cover
Contact Name
Dian Safrina Putri
Contact Email
dian.safrina@bpjsketenagakerjaan.go.id
Phone
+6281381866959
Journal Mail Official
jurnal.bpjamsostek@gmail.com
Editorial Address
Deputi Bidang Learning and Development Kantor GRHA BPJAMSOSTEK Jl. Gatot Subroto No.79, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan 12930
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Jamsostek
Published by BPJS Ketenagakerjaan
ISSN : 30249147     EISSN : 3025941X     DOI : https://doi.org/10.61626/jamsostek
Jurnal Jamsostek diterbitkan oleh BPJS Ketenagakerjaan sebagai media pengelolaan dan pertukaran pengetahuan tentang isu-isu Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Jurnal ini menerima naskah yang mendiskusikan teori, kebijakan, atau dinamika praktik Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dalam konteks Indonesia dan global. Jurnal ini terbit dua kali setahun (Juni dan Desember). Semua naskah yang dikirimkan akan melalui penilaian awal oleh Editor, dan apabila sesuai dengan fokus dan ruang lingkup, akan menjalani double-blind review.
Articles 29 Documents
Strategi Penanganan Pengaduan pada Layanan Aplikasi Jamsostek Mobile untuk Meningkatkan Kepuasan Pengguna Wulanjani, Anatasyana Putri
Jurnal Jamsostek Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : BPJS Ketenagakerjaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61626/jamsostek.v3i1.96

Abstract

Digitalisasi layanan publik melalui Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang dikembangkan BPJS Ketenagakerjaan bertujuan mempermudah akses peserta terhadap layanan jaminan sosial ketenagakerjaan. Meski jumlah pengguna aplikasi JMO meningkat signifikan dari 50.374 pada tahun 2021 menjadi 76.900 pada bulan Oktober 2023, berbagai kendala teknis dan operasional seperti kesulitan login, gangguan server, dan masalah verifikasi data masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penanganan pengaduan pada layanan JMO dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengguna aplikasi JMO dan petugas BPJS Ketenagakerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penanganan pengaduan yang efektif membutuhkan pendekatan menyeluruh yang mencakup pengembangan teknologi yang handal, proses penanganan yang sistematis, manajemen SDM yang baik, serta peran aktif pemimpin dalam koordinasi antar unit. Implementasi strategi tersebut tidak hanya fokus pada penyelesaian masalah teknis, tetapi juga mencakup perbaikan sistem berkelanjutan dan komunikasi transparan dengan pengguna. Melalui implementasi strategi ini, diharapkan BPJS Ketenagakerjaan dapat meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna aplikasi JMO.
Kanalisasi Kebijakan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia Fatkhurrohman, Mochammad; Pamungkas, Nabil Lintang
Jurnal Jamsostek Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : BPJS Ketenagakerjaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61626/jamsostek.v3i1.106

Abstract

Artikel ini membahas sejauh mana kebijakan jaminan sosial bagi guru honorer dapat diimplementasikan, serta mengidentifikasi faktor apa saja yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan tersebut. Selama ini, pemerintah telah menyediakan berbagai bentuk perlindungan sosial (social protection) bagi guru honorer di Indonesia untuk memenuhi kesejahteraan mereka. Namun, pada praktiknya kehadiran pemerintah masih belum optimal dalam implementasi program-program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber artikel ilmiah, buku, laporan, dan berita daring yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan guru honorer masih menjadi persoalan utama dalam dunia pendidikan di Indonesia, di mana masih banyak guru honorer yang belum mendapatkan jaminan sosial. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat faktor penghambat dalam implementasi kebijakan jaminan sosial untuk guru honorer, yaitu keterbatasan sumber daya serta akses terhadap informasi pendaftaran dan manfaat program. Di sisi lain, terdapat faktor pendukung yang bisa dijalankan dan dikembangkan oleh pemerintah, yaitu melalui pembuatan kanal integrasi kebijakan dan inisiatif pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dalam hal ini, sinergi antara pemerintah pusat, BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi guru honorer.
Analisis Customer Behavior BPJS Ketenagakerjaan: Menentukan Strategi Pelayanan melalui Big Data Analytics Wendy Destean; Mauladaniyati, Ratu
Jurnal Jamsostek Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : BPJS Ketenagakerjaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61626/jamsostek.v3i1.108

Abstract

Menghadapi era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA), data menjadi semakin kompleks, sulit diolah, dipahami dan diinterpretasikan. Data historis layanan, seperti pola kunjungan, kelompok usia, dan kebutuhan pelanggan dapat dianalisis untuk memahami customer behavior. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pemanfaatan big data analytics untuk merumuskan strategi pelayanan berbasis customer behavior. Penelitian dilakukan di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madiun dengan menerapkan metode deskriptif melalui big data analytics, yang meliputi tahap data preparation, data visualization, dan data analysis. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan big data analytics dapat memberikan wawasan yang bernilai tentang customer behavior peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga dapat dijadikan acuan dalam menentukan strategi pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa penambahan personel layanan diperlukan setiap awal bulan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan peserta. Informasi terkait perubahan skema layanan juga perlu disosialisasikan setidaknya dua bulan sebelum diberlakukan, untuk memberi waktu kepada peserta memahaminya. Strategi Direct Information Services disarankan bagi peserta yang berusia lebih dari 42 tahun, karena jumlah kunjungan atas permintaan informasinya yang tinggi. Selain itu, direkomendasikan melakukan pemutakhiran aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) menjadi lebih user-friendly bagi Generasi Z dan Milenial. Pemantauan JMO secara rutin juga perlu dilakukan untuk memastikan keandalan performanya.
Studi Implementasi Teknologi Blockchain untuk Meningkatkan Partisipasi Pekerja Rentan di Kota dan Kabupaten Tegal Rahmawati, Endah
Jurnal Jamsostek Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : BPJS Ketenagakerjaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61626/jamsostek.v3i1.85

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi teknologi blockchain untuk meningkatkan inklusi sosial pekerja rentan melalui sistem jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia, dengan fokus pada implementasi di Kota dan Kabupaten Tegal. Tujuannya adalah mengevaluasi kemampuan blockchain dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial, mengidentifikasi tantangan implementasi teknologi ini, dan menganalisis manfaatnya dalam menciptakan sistem jaminan sosial yang lebih aman, transparan, dan efisien. Metode yang digunakan mencakup analisis sistem, identifikasi masalah dalam sistem pembiayaan jaminan sosial saat ini, pengumpulan data sekunder, serta perancangan model blockchain berbasis distributed ledger dan smart contracts. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blockchain dapat meningkatkan keamanan data, mengurangi biaya administrasi, dan meningkatkan keandalan verifikasi data pekerja rentan. Teknologi ini juga memperkuat akuntabilitas dan kepercayaan publik melalui pencatatan transaksi yang transparan dan tidak dapat dimanipulasi. Namun, adopsi di Tegal menghadapi tantangan berupa kebutuhan biaya investasi awal yang tinggi, kejelasan kerangka regulasi, dan peningkatan kesadaran pemangku kepentingan. Keberhasilan implementasi bergantung pada kolaborasi pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dalam membangun infrastruktur yang mendukung. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat inklusi sosial dan keadilan dalam sistem jaminan sosial, sekaligus membuka peluang penerapan teknologi blockchain secara lebih luas di Indonesia.
Menuju Perlindungan Maternitas Inklusif: Optimalisasi Skema Jaminan Sosial di Indonesia Wijayanti, Anna
Jurnal Jamsostek Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : BPJS Ketenagakerjaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61626/jamsostek.v3i1.102

