cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,569 Documents
Pengaruh Perputaran Kas, Perputaran Modal Kerja dan Perputaran Persediaan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Ani Ruslaniah; Chairil Akhyar; Darmawati Darmawati; Nurlela Nurlela
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran kas, perputaran modal kerja dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas pada perusahaan sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 16 perusahaan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder dibantu dengan program e-views. Metode analisis data yang digunakan penelitian ini adalah analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran kas dan perputaran modal kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan perputaran persediaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas
Penyusunan Hasil Penelitian yang Efektif sebagai Dasar Pengembangan Pembahasan dalam Penulisan Karya Ilmiah Muammar Khaddafi; Sela Darwani Siregar; Nur Putri Arfina; Bunga Adelia Andini Marpaung
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian dan pembahasan merupakan bagian yang memiliki peranan penting dalam penulisan karya ilmiah karena menjadi indikator kualitas suatu penelitian. Akan tetapi, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menyajikan hasil penelitian secara sistematis serta mengembangkan pembahasan berdasarkan data yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya penyusunan hasil penelitian yang efektif sebagai dasar pengembangan pembahasan dalam penulisan karya ilmiah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui penelaahan berbagai buku, artikel ilmiah, dan referensi yang berkaitan dengan teknik penulisan karya ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyusunan hasil penelitian harus dilakukan secara sistematis, objektif, dan sesuai dengan tujuan penelitian. Selain itu, pembahasan harus mampu memberikan interpretasi terhadap hasil penelitian, menghubungkannya dengan teori yang relevan, membandingkannya dengan penelitian terdahulu, serta menjelaskan implikasi dari temuan penelitian. Dengan demikian, penyusunan hasil penelitian yang baik akan menghasilkan pembahasan yang lebih mendalam dan meningkatkan kualitas karya ilmiah.
Peran Dongeng Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini: Systematic Literature Review (2020–2025) Nurul Ardila; Asri Neli Putri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu indikator utama perkembangan kognitif dan bahasa pada anak usia dini yang menjadi fondasi komunikasi interpersonal di masa depan. Di era digital, pemanfaatan media konvensional mulai bertransformasi menjadi media berbasis teknologi, salah satunya melalui dongeng digital (digital storytelling). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran, efektivitas, dan mekanisme dongeng digital dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini berdasarkan literatur ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Proses seleksi artikel menggunakan protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) melalui basis data Google Scholar, Garuda, Crossref, DOAJ, dan SINTA. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 20 artikel jurnal yang relevan untuk dianalisis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penggunaan dongeng digital secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui visualisasi interaktif, pengayaan kosakata (vocabulary acquisition), stimulasi auditori, dan penguatan struktur kalimat. Dongeng digital yang dikombinasikan dengan metode interaktif (tanya jawab dan bermain peran) terbukti lebih efektif dibandingkan dengan metode pasif. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan komprehensif mengenai karakteristik media dongeng digital yang paling optimal dalam menstimulasi aspek ekspresif dan reseptif bahasa anak. Implikasi dari penelitian ini menuntut integrasi media digital yang terukur dalam kurikulum PAUD serta pendampingan aktif oleh guru dan orang tua.
Penerapan Model Game Based Learning dalam Pengelolaan Kelas untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa SD Alaina Nurul Arafah; Aulia Fatma Sari; Syailin Nichla Choirin Attalina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsentrasi belajar merupakan kemampuan siswa memusatkan perhatian selama proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Rendahnya konsentrasi belajar siswa mendorong perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan konsentrasi belajar siswa melalui penerapan model Game Based Learning (GBL) pada mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 20 siswa kelas III SDN 1 Tahunan. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Game Based Learning mampu meningkatkan konsentrasi belajar siswa, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 85,67 pada Siklus I menjadi 88,92 pada Siklus II. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif, fokus, dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, model Game Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa sekolah dasar.
Analysis of Utilization E-Commerceas as a Management Information System to Support Msme Performance Rayyan Firdaus; Hairul Anissa; Klara Jesikarani Gajah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technological advancements have encouraged Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to adopt e-commerce as a platform for conducting business. Through e-commerce, business owners can not only display and market their products but also manage business data and make more effective managerial decisions. This article discusses the role of e-commerce as a management information system in improving MSME performance. Using a literature review method based on various scientific journals and academic books, the study found that e-commerce significantly enhances the efficiency of data management. In addition to expanding market reach and accelerating transaction processes, e-commerce also helps reduce operational costs. Furthermore, MSMEs can monitor sales data in real time and gain a better understanding of customer preferences and needs. In conclusion, utilizing e-commerce as a centralized data management system is an effective strategy for enabling MSMEs to remain competitive in the digital era.
Analisis Yuridis Impor Pakaian Bekas (Thrifting) ilegal: Tantangan Penegakan UU Perdagangan dan Dampaknya terhadap Industri Tekstil Nasional Risqi Maulana; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya impor pakaian bekas ilegal (thrifting) di Indonesia menjadi fenomena yang mengancam stabilitas ekonomi nasional, khususnya sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis yuridis terhadap praktik impor pakaian bekas ilegal, mengidentifikasi tantangan penegakan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, serta menganalisis dampaknya terhadap ekosistem industri tekstil nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dianalisis secara kualitatif-deskriptif untuk mengurai sinkronisasi regulasi dan realitas penegakan hukum di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi secara tegas melarang impor barang bekas tertentu melalui UU Perdagangan dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022, implementasi hukum di lapangan masih menghadapi hambatan berlapis. Tantangan utama penegakan hukum meliputi luasnya wilayah pengawasan geografis Indonesia yang memicu munculnya pelabuhan tikus, lemahnya koordinasi serta komitmen integratif antarinstansi pengawas (Bea Cukai, Kementerian Perdagangan, dan Kepolisian), serta tingginya permintaan pasar domestik akibat pergeseran tren gaya hidup konsumen. Dari perspektif ekonomi, banjirnya pakaian bekas impor ilegal mendistorsi harga pasar secara signifikan, menurunkan utilitas kapasitas produksi pabrik lokal, serta mengancam keberlangsungan pelaku UMKM konfeksi domestik yang kalah bersaing dari segi harga modal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan krisis ini membutuhkan reformasi penegakan hukum yang radikal dan komprehensif. Direkomendasikan adanya modernisasi sistem pengawasan digital di wilayah perbatasan, penerapan sanksi pidana dan denda maksimal yang konsisten bagi importir skala besar untuk menciptakan efek jera, serta simplifikasi birokrasi lintas sektoral. Selain itu, pemerintah perlu menginisiasi program restrukturisasi dan insentif bagi industri tekstil lokal agar mampu memproduksi pakaian berkualitas tinggi dengan harga kompetitif, guna mengalihkan preferensi pasar domestik dari produk ilegal asing ke produk dalam negeri
Peran Komunikasi Karyawan dalam Promosi Media Sosial terhadap Peningkatan Etos Kerja di Cafe Sixty Five Degrees CBD Polonia Dina Octavia; Ratna eli sabet Br dolok saribu; Siti nur bintang; Intan syahputri; Sarah azahwa anaya putri; Sukriadi Sukriadi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi karyawan dalam promosi media sosial terhadap peningkatan etos kerja di Cafe Sixty Five Degrees CBD Polonia. Seiring berkembangnya media sosial sebagai sarana promosi, keterlibatan karyawan dalam menyampaikan informasi, menciptakan konten, serta berinteraksi dengan pelanggan menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung keberhasilan promosi sekaligus meningkatkan semangat dan tanggung jawab dalam bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Cafe Sixty Five Degrees CBD Polonia, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, uji koefisien determinasi (R²), dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi karyawan dalam promosi media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan etos kerja karyawan di Cafe Sixty Five Degrees CBD Polonia. Semakin efektif komunikasi yang dilakukan karyawan dalam mendukung promosi melalui media sosial, maka semakin tinggi pula etos kerja yang ditunjukkan, seperti meningkatnya tanggung jawab, disiplin, kerja sama, dan motivasi dalam bekerja. Dengan demikian, komunikasi karyawan melalui media sosial tidak hanya berperan sebagai strategi promosi perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan etos kerja karyawan.
Analisis Pengembangan Motorik Kasar Anak melalui Kurikulum Merdeka di UPTD TK Negeri Pembina 1 Kota Pematangsiantar Chosy Monica Sihombing; Roni Sinaga
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam pengembangan motorik kasar anak melalui Kurikulum Merdeka, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran di UPTD TK Negeri Pembina 1 Kota Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek satu guru kelas B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan d kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merencanakan kegiatan motorik kasar dalam RPPH berdasarkan Capaian Pembelajaran Fase Fondasi. Dalam pelaksanaan, guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing, tetapi belum konsisten memberikan demonstrasi gerakan secara langsung. Asesmen dilakukan melalui pengamatan dan ceklis BM, MB, BSH, dan BSB. Namun, pada kegiatan tertentu, asesmen lebih menekankan hasil akhir daripada proses gerak anak. Dengan demikian, peran guru telah terlihat dalam ketiga aspek, tetapi masih diperlukan penguatan pada pemberian contoh gerakan dan pencatatan proses motorik anak.
Penciptaan Produk Kipas Tangan sebagai Souvenir dengan Menerapkan Ornamen Melayu Menggunakan Teknik Sulam Kristik Jelita Amelia Dharma; Azmi Azmi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh menurunnya minat generasi muda terhadap seni sulam tusuk silang dan terbatasnya penggunaan ornamen Melayu pada produk souvenir. Studi ini bertujuan untuk menciptakan kipas tangan sebagai souvenir dengan menerapkan ornamen Melayu menggunakan teknik sulam kristik, serta mendeskripsikan proses pembuatan dan hasil karya yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan dasar teori penciptaan seni kerajinan Gustami yang meliputi tahapan eksplorasi, desain, dan realisasi, dan didukung oleh studi tentang seni kerajinan, souvenir, kipas tangan, ornamen Melayu, dan sulam kristik. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan seni kerajinan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, dokumentasi, dan validasi produk oleh tiga validator menggunakan instrumen penilaian. Hasil penelitian menghasilkan 23 karya kipas tangan yang menerapkan berbagai motif ornamen Melayu pada media kain strimin dengan teknik sulam kristik. Semua karya dibuat melalui tahapan pembuatan yang sistematis dan memperoleh persentase kelayakan di atas 90% dengan kategori sangat layak berdasarkan aspek estetika, kreativitas, kualitas bentuk, ergonomi, penggunaan bahan, fungsi, dan teknik penyelesaian. Dengan demikian, kipas tangan yang dihasilkan layak dijadikan oleh-oleh khas Melayu dan berpotensi menjadi media pelestarian budaya serta pengembangan produk kerajinan tangan yang memiliki nilai estetika, fungsional, dan ekonomi
Determinan Kemandirian Keuangan Daerah: Bukti Empiris dari Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat Nurliati Nurliati; Marzuki Marzuki; Rico Nur Ilham; Chairil Akhyar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian keuangan daerah merupakan salah satu indikator utama dalam menilai keberhasilan pelaksanaan desentralisasi fiskal karena mencerminkan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan melalui sumber-sumber pendapatan yang berasal dari daerah. Meskipun pemerintah daerah telah diberikan kewenangan yang lebih luas dalam mengelola keuangan daerah, tingkat ketergantungan terhadap transfer pemerintah pusat masih relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat selama periode 2020–2024 sehingga diperoleh 95 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel melalui aplikasi EViews 12 dengan tahapan pemilihan model meliputi Chow Test, Hausman Test, dan Lagrange Multiplier Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Effect Model merupakan model estimasi yang paling sesuai. Secara parsial, pajak daerah dan retribusi daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah, sedangkan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan sebesar 95,81% variasi tingkat kemandirian keuangan daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemandirian keuangan daerah tidak hanya bergantung pada optimalisasi pajak daerah dan retribusi daerah, tetapi juga memerlukan pengelolaan aset daerah yang profesional serta peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah yang berkelanjutan.