi.