cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
arima@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.8 , Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
ISSN : 30264898     EISSN : 3026488X     DOI : https://doi.org/10.62017/arima.v1i4
Core Subject : Social,
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial, administrasi dan studi budaya. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora dan Pendidikan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023): November" : 40 Documents clear
PENGGUNAAN METODE AKTIF DALAM PEMBELAJARAN IPS: KEUNTUNGAN DAN HAMBATAN DALAM KELAS Mei Linda Nurhalimah; Mohammad Hibatulloh; Naila Alfiatur Rohmah; Mohammad Taufik Rifai; Dinda Bharotut Taqiyah; Hazin Farika Yati; R. Moch Ilman Indana F.A.K
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini mengkaji penerapan metode aktif pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di ruang kelas. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi keuntungan dan hambatan yang muncul ketika metode aktif diterapkan dalam konteks pembelajaran IPS. Metode aktif melibatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, seperti diskusi, proyek, permainan peran, dan studi lapangan. Penulisan jurnal ini dibuat dengan menerapkan metode literatur review penulis akan melaksanakan eksplorasi dan seleksi sumber-sumber informasi seperti buku, artikel jurnal, laporan, dan dokumen- lain yang berhubungan dengan aspek-aspek penting dari metode pembelajaran aktif.  Hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan cara aktif pada pembelajaran IPS memberikan berbagai keuntungan, termasuk peningkatan pemahaman siswa, keterlibatan yang lebih tinggi, dan pengembangan keterampilan sosial. Namun, penelitian juga mengungkapkan beberapa hambatan yang dihadapi guru, seperti persiapan materi yang lebih intensif, pengelolaan kelas yang lebih rumit, dan tantangan dalam mengevaluasi siswa. Kendala-kendala ini memerlukan perencanaan yang cermat dan pelatihan tambahan bagi pendidik untuk mengoptimalkan penggunaan metode aktif dalam pembelajaran IPS. Studi ini memberikan wawasan yang berharga tentang potensi dan tantangan dalam menerapkan metode aktif dalam pembelajaran IPS di ruang kelas. Hasil penelitian ini dapat membantu guru dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan pembelajaran yang efektif dan berfokus pada siswa dalam mata pelajaran IPS.
Implementasi Strategi Pembelajaran Afektif Dalam Pembelajaran PAI Supardi Ritonga; Agus Supriadi; Muhammad Syahid
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pendidikan agama islam memerlukan adanya suatu pendekatan yang tepat dalam upaya mencapai tujuan, pendekatan tersebut seperti penggunaan strategi pembelajaran Afektif. Hal ini dikarnakan strategi pembelajaran Afektif menjadi suatu pendekatan yang dilakukan dalam upaya membina dan membentuk sikap positif yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan tujuan untuk mengumpulkan data berupa karya tulis ilmiah mengenai strategi Afektif yang selanjutnya dikaitkan dengan pembelajaran pendidikan agama islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, langkah-langkah, kelebihan, kekurangan, serta implementasi dari strategi pembelajaran afektif. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan beberapa penjelasan mengenai implementasi strategi Afektif, diantaranya; 1). Strategi pembelajaran afektif menjadi alternative dalam mencapai tujuan pendidikan agama islam; 2). Karakteristik strategi ini menjadi penentu keberhasilan pembelajaran; 3). Pelaksanaan strategi ini akan dapat membentuk peradaban bangsa yang bermatabat. Akan tetapi memiliki kesulitan dalam melakukan kontrol. Melalui penelitian ini diharapkan menjadi sumber referensi literasi pembaca terutama pendidik dalam upaya menerapkan strategi pembelajaran afektif.
BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI SISWA TUNANETRA APRI SARA BANJARNAHOR; DIO ALPIAN SITIO; HANIFA RAIHAN FAKHIRA; RIWAYATI OCTARIA PAKPAHAN; SYAKIRA NAZLA SIMBOLON; TRI RIZKY RAMADHANI
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan merupakan terjemahan dari guidance sesuai dengan istilahnya maka bimbingan dapat diartikan sebagai bantuan namun untuk sampai pada arti yang sebenarnya bahwa tidak semua bantuan itu bimbingan misalnya bentuk bantuan uang kepada fakir miskin bantuan yang diberikan kepada anak yang menyeberang jalan bantuan semacam itu tidak termasuk bimbingan bentuk bantuan dalam arti bimbingan membuatkan syarat tertentu prosedur tertentu pelaksanaan tertentu sesuai dengan dasar Asas prinsip dan tujuannya.
ETIKA PERGAULAN BERMASYARAKAT  DALAM Q.S AL-HUJURAT AYAT 10 & 11 DAN SURAH AL-AN’AM AYAT 21 Sri Wahyuni; Kurnia Eka Sari; Robi’ah
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Landasan dan pedoman kehidupan adalah Al-Qur’an, membimbing seseorang menuju kebaikan dan akhirat. Didalam Al-qur’an banyak membicarakan tentang etika tauhid, salah satunya dalam ayat 10 dan 11 Q.S Al-Hujurat serta surah Al-An’am ayat 21 . Pada ayat 10 yang menjelaskan bahwa umat Islam sebenarnya bersaudara dengan umat Islam lainnya, mereka tidak saling menzalimi. Di sisi lain, mereka tidak mengolok-olok satu sama lain, mereka tidak saling menyalahkan, mereka tidak berurusan dengan masalah satu sama lain. Ayat 11 menjelaskan, jangan mengolok-olok orang lain, serta wanita yang diejek lebih mulia daripada wanita yang mengolok-olok dirinya sendiri, dan jangan menyebut orang lain jahat dan benci, dan jangan mencaci mereka. 
PENDIDIKAN IPS ASPEK PEMBELAJARAN YANG BEORIENTASI MASA DEPAN YANG TERABAIKAN Mharun Rifai; Andrewdaffa; Nilnabarorotun
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan IPS sudah diajarkan sejak tahun 1975. Seiring berkembangnya waktu pendidikan IPS mengalami berbagai inovasi dan perkembangan. Disamping itu banyak pihak yang masih memandang pendidikan IPS dengan sebelah mata. Tujuan dari jurnal ini antaralain untuk mengetahui apa saja permasalahan pendidikan ips yang dianggap kurang penting dibanding mata pelajaran lain, resistensi guru terhadap pengajaran ips terpadu diakibatkan kurang mampu dalam mengajarkan ips terpadu, adanya persepsi bahwa pendidikan ips tidak memerlukan keterampilan tingkat tinggi dan kurang penting bagi prospek kerja di masa depan, serta mengetahui bagaimana strategi untuk meningkatkan pembelajaran IPS.
Criminal Liability of an Accused Who Commit Obstruction of Justice Itok Dwi Kurniawan
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The criminal justice system is run by law enforcement officers who have authority based on law. All kinds of actions carried out by law enforcement officers are legal as long as they do not conflict with statutory regulations. So any form of obstruction of the judicial process is a violation of the law. This article will discuss problems related to criminal acts of obstruction of justice processes which are not normatively limitatively determined in the formulation of articles of law. This article was written using normative legal research methods with a conceptual approach. The results of this research show that obstruction of the judicial process is a criminal act that has very broad elements, however what needs to be taken into account is that the parameter of obstruction of justice is the contamination of the dignity and worth of the judicial institution.