Abstract

Perlindungan maternitas merupakan hak dasar yang berperan penting dalam mendukung kesejahteraan ibu, anak, dan keluarga, serta memperkuat kesetaraan gender dan pembangunan sosial-ekonomi. Di Indonesia, akses terhadap perlindungan maternitas masih terbatas, terutama bagi pekerja perempuan di sektor informal yang mencakup lebih dari 65% angkatan kerja perempuan. Sebagian besar pekerja informal tidak terlindungi oleh skema perlindungan sosial, sehingga mereka menghadapi risiko kesehatan, kehilangan pendapatan, dan ketidaksetaraan gender. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan perlindungan maternitas di Indonesia melalui sistem jaminan sosial nasional. Metode yang digunakan adalah studi komparatif berbasis data sekunder, mencakup analisis kebijakan nasional dan praktik baik dari negara lain, seperti Filipina, Laos, Namibia, Mongolia, dan India. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skema jaminan sosial berbasis kontribusi bersama antara pekerja, pemberi kerja, dan pemerintah berpotensi meningkatkan cakupan dan keberlanjutan perlindungan maternitas, termasuk bagi pekerja informal. Namun, penerapan skema ini tentunya membutuhkan tinjauan yang lebih komprehensif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan perlindungan maternitas melalui optimalisasi program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan dengan memanfaatkan mekanisme yang telah ada, seperti integrasi Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) dan penyediaan perlindungan maternitas sebagai value added bagi peserta. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja perempuan, memperluas cakupan jaminan sosial, dan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Fiqh Contracts for BPJS Ketenagakerjaan Syariah: A Conceptual Approach to Wakalah bil Ujrah, Wakalah bil Istithmar, and Tabarru' Mimma Maripatul Uula; Aam Slamet Rusydiana; Siti Maysyaroh, Siti Maysyaroh
Jurnal Jamsostek Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : BPJS Ketenagakerjaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61626/jamsostek.v3i2.75

Abstract

This research aims to examine fiqh contracts applicable to BPJS Ketenagakerjaan Syariah using a qualitative library research approach. Currently, the implementation of BPJS Ketenagakerjaan Syariah remains limited to the Province of Aceh; therefore, this study discusses the application of sharia principles within BPJS Ketenagakerjaan from a conceptual and normative perspective. The findings indicate that several contracts are relevant for BPJS Ketenagakerjaan Syariah, including Wakalah bil Ujrah, Wakalah bil Istithmar, and Tabarru’. These contracts play an important role in Islamic finance, particularly in the context of Islamic insurance, as they support compliance with sharia principles, including the prohibition of usury (riba), uncertainty (gharar), and gambling (maysir). In addition, these contracts reflect key Islamic values such as mutual assistance, solidarity, and fairness in the distribution of risks and benefits among participants. However, the application of these contracts in BPJS Ketenagakerjaan Syariah faces several challenges, including varying interpretations, the need for a clearer framework, and a better understanding of tax implications. Overall, these concepts provide a strong foundation for the development of a sustainable and inclusive Islamic financial system, and their effective implementation requires improved understanding and closer collaboration between financial practitioners, regulators, and ulama.
Optimalisasi Kolaborasi Marketing Mitra BPJS Ketenagakerjaan: Studi Komparasi Rahmawati, Nurul
Jurnal Jamsostek Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : BPJS Ketenagakerjaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61626/jamsostek.v3i2.92

Abstract

Kolaborasi marketing merupakan strategi di mana dua atau lebih organisasi bekerja sama untuk mencapai tujuan pemasaran bersama dengan memanfaatkan sumber daya, jaringan distribusi, dan inovasi. Dalam konteks BPJS Ketenagakerjaan, kolaborasi ini dilakukan dengan mitra strategis dari sektor keuangan dan non-keuangan untuk meningkatkan akuisisi, retensi kepesertaan, serta memperluas cakupan perlindungan sosial, khususnya di kalangan pekerja informal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana strategi kolaborasi marketing dapat diterapkan untuk meningkatkan akuisisi dan retensi kepesertaan, faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan kolaborasi tersebut, serta pelajaran yang dapat diambil dari praktik terbaik di negara lain guna mengoptimalkan strategi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis komparatif terhadap data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan resmi, dan publikasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang terstruktur dan terkoordinasi mampu meningkatkan partisipasi peserta, menekan biaya operasional, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Faktor keberhasilan meliputi kredibilitas mitra, komitmen bersama, insentif finansial dan non-finansial, serta kampanye pemasaran multi-channel. Praktik terbaik dari negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina memberikan wawasan penting bagi BPJS Ketenagakerjaan dalam mengembangkan strategi kolaborasi marketing yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk perlindungan sosial di Indonesia.
Peramalan Penerimaan Iuran Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan BPJS Ketenagakerjaan Menggunakan Metode Hybrid Prophet-BiLSTM Ulwan, Muhammad Nashih; Danardono; Anwar, Ajrul
Jurnal Jamsostek Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : BPJS Ketenagakerjaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61626/jamsostek.v3i2.123

