cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
ami@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ami : Jurnal Pendidikan dan Riset
ISSN : -     EISSN : 30467586     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
AMI: Jurnal Pendidikan dan Riset aims to publish and disseminate original works and current issues regarding the subject of research and studies in the fields of: 1. Teacher professionalism in Islamic Basic Education 2. Development and Design of Islamic Basic Education Learning 3. Application and development of the field of study or subject matter of Islamic Basic Education 4. Models, Strategies and Learning Methods for Islamic Basic Education 5. Basic education management in Islamic Basic Education 6. Use of Media and Technology in Islamic Basic Education 7. Wahdatul Ulum-based integration in Islamic Basic Education 8. Psychology of Islamic Basic Education Learning 9. Philosophy of Islamic Basic Education 10. Islamic Basic Education Policy
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP ANAK (ANAK BROKEN HOME) Irma Suryani, Ade; Pratiwi Barus, Ananda; Muammar Lubis, Anggi; Wirda, Shopia
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga adalah suatu kelompok manusia yang hidup bersama dengan hubungan darah atau ikatan pernikahan. dalam keluarga dapat menimbulkan perselisihan sehingga dapat mengakibatkan keretakan keluarga atau broken home. keluarga yang broken home dapat menimbulkan kerugian pada banyak pihak terutama pada anak. Perceraian tidak hanya berdampak bagi yang bersangkutan suami-isteri saja, tetapi dapat melibatkan anak khususnya yang memasuki usia remaja, perceraian adalah beban tersendiri bagi anak sehingga berdampak pada psikis. Kelakuan anak terhadap perceraian orangtuanya, sangat dipengaruhi oleh cara orang tua berperilaku sebelum dan sesudah perceraian. Metode yang digunakan dalam penulisan jurnalini menggunakan studi literatur. Studi literatur yaitu data sekunder yang dilakukan dengan diawali mencari kajian kepustakaan dari berbagai literatur seperti jurnal ilmiah, buku,artikel. perceraian orang tua dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik psikis maupun fisik anak. Jadi perceraian memang harus perlu dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya, dan orang tua harus bisa memberikan pengertian yang baik kepada anak sehingga dapat mengurangi dan mengatasi dampak buruk pada anak pada saat perceraian terjadi.
PENGARUH KEKERASAN TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK Aulia, Sindy; Salsabila, Ainun; Dzulqodwi, Addini; Listiawan Habsyi, Fahrozi
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dampak kekerasan yang dilakukan orang tua atau orang dewasa lainnya terhadap kepribadian anak. Perlakuan kekerasan terhadap anak sering kali tidak disadari oleh orang tua atau pengasuh, yang memiliki kelekatan dengan anak. Bentuk kekerasan secara fisik, emosional, dan seksual, termasuk penelantaran, dapat terjadi dalam lingkup keluarga. Jika perlakuan kekerasan terjadi selama masa pembentukkan kepribadian, dan mencapai tingkat keparahan, maka dampaknya pada kepribadian dan kehidupan masa depan anak. Anak dapat bersikap permisif, depresif, desruktif, agresif atau berperilaku menyimpang. Mencegah perilaku kekerasan terhadap anak, orang tua atau Pengasuh perlu mendapat bimbingan untuk mengolah stress,agar mampu mengatasi dan mengendalikan emosi, latihan ketrampilan kelekatan yang aman, latihan untuk mengenal deteksi dini pada anak korban kekerasan, latihan merubah interpretasi pengalaman kekerasan menjadi motivasi bagi anak. Menghindari kerentanan anak mendapat kekerasan psikologis, anak harus tetap mendapat pengasuhan. Jika pengasuhan dari orang atua tidak memungkinkan, maka anak dapat memperolehnya dari orang tua pengganti atau kerabat, atau Lembaga Sosial Pelayanan Anak. 
Pengembangan E-LKPD Berbasis Flipbook Pada Mata Pelajaran PAI Materi Akhlak Terpuji Terintegrasi Moderasi Beragama Nisa, Choirun; Widyaningrum, Retno
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era society 5.0 membawa pengaruh yang sangat signifikan terhadap evolusi tekhnologi dalam dunia pendidikan. Pengembangan media pembelajaran ini dirasa begitu dibutuhkan dalam membantu peserta didik untuk belajar dan mengakses informasi secara luas. Fakta empirik telah memperlihatkan bahwa terdapat guru yang belum mumpuni mengkolaborasikan antara media digital dengan pembelajaran. Oleh karenanya, penulis berupaya mengembangkan E-LKPD berbasis flipbook pada mata pelajaran PAI materi akhlak terpuji terintegrasi moderasi beragama di kelas 4 SDN Kradinan 02. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan E-LKPD serta mengetahui efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan jenis (R&D) dengan model ADDIE. Analisis data melalui penilaian dari para ahli, dan uji paired sampel T tes dan N gain. Hasil penilaian ahli materi menunjukan bahwa E-LKPD sangat layak dengan persentase 92% dan ahli media dengan persentase 98,6% . Serta Diperoleh hasil penilaian Pre Test 56,25 dan Post Test 91,00 yang menunjukkan adanya peningkatan. Dan Berdasarkan nilai N Gain diperoleh, nilai mean 0.8090 yang menunjukkan kategori Tinggi. Kemudian untuk N gain persen nilai mean yang diperoleh 80.8966. sesuai table kategori tafsiran N gain Score berada dalam persentase > 76 sehingga dapat diketahui bahwa penggunaan E-LKPD berbasis flipbook dikatakan Sangat Efektif.
MENGIDENTIFIKASI MURID TIDAK DISIPLIN TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN Lesmana, Gusman; Nabila, Asyifah; Pratiwi Siregar, Widya
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa yang menyebabkan murid tidak disiplin dan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan siswa terhadap proses pembelajaran pada beberapa murid kelas 12 di sekolah  SMA Asuhan Daya. Penelitian ini diteliti dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian beberapa murid kelas 12, Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilaksanakan dengan instrumen pengamatan atau observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil yang didapat dari observasi ini adalah hasil wawancara, catatan lapangan. dokumentasi sebagai data pendukung.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan beberapa siswa kelas 12 tersebut rendah disiplin yaitu : a) Internal : siswa sendiri masih belum paham tentang makna disiplin, b) Eksternal : orangtua yang tidak perduli, pola asuh orangtua yang terlalu berlebihan dalam memperhatikan maupun menasehati anak, metode pembelajaran dari guru yang kurang bervariatif serta pengaruh teman yang tidak baik.
Peran Guru Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Pada Anak Nur Faudillah, Annisaa; Khadijah, Khadijah; Putri, Hairani Ananda; Munthe, Aulia Fitriani; Ramdhani, Alya Sabrina
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional pada anak. Kecerdasan emosional sangat penting dalam pendidikan modern, dan guru memiliki peran penting sebagai model, motivator, dan evaluator dalam membantu anak mengembangkan kecerdasan emosional mereka. Faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak meliputi faktor fisik, psikologis, dan lingkungan. Lingkungan yang mendukung dapat membantu anak merasa aman dan diterima secara sosial, serta memperkuat kemampuan mereka dalam mengatur emosi dan berinteraksi dengan orang lain.Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak, namun terdapat faktor penghambat seperti perbedaan status sosial dan keberagaman budaya. Diperlukan pemahaman yang lebih mendalam dan upaya terarah dalam memperkuat peran guru dalam hal ini. Pengetahuan mengenai pentingnya peran guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak dapat memberikan kontribusi positif dalam pembentukan generasi yang lebih seimbang secara emosional.

Page 1 of 1 | Total Record : 5