TRADISI BARATAN JEPARA: WARISAN BUDAYA KRIYAN Muh Rafi Alfaris; Intan Rahmalina; Yusuf Falaq
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi adalah sebuah adat kebiasaan yang di lakukan secara turun-temurun yang menjadi sebuah kebiasaan di suatu daerah atau masyarakat. Tradisi harus di lestarikan agar tidak hilang, salah satunya seperti tradisi baratan dari Desa kriyan kabupaten jepara ini ada dua versi yang pertama tradisi ini di kaitkan dengan Ratu kalinyamat serta terdapat simbol pemeran ratu kalinyamatan saat karnaval tradisi baratan  dan yang kedua di laksanakan sebagai bentuk perwujudan dari masyarakat kriyan yang ingin menerangi malam hari menggunakan obor, obor sendiri merupakan sebagai perlambangan dari cahaya yang bisa menerangi kegelapan yang dirayakan pada saat malam nisfu syaban dan juga 15 hari menjelang bulan puasa yang dirayakan dengan prosesi keagamaan dan setelahnya di laksanakan karnaval keliling kampung. Tradisi baratan banyak pandangan lain untuk mendefinisikannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan wawancara kepada narasumber. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tradisi baratan yang ada didesa kriyan kecamatan kalinyamatan kabupaten jepara provinsi jawa tengah.
The Meaning of the Principle of Material Legality in Reforming Indonesian Criminal Law Ismawati Septiningsih; Sri Wahyuningsih Yulianti
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The principle of legality is a very important principle in criminal law. The principle of legality plays an important role in the implementation of material criminal law rules and is the basis for the legitimacy of actions that are categorized as criminal acts. Criminal law reform with the ratification of Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code does not only change the sound of the formulation of the principle of legality in a substantial way, but also changes the principle of formal legality, which was previously far from society's sense of justice, to be expanded into a principle of material legality that ensure a greater sense of justice in society. This article will discuss the principle of material legality as an update of the principle of formal legality which aims to expand the reach of the principle of legality in providing protection for society from the negative consequences resulting from criminal acts.
The Importance of Visum Et Repertum in the Crime of Serious Theft Vincentius Patria Setyawan
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem discussed in writing this article is the legal consideration of the panel of judges regarding post mortem et repertum in criminal acts of theft with violence that causes death. This problem was analyzed using normative legal research methods with a case approach to Decision Number: 208/Pid.B/2022/PN.Bdg. The technique for collecting legal materials in writing this article uses literature study of primary legal materials and secondary legal materials. The results of this research are that the importance of the existence of a post mortem et repertum is that law enforcement officers, especially judges, are not equipped with knowledge of forensic medicine, so in seeking material truth judges need to consider expert information contained in the visum et repertum. Apart from that, the post mortem et repertum in Decision Number: 208/Pid.B/2022/PN.Bdg is worthy of consideration in evidence because it is in accordance with the statements of the witnesses prese
HAKIKAT ILMU PERSPEKTIF SYEKH ABDUL QODIR AL-JAILANI DALAM KITAB SIRRUL ASRAR Zidan Abid Maulana; Khusnul Khotimah
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i2.162

Abstract

Dewasa ini, semakin banyak umat Muslim yang menggunakan dan mengadopsi berbagai ilmu pengetahuan modern dari barat tanpa batas. Menyikapi hal tersebut, dinilai penting untuk menggali kembali keilmuan islam agar tidak hilang begitu saja. Penelitian ini membahas hakikat ilmu menurut perspektif Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam salah satu kitabnya yaitu Sirrul Asrar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Dalam kitab tersebut, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani mengemukakan bahwa ilmu lahir terdiri dari dua belas macam, begitu juga ilmu batin. Ilmu-ilmu tersebut kemudian dibagi menjadi empat pokok utama, yaitu syariat lahiriah, syariat batiniah (ilmu tarekat), tarekat batiniah (ilmu makrifat), dan batiniah batin (ilmu hakikat). Penelitian ini menggarisbawahi urgensi untuk kembali memahami dan menerapkan hakikat ilmu dalam Islam sebagai respons terhadap dominasi ilmu pengetahuan barat. Syekh Abdul Qadir Al-Jailani menekankan pentingnya penguasaan empat jenis ilmu tersebut, yang mencakup aspek syariat, tarekat, makrifat, dan hakikat. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman hakikat ilmu dalam Islam dan menunjukkan relevansinya di era kontemporer.

Page 1 of 4 | Total Record : 40