Abstract

BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebagai bentuk perlindungan sosial bagi pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Fluktuasi penerimaan iuran JKP membutuhkan metode peramalan yang akurat sebagai dasar perencanaan keuangan untuk keberlanjutan program. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model peramalan penerimaan iuran JKP menggunakan pendekatan Hybrid Prophet– Bidirectional Long Short-Term Memory (BiLSTM) yang dikombinasikan melalui Linear Optimal Weighting Estimator (LOWE). Data yang digunakan berupa data bulanan iuran JKP periode Februari 2021 hingga Agustus 2025. Melalui evaluasi kinerja model menggunakan Mean Squared Error (MSE), Root Mean Squared Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dihasilkan bahwa model Hybrid  Prophet–BiLSTM memberikan performa prediksi yang lebih baik dibandingkan model Prophet dan BiLSTM secara individual, khususnya pada data uji. Peramalan iuran JKP pada periode September 2025 hingga Agustus 2026 menunjukkan pola musiman yang konsisten dengan tren historis. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Hybrid Prophet–BiLSTM dengan pembobotan LOWE dalam konteks peramalan iuran JKP, yang memberikan alternatif metode peramalan yang lebih adaptif dan akurat bagi pengambilan keputusan strategis BPJS Ketenagakerjaan.
Strategi Perluasan Cakupan Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal di Indonesia: Studi Komparatif Argentina, Jerman, Kamerun, Maroko, dan Togo Alginda, Lahvem; Simeon-Cedric Dannheim
Jurnal Jamsostek Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : BPJS Ketenagakerjaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61626/jamsostek.v3i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi perluasan cakupan jaminan sosial bagi pekerja informal di Indonesia menggunakan ISSA Guidelines on Administrative Solutions for Coverage Extension sebagai kerangka analitis utama. Melalui pendekatan kajian pustaka dan analisis komparatif terhadap Argentina, Jerman, Kamerun, Maroko, dan Togo, studi ini mengidentifikasi kesenjangan cakupan dalam sistem jaminan sosial Indonesia serta menganalisis praktik administratif yang diterapkan berbagai negara dalam memperluas perlindungan bagi pekerja informal. Hasil analisis menunjukkan bahwa perluasan cakupan tidak hanya bergantung pada desain manfaat, tetapi juga pada penyederhanaan proses administrasi, penguatan kemitraan kelembagaan, digitalisasi layanan, dan strategi komunikasi yang ditargetkan. Meskipun Indonesia telah menyediakan beberapa manfaat bagi pekerja informal, partisipasi dan cakupan masih terbatas, khususnya dalam perlindungan kehilangan pekerjaan dan pensiun berbasis manfaat berkala. Penelitian ini merumuskan implikasi kebijakan yang adaptif bagi konteks Indonesia, termasuk pengembangan mekanisme iuran yang fleksibel dan penguatan perlindungan hari tua sebagai pintu masuk strategis perluasan cakupan. Secara konseptual, studi ini berkontribusi pada literatur perluasan cakupan jaminan sosial berbasis kontribusi dengan menegaskan bahwa kapasitas administratif dan strategi implementasi merupakan determinan kunci keberhasilan integrasi pekerja informal dalam sistem jaminan sosial. Studi ini menekankan pentingnya adaptasi pengalaman internasional dengan karakteristik kelembagaan dan demografis Indonesia guna membangun sistem jaminan sosial yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Page 3 of 3 | Total Record : 29