cover
Contact Name
Serepina Yoshika Hasibuan
Contact Email
serepinahasibuan1991@gmail.com
Phone
+6282337313706
Journal Mail Official
serepinahasibuan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimangguk, RT.01/RW.02, Ujung Gn. Ilir, Kec. Menggala, Kab. Tulang Bawang, Lampung 34693
Location
Kab. tulang bawang,
Lampung
INDONESIA
Mawar Saron: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Gereja
ISSN : 26454857     EISSN : 29868319     DOI : https://doi.org/10.62240/msj
Core Subject : Religion, Education,
Mawar Saron: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Gereja adalah jurnal publikasi baik hasil penelitian dalam bidang Pendidikan Agama Kristen dan Gereja yang memiliki nomor ISSN 2986-8319 (Online), 2654-4857 (Print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi. Jurnal Mawar Saron terbit 2 kali dalam setahun (Maret dan Oktober).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober" : 5 Documents clear
Urgensi Pendidikan Karakter Di Kalangan Mahasiswa Ditinjau Dari Filsafat Progresivisme Pada Sekolah Tinggi Teologi Di Indonesia: Urgensi Pendidikan Karakter Di Kalangan Mahasiswa Ditinjau Dari Filsafat Progresivisme Pada Sekolah Tinggi Teologi Di Indonesia Jenesa, Angel Gabriela
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v7i2.69

Abstract

Nowadays, as time goes by, children's moral values ​​are increasingly decreasing due to bad relationships, which results in children's moral values ​​becoming bad, for example, drugs, brawls, bullying, etc. Of course, this is a matter of concern for the future life of the nation. Character education is a very important education to be applied at any university. This is due to a decrease in a person's moral values ​​due to the bad associations he receives. To develop positive moral values ​​in students, hard work by educators/lecturers is needed, and this can be seen from the level of success of a mission, namely how much progress is achieved. Therefore, the philosophy of progressivism is needed in the development of educational methods which can certainly produce the goals that a university wants to achieve. In this research, researchers used qualitative methods and analyzed descriptively. Meanwhile, the aim of this research is to see how effective character education is implemented at a campus or university. With this character education, through a progressivism approach, it is hoped that it can help students improve their character in behaving properly.
Mengatasi Tantangan Keluarga Modern Dengan Pendekatan PAK Adaptif Cong, Jhoni
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v7i2.77

Abstract

Kehidupan keluarga modern merupakan kehidupan yang tidak lepas dari keadaan modernisasi dan perkembangan teknologi yang semakin maju. Selain berdampak positif, penggunaan teknologi dan media sosial lainnya yang berkembang di era modern ini membawa pengaruh buruk pada kehidupan keluarga modern, baik renggangnya hubungan antara anggota keluarga, tidak saling memperhatikan dan memperdulikan bahkan berujung pada perceraian. Pada penelitian ini, peneliti membahas bagaimana menghadapi tantangan keluarga modern tersebut dengan Pendidikan Agama Kristen yang mengikuti perkembangan zaman atau adaptif. Adapun penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan meninjau berbagai sumber kepustakaan yang mendukung. Hasil dari penelitian ini adalah dalam menyelesaikan tantangan pada keluarga modern, Pendidikan Agama Kristen yang adaptif memberikan beberapa edukasi yang dapat membantu yakni pendidikan etika Kristen, penanaman moral Kristen serta Pastoral Konseling bagi pasangan yang ingin membangun rumah tangga bersama pasangannya dan memberikan edukasi tentang penggunaan teknologi yang tepat. Dengan demikian diharapkan mampu mewujudkan keluarga modern yang utuh serta harmonis.
Murka Allah terhadap Manusia dalam Pandangan Paulus: Kajian Teologis Berdasarkan Surat Roma Walean, Rudy Roberto
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v7i2.78

