cover
Contact Name
Suwandi
Contact Email
jurnaldeflasi@gmail.com
Phone
+628153071583
Journal Mail Official
jurnaldeflasi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gatot Subroto No. 180 Sei Kambing, Kec. Medan Helvetia. Kota Medan, Sumatera Utara, 20123
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 29869900     DOI : 10.63736
Jurnal Deflasi adalah jurnal double-blind, peer-review, akses terbuka di Zona ekonomi. Jurnal Deflasi dimaksudkan untuk menyediakan forum akademik bagi para peneliti yang tertarik untuk membahas isu-isu ekonomi saat ini dan masa depan. Fokus memberikan kesempatan kepada para peneliti di bidang ekonomi, khususnya hasil riset dan penelitian yang relevan dengan ekonomi untuk dipublikasikan. Pakar akan meninjau semua artikel sebelum diterima untuk publikasi. Jurnal ini terbuka untuk penulis di seluruh dunia tanpa memandang kebangsaan. Jurnal Deflasi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2025): Sepesial Issu" : 3 Documents clear
Peran Ekonomi Mikro Islam dalam Penguatan UMKM Syariah di Indonesia Syakila Novia Fitri; Astri Hanum Lubis; Sopia Mayang Sari
Jurnal Deflasi Vol 4 No 2 (2025): Sepesial Issu
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic microeconomics in strengthening Sharia-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. Islamic microeconomics, through institutions such as Baitul Maal wat Tamwil (BMT), contributes significantly by providing Sharia-compliant financing and empowering MSME actors. This study uses a descriptive qualitative approach by reviewing the latest literature, Sharia financing data, and national policies related to MSME development. The research findings show that financing based on Sharia contracts such as mudharabah, murabahah, and ijarah offers a more inclusive and fair alternative, thereby increasing the productivity, capacity, and competitiveness of MSMEs. Data from KNEKS and the Ministry of Finance show a significant increase in Sharia financing from 2023 to 2024. These findings confirm that Islamic microeconomics not only drives the growth of the real sector but also strengthens the economic independence of the Muslim community. This study recommends the development of innovative financial products, increasing Sharia financial literacy, and strengthening the digital service system to support the sustainable growth of Sharia MSMEs in the future.
ANALISIS RISIKO KEUANGAN DALAM INVESTASI DI PASAR MODAL BERBASIS TEKNOLOGI: PELUANG DAN TANTANGAN Wulandari, Widiya; Balqis, Salsabila; Tanjung, Muammar
Jurnal Deflasi Vol 4 No 2 (2025): Sepesial Issu
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah merevolusi sektor keuangan, termasuk dalam investasi di pasar modal. Digitalisasi memungkinkan investor mengakses berbagai instrumen investasi secara mudah dan cepat melalui platform daring. Inovasi seperti big data, kecerdasan buatan (AI), algoritma otomatis, dan blockchain tidak hanya meningkatkan efisiensi transaksi, tetapi juga memperluas partisipasi publik dalam pasar modal. Namun, kemajuan ini disertai risiko-risiko keuangan baru yang bersifat multidimensi, seperti volatilitas digital, serangan siber, kesalahan algoritmik, ilusi diversifikasi, hingga rendahnya literasi keuangan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis peluang dan tantangan yang muncul dalam ekosistem investasi digital berbasis teknologi. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa risiko-risiko tersebut belum sepenuhnya dipahami oleh investor, khususnya pemula. Selain itu, kesenjangan antara inovasi teknologi dan kebijakan regulasi menyebabkan lemahnya perlindungan hukum terhadap investor. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara regulator, penyedia platform, dan institusi pendidikan dalam membangun ekosistem investasi yang aman, adil, dan berkelanjutan. Regulasi adaptif, edukasi risiko yang masif, serta pemanfaatan teknologi pengawasan (RegTech) menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan manfaat transformasi digital di pasar modal sekaligus meminimalkan potensi kerugian yang ditimbulkan.
TRANSFORMASI EKONOMI MIKRO ISLAM DALAM ERA DIGITAL TANTANGAN DAN PELUANG Hasibuan, Al Fatih Faiz Fahlevi; Habibuddin
Jurnal Deflasi Vol 4 No 2 (2025): Sepesial Issu
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63736/jd.v2i1.687

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini mengeksplorasi dinamika transformasi ekonomi mikro Islam di era digital, dengan menitikberatkan pada peluang strategis dan hambatan yang dihadapi pelaku usaha berbasis syariah. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui kajian literatur yang melibatkan artikel ilmiah, laporan industri, dan sumber informasi terkini. Fokus utama penelitian mencakup perkembangan fintech syariah, pertumbuhan e-commerce halal, serta pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan ekonomi Islam. Temuan menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan ruang luas bagi ekonomi Islam untuk tumbuh, khususnya di kawasan dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Indonesia dan Malaysia. Fintech syariah menunjukkan peningkatan yang menjanjikan, disertai ekspansi pasar e-commerce halal secara global. Namun demikian, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan regulasi yang terintegrasi secara internasional, rendahnya pemahaman digital di kalangan pelaku usaha syariah, serta perlunya pengawasan intensif terhadap kehalalan produk dalam ekosistem digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 3