Abstract

Apakah benar Allah yang diagungkan dan disembah oleh umat Kristen adalah Allah yangmenghadirkan dan menimpakan kemarahan atau murka-Nya kepada umat-Nya tanpa alasanmendasar? Ini adalah satu dari juttan pertanyaan yang sering timbul dalam kehidupan umatKristen masa kini. Banyak yang beranggapan bahwa Allah merupakan sesosok pribadi yangtidak memiliki nurani, kasih, maupun rasa iba. Allah kerap kali digambarkan sebagai sosokpribadi yang kejam dan langsung meluapkan murkanya kepada umat-Nya, jika umat-Nyatersebut bersalah. Tulisan ini mencoba membahas konsep murka Allah kepada umatkesayangan-Nya. Penulis memberi batasan kajian ini dengan hanya mengacu kepada satutokoh yang terdapat dalam Alkitab, yaitu Rasul Paulus dan juga hanya meneliti terhadap suratPaulus kepada jemaat di Roma. Tulisan ini memakai metode penelitian riset kepustakaanuntuk mencari apa arti sesungguhnya dari murka Allah dalam pandangan Rasul Paulus. Hasiltemuannya adalah; Rasul Paulus memiliki pandangan bahwa murka Allah adalah bentuk sifatAllah yang adil dan juga menjaga kekudusan-Nya. Murka Allah juga adalah konsekuensi atasperbuatan dosa manusia.
Gereja dan Pendidikan Rohani: Kajian Teologis 1 Timotius 4:7-8 terhadap Pengembangan Kehidupan Rohani Jemaat Purwonugroho, Daniel Pesah
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v7i2.79

Abstract

Tulisan ini dirangkai demi menelusuri gereja dan pendidikan rohani melalui kajian teologis 1 Timotius 4:7-8 terhadap pengembangan kehidupan rohani jemaat. Gereja merupakan tempat dimana jemaat orang percaya membangun kehidupan spiritualnya. Gereja dan pendidikan rohani memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Pendidikan rohani memfasilitasi pengembangan kehidupan keimanan jemaat dalam hubungannya dengan Tuhan. 1 timotius 4:7-8 merupakan dasar yang tepat untuk membangun kedisiplinan ibadah yang adalah pendidikan rohani di dalam gereja. 1 Timotius 4:7-8 memberikan penegasan tentang urgensi ibadah sebagai sarana untuk meningkatkan kesalehan demi merespon kondisi sosial pada saat itu. Ibadah memberikan penguatan moral sehingga jemaat Kristen awal memiliki integritas dalam menghadapi kehidupan yang serba immoral. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan studi pustaka, penulis mencoba menelusuri kajian teologis 1 Timotius 4:7-8 dalam hubungannya dengan gereja dan pendiidkan rohani. Penulis menyatakan bahwa kajian teologis 1 Timotius 4:7-8 menegaskan bahwa gereja dan pendidikan rohani berperan penting dalam pengembangan kehidupan rohani jemaat.
Studi Komparasi Pendidikan Holistik Berdasarkan Sistem Pendidikan Nasional dan Pendidikan Kristen Konteks Indonesia Lumintang, Sheren Angelina; Prasetya, Alfred Yehuda; Masinambow, Yornan
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v7i2.80

Abstract

Pendidikan nasional dan pendidikan Kristen sama-sama mempunyai konsep pendidikan holistik. Namun terdapat juga perbedaan di dalamnya, sekalipun keduanya saling melengkapi dalam hal pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji serta menganalisa konsep pendidikan holistik melalui studi analisis komparatif antara pendidikan nasional dan pendidikan Kristen. Pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan digunakan dalam penelitian ini, yakni dengan memaparkan secara komparatif pendidikan nasional dan pendidikan Kristen. Hasil yang didapatkan adalah terdapat berbagai macam perbedaan yang ditelusuri dalam pendidikan nasional dan pendidikan Kristen dalam aspek pendidikan holistiknya. Perbedaan yang dilakukan secara komparasi meliputi definisi, bentuk-bentuk, profil pendidik, kurikulum pendidikan, proses pendidikan, evaluasi serta tantangan pendidikan holistik berdasarkan pendidikan nasional, dan pendidikan Kristen. Kesimpulan yang di dapat adalah pendidikan holistik sudah diterapkan di dalam sistem pendidikan nasional dan pendidikan Kristen sekalipun aspek esensinya berbeda satu dengan yang lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 5